IDM Thermal Oil Heater

IMB Thermal Oil Heater – PT Indira Mitra Boiler

IMB Thermal Oil Heater-PT Indira Mitra

Thermal Oil Heater (HTO Boiler) merupakan sistem pemanas minyak termal yang menghasilkan temperatur hingga 300°C dengan distribusi panas yang stabil, efisiensi energi tinggi, dan cocok untuk berbagai aplikasi industri seperti makanan, kimia, tekstil, farmasi, minyak dan gas, serta manufaktur.

PT.Indira Dwi Mitra, Sebuah Perusahaan Spesialis memproduksi IDM Thermal Oil Heater, Steam Boiler, Hot water Boiler, Electric Thermal boilers, yang bermerk IDM-Boiler. Berdasarkan pengalaman dan latar belakang karyawan yang bekerja di sebuah perusahaan kelas internasional, kami memiliki pengalaman dan kemampuan menciptakan sebuah mesin pemanas IDM Thermal Oil heater, yang handal dan aman digunakan di seluruh sektor industri yang membutuhkan sitem pemanas Inderekting,IDM Thermal di rancang menggunakan material standar Eropa,yang handal dan aman dan mudah di operasikan.

Thermal Oil Heater (HTO Boiler) untuk Sistem Pemanas Minyak Termal Industri
Thermal Oil Heater (HTO Boiler) digunakan sebagai sistem pemanas minyak termal untuk menghasilkan temperatur hingga 300°C dengan distribusi panas yang stabil dan efisiensi tinggi pada berbagai proses industri.

 

Penjelasan Isi Video Pemanas Minyak Termal (IDM Thermal Oil Heater)

Video ini memperlihatkan IDM Thermal Oil Heater, yaitu sistem pemanas fluida termal yang menggunakan thermal oil (minyak termal) sebagai media penghantar panas untuk memenuhi kebutuhan proses pemanasan pada berbagai sektor industri. Berbeda dengan steam boiler yang menghasilkan uap, Thermal Oil Heater memanaskan minyak termal dan mensirkulasikannya melalui sistem perpipaan menuju peralatan produksi sehingga panas dapat didistribusikan secara merata dan stabil.

Pada video ditampilkan konstruksi utama Thermal Oil Heater

meliputi ruang bakar (furnace), coil pemanas, burner, pompa sirkulasi thermal oil, expansion tank, panel kontrol, serta sistem perpipaan yang membentuk sirkulasi tertutup. Ketika burner dinyalakan, energi panas dipindahkan ke thermal oil di dalam coil. Selanjutnya, thermal oil dipompa menuju reaktor, heat exchanger, tangki pemanas, oven industri, dryer, atau mesin produksi lainnya sebelum kembali ke heater untuk dipanaskan kembali.

Salah satu keunggulan utama IDM Thermal Oil Heater adalah kemampuannya menghasilkan temperatur kerja hingga 350°C atau lebih dengan tekanan operasi yang relatif rendah. Hal ini memberikan tingkat keselamatan yang lebih tinggi dibandingkan sistem uap bertekanan tinggi pada aplikasi tertentu, sekaligus menghasilkan kontrol temperatur yang lebih presisi untuk menjaga kualitas produk.

Video juga menunjukkan bagaimana sistem kontrol otomatis memantau temperatur, tekanan, aliran thermal oil, dan kinerja burner secara real-time. Berbagai perangkat keselamatan seperti thermostat, pressure switch, flow switch, safety valve, dan alarm proteksi bekerja secara otomatis untuk memastikan sistem beroperasi dengan aman dan andal.

Keunggulan yang Ditampilkan dalam Video

  • Menghasilkan temperatur hingga 350°C atau lebih dengan thermal oil berkualitas.
  • Distribusi panas stabil dan merata ke seluruh proses produksi.
  • Efisiensi perpindahan panas yang tinggi sehingga mengurangi kehilangan energi.
  • Tekanan operasi lebih rendah dibandingkan sistem steam bertekanan tinggi.
  • Kontrol temperatur otomatis dengan akurasi tinggi.
  • Sistem sirkulasi tertutup yang menjaga kualitas thermal oil dan meningkatkan efisiensi.
  • Perawatan relatif mudah dengan umur peralatan yang panjang.
  • Cocok untuk operasi industri secara kontinu selama 24 jam.

Aplikasi Industri

IDM Thermal Oil Heater banyak digunakan pada berbagai sektor industri, antara lain:

  • Industri makanan dan minuman.
  • Industri minyak goreng.
  • Industri farmasi.
  • Industri kimia dan petrokimia.
  • Industri tekstil.
  • Industri kayu dan plywood.
  • Industri karet dan plastik.
  • Industri cat, resin, dan adhesive.
  • Industri aspal dan bitumen.
  • Industri kelapa sawit.
  • Industri minyak dan gas.
  • Berbagai proses manufaktur yang membutuhkan pemanasan dengan temperatur stabil.

Tujuan Video

Video ini bertujuan memberikan pemahaman mengenai prinsip kerja, komponen utama, keunggulan, dan aplikasi IDM Thermal Oil Heater sebagai solusi sistem pemanas industri yang efisien, aman, dan andal. Dengan teknologi perpindahan panas menggunakan thermal oil, sistem ini mampu meningkatkan efisiensi proses produksi, menjaga kualitas produk, serta menurunkan biaya operasional dan perawatan dibandingkan metode pemanasan konvensional pada aplikasi yang sesuai.

PEMANAS MINYAK TERMAL

IDM Thermal Oil Heater adalah pemanas dengan memanfaatkan Thermal Oil Fluida sebagai media penghantar panas dan dapat bekerja sampai suhu 350 derajat Celcius atau lebih.

Berbeda dengan steam yang harus tekanan sampai 80 bar untuk menggunakan suhu 300 derajat Celcius, Thermal Oil Heater bekerja hanya pada tekanan pompa sirkulasi saja sehingga sangat aman, dan alat-alat yang membutuhkan pemanasan tidak perlu dirancang dengan konstruksi khusus.

Umur kerja dari IDMThermal Oil Fluid yang digunakan umumnya lebih dari 15 tahun dan tidak diperlukan penambahan apapun selama tidak ada kebocoran pada pipa-pipa atau peralatan pemanas, dan selama itu tidak diperlukan diperlukan karena bagian dalam koil tidak perlu digunakan seperti pada Steam Boiler. Beberapa Unit Thermal Oil heater kami masih bekerja dengan baik pada usia 15 tahun lebih.

Apakah keunggulan Thermal Oil Heater dibandingkan dengan Steam Boiler?

  • bekerja pada temperatur tinggi dengan tekanan atmosferik
  • Kontrol suhu yang presisi
  • Tidak diperlukan pengolahan air dll bahan kimia yang memerlukan biaya tinggi
  • Tidak Ada heat losses dari condensate dan blow down seperti pada steam boiler
  • Tidak ada korosi dan pergerakan pada bagian dalam Boiler
  • Biaya pemeliharaan yang sangat rendah
  • Operasional Full Automatic dan mudah sehingga tidak memerlukan operator khusus

 

IDM Thermal Oil Heater - Pemanas Minyak Termal Industri Berkualitas Eropa
IDM Thermal Oil Heater merupakan sistem pemanas minyak termal (Thermal Fluid Heater) yang dirancang untuk menghasilkan temperatur hingga 350°C dengan efisiensi perpindahan panas tinggi, kontrol temperatur presisi, serta cocok untuk industri makanan, farmasi, kimia, tekstil, minyak dan gas, aspal, dan manufaktur.

Desain

Thermo-blok helical Oil umumnya disuplai dalam konstruksi Vertikal maupun Horizontal yang menghemat ruangan dan sangat efisien karena burner terintegrasi yang memanfaatkan gas buang untuk pemanasan awal sehingga pembakaran minyak sangat sempurna. Heating Coil terbuat dari Seamless Boiler Tube yang dirol secara kontinyu. Setiap sambungan las diperiksa dengan teliti dengan Uji Radiografi dan Uji tekanan akhir tekanan sampai 30 Bar. Thermal Oil mengalir didalam coil dengan kecepatan yang dirancang secara cermat untuk menghindari overheating yang dapat mengakibatkan kerusakan oil akibat terbentuknya arang (coking).

Gas panas hasil panas memanaskan aliran thermal oil diruang bakar sebagai panas aliran dan selanjutnya memanaskan oil di coil konveksi melalui sela2 antar coil dengan kecepatan tertentu dalam 3 arah berlawanan dengan arah berlawanan dengan arah thermal oil. Turbulensi yang dihasilkan oleh gas selama melewati koil menghasilkan efisiensi Pemanasan dan gangguan pada koil dari jelaga yang mungkin menempel pada bagian luar koil. Lingkup Pengiriman: Setiap Unit yang dilengkapi dengan aksesoris, termasuk didalamnya adalah:

Komponen Utama IMB Thermal Oil Heater

Heating Coil Lengkap dengan Penutup (Insulated Heating Coil)

Heating Coil merupakan komponen utama pada IMB Thermal Oil Heater yang berfungsi sebagai media perpindahan panas dari sumber energi ke thermal oil. Coil dibuat dari pipa baja seamless berkualitas tinggi yang memiliki ketahanan terhadap temperatur tinggi dan tekanan kerja sesuai desain. Thermal oil mengalir di dalam coil dan menyerap panas secara bertahap hingga mencapai temperatur operasi yang diinginkan.

Bagian luar coil dilengkapi dengan insulasi termal (thermal insulation) menggunakan material seperti rockwool atau ceramic fiber, kemudian ditutup dengan cladding aluminium atau stainless steel. Penutup ini berfungsi mengurangi kehilangan panas ke lingkungan, meningkatkan efisiensi energi, melindungi operator dari permukaan bersuhu tinggi, serta menjaga tampilan unit tetap rapi dan profesional. Dengan desain ini, distribusi panas menjadi lebih optimal dan konsumsi energi dapat ditekan.

Pompa Sirkulasi Thermal Oil

Pompa sirkulasi berfungsi mengalirkan thermal oil dari heater menuju peralatan proses, kemudian mengembalikannya ke heater untuk dipanaskan kembali. Sistem sirkulasi tertutup ini memastikan panas didistribusikan secara merata ke seluruh jaringan perpipaan.

IMB Thermal Oil Heater menggunakan pompa industri yang dirancang khusus untuk fluida bersuhu tinggi sehingga mampu bekerja secara kontinu selama 24 jam. Pemilihan kapasitas pompa didasarkan pada laju aliran (flow rate), tekanan diferensial (head), temperatur operasi, serta karakteristik thermal oil yang digunakan.

Keunggulan pompa sirkulasi:

  • Aliran thermal oil stabil.
  • Efisiensi perpindahan panas tinggi.
  • Mengurangi hot spot pada sistem.
  • Memperpanjang umur thermal oil.
  • Cocok untuk operasi industri berkelanjutan.

Tangki Ekspansi (Expansion Tank) dan Tangki Deaerator

Tangki Ekspansi (Expansion Tank)

Ketika thermal oil dipanaskan, volumenya akan bertambah. Expansion Tank berfungsi menampung pemuaian volume tersebut sehingga tekanan di dalam sistem tetap stabil. Tangki ini juga menjadi tempat pengisian thermal oil serta membantu menjaga level fluida selama operasi.

Manfaat Expansion Tank:

  • Mengakomodasi pemuaian thermal oil.
  • Menstabilkan tekanan sistem.
  • Mempermudah pengisian dan pemeriksaan level minyak.
  • Mengurangi risiko overpressure.

Tangki Deaerator (Degassing Tank)

Pada beberapa sistem thermal oil, tangki ini digunakan untuk membantu melepaskan udara, uap air, dan gas yang terperangkap di dalam thermal oil sebelum fluida bersirkulasi ke sistem. Berkurangnya kandungan udara membantu menjaga kestabilan aliran, mengurangi oksidasi thermal oil, serta meningkatkan efisiensi perpindahan panas.

Keunggulan:

  • Mengurangi gelembung udara dalam sistem.
  • Membantu menjaga kualitas thermal oil.
  • Meningkatkan efisiensi sirkulasi.
  • Mengurangi risiko kavitasi pada pompa.

Control Panel

Control Panel merupakan pusat kendali Heat Transfer Oil System yang berfungsi mengontrol seluruh proses pemanasan secara otomatis, mulai dari pengoperasian heater, pompa sirkulasi, hingga sistem proteksi keselamatan. Panel ini dirancang menggunakan komponen industri berkualitas tinggi untuk memastikan pengoperasian yang aman, stabil, efisien, dan mudah dipantau oleh operator. Melalui sistem kontrol yang terintegrasi, operator dapat memonitor temperatur thermal oil, tekanan sistem, status pompa, alarm, serta parameter operasional lainnya secara real-time, sehingga proses pemanasan berlangsung optimal dan andal untuk berbagai aplikasi industri.

Versi Premium (Katalog)

Control Panel merupakan pusat kendali IMB Heat Transfer Oil System yang mengintegrasikan seluruh fungsi pengoperasian, pemantauan, dan sistem proteksi dalam satu panel kontrol. Dilengkapi dengan komponen listrik berkualitas industri, panel ini mampu mengontrol temperatur thermal oil, pompa sirkulasi, elemen pemanas atau burner, serta berbagai perangkat keselamatan secara otomatis. Sistem kontrol dirancang untuk memberikan akurasi temperatur yang tinggi, meningkatkan efisiensi energi, meminimalkan risiko gangguan operasional, dan mendukung pengoperasian yang aman selama 24 jam. Panel juga dapat dilengkapi dengan PLC, HMI Touch Screen, SCADA, data logging, dan remote monitoring untuk memenuhi kebutuhan otomasi industri modern (Industry 4.0).

Versi kedua lebih cocok untuk katalog perusahaan, karena menggunakan istilah teknis yang lebih profesional dan mengandung kata kunci SEO seperti Control Panel, Heat Transfer Oil System, Thermal Oil Heater, PLC, HMI, SCADA, Remote Monitoring, dan Industry 4.0.

Fungsi utama panel kendali meliputi:

  • Mengatur temperatur thermal oil secara otomatis.
  • Mengontrol elemen pemanas listrik atau burner sesuai kebutuhan sistem.
  • Mengoperasikan pompa sirkulasi.
  • Menampilkan temperatur, tekanan, dan status operasi.
  • Memberikan alarm apabila terjadi kondisi tidak normal.
  • Mengaktifkan sistem proteksi secara otomatis.

Fitur Panel Kendali

  • Digital Temperature Controller.
  • PLC (Programmable Logic Controller) (opsional).
  • HMI Touch Screen (opsional).
  • Lampu indikator operasi.
  • Emergency Stop.
  • Over Temperature Protection.
  • Flow Protection.
  • Pressure Monitoring.
  • Motor Protection.
  • Overload Protection.
  • Phase Failure Protection.
  • Earth Leakage Protection.
  • Data Logging (opsional).
  • Remote Monitoring melalui Ethernet atau SCADA (opsional).

Dengan sistem kontrol otomatis, operator dapat memantau seluruh parameter operasi secara real-time sehingga proses pemanasan berlangsung lebih aman, efisien, dan konsisten.

Keunggulan Sistem IMB Thermal Oil Heater

    • Distribusi panas yang stabil dan merata.
    • Temperatur operasi hingga 350°C sebagai standar, dengan desain khusus dapat mencapai 400°C.
    • Tekanan operasi relatif rendah sehingga meningkatkan keselamatan.
    • Efisiensi energi tinggi karena kehilangan panas dapat diminimalkan.
    • Konstruksi kokoh menggunakan material berkualitas industri.
    • Perawatan lebih sederhana dibandingkan sistem uap untuk aplikasi yang sesuai.
    • Dapat diintegrasikan dengan PLC, HMI, SCADA, dan sistem Industry 4.0.
    • Didukung layanan engineering, fabrikasi, instalasi, commissioning, pelatihan operator, serta layanan purna jual dari PT Indira Mitra Boiler.

Jenis

100 VDM

200 VDM

400 VDM

600 VDM

800 VDM

1000 VDM

1200 VDM

Panas Keluaran (kkal/jam)100.000200.000400.000600.000800.0001.000.0001.200.000
Suhu maksimal oli300
Bahan BakarSurya/Residu/Gas

Pemakaian Bahan Bakar

Surya (ltr/jam)13275378105130165
Residu (ltr/jam)1224487396120150
Gas (Nm 3 /jam)13.2285380106132166
Diferensial Suhu (℃)35353535353535
Diameter saluran masuk/keluar (mm)52527878102102102
Diameter cerobong asap (mm)200250300300350350350

Data Teknis Pemanas Minyak Horisontal

tipe _1000 IDM1200 IDM1500 IDM2000 IDM2500 IDM3000 IDM4000 IDM5000 IDM
Panas Keluaran (kkal/jam)1.000.0001.200.0001.500.0002.000.0002.500.0003.000.0004.000.0005.000.000
Suhu maksimal oli300
Bahan BakarSurya/Residu/Gas

Pemakaian Bahan Bakar

Surya (ltr/jam)130165195260325390520650
Residu (ltr/jam)120152182240302362482602
Gas (Nm 3 /jam)132167197262327392522652
Diferensial Suhu (℃)3030303030303030
Diameter saluran masuk/keluar (mm)102102126151151200200248
Diameter cerobong asap (mm)350350400450500600700800

Pemanas IDM  Thhermal digunakan dalam berbagai aplikasi di banyak industri.

Pengolahan makanan, plastik, dan kimia serta produksi farmasi dan bahan bakar nabati hanyalah beberapa dari banyak
aplikasi yang ada menggunakan IDM Thermal.
• Perekat
• Aspal
• Autoklaf
• Bio-fuel
• Reaktor kimia
• Deodorisasi
• Distilasi
• Pengolahan makanan (menggoreng, memanggang, dll.)
• Tinta & Pewarna
• Laminasi
• Binatu
• Pemanasan laut dan layanan kapal
• Finishing Logam
• Penambangan
• Oven
• Pembuatan cat dan pernis
• Mesin pengubah kertas
• Plastik
• Mesin cetak dan kemasan
• Pra-perawatan dan penyelesaian permukaan • Lahan
tangki/pipa dan pelacakan pompa
• Mesin tekstil
• Pembangkitan uap atau air panas yang tidak dibakar
• Pemrosesan uranium
• Pengolahan/pengering limbah

 

IMB Thermal Oil Heater PT Indira Mitra: Studi Kasus dan Studi Banding Sistem Pemanas Industri

Thermal Oil Heater merupakan salah satu solusi pemanas industri yang banyak digunakan untuk proses produksi yang membutuhkan temperatur tinggi dengan kontrol yang presisi. Dibandingkan sistem pemanas konvensional, IMB Thermal Oil Heater PT Indira Mitra memanfaatkan thermal oil (fluida termal) sebagai media penghantar panas sehingga mampu menghasilkan temperatur tinggi dengan tekanan operasi yang relatif rendah. Prinsip ini merupakan karakteristik umum sistem thermal fluid heater yang digunakan secara luas di berbagai industri.

Studi Kasus 1 – Industri Minyak Goreng

Kondisi Awal

Sebuah pabrik minyak goreng menggunakan steam boiler untuk memanaskan heat exchanger. Sistem tersebut mengalami beberapa kendala, antara lain:

  • Konsumsi bahan bakar tinggi.
  • Kehilangan panas pada jaringan steam.
  • Membutuhkan water treatment secara rutin.
  • Terjadi korosi pada pipa steam.
  • Biaya perawatan cukup besar.

Solusi

PT Indira Mitra merekomendasikan penggunaan IMB Thermal Oil Heater dengan temperatur operasi sekitar 280–300°C.

Hasil yang Diperoleh

  • Temperatur lebih stabil.
  • Distribusi panas lebih merata.
  • Tidak memerlukan water treatment.
  • Risiko korosi berkurang.
  • Efisiensi perpindahan panas meningkat.
  • Downtime produksi menurun.

Studi Kasus 2 – Industri Kimia

Pada proses pembuatan resin, temperatur harus dijaga secara konstan.

Permasalahan

  • Fluktuasi temperatur menyebabkan kualitas produk tidak konsisten.
  • Steam mengalami kondensasi pada jalur distribusi.

Solusi

Menggunakan IMB Thermal Oil Heater dengan sistem kontrol otomatis.

Hasil

  • Temperatur stabil ±1°C.
  • Kualitas produk meningkat.
  • Waktu proses lebih singkat.
  • Reaksi kimia lebih terkendali.

Studi Kasus 3 – Industri Aspal

Bitumen harus dipertahankan pada temperatur sekitar 170–190°C agar tetap memiliki viskositas yang sesuai.

Sebelum Menggunakan Thermal Oil Heater

  • Pemanasan tidak merata.
  • Konsumsi bahan bakar tinggi.
  • Risiko overheating pada tangki.

Setelah Menggunakan IMB Thermal Oil Heater

  • Temperatur tangki lebih seragam.
  • Pompa bitumen bekerja lebih stabil.
  • Konsumsi energi lebih efisien.
  • Kualitas aspal lebih konsisten.

Studi Kasus 4 – Industri Kayu dan Plywood

Thermal Oil Heater digunakan untuk:

  • Hot Press
  • Veneer Dryer
  • Glue Kitchen
  • Heat Exchanger

Hasil

  • Proses pressing lebih cepat.
  • Kualitas lem lebih stabil.
  • Produktivitas meningkat.
  • Biaya operasional menurun.

Studi Banding IMB Thermal Oil Heater dengan Steam Boiler

Parameter

IMB Thermal Oil Heater

Steam Boiler

Media PemanasThermal OilSteam
TemperaturHingga 350°CBergantung pada tekanan operasi
Tekanan KerjaRelatif rendahLebih tinggi
Water TreatmentTidak diperlukanDiperlukan
BlowdownTidak adaDiperlukan
KorosiSangat rendahLebih tinggi bila kualitas air buruk
Kontrol TemperaturSangat presisiBaik, namun dipengaruhi tekanan
Distribusi PanasStabilDipengaruhi kondensat
EfisiensiTinggiBaik jika sistem terawat
MaintenanceLebih sederhanaLebih kompleks
Emisi di LokasiBergantung pada sumber panas; versi listrik tidak memiliki emisi pembakaran di lokasiBergantung pada bahan bakar burner

Analisis Teknis

IMB Thermal Oil Heater menjadi pilihan yang tepat apabila proses industri memerlukan:

  • Temperatur tinggi hingga 350°C.
  • Kontrol temperatur yang akurat.
  • Distribusi panas yang merata.
  • Operasi kontinu selama 24 jam.
  • Sistem dengan tekanan operasi relatif rendah.
  • Biaya perawatan yang lebih sederhana dibandingkan sistem steam pada aplikasi tertentu.

Sebaliknya, Steam Boiler tetap menjadi pilihan yang lebih sesuai untuk proses yang memang membutuhkan uap secara langsung, seperti sterilisasi, humidifikasi, atau aplikasi yang menggunakan steam sebagai media proses.

Keunggulan IMB Thermal Oil Heater PT Indira Mitra

  • Desain sesuai kebutuhan pelanggan.
  • Temperatur kerja hingga 350°C.
  • Efisiensi perpindahan panas tinggi.
  • Sistem kontrol otomatis berbasis PLC dan HMI (opsional).
  • Distribusi panas stabil.
  • Pilihan burner gas, solar, dual fuel, atau elemen listrik sesuai aplikasi.
  • Konstruksi kuat dengan material berkualitas.
  • Didukung layanan engineering, fabrikasi, instalasi, commissioning, pelatihan operator, dan layanan purna jual dari PT Indira Mitra.

Kesimpulan

Studi kasus di berbagai sektor industri menunjukkan bahwa IMB Thermal Oil Heater sangat efektif untuk proses yang membutuhkan pemanasan stabil pada temperatur tinggi. Dibandingkan sistem steam untuk aplikasi yang sama, thermal oil heater dapat memberikan kontrol temperatur yang lebih presisi, mengurangi kebutuhan perawatan terkait air umpan, dan menyederhanakan operasi. Namun, pemilihan antara Thermal Oil Heater dan Steam Boiler tetap harus disesuaikan dengan karakteristik proses, kebutuhan media pemanas, kapasitas produksi, serta target efisiensi dan biaya operasional perusahaan.

 

 

Scroll to Top