Distributor Mesin Boiler

  • Next Post
  • Previous Post
Distributor Mesin Boiler

Distributor Mesin Boiler

Distributor Mesin Boiler

Perusahaan Steam Boiler di Indonesia

PT.Indira Dwi Mitra adalah perusahaan Specialized industry (SteamBoiler) alat penghasil panas yang berjalan secara flexible sesuai kebutuhan spesific pelanggan dan terus meningkatkan kualitas berdasarkan hasilanalisa teknis Engineer dan PT.Indira Dwi Mitra pengalaman di bidang Generator Boiler dan Thermal oil heater untuk memenuhi kebutuhan user Industrial. Kami secara khusus membantu meningkatkan nilai efisiensi customer dengan memberikan arahan dan penerapan teknologi terkini, sehingga dapat meminimalisir pengeluarananggaran tanpa mengurangi kualitas.
Dsitributor resmi penjualan Steam boiler di indonesia dan sekaligus perusahaan spesialist di fabrikasiboiler dengan matrial yang di gunakan standar eropa, pada kali ini kita akan membahas pengertian boiler steam. apa itu boiler , pada dasarnya boiler adalah bejana tertutup Fluida di mana air dipanaskansampai air diubah menjadi uap pada tekanan yang dibutuhkan. suatu penjelasan pengertian definisiboiler yang paling dasar .
Cara kerja suatu boiler sangat sederhana dan sangat mudah dimengerti. Boiler pada dasarnya adalah alat bejana  fluida tertutup di mana air disimpan dalam bejana lalu di panaskan. Bahan bakar (umumnya batu bara,gas,solar,Biomassa) adalah bahan dalamtungku dan gas panas diproduksi, atau bisa juga menggunakan alat bantu penghasil panas lainyisperti burner kompor yang mengunakan bhan bakar solar, gas dan residu.
Gas-gas panas inibersentuhan dengan bejana air di mana panas dari gas-gas panas ini berpindah ke air dan akibatnyauap diproduksi di dalam ketel. Kemudian uap ini disalurkan ke turbin pembangkit listrik termal . Adabanyak jenis boiler yang digunakan untuk berbagai tujuan seperti menjalankan unit produksi,membersihkan beberapa area, mensterilkan peralatan, memanaskan lingkungan, mngeringkan suatuproduksi, dan masih banyak lgi.
Persentase total panas yang diekspor oleh steam outlet dalam total panas yang dipasok oleh bahanbakar (batu bara) disebut efisiensi steam boiler . Ini termasuk dengan efisiensi termal, efisiensipembakaran dan bahan bakar untuk efisiensi uap. Efisiensi steam boiler tergantung pada ukuranboiler yang digunakan. Efisiensi umum dari steam boiler adalah 80% hingga 88%. Sebenarnya adabeberapa kerugian yang terjadi seperti pembakaran yang tidak sempurna, memancarkan kerugian
yang terjadi dari dinding boiler steam around , gas pembakaran yang rusak dll. Oleh karena itu,efisiensi steam boiler memberikan hasil ini.

Komponen-komponen Pada Boiler

Steam boiler sama seperti pompa, kompresor dan peralatan pabrik lainnya yang tersusun dari berbagai komponen sehingga alat tersebut dapat beroperasi dan menjalankan perannya. Boiler juga tersusundari berbagai macam komponen dengan fungsinya masing-masing.

Di bawah ini adalah fungsi darimasing-masing komponen pada steam boiler, yaitu:

1. Tungku Pengapian (Furnace)

Bagian ini merupakan tempat terjadinya pembakaran bahan bakar yang akan menjadi sumber panas,proses penerimaan panas oleh media air dilakukan melalui pipa yang telah dialiri terisi air, pipa tersebut menempel pada dinding tungku pembakaran. Proses perpindahan panas pada furnace terjadidengan tiga cara:
-Perpindahan panas secara radiasi, dimana akan terjadi pancaran panas dari api atau gas yang akanmenempel pada dinding tube sehingga panas tersebut akan diserap oleh fluida yang mengalir didalamnya.
-Perpindahan panas secara konduksi, panas mengalir melalui hantaran dari sisi pipa yang menerimapanas kedalam sisi pipa yang memberi panas pada air.
-Perpindahan panas secara konveksi. panas yang terjadi dengan singgungan molekul-molekul airsehingga panas akan menyebar kesetiap aliran air.
Di dalam furnace, ruang bakar terbagi atas dua bagian yaitu ruang pertama dan ruang kedua. Padaruang pertama, di dalamnya akan tejadi pemanasan langsung dari sumber panas yang diterima olehtube (pipa), sedangkan pada ruang kedua yang terdapat pada bagian atas, panas yang diterimaberasal dari udara panas hasil pembakaran dari ruang pertama. Jadi, fungsi dari ruang pemanas kedua ini yakni untuk menyerap panas yang terbuang dari ruang pemanasan pertama, agar energipanas yang terbuang secara cuma-cuma tidak terlalu besar, dan untuk mengontrol panas fluida yangtelah dipanaskan pada ruang pertama agar tidak mengalami penurunan panas secara berlebihan.

2. Steam Drum Steam drum berfungsi sebagai tempat penampungan air panas serta tempat terbentuknya uap.

Drum ini menampung uap jenuh (saturated steam) beserta air dengan perbandingan antara 50% airdan 50% uap. untuk menghindari agar air tidak terbawa oleh uap, maka dipasangi sekat-sekat, air yang memiliki suhu rendah akan turun ke bawah dan air yang bersuhu tinggi akan naik ke atas dankemudian menguap.

3. Superheater

Merupakan tempat pengeringan steam, dikarenakan uap yang berasal dari steam drum masih dalam keadaan basah sehingga belum dapat digunakan. Proses pemanasan lanjutan menggunakansuperheater pipe yang dipanaskan dengan suhu 260°C sampai 350°C. Dengan suhu tersebut, uapakan menjadi kering dan dapat digunakan untuk menggerakkan turbin maupun untuk keperluanperalatan lain.

4. Air HeaterKomponen ini merupakan alat yang berfungsi untuk memanaskan udara yang digunakan untukmenghembus/meniup bahan bakar agar dapat terbakar sempurna.

Udara yang akan dihembuskan,sebelum melewati air heater memiliki suhu yang sama dengan suhu udara normal (suhu luar) yaitu38°C. Namun, setelah melalui air heater, suhunya udara tersebut akan meningkat menjadi 230°Csehingga sudah dapat digunakan untuk menghilangkan kandungan air yang terkandung didalamnyakarena uap air dapat menganggu proses pembakaran.

5. Dust Collector (Pengumpul Abu)

Bagian ini berfungsi untuk menangkap atau mengumpulkan abu yang berada pada aliranpembakaran hingga debu yang terikut dalam gas buang. Keuntungan menggunakan alat ini adalahgas hasil pembakaran yang dibuang ke udara bebas dari kandungan debu. Alasannya tidak lainkarena debu dapat mencemari udara di lingkungan sekitar, serta bertujuan untuk mengurangikemungkinan terjadinya kerusakan pada alat akibat adanya gesekan abu maupun pasir.

6. Pengatur Pembuangan Gas Bekas

Asap dari ruang pembakaran dihisap oleh blower IDF (Induced Draft Fan) melalui dust collectorselanjutnya akan dibuang melalui cerobong asap.
Damper pengatur gas asap diatur terlebih dahulusesuai kebutuhan sebelum IDF dinyalakan, karena semakin besar damper dibuka maka akan semakinbesar isapan yang akan terjadi dari dalam tungku.

7. Safety Valve (Katup pengaman)

Alat ini berfungsi untuk membuang uap apabila tekanan uap telah melebihi batas yang telahditentukan. Katup ini terdiri dari dua jenis, yaitu katup pengaman uap basah dan katup pengamanuap kering. Safety valve ini dapat diatur sesuai dengan aspek maksimum yang telah ditentukan.
Padauap basah biasanya diatur pada tekanan 21 kg per cm kuadrat, sedangkan untuk katup pengamanuap kering diatur pada tekanan 20,5 kg per cm kuadrat.

8. Gelas Penduga (Sight Glass)

Gelas penduga dipasang pada drum bagian atas yang berfungsi untuk mengetahui ketinggian air didalam drum. Tujuannya adalah untuk memudahkan pengontrolan ketinggian air dalam ketel selamaboiler sedang beroperasi. Gelas penduga ini harus dicuci secara berkala untuk menghindariterjadinya penyumbatan yang membuat level air tidak dapat dibaca.
9. Pembuangan Air Ketel
Komponen boiler ini berfungsi untuk membuang air dalam drum bagian atas.
Pembuangan airdilakukan bila terdapat zat-zat yang tidak dapat terlarut, contoh sederhananya ialah munculnya busa

Share the Post

About the Author

Comments

Comments are closed.

  • Next Post
  • Previous Post