Heat Transfer Oil | Thermal fluid Electric-PT Indira Mitra Boiler

Solusi Pemanas Fluida Termal hingga 350°C untuk Berbagai Industri

Electric Thermal Oil Heater merupakan solusi pemanas fluida termal modern yang dirancang untuk menghasilkan panas secara efisien, aman, dan stabil hingga suhu operasi 350°C tanpa memerlukan tekanan tinggi seperti pada sistem uap (steam boiler). Teknologi ini menggunakan elemen pemanas listrik untuk memanaskan thermal oil yang kemudian disirkulasikan ke berbagai peralatan proses melalui sistem perpipaan tertutup.

Skema Electric Thermal Oil Heater BEJO

Skema kerja Electric Thermal Oil Heater BEJO – Sistem sirkulasi fluida termal dengan elemen pemanas listrik, pompa sirkulasi, tangki ekspansi, dan peralatan proses industri.

Dibandingkan metode pemanasan konvensional, sistem ini menawarkan efisiensi energi yang tinggi, kontrol temperatur yang presisi, biaya perawatan yang rendah, serta tidak menghasilkan emisi pembakaran di area produksi. Hal tersebut menjadikan Electric Thermal Oil Heater sebagai pilihan ideal bagi industri yang membutuhkan proses pemanasan berkelanjutan dengan kualitas suhu yang konsisten.

Aplikasi Electric Thermal Oil Heater sangat luas, mulai dari industri makanan dan minuman, kimia, farmasi, plastik, tekstil, kelapa sawit (CPO), hingga pengolahan aspal, resin, dan berbagai proses manufaktur lainnya. Sistem ini juga dapat diintegrasikan dengan heat exchanger, reactor, dryer, oven, calender, maupun tangki penyimpanan yang memerlukan distribusi panas secara merata.

PT Indira Mitra Boiler menyediakan Electric Thermal Oil Heater dengan berbagai kapasitas yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan proses industri. Setiap unit dirancang menggunakan material berkualitas tinggi, sistem kontrol otomatis, serta dilengkapi fitur keselamatan untuk memastikan operasi yang andal, hemat energi, dan memiliki umur pakai yang panjang.

Video “Heat Transfer Oil | Thermal Fluid Electric – PT Indira Mitra Boiler”

menjelaskan prinsip kerja Electric Thermal Oil Heater, yaitu sistem pemanas industri yang menggunakan thermal oil (heat transfer oil) sebagai media penghantar panas, bukan uap (steam). Sistem ini dirancang untuk menghasilkan temperatur tinggi secara stabil dengan tekanan operasi yang rendah.

Isi utama yang dijelaskan dalam video meliputi:

  • Apa itu Heat Transfer Oil (Thermal Fluid)
    • Heat transfer oil adalah minyak khusus yang mampu menghantarkan panas hingga temperatur sekitar 300–350°C tanpa menghasilkan tekanan tinggi seperti steam boiler.
    • Fluida ini bersirkulasi dalam sistem tertutup sehingga panas dapat dipindahkan secara efisien ke mesin produksi.
  • Cara Kerja Electric Thermal Oil Heater
    1. Elemen pemanas listrik (electric heating element) mengubah energi listrik menjadi energi panas.
    2. Panas tersebut dipindahkan ke thermal oil di dalam heater.
    3. Pompa sirkulasi mengalirkan thermal oil panas menuju mesin proses.
    4. Thermal oil melepaskan panas ke peralatan seperti reaktor, tangki pemanas, oven, heat exchanger, atau mesin produksi.
    5. Setelah suhunya turun, thermal oil kembali ke heater untuk dipanaskan kembali sehingga membentuk sirkulasi tertutup yang kontinu.
  • Komponen Utama Sistem
    • Electric Heating Element
    • Thermal Oil Heater
    • Heat Transfer Oil
    • Circulation Pump
    • Expansion Tank
    • Control Panel
    • Temperature Sensor
    • Piping System
    • Safety Device

Video ini bertujuan memberikan pemahaman mengenai cara kerja Electric Thermal Oil Heater, mulai dari proses pemanasan thermal oil menggunakan elemen listrik, sirkulasi oleh pompa, hingga pemanfaatan panas pada berbagai proses industri. Teknologi ini menjadi solusi pemanasan yang aman, efisien, dan stabil untuk aplikasi yang membutuhkan temperatur tinggi tanpa tekanan tinggi.

PEMANAS CAIRAN TERMAL LISTRIK

Electric Thermal Oil Heater PT Indira Mitra Boiler

Pemanas fluida termal elektrik kami dirancang untuk mencakup kisaran daya rendah yang tidak tercakup oleh jajaran boiler fluida termal GFT kami untuk bahan bakar konvensional. Panas dalam rangkaian pemanas fluida termal listrik kami disediakan oleh ketel listrik dan oleh karena itu menjamin hasil 100% untuk energi yang dikonsumsi.

Kami menggunakan pemanas listrik berdensitas sangat rendah (untuk meminimalkan kerusakan fluida termal) dan relai keadaan padat untuk mengatur pengaturan daya.

Pemanas fluida termal elektrik kami dipasok sebagai unit kompak pada platform yang berisi semua komponen peralatan, termasuk tangki ekspansi jika izin transportasi. Platform ini memiliki profil yang berfungsi sebagai baki tumpahan untuk menampung kebocoran cairan termal. Semua peralatan dilengkapi dengan insulasi termal dari lapisan film aluminium yang sangat tahan korosi. Mereka dapat dilengkapi dengan dua pompa resirkulasi, satu sebagai cadangan.

Perbedaan utama antara ini dan ketel gas atau uap adalah sumber energi yang digunakan untuk memanaskan fluida termal ke suhu yang dibutuhkan. Sementara boiler gas, minyak atau diesel memiliki pembakar yang menyemprotkan atau menyuntikkan bahan bakar, pada pemanas cairan panas listrik, yang tidak memiliki nyala api, panasnya disediakan oleh resistor listrik.

Efisiensi pemanas fluida listrik dan termal kami adalah 100% dari energi yang dikonsumsi. Biasanya, pemilihan jenis boiler ini disebabkan kurangnya sumber energi lain di lokasi instalasi atau lokasi yang dimaksudkan, untuk memenuhi kebutuhan daya yang kecil dan/atau dalam aplikasi di mana proses pemanasan terus menerus tidak diperlukan.

Spesifikasi Electric Thermal Oil Heater

Fitur Teknis

ParameterSpesifikasi Standar
TipeHorizontal Electric Thermal Oil Heater
Posisi InstalasiHorizontal
Tekanan Operasi7 Bar
Tekanan Pengujian (Hydrotest)16 Bar
Temperatur OperasiHingga 300°C
Media PemanasHeat Transfer Oil / Thermal Fluid
Sistem PemanasElectric Heating Element
Sistem SirkulasiClosed Loop Circulation

Komponen Standar

Electric Thermal Oil Heater dilengkapi dengan komponen berkualitas tinggi untuk menjamin keandalan, efisiensi, dan keselamatan operasi.

  • Pompa Sirkulasi Thermal Oil
    • Merek: ALLWEILER, KSB, atau SIHI
    • Dirancang untuk sirkulasi fluida termal secara kontinu pada temperatur tinggi.
  • Panel Kontrol Listrik
    • Komponen listrik menggunakan Schneider Electric (Telemecanique).
    • Dilengkapi sistem proteksi, kontaktor, overload relay, indikator operasi, serta kontrol otomatis.
  • Pressure Switch
    • Menggunakan SAUTER Pressure Switch untuk memonitor tekanan sistem dan memberikan perlindungan terhadap kondisi abnormal.

Opsi Konfigurasi

Sistem dapat disesuaikan dengan kebutuhan proses industri.

OpsiKeterangan
Versi VertikalDesain vertikal untuk area instalasi terbatas
Tekanan Operasi TinggiHingga 20 Bar
Temperatur TinggiHingga 400°C menggunakan thermal fluid khusus
Remote MonitoringMonitoring dan kontrol melalui PLC, HMI, SCADA atau Internet
Sertifikasi ATEXUntuk area berbahaya (Hazardous Area)
Custom DesignKapasitas, dimensi, material, dan kontrol sesuai kebutuhan pelanggan

Keunggulan Electric Thermal Oil Heater

Electric Thermal Oil Heater menawarkan berbagai keunggulan dibandingkan sistem pemanas konvensional, menjadikannya solusi terbaik untuk proses pemanasan industri yang membutuhkan efisiensi tinggi, kontrol suhu presisi, dan tingkat keselamatan maksimal.

Temperatur Operasi Hingga 350–400°C

Mampu menghasilkan temperatur tinggi secara stabil tanpa menggunakan tekanan tinggi, sehingga sangat ideal untuk proses industri yang membutuhkan pemanasan kontinu.

Tidak Memerlukan Steam Boiler

Sistem bekerja menggunakan fluida termal sebagai media penghantar panas sehingga tidak memerlukan boiler uap, water treatment, maupun proses blowdown. Hal ini membuat instalasi lebih sederhana dan biaya operasional lebih rendah.

Tekanan Operasi Lebih Aman

Karena bekerja pada tekanan rendah dibandingkan steam boiler, risiko kebocoran maupun ledakan dapat diminimalkan sehingga meningkatkan keselamatan kerja.

Efisiensi Perpindahan Panas Tinggi

Thermal oil memiliki kemampuan menghantarkan panas secara merata dengan kehilangan energi yang sangat kecil, sehingga konsumsi listrik menjadi lebih efisien dan kualitas proses tetap konsisten.

Kontrol Temperatur Presisi

Dilengkapi sistem kontrol digital, sensor temperatur, PID Controller, PLC, dan HMI sehingga suhu proses dapat dijaga dengan akurasi tinggi sesuai kebutuhan produksi.

Biaya Perawatan Lebih Rendah

Tidak memerlukan pengolahan air, penggantian pipa akibat korosi, maupun perawatan rutin seperti pada boiler uap. Hal ini mengurangi downtime dan biaya maintenance secara signifikan.

Operasi Kontinu 24 Jam

Dirancang untuk beroperasi secara terus-menerus dengan performa yang stabil, menjadikannya pilihan ideal untuk industri dengan sistem produksi nonstop.

Sistem Keselamatan Lengkap

Dilengkapi berbagai perangkat proteksi seperti Over Temperature Protection, Low Flow Protection, Over Pressure Protection, Expansion Tank, Safety Valve, serta Emergency Shutdown System untuk memastikan operasi yang aman dan andal.

Mudah Diintegrasikan dengan Sistem Otomasi

Electric Thermal Oil Heater dapat dihubungkan dengan PLC, HMI, SCADA, DCS, IoT Monitoring, maupun sistem Industry 4.0, sehingga memudahkan monitoring, kontrol, pencatatan data, dan integrasi dengan lini produksi otomatis.

Electric Thermal Oil Heater

merupakan solusi pemanas industri yang mampu menghasilkan temperatur tinggi secara stabil dengan tekanan operasi rendah. Sistem ini banyak digunakan pada berbagai sektor industri yang membutuhkan proses pemanasan tidak langsung (indirect heating), distribusi panas yang merata, serta kontrol temperatur yang presisi.

Industri Kimia

Digunakan untuk pemanasan reactor, mixing tank, distillation column, evaporator, heat exchanger, dan berbagai proses sintesis kimia yang membutuhkan temperatur stabil hingga 350°C.

Industri Petrokimia

Menyediakan sumber panas untuk pemanasan hidrokarbon, solvent, resin, pelumas, wax, dan produk petrokimia lainnya dengan efisiensi tinggi dan operasi yang aman.

Industri Makanan dan Minuman

Cocok untuk proses penggorengan (frying system), pemanasan minyak goreng, cokelat, margarin, sirup, susu, gula cair, serta tangki penyimpanan bahan baku yang memerlukan pemanasan tidak langsung.

Industri Kelapa Sawit (CPO)

Digunakan pada proses pemanasan Crude Palm Oil (CPO), RBD Palm Oil, deodorizer, refinery, heat exchanger, storage tank, serta menjaga viskositas minyak sawit selama proses produksi.

Industri Farmasi

Memberikan kontrol temperatur yang akurat untuk reaktor farmasi, dryer, sterilizer, crystallizer, dan proses produksi bahan aktif maupun obat-obatan.

Reactor Heating

Mensuplai thermal oil ke jacket reactor atau coil reactor sehingga reaksi kimia berlangsung pada temperatur yang konstan dan terkendali.

Heat Exchanger

Sebagai media pemanas pada shell & tube heat exchanger, plate heat exchanger, maupun sistem pemanas proses lainnya yang membutuhkan perpindahan panas secara efisien.

Drying Oven

Digunakan sebagai sumber panas pada industrial drying oven, curing oven, baking oven, dan continuous drying system untuk berbagai jenis produk industri.

Powder Coating Oven

Memberikan panas yang stabil pada proses curing powder coating sehingga menghasilkan lapisan cat yang kuat, rata, dan tahan lama.

Rotary Dryer

Digunakan untuk mengeringkan berbagai material seperti:

  • Tepung tapioka
  • Pupuk
  • Pasir silika
  • Biomassa
  • Wood pellet
  • Serbuk kayu
  • Batu bara
  • Mineral
  • Agregat
  • Bahan baku industri lainnya

Asphalt Mixing Plant (AMP)

Digunakan untuk memanaskan bitumen, asphalt storage tank, pipa aspal, dan sistem pencampuran aspal sehingga viskositas material tetap ideal selama proses produksi.

Tangki Penyimpanan Bitumen dan Aspal

Menjaga temperatur bitumen agar tetap cair sehingga mempermudah proses penyimpanan, pemompaan, distribusi, dan aplikasi di lapangan.

Industri Plastik dan Karet

Digunakan pada extruder, injection molding, thermoforming, kalender roll, vulkanisasi, mould heating, serta berbagai proses manufaktur plastik dan karet yang memerlukan temperatur konstan.

Industri Tekstil

Menyuplai panas pada stenter machine, drying machine, kalender roll, laminating machine, coating line, printing machine, dan berbagai proses finishing tekstil.

Industri Kayu dan Plywood

Sebagai sumber panas untuk veneer dryer, plywood press, hot press, MDF, particle board, serta proses pengeringan dan laminasi kayu.

Proses Pemanasan Tangki Minyak dan Fuel Oil

Digunakan untuk menjaga temperatur berbagai jenis fluida industri seperti:

  • Crude Oil
  • Heavy Fuel Oil (HFO)
  • Marine Fuel Oil (MFO)
  • Diesel Oil
  • Lubricating Oil
  • Bitumen
  • Wax
  • Resin
  • Molasses
  • Minyak nabati
  • Minyak sawit

Dengan menjaga viskositas tetap rendah, fluida menjadi lebih mudah dipompa, dipindahkan, dan diproses sehingga meningkatkan efisiensi operasional.

Industri Lainnya

Selain aplikasi di atas, Electric Thermal Oil Heater juga banyak digunakan pada industri **biodiesel, kosmetik, cat dan tinta, perekat (adhesive), pulp dan kertas, energi terbarukan, pengolahan limbah, manufaktur komponen otomotif, elektronik, serta berbagai proses industri yang membutuhkan sistem pemanas temperatur tinggi dengan efisiensi maksimal dan kontrol otomatis. Sistem ini dapat dirancang sesuai kebutuhan kapasitas, temperatur operasi, dan karakteristik proses setiap pelanggan.

Solusi Pemanas Industri Suhu Tinggi Berbasis Listrik

BEJO Electric Thermal Oil Heater merupakan sistem pemanas fluida termal (Heat Transfer Oil) yang dirancang dan diproduksi oleh PT Indira Mitra Boiler untuk memenuhi kebutuhan proses pemanasan industri dengan temperatur tinggi, efisiensi energi yang optimal, serta tingkat keselamatan yang lebih baik dibandingkan sistem steam boiler konvensional.

Dengan pengalaman bertahun-tahun dalam bidang rekayasa boiler, burner, dan sistem perpindahan panas, PT Indira Mitra Boiler terus mengembangkan teknologi Electric Thermal Oil Heater yang mampu memberikan performa tinggi, kontrol temperatur yang presisi, konsumsi energi yang efisien, serta mendukung operasional industri yang ramah lingkungan melalui pengurangan emisi CO₂.

Sistem ini menggunakan Electric Heating Element untuk memanaskan Heat Transfer Oil (Thermal Fluid) yang kemudian disirkulasikan oleh pompa menuju peralatan proses melalui sistem pipa tertutup (closed-loop circulation). Metode ini menghasilkan distribusi panas yang merata, stabil, dan aman tanpa memerlukan tekanan tinggi.

Cara Kerja Electric Thermal Oil Heater

Prinsip kerja BEJO Electric Thermal Oil Heater sangat sederhana namun memiliki efisiensi perpindahan panas yang tinggi.

  1. Elemen pemanas listrik (Electric Heating Element) mengubah energi listrik menjadi energi panas.
  2. Panas dipindahkan secara langsung ke thermal oil yang berada di dalam heater.
  3. Pompa sirkulasi mengalirkan thermal oil panas menuju mesin atau peralatan proses.
  4. Thermal oil melepaskan energi panas pada heat exchanger, jacket reactor, tangki, oven, atau mesin produksi.
  5. Setelah temperatur menurun, thermal oil kembali ke heater untuk dipanaskan kembali sehingga membentuk sistem sirkulasi tertutup yang berlangsung secara terus-menerus.

Karena menggunakan media Heat Transfer Oil, sistem mampu menghasilkan temperatur hingga 350°C bahkan 400°C (opsional) dengan tekanan operasi yang relatif rendah sehingga lebih aman dibandingkan boiler uap.

Pengoperasian Electric Thermal Oil Heater

BEJO Electric Thermal Oil Heater dirancang untuk memberikan operasi yang aman, efisien, dan otomatis.

Unit pemanas terdiri dari satu atau beberapa Electric Immersion Heater yang ditempatkan di dalam tabung baja karbon ASTM A106 Grade B. Setiap elemen pemanas dirancang dengan low watt density sehingga mampu mengurangi risiko overheating serta memperpanjang umur Heat Transfer Oil.

Seluruh elemen pemanas ditempatkan pada housing dengan panjang yang dirancang untuk menghasilkan distribusi panas yang merata sekaligus menjaga temperatur permukaan elemen tetap rendah sehingga mengurangi degradasi thermal oil.

Jumlah elemen pemanas disesuaikan dengan kapasitas heater. Semakin besar kapasitas unit, semakin banyak elemen pemanas yang digunakan sehingga distribusi beban listrik menjadi lebih seimbang dan mudah dikontrol.

Sistem Sirkulasi Thermal Oil

Sistem menggunakan pompa sirkulasi khusus thermal oil yang dirancang untuk bekerja pada temperatur tinggi.

Pompa menjaga thermal oil tetap mengalir secara kontinu sehingga:

  • Distribusi panas menjadi lebih merata.
  • Mencegah thermal oil mengalami overheating.
  • Menghindari cracking atau degradasi fluida.
  • Menjaga temperatur proses tetap stabil.
  • Mengurangi thermal stress pada elemen pemanas.

Perbedaan tekanan antara inlet dan outlet heater umumnya kurang dari 1 Bar, sehingga efisiensi perpindahan panas tetap optimal.

Sistem Kontrol Otomatis

BEJO Electric Thermal Oil Heater dilengkapi panel kontrol listrik yang mengintegrasikan seluruh sistem operasi dan pengaman.

Panel kontrol dapat menggunakan komponen dari:

  • Schneider Electric
  • Telemecanique
  • Siemens
  • ABB
  • LS Electric

Pengaturan daya elemen pemanas dilakukan menggunakan:

  • Magnetic Contactor
  • Solid State Relay (SSR)
  • SCR Power Controller (opsional)

Pada sistem SSR maupun SCR, pengaturan daya dilakukan secara elektronik menggunakan metode Half Cycle Control, yaitu pengaturan jumlah gelombang listrik yang masuk ke elemen pemanas sehingga menghasilkan kontrol temperatur yang sangat presisi.

Operator hanya perlu menentukan temperatur yang diinginkan melalui thermostat, digital temperature controller, PLC, atau HMI. Selanjutnya sistem akan mengatur kapasitas pemanasan secara otomatis untuk mempertahankan temperatur proses dengan tingkat akurasi yang tinggi.

Konstruksi Heater

Secara umum Electric Thermal Oil Heater terdiri dari beberapa bagian utama:

  • Pressure Vessel berbentuk silinder horizontal maupun vertikal.
  • Electric Heating Element.
  • Heat Transfer Oil Chamber.
  • Thermal Oil Circulation Pump.
  • Expansion Tank.
  • Air Vent System.
  • Safety Valve.
  • Pressure Gauge.
  • Temperature Sensor.
  • Pressure Switch.
  • Control Panel.
  • Piping System.
  • Thermal Insulation.

Seluruh komponen dirancang agar mampu bekerja secara kontinu selama 24 jam dengan tingkat keamanan yang tinggi.

Keunggulan BEJO Electric Thermal Oil Heater

  • Temperatur operasi hingga 350°C.
  • Opsi temperatur hingga 400°C.
  • Tekanan operasi rendah sehingga lebih aman.
  • Tidak menghasilkan emisi pembakaran.
  • Tidak memerlukan burner maupun cerobong asap.
  • Efisiensi perpindahan panas sangat tinggi.
  • Kehilangan panas sangat rendah.
  • Tidak memerlukan water treatment.
  • Distribusi temperatur sangat stabil.
  • Biaya perawatan rendah.
  • Umur thermal oil lebih panjang.
  • Kontrol temperatur sangat presisi.
  • Operasi otomatis penuh.
  • Mudah diintegrasikan dengan PLC, HMI, SCADA, maupun Industry 4.0.
  • Cocok untuk operasi industri selama 24 jam.

Mengapa Memilih Heat Transfer Oil?

Heat Transfer Oil merupakan media perpindahan panas yang mampu bekerja pada temperatur tinggi dengan tekanan rendah.

Keuntungan penggunaan Thermal Oil antara lain:

  • Temperatur tinggi hingga 350–400°C.
  • Tekanan operasi jauh lebih rendah dibanding steam boiler.
  • Efisiensi perpindahan panas tinggi.
  • Temperatur proses sangat stabil.
  • Tidak terjadi korosi akibat air.
  • Tidak memerlukan sistem pengolahan air (water treatment).
  • Mengurangi kehilangan panas.
  • Biaya operasional lebih rendah.
  • Umur peralatan lebih panjang.
  • Sangat cocok untuk proses pemanasan kontinu.

Spesifikasi Dapat Disesuaikan

Seluruh spesifikasi BEJO Electric Thermal Oil Heater dapat disesuaikan dengan kebutuhan proyek pelanggan, meliputi:

  • Kapasitas pemanasan (100 Mcal/h hingga lebih dari 5.000 Mcal/h).
  • Daya listrik.
  • Tegangan operasi (380V, 400V, 415V, atau sesuai kebutuhan).
  • Temperatur kerja hingga 400°C.
  • Tekanan kerja.
  • Material pressure vessel (Carbon Steel atau Stainless Steel).
  • Jenis Heat Transfer Oil.
  • Horizontal atau Vertical Design.
  • Sistem kontrol PLC, HMI, maupun SCADA.
  • Remote Monitoring & Industry 4.0.
  • Sertifikasi ATEX untuk area hazardous.
  • Desain khusus sesuai kebutuhan proses industri.

PT Indira Mitra Boiler menyediakan layanan konsultasi, desain, fabrikasi, instalasi, commissioning, hingga layanan purna jual sehingga setiap unit Electric Thermal Oil Heater dapat dirancang sesuai standar industri dan kebutuhan spesifik pelanggan.

Kapasitas BEJO Electric Thermal Oil Heater

Kapasitas Mcal/h

Setara Daya kW

100116
200232
300349
400465
500581
600698
700814
800 h930
1.0001.163
1.2001.392
1.5001.744
2.0002.326
2.5002.907
3.000 h3.488
3.5004.069
4.0004.651
4.5005.232
5.0005.813

Aplikasi BEJO Electric Thermal Oil Heater

BEJO Electric Thermal Oil Heater dirancang untuk menyediakan sumber panas yang stabil, efisien, dan aman bagi berbagai proses industri yang membutuhkan temperatur tinggi hingga 350°C. Sistem pemanas thermal oil ini banyak digunakan sebagai alternatif steam boiler karena mampu menghasilkan panas tinggi dengan tekanan operasi yang rendah, sehingga meningkatkan keselamatan dan efisiensi proses produksi.

Industri Kimia

Digunakan untuk pemanasan reaktor, tangki pencampuran, heat exchanger, distilasi, evaporator, serta berbagai proses kimia yang memerlukan kontrol temperatur presisi.

Industri Petrokimia

Menyuplai panas untuk proses pemanasan minyak, solvent, resin, pelumas, hidrokarbon, serta berbagai proses produksi petrokimia dengan temperatur tinggi.

Industri Makanan dan Minuman

Digunakan pada proses penggorengan (frying system), pemanasan tangki, pengolahan minyak goreng, margarin, sirup, cokelat, susu, serta berbagai proses produksi makanan yang memerlukan pemanasan tidak langsung.

Industri Farmasi

Memberikan pemanasan yang stabil untuk reactor, dryer, sterilizer, serta berbagai proses produksi obat-obatan yang membutuhkan kontrol temperatur yang akurat.

Industri Kelapa Sawit (CPO)

Digunakan untuk pemanasan Crude Palm Oil (CPO), RBD Palm Oil, tangki penyimpanan, heat exchanger, refinery, deodorizer, serta proses pemanasan minyak sawit lainnya.

Industri Tekstil

Menyuplai panas pada mesin drying, stenter machine, kalender roll, laminating, coating, printing, dan berbagai proses finishing tekstil.

Industri Plastik

Digunakan pada extruder, injection molding, thermoforming, mould heating, serta berbagai proses pembentukan plastik yang memerlukan temperatur konstan.

Industri Karet

Digunakan untuk pemanasan mesin vulkanisasi, rubber mixing, drying, molding, dan proses curing karet.

Industri Kayu dan Plywood

Sebagai sumber panas untuk veneer dryer, hot press, plywood press, laminasi kayu, MDF, particle board, dan pengeringan kayu.

Asphalt Mixing Plant (AMP)

Memanaskan thermal oil untuk menjaga temperatur bitumen, asphalt storage tank, mixing plant, serta sistem pemanasan aspal.

Tangki Bitumen

Menjaga viskositas bitumen tetap stabil sehingga memudahkan proses pemompaan, pencampuran, dan distribusi.

Tangki Fuel Oil

Digunakan untuk pemanasan Heavy Fuel Oil (HFO), Marine Fuel Oil, Crude Oil, maupun berbagai jenis minyak industri agar tetap mudah dipompa.

Heat Exchanger

Sebagai media pemanas utama pada shell and tube heat exchanger maupun plate heat exchanger untuk berbagai aplikasi industri.

Reactor Heating

Memberikan suplai panas yang stabil pada jacket reactor maupun coil reactor sehingga reaksi kimia berlangsung optimal.

Drying Oven

Digunakan sebagai sumber panas pada industrial drying oven, curing oven, baking oven, hingga continuous drying system.

Powder Coating Oven

Memberikan temperatur yang stabil untuk proses curing powder coating sehingga menghasilkan lapisan cat yang kuat, rata, dan berkualitas tinggi.

Rotary Dryer

Digunakan pada rotary dryer untuk pengeringan pupuk, pasir silika, biomassa, tepung tapioka, wood pellet, mineral, batu bara, dan berbagai material lainnya.

Calender Roll Heating

Memanaskan roll pada industri tekstil, plastik, karet, kertas, dan film sehingga menghasilkan kualitas permukaan produk yang lebih baik.

Laminating Machine

Digunakan pada mesin laminasi plastik, kertas, aluminium foil, serta material komposit dengan kontrol temperatur yang presisi.

Jacketed Vessel

Menyuplai thermal oil ke jacket vessel untuk proses pencampuran, pemanasan, pendinginan, maupun reaksi kimia pada berbagai industri.

Tank Heating System

Digunakan untuk menjaga temperatur berbagai tangki penyimpanan seperti minyak sawit, minyak nabati, bitumen, wax, resin, cokelat, glukosa, molases, bahan kimia, hingga berbagai cairan industri lainnya.

Industri Lainnya

Selain aplikasi di atas, BEJO Electric Thermal Oil Heater juga banyak digunakan pada industri biodiesel, kosmetik, cat dan tinta, perekat (adhesive), pulp dan kertas, pengolahan limbah, energi terbarukan, serta berbagai proses manufaktur yang membutuhkan sistem pemanas temperatur tinggi dengan efisiensi maksimal.

 

Studi Kasus Keunggulan BEJO Electric Thermal Oil Heater

Sebuah perusahaan manufaktur yang memproduksi resin dan bahan kimia membutuhkan sistem pemanas proses dengan temperatur operasi 320°C yang stabil selama 24 jam. Sebelumnya, perusahaan menggunakan steam boiler yang memerlukan water treatment, blowdown, burner, serta konsumsi bahan bakar yang tinggi. Fluktuasi temperatur juga menyebabkan kualitas produk kurang konsisten dan biaya operasional meningkat.

Setelah beralih menggunakan BEJO Electric Thermal Oil Heater, sistem pemanasan menjadi lebih efisien dan andal. Thermal oil dipanaskan langsung oleh elemen listrik kemudian disirkulasikan ke reaktor proses dengan temperatur yang stabil tanpa memerlukan tekanan tinggi. Hasilnya, proses produksi menjadi lebih aman, konsumsi energi lebih terkendali, dan kualitas produk meningkat karena kontrol temperatur yang lebih presisi.

Hasil yang Diperoleh

  • Temperatur operasi stabil hingga 350°C, dengan opsi desain hingga 400°C.
  • Tidak memerlukan burner, bahan bakar, maupun cerobong asap, sehingga area produksi lebih bersih dan bebas emisi pembakaran.
  • Tekanan operasi rendah sehingga meningkatkan keselamatan dibandingkan sistem steam boiler.
  • Tidak memerlukan water treatment, blowdown, atau penggantian pipa akibat korosi.
  • Efisiensi perpindahan panas tinggi dengan kehilangan panas yang sangat rendah berkat sistem sirkulasi thermal oil.
  • Umur thermal oil lebih panjang karena temperatur dijaga secara otomatis dan stabil.
  • Biaya perawatan serta downtime produksi berkurang secara signifikan.
  • Sistem kontrol digital memungkinkan pengaturan suhu dengan akurasi tinggi menggunakan PID Controller, PLC, HMI, hingga integrasi SCADA.
  • Mampu beroperasi 24 jam non-stop untuk memenuhi kebutuhan produksi berkelanjutan.

Kesimpulan

BEJO Electric Thermal Oil Heater merupakan solusi ideal bagi industri yang membutuhkan proses pemanasan bersuhu tinggi dengan efisiensi energi, keamanan, dan keandalan yang lebih baik. Sistem ini banyak diaplikasikan pada industri kimia, petrokimia, makanan dan minuman, farmasi, plastik, tekstil, CPO, asphalt, wood processing, printing, coating, hingga berbagai proses manufaktur yang memerlukan distribusi panas stabil dan presisi.

Komitmen PT Indira Mitra Boiler

PT Indira Mitra Boiler berkomitmen menghadirkan solusi pemanas industri yang efisien, aman, dan andal melalui inovasi berkelanjutan. Setiap unit BEJO Electric Thermal Oil Heater dirancang sesuai kebutuhan proses pelanggan dengan pilihan kapasitas, sistem kontrol, material konstruksi, dan konfigurasi instalasi yang dapat disesuaikan untuk berbagai aplikasi industri di Indonesia.

Dengan dukungan tim engineering berpengalaman, layanan instalasi, commissioning, serta purna jual yang profesional, PT Indira Mitra Boiler siap menjadi mitra terpercaya dalam penyediaan sistem pemanas industri berbasis Electric Thermal Oil Heater.

Workshop
Kawasan Pergudangan Laksana Business Park, Jalan Laksana 6 Blok F 09, Desa laksana Kec. Pakuhaji, Kab. Tangerang, Banten- 15570

PT Indira Mitra Boiler
Ratman Bejo
☎️081388666204

My Website
https://indira.co.id

PT Indira Mitra Boiler


https://hargaboiler.co.id
https://burnerstock.co.id
https://boilermarine.co.id

Email: info@indira.co.id
Email: idmratman@gmail.com

https://www.youtube.com/@Ratman_Bejo/videos

Scroll to Top