Thermal Oil Heater Design – PT Indira Mitra Boiler
PT Indira Mitra Boiler menyediakan layanan desain Thermal Oil Heater (TOH) yang dirancang secara khusus sesuai kebutuhan proses pemanasan di berbagai sektor industri. Setiap sistem dikembangkan melalui analisis kapasitas panas, temperatur operasi, jenis bahan bakar, karakteristik fluida, serta kondisi proses sehingga menghasilkan sistem pemanas yang aman, efisien, dan memiliki umur pakai yang panjang.
Didukung oleh pengalaman dalam bidang engineering, fabrikasi, instalasi, dan commissioning, PT Indira Mitra Boiler menghadirkan solusi Thermal Oil Heater untuk berbagai aplikasi industri, seperti pemanasan CPO (Crude Palm Oil), tangki penyimpanan (storage tank), reaktor kimia, heat exchanger, asphalt plant, rotary dryer, oven industri, industri makanan, tekstil, farmasi, plastik, karet, hingga berbagai proses manufaktur yang membutuhkan temperatur tinggi secara stabil.
Efisiensi perpindahan panas efisiensi perpindahan panas
Setiap desain mengutamakan efisiensi perpindahan panas, konsumsi bahan bakar yang hemat, sistem kontrol otomatis, serta standar keselamatan industri. Thermal Oil Heater mampu menghasilkan temperatur kerja hingga 300–350°C dengan tekanan operasi yang relatif rendah dibandingkan steam boiler, sehingga memberikan tingkat keamanan yang lebih tinggi, biaya perawatan yang lebih rendah, dan kontrol temperatur yang lebih presisi.
Melalui pendekatan custom engineering, PT Indira Mitra Boiler memastikan setiap Thermal Oil Heater dirancang sesuai kebutuhan kapasitas pelanggan, mulai dari pemilihan burner, desain heating coil, pompa sirkulasi, expansion tank, sistem perpipaan, panel kontrol otomatis, hingga perangkat keselamatan. Hasilnya adalah sistem pemanas industri yang andal, hemat energi, mudah dioperasikan, dan mampu mendukung proses produksi secara berkelanjutan selama 24 jam.

Video “Maker Thermal Oil Heater – Industry Heating ☎️ 081388666204”
ini menceritakan proses desain, fabrikasi, dan cara kerja Thermal Oil Heater yang diproduksi oleh PT Indira Mitra Boiler sebagai solusi sistem pemanas industri bersuhu tinggi. Video memperlihatkan tahapan pembuatan unit mulai dari fabrikasi heating coil, ruang bakar (furnace), proses pengelasan, perakitan, hingga pengujian sebelum dikirim ke lokasi pelanggan.
Selain proses manufaktur, video juga menjelaskan prinsip kerja Thermal Oil Heater yang menggunakan thermal oil (heat transfer fluid) sebagai media penghantar panas. Thermal oil dipanaskan oleh burner, kemudian disirkulasikan menggunakan pompa menuju peralatan proses seperti heat exchanger, reaktor, tangki CPO, asphalt tank, rotary dryer, oven industri, dan berbagai aplikasi pemanas lainnya. Sistem ini mampu menghasilkan temperatur hingga 300–350°C dengan tekanan operasi yang jauh lebih rendah dibandingkan steam boiler sehingga lebih aman dan efisien untuk banyak proses industri.
Video juga menampilkan berbagai komponen utama Thermal Oil Heater, seperti:
- Heating Coil dari seamless boiler tube
- Burner gas, solar, atau biomassa
- Pompa sirkulasi thermal oil
- Expansion Tank
- Control Panel otomatis
- Sistem perpipaan sirkulasi tertutup
- Perangkat keselamatan (Safety System)
Di akhir video dijelaskan keunggulan Thermal Oil Heater
antara lain efisiensi energi yang tinggi, distribusi panas yang stabil, kontrol temperatur yang presisi, biaya perawatan rendah, serta cocok digunakan untuk operasi industri selama 24 jam. Solusi ini banyak diaplikasikan pada industri makanan, kimia, farmasi, tekstil, kelapa sawit, minyak dan gas, plywood, karet, plastik, asphalt mixing plant, serta berbagai proses manufaktur lainnya.
Boiler Thermal oil heaters for liquid and gaseous fuels with a capacity of up to 30 MW/unit depending on the application and temperatures from -100 °C to 50 °C horizontally or vertically for heating processes and industrial procedures.
Technical information Power/temperature Up to 30 MW/unit depending on application and temperature -100°C to 350°C Heat transfer agents All mineral and organic heat transfer agents, eutectic alloys, molten salts and molten metals Fuel Liquid fuels: heavy oil, medium oil, diesel oil and liquid production residues Gas fuel: natural gas, biogas, landfill, flue gas and production gas residues Mixed combustion of oil and gas: simultaneous and/or repeated use of different fuels Selection of the radiation part related to odor removal or thermal oxidation of polluted exhaust gas.
Thermal Oil Heater Control System Otomatis – Aman, Efisien, dan Andal untuk Industri
HTO Control System PT Indira Mitra Boiler
merupakan sistem kendali otomatis yang dirancang untuk memastikan proses pemanasan berlangsung aman, stabil, dan efisien. PT Indira Mitra Boiler menghadirkan sistem kontrol modern yang mampu mengatur temperatur, tekanan, aliran thermal oil, hingga pengoperasian burner secara otomatis sehingga menghasilkan performa pemanasan yang optimal dengan konsumsi bahan bakar yang lebih hemat.
Thermal Oil Heater bekerja menggunakan thermal oil (heat transfer fluid) sebagai media penghantar panas. Fluida ini dipanaskan di dalam heater kemudian disirkulasikan menggunakan pompa menuju peralatan proses seperti reaktor, heat exchanger, tangki penyimpanan, rotary dryer, oven industri, dan berbagai aplikasi pemanas lainnya. Setelah melepaskan panas, thermal oil kembali ke heater untuk dipanaskan kembali dalam sistem sirkulasi tertutup.
Dengan temperatur operasi hingga 330°C pada tekanan kerja relatif rendah sekitar 0,8–1,1 MPa, sistem ini jauh lebih aman dibandingkan boiler uap bertekanan tinggi serta memberikan kontrol temperatur yang lebih presisi.
Fungsi Thermal Oil Heater Control System
Sistem kontrol memiliki fungsi utama untuk menjaga seluruh proses pemanasan tetap stabil dan aman, antara lain:
- Mengontrol temperatur thermal oil secara otomatis.
- Mengatur operasi burner sesuai kebutuhan beban panas.
- Mengontrol pompa sirkulasi thermal oil.
- Memantau tekanan sistem secara real-time.
- Mengawasi level thermal oil pada expansion tank.
- Mengontrol suhu gas buang untuk meningkatkan efisiensi.
- Melindungi sistem dari kondisi overheat maupun overpressure.
- Menampilkan seluruh parameter operasi melalui panel kontrol.
Dengan sistem otomatis ini, operator dapat mengoperasikan Thermal Oil Heater dengan lebih mudah serta meminimalkan risiko kesalahan manusia.
Sistem Keamanan (Safety System)
Keselamatan merupakan prioritas utama dalam desain Thermal Oil Heater PT Indira Mitra Boiler. Beberapa fitur proteksi yang tersedia meliputi:
- High Temperature Protection
- Low Oil Flow Protection
- Burner Flame Failure Protection
- Over Pressure Protection
- Low Expansion Tank Level Alarm
- Emergency Stop System
- Motor Overload Protection
- Automatic Shutdown System
- Flame Monitoring System
- Interlock Safety Control
Apabila terjadi kondisi abnormal, sistem akan menghentikan operasi burner secara otomatis untuk mencegah kerusakan peralatan.
Automatic Fire Extinguishing System
Untuk aplikasi industri dengan tingkat risiko tinggi, Thermal Oil Heater dapat dilengkapi Automatic Fire Extinguishing System yang berfungsi mendeteksi serta memadamkan api secara otomatis apabila terjadi kebakaran di area burner atau ruang bakar.
Keuntungan sistem ini antara lain:
- Perlindungan aset industri.
- Mengurangi risiko kebakaran.
- Memenuhi standar keselamatan industri.
- Meminimalkan downtime produksi.
- Meningkatkan keselamatan operator.
Spesifikasi Thermal Oil Heater IMB Series
Parameter | Spesifikasi |
|---|---|
| Kapasitas | 100–1.000 kW |
| Temperatur Maksimum | 330°C |
| Tekanan Kerja | 0,8–1,1 MPa |
| Efisiensi Termal | Hingga ±90%* |
| Sistem Operasi | Otomatis (PLC/Panel Control) |
| Media Pemanas | Thermal Oil |
| Sistem Sirkulasi | Closed Loop |
| Burner | Gas Alam, LPG, Solar, Heavy Oil (sesuai aplikasi) |
*Efisiensi aktual bergantung pada desain sistem, kualitas isolasi, jenis burner, bahan bakar, dan kondisi operasi.
Aplikasi Thermal Oil Heater di Berbagai Industri
Thermal Oil Heater merupakan sistem pemanas tidak langsung (indirect heating system) yang banyak digunakan pada berbagai sektor industri karena mampu menghasilkan temperatur hingga 300–350°C dengan tekanan kerja yang relatif rendah. Sistem ini memberikan distribusi panas yang stabil, efisiensi energi tinggi, serta biaya operasional yang lebih rendah dibandingkan sistem pemanas konvensional.
1. Industri Makanan dan Minuman
Pada industri makanan, Thermal Oil Heater digunakan untuk menjaga kualitas produk melalui pemanasan yang merata dan temperatur yang presisi.
Aplikasi meliputi:
- Fryer industri
- Oven makanan
- Dryer susu bubuk
- Pasteurisasi
- Roasting coffee dan kacang
- Heat Exchanger
- Tangki minyak goreng
- Cooking kettle
- Steam generator tidak langsung
- Proses pengolahan gula
2. Industri Kelapa Sawit (Palm Oil)
Thermal Oil Heater menjadi solusi utama untuk menjaga temperatur CPO agar tetap mudah dipompa dan diproses.
Aplikasi meliputi:
- Heating CPO
- Storage Tank
- Fat Pit
- Heat Exchanger
- Sludge Tank
- Crude Oil Tank
- Clarification Tank
- Kernel Oil Tank
- Pipeline Heating
3. Industri Kimia dan Petrokimia
Proses kimia membutuhkan kontrol temperatur yang sangat presisi agar reaksi berlangsung optimal.
Aplikasi meliputi:
- Reactor Heating
- Mixing Tank
- Tangki bahan kimia
- Distillation System
- Resin Plant
- Polymer Processing
- Solvent Heating
- Heat Exchanger
- Batch Reactor
4. Industri Tekstil
Pada industri tekstil, Thermal Oil Heater digunakan untuk menjaga temperatur mesin produksi agar kualitas kain tetap konsisten.
Aplikasi meliputi:
- Stenter Machine
- Calendar Machine
- Washing Machine
- Dyeing Machine
- Coating Machine
- Drying Machine
- Heat Setting Process
5. Industri Kayu dan Furniture
Thermal Oil Heater banyak digunakan dalam proses pengeringan dan pengepresan kayu untuk meningkatkan kualitas produk.
Aplikasi meliputi:
- Veneer Dryer
- Rotary Dryer
- Hot Press
- Wood Processing
- MDF Board
- Particle Board
- Plywood Industry
6. Industri Material Bangunan
Pemanasan dengan temperatur tinggi sangat dibutuhkan pada industri material konstruksi.
Aplikasi meliputi:
- Brick Dryer
- Asphalt Plant
- Hot Mix Plant (AMP)
- Drying Equipment
- Bitumen Heating
- Aggregate Dryer
- Sand Dryer
7. Industri Baja dan Logam
Thermal Oil Heater digunakan untuk berbagai proses pemanasan logam yang membutuhkan kestabilan temperatur.
Aplikasi meliputi:
- Heating Process
- Waste Heat Recovery
- Heat Exchanger
- Steel Processing
- Rolling Mill
- Tank Heating
- Oil Preheater
8. Industri Plastik dan Karet
Pemanasan yang stabil sangat penting untuk menjaga kualitas hasil produksi plastik dan karet.
Aplikasi meliputi:
- Injection Molding
- Extruder
- Rubber Processing
- Mold Heating
- Mixing Equipment
- Laminating Machine
9. Industri Farmasi dan Kosmetik
Thermal Oil Heater membantu menjaga temperatur proses agar produk memenuhi standar kualitas.
Aplikasi meliputi:
- Mixing Vessel
- Reactor Heating
- Storage Tank
- Heat Exchanger
- Vacuum Dryer
- Cream Processing
10. Industri Energi dan Minyak & Gas
Pada sektor energi, Thermal Oil Heater digunakan untuk menjaga viskositas fluida dan meningkatkan efisiensi proses.
Aplikasi meliputi:
- Crude Oil Heating
- Fuel Oil Heating
- Storage Tank Heating
- Pipeline Heating
- Bitumen Heating
- Offshore Platform
- Marine Heating System
Mengapa Thermal Oil Heater Banyak Dipilih?
Thermal Oil Heater menjadi pilihan berbagai industri karena menawarkan sejumlah keunggulan, antara lain:
- Temperatur operasi hingga 350°C dengan tekanan rendah.
- Efisiensi perpindahan panas yang tinggi.
- Kontrol temperatur yang akurat dan stabil.
- Konsumsi bahan bakar lebih hemat.
- Tidak menghasilkan kondensat seperti steam boiler.
- Biaya perawatan lebih rendah.
- Operasi aman dengan sistem kontrol otomatis.
- Cocok untuk proses produksi kontinu selama 24 jam.
- Dapat menggunakan berbagai jenis bahan bakar seperti gas alam, LPG, solar, biomassa, maupun heavy oil sesuai kebutuhan aplikasi.
Dengan fleksibilitas aplikasi yang luas dan efisiensi energi yang tinggi, Thermal Oil Heater menjadi solusi pemanas industri yang ideal untuk meningkatkan produktivitas, menjaga kualitas produk, serta menekan biaya operasional di berbagai sektor manufaktur.
Keunggulan Thermal Oil Heater PT Indira Mitra Boiler
1. Efisiensi Termal Tinggi
Thermal Oil Heater menggunakan sistem pemanasan fase cair sehingga tidak mengalami kehilangan panas akibat kondensasi seperti pada boiler uap. Hal ini meningkatkan efisiensi energi serta mengurangi konsumsi bahan bakar.
Selain itu, unit dilengkapi economizer untuk memanfaatkan panas gas buang sehingga temperatur cerobong lebih rendah dan efisiensi keseluruhan meningkat.
2. Ruang Bakar Berdiameter Besar
Ruang bakar dirancang dengan diameter besar sehingga pembakaran berlangsung lebih sempurna.
Keuntungan desain ini:
- Nyala api lebih stabil.
- Pembakaran lebih bersih.
- Emisi lebih rendah.
- Umur coil lebih panjang.
- Efisiensi pembakaran meningkat.
3. Desain Spiral Coil Berkinerja Tinggi
Coil menggunakan pipa baja seamless berkualitas tinggi yang disusun dalam bentuk spiral sehingga menghasilkan perpindahan panas yang maksimal.
Keunggulan desain coil:
- Distribusi panas merata.
- Tegangan termal rendah.
- Aman pada temperatur tinggi.
- Umur pakai lebih panjang.
- Mudah dalam perawatan.
4. Daya Pemanasan Maksimal
Desain horizontal three-pass memberikan luas permukaan perpindahan panas yang besar sehingga thermal oil menerima energi panas secara optimal.
Hasilnya:
- Pemanasan lebih cepat.
- Konsumsi bahan bakar lebih hemat.
- Temperatur stabil.
- Cocok untuk operasi industri 24 jam.
Mengapa Memilih PT Indira Mitra Boiler?
PT Indira Mitra Boiler menyediakan layanan lengkap mulai dari:
- Konsultasi teknis.
- Perancangan (engineering design).
- Fabrikasi Thermal Oil Heater.
- Instalasi dan commissioning.
- Upgrade sistem kontrol.
- Perawatan berkala.
- Penyediaan suku cadang.
- Layanan purna jual di seluruh Indonesia.
Seluruh sistem dirancang untuk menghasilkan performa tinggi, pengoperasian yang aman, efisiensi energi, serta kemudahan integrasi dengan kebutuhan proses industri.
Studi Kasus Penerapan Thermal Oil Heater Control System
Salah satu contoh penerapan Thermal Oil Heater Control System adalah pada industri pengolahan minyak kelapa sawit (CPO) yang memerlukan pemanasan tangki penyimpanan agar viskositas minyak tetap rendah dan mudah dipompa.
Sebuah perusahaan memiliki tangki penyimpanan CPO berkapasitas 50 ton dengan temperatur awal minyak sekitar 35°C. Agar proses transfer ke jalur produksi berjalan lancar, temperatur CPO harus dijaga pada kisaran 65–70°C secara stabil selama 24 jam.
Sebelumnya, perusahaan menggunakan sistem pemanasan berbasis steam boiler. Namun, temperatur sering berfluktuasi sehingga kualitas pemanasan tidak merata, konsumsi bahan bakar tinggi, serta membutuhkan perawatan rutin akibat kebocoran steam trap dan korosi pada jaringan pipa uap.
Setelah beralih menggunakan Thermal Oil Heater yang dilengkapi Automatic Control System, temperatur thermal oil dikontrol secara otomatis melalui sensor suhu (RTD/Thermocouple) dan panel PLC. Burner hanya bekerja sesuai kebutuhan beban panas sehingga konsumsi bahan bakar menjadi lebih efisien. Pompa sirkulasi menjaga aliran thermal oil tetap konstan, sementara sistem interlock keselamatan akan menghentikan burner secara otomatis apabila terjadi kondisi abnormal seperti suhu berlebih (over temperature), tekanan tidak normal, atau aliran thermal oil menurun.
Hasil yang Diperoleh
- Temperatur CPO stabil pada kisaran 65–70°C.
- Distribusi panas di seluruh tangki menjadi lebih merata.
- Konsumsi bahan bakar lebih hemat karena burner bekerja secara otomatis mengikuti kebutuhan panas.
- Proses transfer CPO menjadi lebih cepat dan lancar.
- Risiko kerusakan pompa akibat minyak yang terlalu kental dapat dikurangi.
- Biaya perawatan menurun karena sistem thermal oil tidak menghasilkan kondensat seperti sistem steam.
- Keamanan operasi meningkat berkat fitur automatic shutdown, flame detector, pressure protection, dan high temperature protection.
Kesimpulan Studi Kasus
Penerapan Thermal Oil Heater Control System terbukti mampu meningkatkan efisiensi energi, menjaga kestabilan temperatur proses, serta meningkatkan keandalan operasi industri. Dengan sistem kontrol otomatis dan fitur keselamatan yang lengkap, Thermal Oil Heater menjadi solusi ideal untuk berbagai aplikasi industri seperti pemanasan tangki CPO, reaktor kimia, heat exchanger, rotary dryer, oven industri, asphalt plant, food processing, serta berbagai proses manufaktur yang membutuhkan pemanasan kontinu dengan temperatur tinggi dan tekanan kerja yang relatif rendah.
Parameter
Model | Rated power(KW) | Design pressure (Mpa) | Medium outlet temperature(℃) | Thermal efficiency (%) | dimension | Reference weight (t) |
| IMB-120 | 120 | 1.1 | ≤350 | 75 | 1600×1020×1520 | 1.5 |
| IMB-1000 | 1000 | 1.1 | ≤350 | 85 | 3300×1670×2486 | 5 |
| IMB-12400 | 2400 | 1.1 | ≤350 | 85 | 5080×2200×3180 | 9.8 |
| IMB-13000 | 3000 | 1.1 | ≤350 | 85 | 5983×2420×3404 | 15.5 |
| IMB-14700 | 4700 | 1.1 | ≤350 | 85 | 7285×2570×3760 | 21.5 |
| IMB-16000 | 6000 | 1.1 | ≤350 | 85 | 7800×3050×3800 | 25 |
| IMB-17000 | 7000 | 1.1 | ≤350 | 85 | 8200×3050×3800 | 27.5 |
| IMB-110000……………. | 10000 | 1.1 | ≤350 | 85 |
Workshop
Kawasan Pergudangan Laksana Business Park, Jalan Laksana 6 Blok F 09, Desa laksana Kec. Pakuhaji, Kab. Tangerang, Banten- 15570
PT Indira Mitra Boiler
Ratman Bejo
☎️081388666204
My Website
https://indira.co.id
https://burner.co.id/
Email: info@indira.co.id
Email: idmratman@gmail.com
https://www.youtube.com/@Ratman_Bejo/videos
