Orgininal Equipmen Bejo Fire Tube Steam Boiler.
BEJO Fire Tube Steam Boiler Hemat Energi & Andal merupakan solusi boiler industri berkualitas tinggi dari PT Indira Mitra Boiler. Dirancang dengan konstruksi three-pass wet back, boiler ini menawarkan efisiensi pembakaran yang optimal, konsumsi bahan bakar yang lebih hemat, serta performa produksi uap yang stabil. BEJO Fire Tube Steam Boiler cocok digunakan untuk berbagai kebutuhan industri yang mengutamakan keandalan, efisiensi energi, dan biaya operasional yang lebih rendah.
Catalog Fire Tube Steam Boiler Indira mitra Boiler
Video Fire Tube Boiler Brand Wish Kettle
Video ini menjelaskan konstruksi, prinsip kerja, dan proses pembentukan uap pada Fire Tube Boiler Brand Wish Kettle. Anda dapat melihat bagaimana burner menghasilkan panas, gas pembakaran mengalir melalui fire tube, serta proses perpindahan panas hingga menghasilkan steam bertekanan untuk kebutuhan industri. Video ini juga memberikan gambaran komponen utama boiler, sistem keselamatan, dan aplikasi Fire Tube Boiler pada berbagai sektor industri.
Fire Tube Boiler Fabrication and SupplyAndService


PT. Indira Dwi Mitra has a team of experts in Fire Tube Boiler fabrication services, therefore, we always provide the best solutions to meet customer needs in terms of:
- Design and Engineering
- Installation
- Making
Application
Beverage factory, Food processing industry, Textile factory, Printing and dyeing factory, Garment factory, Paper mill, Plywood factory, Poultry feed mill, Refinery, Rice mill, Noodle factory, Sugar mill, Wood processing industry, Carton factory, Cardboard factory, Dyeing mill, Leather factory, Packaging industry, Central heating, Greenhouse, Hospital, Rubber factory, Slaughterhouse, Soap factory, Bitumen plant, etc.
Fire Tube Boiler Fuel
Salah satu keunggulan Fire Tube Boiler Winsketel adalah fleksibilitas dalam penggunaan berbagai jenis bahan bakar. Pemilihan sistem pembakaran sangat memengaruhi efisiensi boiler, biaya operasional, emisi gas buang, serta kebutuhan perawatan. Saat ini Fire Tube Boiler dapat dioperasikan menggunakan burner berbahan bakar gas, minyak, dual fuel, maupun sistem furnace berbahan bakar padat (solid fuel).
Pemilihan jenis bahan bakar harus mempertimbangkan beberapa faktor berikut:
Harga bahan bakar di lokasi pabrik
Ketersediaan pasokan bahan bakar
Kapasitas steam yang dibutuhkan
Target efisiensi pembakaran
Regulasi emisi lingkungan
Kemudahan perawatan
Investasi awal sistem pembakaran
Single Fuel Burner
Single Fuel Burner adalah burner yang dirancang menggunakan satu jenis bahan bakar saja. Sistem ini memiliki konstruksi lebih sederhana, investasi awal lebih rendah, serta proses pengoperasian yang mudah.
Jenis burner ini banyak digunakan pada boiler industri kecil hingga kapasitas menengah.
Gas Burner (Natural Gas, CNG, LNG, LPG)
Gas Burner merupakan pilihan paling populer pada Fire Tube Boiler modern karena menghasilkan pembakaran yang lebih bersih dibandingkan bahan bakar cair maupun padat.
Bahan bakar yang umum digunakan meliputi:
Natural Gas (PGN)
CNG (Compressed Natural Gas)
LNG (Liquefied Natural Gas)
LPG (Liquefied Petroleum Gas)
Biogas (setelah proses pemurnian)
Cara Kerja
Gas dialirkan melalui gas train yang terdiri dari:
Manual Shut Off Valve
Gas Filter
Gas Pressure Regulator
Pressure Switch Low Gas
Pressure Switch High Gas
Double Safety Solenoid Valve
Leakage Test Unit (opsional)
Flexible Joint
Burner Head
Udara pembakaran dihasilkan oleh blower dan dicampur dengan gas pada burner head sehingga menghasilkan pembakaran sempurna.
Keunggulan
Efisiensi pembakaran tinggi (hingga ±95%)
Nyala api stabil
Tidak menghasilkan abu
Tidak menghasilkan jelaga berlebih
Perawatan lebih mudah
Emisi CO₂ lebih rendah
Sangat cocok untuk burner modulating
Kekurangan
Membutuhkan jaringan gas atau fasilitas penyimpanan.
Tekanan gas harus stabil agar performa burner optimal.
Investasi gas train relatif lebih tinggi dibanding burner solar.
Aplikasi
Industri makanan
Farmasi
Tekstil
Rumah sakit
Chemical plant
Laundry industri
Light Oil Burner (Solar / HSD / Biodiesel)
Light Oil Burner menggunakan bahan bakar diesel seperti:
High Speed Diesel (HSD)
Solar Industri
Biodiesel B35
Biodiesel B40 (sesuai kompatibilitas burner)
Solar dipompa menuju nozzle burner, kemudian dikabutkan menjadi partikel halus menggunakan tekanan pompa sekitar 8–15 bar sehingga mudah terbakar.
Keunggulan
Tidak membutuhkan jaringan gas.
Mudah diaplikasikan di lokasi terpencil.
Kapasitas panas stabil.
Instalasi sederhana.
Kekurangan
Harga bahan bakar relatif lebih tinggi dibanding gas di banyak wilayah.
Membentuk jelaga apabila pembakaran tidak optimal.
Membutuhkan pembersihan nozzle dan filter secara berkala.
Komponen Tambahan
Oil Pump
Oil Filter
Flexible Hose
Solenoid Valve
Nozzle
Ignition Electrode
Flame Detector
Heavy Oil Burner (Residu / Heavy Fuel Oil)
Heavy Oil Burner digunakan pada industri yang membutuhkan kapasitas panas besar dengan biaya bahan bakar lebih ekonomis.
Jenis bahan bakar meliputi:
Heavy Fuel Oil (HFO)
MFO (Marine Fuel Oil)
Residu
Furnace Oil
Karena viskositas tinggi, heavy oil harus dipanaskan terlebih dahulu menggunakan oil heater hingga mencapai viskositas yang sesuai sebelum dipompa ke nozzle burner.
Keunggulan
Harga bahan bakar lebih ekonomis.
Cocok untuk boiler berkapasitas besar.
Stabil untuk operasi 24 jam.
Kekurangan
Membutuhkan sistem pemanas bahan bakar.
Emisi lebih tinggi dibanding gas.
Membutuhkan perawatan lebih intensif.
Pembentukan deposit lebih cepat.
Dual Fuel Burner
Dual Fuel Burner mampu menggunakan dua jenis bahan bakar dalam satu unit burner sehingga meningkatkan fleksibilitas operasi.Apabila salah satu bahan bakar mengalami gangguan pasokan, sistem dapat beralih ke bahan bakar lainnya tanpa menghentikan operasi boiler.
Gas – Light Oil Burner
Burner ini dapat beroperasi menggunakan:
Natural Gas
CNG
LNG
LPG
Solar (HSD/B35)
Keunggulan
Keandalan tinggi.
Memiliki sistem cadangan bahan bakar.
Cocok untuk industri yang tidak boleh mengalami penghentian produksi.
Aplikasi
Rumah sakit
Farmasi
Food Processing
Chemical Plant
Textile Industry
Gas – Heavy Oil Burner
Jenis ini menggabungkan gas dengan heavy oil sebagai bahan bakar alternatif.
Gas biasanya digunakan sebagai bahan bakar utama, sedangkan heavy oil menjadi cadangan saat diperlukan.
Keunggulan
Sangat fleksibel.
Biaya operasional dapat dioptimalkan sesuai harga energi.
Cocok untuk boiler kapasitas besar.
Aplikasi
Palm Oil Mill
Refinery
Petrochemical Plant
Pabrik Pupuk
Power Plant
Furnace Solid Fuel
Selain menggunakan burner, Fire Tube Boiler Winsketel juga dapat dimodifikasi menjadi sistem furnace berbahan bakar padat.Pada sistem ini panas dihasilkan langsung dari ruang bakar (furnace), kemudian gas panas mengalir melewati fire tube sebelum keluar menuju cerobong.
Wood / Wood Pellet
Kayu dan wood pellet merupakan bahan bakar biomassa yang banyak digunakan karena berasal dari sumber terbarukan.
Keunggulan
Ramah lingkungan.
Emisi karbon lebih rendah.
Harga relatif stabil.
Kekurangan
Membutuhkan ruang penyimpanan luas.
Kadar air harus dikendalikan.
Memerlukan sistem pengumpanan otomatis pada kapasitas besar.
Coal / Coal Gasification
Batubara masih digunakan pada beberapa industri yang membutuhkan kapasitas steam besar dengan biaya bahan bakar rendah.Pada sistem gasifikasi, batubara diubah menjadi gas sintesis (syngas) sebelum dibakar sehingga efisiensi pembakaran meningkat dan emisi dapat dikurangi dibanding pembakaran langsung.
Keunggulan
Biaya bahan bakar ekonomis.
Cocok untuk beban tinggi.
Pasokan melimpah di beberapa wilayah.
Kekurangan
Menghasilkan abu.
Memerlukan sistem penanganan abu.
Membutuhkan area penyimpanan yang luas.
Emisi lebih tinggi dibanding gas.
Coconut Shell (Tempurung Kelapa)
Tempurung kelapa merupakan biomassa dengan nilai kalor tinggi sekitar 18–21 MJ/kg.Bahan bakar ini banyak digunakan pada industri makanan, pengolahan kelapa, serta industri yang berada di daerah penghasil kelapa.
Keunggulan
Nilai kalor tinggi.
Emisi sulfur rendah.
Abu relatif sedikit.
Kekurangan
Pasokan bergantung musim dan lokasi.
Memerlukan ukuran bahan bakar yang seragam untuk pembakaran stabil.
Palm Shell (Cangkang Sawit)
Palm Shell merupakan salah satu biomassa paling populer di Indonesia, terutama pada industri kelapa sawit Nilai kalor rata-rata berkisar 16–20 MJ/kg, sehingga sangat cocok digunakan sebagai bahan bakar boiler.
Keunggulan
Biaya operasional rendah.
Memanfaatkan limbah produksi kelapa sawit.
Mudah diperoleh di wilayah sentra sawit.
Cocok untuk operasi boiler 24 jam.
Kekurangan
Membutuhkan sistem feeding otomatis.
Menghasilkan abu yang harus dibersihkan secara berkala.
Kualitas pembakaran dipengaruhi kadar air dan ukuran cangkang.
Perbandingan Jenis Bahan Bakar Fire Tube Boiler
Jenis Fuel | Efisiensi Pembakaran | Emisi | Perawatan | Investasi Awal | Aplikasi Utama |
|---|---|---|---|---|---|
| Gas Burner | Sangat Tinggi | Sangat Rendah | Sangat Mudah | Tinggi | Food, Farmasi, Rumah Sakit |
| Light Oil Burner | Tinggi | Sedang | Mudah | Sedang | Industri Umum |
| Heavy Oil Burner | Tinggi | Tinggi | Cukup Sulit | Sedang | Boiler Kapasitas Besar |
| Dual Fuel | Sangat Tinggi | Rendah–Sedang | Mudah | Tinggi | Industri Beroperasi 24 Jam |
| Wood Pellet | Sedang | Rendah | Sedang | Sedang | Biomassa |
| Coal | Sedang | Tinggi | Tinggi | Rendah | Industri Berat |
| Coconut Shell | Tinggi | Rendah | Sedang | Sedang | Industri Kelapa |
| Palm Shell | Tinggi | Rendah | Sedang | Sedang | Pabrik Kelapa Sawit |
Advantage
- Has a more compact and portable shape easy to an erection.
- The initial investment in a fire tube boiler or fire tube boiler is very competitive.
- Does not require special settings so that the installation process is easy and fast.
- Saves space, because it does not require a large area for a saturated steam boiler.
- The system control panel is easy to understand and operate
- Boiler design construction that is easy when cleaning and overhauling
Lack of
- Steam operating pressure is limited to low pressure of 18 bar (saturated).
- When compared to a water tube boiler, the steam capacity is relatively small (13.5 TPH).
- A lot of heat energy is wasted directly into the stack so the efficiency value is low at 89% with economizer & 95% preheater.
General Technical Fire Tube Boiler
TECHNICAL DATASHEET | ||||||||
Features | Unit | IMB 300 | IMB500 | IMB1000 | IMB1500 | IMB2000 | IMB3000 | IMB5000 |
| Steam production | Kg/h | 300 | 500 | 1000 | 1500 | 2000 | 3000 | 5000 |
| Design pressure | bar | 12 | 12 | 12 | 12 | 12 | 12 | 12 |
| Max working pressure | bar | 10 | 10 | 10 | 10 | 10 | 10 | 10 |
| TOTAL ELECTRIC POWER | ||||||||
| Heavy fuel oil | KNo | 4,3 | 5,3 | 9,6 | 12,9 | 16,0 | 24,0 | 32 |
| Natural gas or diesel oil | KNo | 2,3 | 2,3 | 4,6 | 5,9 | 7,0 | 12,0 | 18 |
| FUEL CONSUMPTION AT 100% OF THE LOAD | ||||||||
| Heavy fuel oil | Kg/h | 22 | 36 | 72 | 110 | 145 | 218 | 363 |
| Natural gas | Nm3/h | 25 | 41 | 81.5 | 124.5 | 164 | 247 | 411 |
| Diesel oil | kg/h | 23 | 38 | 76 | 116 | 153 | 230 | 383 |
| FUEL CALORIFIC POWER | ||||||||
| Heavy fuel oil | Kcal/kg | 9500 | ||||||
| Natural gas | Kcal/Nm3 | 8400 | ||||||
| Diesel oil | Kcal/kg | 9000 | ||||||
| Standard electric power data | ||||||||
| 380 V / 50 Hz / 3 phases with neutral | ||||||||
| Auxiliaries voltage | 220 V |
THREE-PASS STEAM BOILER
TYPE: IDM – Smoke Tube Boiler. The pressure Body consists of a cylindrical boiler shell, the front, and rear shell end plates, the eccentric flame tube with an inside arranged 100% water-cooled rear flue gas reversing chamber, the smoke tubes of the second and third boiler flue pass, and equipment for all necessary cleaning and inspection openings. Examination of the welding seams by X-ray by the requirements of the regulation (Indonesia Technical Regulations) for Steam Boilers, Horizontal type, fully automatic and fully insulated, wet back construction, designed without fire bricks. Complete with: Valves, Instrumentation, Control Panel, Feed Water Pumps, and Burners.
BOILER TECHNICAL DATA
Design and License: Winsketel Manufacturer PT.Indira Dwi Mitra
Capacity : 10.000 kg/h
net steam ( @ F.W 102 °C )
Heat Output 6520 kW
Heating Surface: 210 m2 Max.
Operation Pressure: 13 bar (g)
Test Pressure: 24.5 bar (g)
Steam Quality: Saturated
Design Code: Winsketel – Indonesia
Approval: DEPNAKER
Boiler Efficiency: 89 % at feed water 102°C, boiler load 100% Reversing Chamber: Wet-Back
Fuel: Natural Gas & Light Oil
Boiler Dimension & Weight
Length (L ges) : 7600 mm
Height (B ges) : 3805 mm
Width (B ges) : 3500 mm
Weight Empty : 24 tons
Operating Weight : 42 tons
MOUNTING BOILER
- Steel Structure, Platforms, and Ladder
- Observation port in the rear of firebox and refractory-backed access covers for access to fire tubes
- 2 Lifting Lugs permanently attached to the top of
COMMON ACCESSORIES / INSTRUMENTATION BOILER
- Main Steam Valve Quantity 1 Unit
- Brand : KLINGER AUSTRIA
- Type : KVN III (Piston Valve) PN 16
- Water Inlet /Feeding Valve Quantity 1 Unit
- Brand: ZETKAMA POLAND
- Type: FIG.215 Globe Valve PN 16
- Steam Check Valve Quantity 1 Unit
- Brand: GESTRA GERMANY
- Type: RK76 PN 16
- Water Inlet /Feeding Check Valve Quantity 1 Unit
- Brand : ZETKAMA POLAND
- Type : FIG. 287 PN16
- Steam Safety Valves Quantity 2 Units
- Brand : VYC SPAIN
- Type : AP PN 40
- Venting Valve Quantity 1 Unit
- Brand : KLINGER AUSTRIA
- Type : KVN III (Piston Valve) PN 16
- Water Level Gauge complete set Quantity 2 Units
- Brand : KLINGER AUSTRIA
- Type : R25 PN 16
- Water Level Control Modulation Quantity 1 Unit
- Brand : VYC SPAIN
- Type : EAC-1
- Water Level Safety Alarm (Cut Off) Quantity 1 Unit
- Brand : VYC SPAIN
- Type : RS.1 & ES-1
- Intermittent Manual Blowdown Valve Quantity 1 Unit
- Brand : ADCA PORTUGAL
- Type : VPA 26
PRESSURE CONTROL & INDICATOR
Pressure Switch Limiter Safety Quantity 1 Unit
- Brand : CONDOR GERMANY
- Type : MDR-F 15 Bar
- Pressure Transmitter Quantity 1 Unit
- Brand : SUCHY GERMANY
- Type : SD 26
- Pressure Indicator Gauge Quantity 1 Unit
- Brand : SUCHY GERMANY
- Type : MR 0- 16 Bar
- Size : Dia. 6” / DN 150 mm
Two electric centrifugal feed water pumps for each boiler mounted on common base frame one in operation and one in stand-by.
Brand : Grundfoss CR Type Vertical Multistage
Capacity :11 m3/hr at 12 Barg
Max Pressure : 25 bar
Accessories : 4 unit Stop Valves , 2 unit Strainers , 2 unit check Valves and 2 Units Pressure gauge with needle valves
BURNER
Brand Riello Burner Made Italy.
Specification :
Rating Capacity : 1000 kW – 9800 kW
Power Supply : 380 V, 3 Phase with neutral 60 Hz Control Voltage : 220 V
Motor : 24 kW
GAS TRAIN
Gas Filter
DN 100 Guiliani Anello (Watts industries) Italy High-Pressure Gauge
Range : 0 – 4 Bar High-Pressure c/w push button cock Suchy Germany body size: 4” Connection ½”
Slam Shut off Valve
Giuliani Anello (Watts industries) MB DN 100 Italy
Pressure Reducing Valve/regulator Valve Madas FRG/2 MC DN 100 Italy
Low-Pressure Gauges
Range : 0 – 500 mBar Low-Pressure c/w push button cock Suchy Germany body size: 4” Connection ½”
Safety relief Valve
DN 20 MS Giuliani Anello (Watts industries) Italy
Gas Compensator Joint
DN100 GAF400 Guiliani Anello (Watts industries) Italy anti-vibration.
ELECTRICAL CONTROL PANEL
1 Mounted Electric Switch Box: The type control panel suitable for floor mounting pre- wired control for all primary components.
Operating voltage 380 V, 3 Phase, Neutral, 50 Hz, Control voltage 220 V, single phase, 50 Hz. Control Panel is IP 54/55 class protection, Painting RAL 7035 gray
Centralized control panel with the following items:
- Control and Main voltage I, S
- High pressure – manual reset A,I
- Low pressure – automatic reset A, I
- Low water level – automatic reset A, I
- Low- low water level – manual reset A, I
- Flame failure A,I, S
- Thermal overload feed water pumps I,S
*) A = Alarm I = Indicator S = Switch
OPTION :
CHIMNEY
Dimension : Dia. 900 mm x 15 m high
Painting : Heat Resistant Paint
Material : Mild Steel 6 mm
Accessories : Temperature Gauge and Gas analyzer hole Ladder and Platform
HOT WATER TANK COMPLETE WITH DEAERATOR
Dimension of feed water tank : ID 1850, L = 3650
Capacity (water Volume) : 10 M3
Material shell : A516 Gr. 70 , 6 mm Material / thickness thermal
isolation : Rock wool / 100 mm #100
Material / thickness of cladding : Aluminium Sheet / 0.6 mm Deaerator Dome
Capacity Flow : 14 M3/HR
Type : Tray type
Material : SS 304
Residual oxygen after deaeration : 0.02 mg/ltr (ppm)
Turn down : 1:4
Deaerated water temp. : 102 °C
Operating pressure : 1.208 bara/ 0.28 Barg Sinking time:
. NWL to bottom of level glass : 30 minutes
. NWL to bottom of tank : 45 minutes
Design pressure : 3.0 barg / full vacum
Consist of:
- Steam inlet control system & water level control system
- Pressure Relief valves and temperature indicator
- Level gauge glass
- Other valve for all nozzle
AUTOMATIC WATER SOFTENER
Type : Automatic Diapraghm Arrange Solenoid Valve
Controller : Siemens Microcontroller and Display
Max. Flow Rate : 14 m3/hr
Pressure Loss : 1.2 Bar
Feed Water Pressure : max 125 PSI
Resin Volume : 350 kg
Resin Tank : Duplex PE tank
Brine tank : 400 kg
Resin Kation : Ion Exchange or eqv.
DOSING PUMP & CHEMICAL
Brand : Chemtech 150 or equiv
Type: Diaphragm Pump
Max.Pump cap. at
max.back press : 100 GPD @ 60 PSI
Chemicals
Integra Australia (anti-scaling, oxygen scavenger & dispersant) Volume: 30 days of operation
TIME SCHEDULE
The boiler will be ready to deliver approx. 3 Months.
WARRANTY / GUARANTEE
12 months effective from the date of start-up or 18 months from the date of goods arriving at the site (whichever date is earlier). The Guarantee means after-sales service consists of replacement spare parts and technicians for troubleshooting/emergency calls.
ENGINEERING DOCUMENT
- Manufacturing Data Record (MDR)
- Design Approval and boiler operation permit
- Load plan for the foundation
- Electrical diagram
- Instruction manual regarding the operation and maintenance
Studi Kasus Fire Tube Boiler Winsketel
Mengenal Fire Tube Steam Boiler Winsketel
Fire Tube Steam Boiler Winsketel merupakan salah satu jenis boiler yang telah digunakan selama puluhan tahun di berbagai sektor industri Indonesia. Meskipun saat ini telah tersedia berbagai teknologi boiler modern, seperti water tube boiler dan once through boiler, Fire Tube Boiler Winsketel masih banyak dipilih karena konstruksinya sederhana, biaya operasional relatif rendah, serta mudah dirawat.
Banyak pabrik makanan, tekstil, kimia, kelapa sawit, farmasi, hingga rumah sakit masih mengoperasikan boiler Winsketel sebagai sumber uap utama untuk proses produksi. Bahkan, banyak unit yang telah beroperasi lebih dari 20 tahun dan tetap mampu menghasilkan steam secara stabil setelah mendapatkan perawatan berkala.
Pada artikel ini akan dibahas mengenai sejarah, prinsip kerja, alasan mengapa boiler ini masih digunakan, serta industri yang paling banyak memanfaatkannya.
Apa itu Fire Tube Boiler?
Fire Tube Boiler atau boiler pipa api adalah boiler yang menghasilkan uap dengan cara mengalirkan gas hasil pembakaran melalui pipa-pipa (fire tube), sedangkan air berada di luar pipa tersebut di dalam shell boiler.
Energi panas dari hasil pembakaran burner berpindah melalui dinding pipa menuju air hingga air mencapai titik didih dan berubah menjadi steam. Proses perpindahan panas ini dikenal sebagai mekanisme konduksi yang diikuti konveksi alami di dalam ruang air boiler.
Secara umum, Fire Tube Boiler terdiri dari beberapa komponen utama berikut:
Furnace atau ruang bakar
Shell boiler
Fire tube
Smoke chamber
Burner
Steam space
Safety valve
Pressure gauge
Water level gauge
Feed water inlet
Blowdown valve
Chimney
Karena volume air di dalam boiler cukup besar, tekanan dan temperatur steam relatif stabil sehingga sangat cocok untuk aplikasi proses industri yang membutuhkan kontinuitas.
Sejarah Boiler Winsketel
Winsketel merupakan salah satu merek boiler yang cukup dikenal di Indonesia sejak beberapa dekade lalu. Pada masa perkembangan industri manufaktur, boiler jenis ini banyak digunakan karena menawarkan konstruksi yang kuat, material berkualitas, dan desain yang mudah dipelajari oleh operator.
Banyak boiler Winsketel dipasang pada:
Pabrik makanan dan minuman
Industri tekstil
Industri kertas
Pabrik kimia
Industri farmasi
Rumah sakit
Laundry industri
Industri kelapa sawit
Hingga saat ini masih banyak unit Winsketel yang tetap beroperasi dengan baik setelah dilakukan retrofit sistem pembakaran, penggantian burner, pembaruan panel kontrol, maupun overhaul berkala.
Pada banyak proyek modernisasi, boiler Winsketel lama justru mendapatkan peningkatan efisiensi melalui pemasangan burner gas modulating atau dual fuel sehingga konsumsi bahan bakar dapat ditekan tanpa harus mengganti seluruh unit boiler.
Prinsip Kerja Fire Tube Boiler
Prinsip kerja Fire Tube Boiler relatif sederhana namun sangat efektif.
Tahapan prosesnya meliputi:
Burner mencampurkan udara dan bahan bakar dengan perbandingan yang tepat.
Campuran tersebut dibakar di dalam furnace sehingga menghasilkan nyala api bertemperatur tinggi.
Gas panas mengalir melewati fire tube yang berada di dalam shell boiler.
Panas berpindah melalui dinding pipa menuju air.
Air menyerap energi panas hingga mendidih.
Steam terkumpul pada bagian atas shell.
Steam dialirkan menuju proses produksi melalui steam header.
Secara sederhana, perpindahan panas mengikuti persamaan:
Q = U × A × ΔT
Keterangan:
Q = Heat Transfer (kW)
U = Overall Heat Transfer Coefficient
A = Luas permukaan perpindahan panas (m²)
ΔT = Perbedaan temperatur rata-rata (°C)
Semakin besar luas permukaan fire tube dan semakin baik kualitas pembakaran burner, maka efisiensi perpindahan panas akan semakin tinggi.
Selain itu, kualitas air boiler juga sangat menentukan performa. Air yang mengandung kerak akan menghambat perpindahan panas sehingga konsumsi bahan bakar meningkat dan umur boiler menjadi lebih pendek.
Mengapa Fire Tube Boiler Masih Digunakan Hingga Saat Ini?
Walaupun teknologi boiler terus berkembang, Fire Tube Boiler Winsketel masih menjadi pilihan banyak industri karena memiliki berbagai keunggulan.
1. Konstruksi Sangat Kokoh
Shell boiler menggunakan material baja dengan ketebalan tinggi sehingga mampu bertahan puluhan tahun apabila dirawat dengan benar.
2. Operasi Mudah
Operator tidak memerlukan pengaturan yang terlalu kompleks. Sistem kontrolnya sederhana sehingga proses start-up dan shutdown lebih mudah dilakukan.
3. Steam Stabil
Volume air yang besar menghasilkan tekanan steam yang lebih stabil dibanding beberapa boiler berkapasitas kecil dengan volume air rendah.
4. Perawatan Lebih Mudah
Pembersihan fire tube, inspeksi furnace, hingga penggantian burner relatif mudah dilakukan karena desainnya sederhana.
5. Mudah Dimodifikasi
Banyak Fire Tube Boiler Winsketel yang berhasil dimodifikasi dari burner solar menjadi burner gas atau dual fuel tanpa harus mengganti shell boiler.
6. Umur Operasi Panjang
Tidak sedikit boiler Winsketel yang telah beroperasi selama lebih dari dua dekade dan tetap mampu menghasilkan steam sesuai kebutuhan setelah menjalani inspeksi, pengujian, serta perawatan rutin.
Industri yang Paling Banyak Menggunakan Fire Tube Boiler
Fire Tube Boiler banyak digunakan pada industri yang memerlukan pasokan steam dengan tekanan rendah hingga menengah secara kontinu.
Beberapa sektor yang paling banyak menggunakannya antara lain:
Digunakan untuk proses memasak, sterilisasi, pemanasan bahan baku, pasteurisasi, hingga pencucian peralatan produksi.
Steam digunakan pada proses dyeing, washing, drying, finishing, dan heat setting agar kualitas kain tetap konsisten.
Berfungsi sebagai sumber panas untuk reaktor, tangki pencampur, evaporator, dan berbagai proses pemanasan lainnya.
Steam dibutuhkan untuk sterilisasi peralatan produksi, clean steam system, autoclave, serta proses sanitasi.
Fire Tube Boiler memasok steam ke autoclave, laundry, dapur, dan sistem air panas sehingga operasional fasilitas kesehatan berjalan optimal.
Digunakan untuk mesin press, steam iron, mesin pengering, hingga sistem pemanas air yang mendukung produktivitas harian.
Boiler dimanfaatkan untuk pemanasan tangki, sterilisasi, proses refinery, serta berbagai kebutuhan utilitas di pabrik pengolahan minyak sawit.
Melalui berbagai aplikasi tersebut, Fire Tube Boiler Winsketel tetap menjadi solusi yang andal karena menawarkan keseimbangan antara keandalan, biaya investasi, kemudahan perawatan, dan umur pakai yang panjang. Dengan dukungan burner modern, sistem kontrol otomatis, serta program maintenance yang tepat, boiler ini masih mampu memenuhi tuntutan efisiensi energi pada industri masa kini.
PT Indira Mitra Boiler
Industrial Heating System Specialist
Office:Emerald Residence Sepatan Ruko 8i, Kosambi Tangerang
Phone: (021) 352 95874
WhatsApp : +62 813-8866-6204 (Ratman Bejo)
Workshop : Tangerang – Indonesia
Website : www.indiramitraboiler.co.id
Website : www.burner.co.id
Email : info@indira.co.id | idmratman@gmail.com
YouTube : https://www.youtube.com/@Bejoburnerindonesia

