JUAL BOILER VERTIKAL 750 KG/H

Steam Boiler Kapasitas 750 kg/jam

Boiler steam kapasitas 750 kg merupakan mesin penghasil enegri panas dengan media air desain water tube vertikal, singkatnya air di masukan ke tabung yang tertutup dan di bakar dari hasil pengabutan bahan bakar dengan sistem controm otomatis. dimana boiler  tersebut beroprasi dengan teknan di bawah 10 bar yang bisa di manfaatkan untuk pemanasan suatu produk atau bahan olahan. dengan berkembangnya tehnology dan pengetahuan, banyak pelaku pengusaha menganalisa untuk kinerja suatu pabrik yang mereka kelola, dimna mereka memantfaatkan enegry panas dan kualitas hasil proses produksi mereka. dengan menggunakan steam boiler yang memiliki efesiensi enegry tinggi dan sistem pengoprasian otomatis canggih maka bisa menghasilkan produksi unggul dan penghematan enegri atau cost pengluran oprasinonal.

Perusahaan PT indira mitra boiler merupakan distributor pembauatan boiler desain vertikal dari mulai kapasitas 750 kg hingga boiler 2000 kg/jam, selain memproduski boiler vertikal kami juga menyediakan produk boiler desain fire tube yang berkapasitas 500 kg hingga 4000 kg/ jam, dimana produk yang kita buat sudah memiliki pelnggan sejak tahun 2015 kurang lebih 380 pelnggan sampai saat ini, dari pelnggan tersebut kita tidak hanya menyedikan produk baru namun untuk service dan modifikasi boiler kami suplai. ada pun desain boiler pipa air vertikal memiliki desain yang cocok untuk usaha menengah di anatranya.

Steam Boiler Gas BEJO vertical kapasitas 100–2.000 kg/jam untuk kebutuhan industri

Boiler pipa air vertikal 750 kg/jam

merupakan mesin penghasil uap yang menempatkan air di dalam pipa-pipa boiler. Panas dan gas hasil pembakaran mengalir di sekitar permukaan luar pipa sehingga terjadi perpindahan panas dari gas pembakaran menuju air.

Air yang menerima panas akan mengalami kenaikan temperatur, bersirkulasi, dan berubah menjadi uap. Uap kemudian dikumpulkan di ruang uap sebelum dialirkan menuju mesin atau peralatan produksi. Karena air mengalir dan dipanaskan di dalam pipa, unit ini disebut Water Tube Boiler atau boiler pipa air.

Desain vertikal membuat boiler lebih ringkas, tidak membutuhkan area pemasangan terlalu luas, dan dapat menghasilkan uap dalam waktu relatif cepat. Boiler ini cocok untuk laundry, industri makanan, tekstil, farmasi, rumah sakit, pengolahan tahu dan tempe, sterilisasi, serta pemanasan tangki proses.

Spesifikasi Steam Boiler Vertikal 750 Kg/Jam

ParameterData teknis
Kapasitas produksi uap750 kg/jam
MerekIDM Indonesia
TipeVertical Water Tube Boiler
Posisi pemasanganVertikal
Media kerjaAir dan uap
Tekanan kerjaDisesuaikan dengan desain boiler
Tekanan kerja maksimumHingga 10 bar, sesuai nameplate
Sistem pembakaranOtomatis menggunakan burner
Jenis bahan bakarGas, solar, atau minyak sesuai desain burner
Sistem sirkulasiSirkulasi alami
Sistem kontrolOtomatis melalui panel kontrol
AplikasiLaundry dan berbagai proses industri

Tekanan kerja, konsumsi bahan bakar, kapasitas burner, daya listrik, dan dimensi boiler harus mengikuti datasheet serta nameplate unit yang diproduksi.

Perlengkapan Boiler 750 Kg/Jam

Steam boiler vertikal 750 kg/jam dapat dilengkapi dengan:

  1. Main steam stop valve
  2. Safety valve
  3. Pressure gauge
  4. Water level gauge
  5. Level electrode dan level controller
  6. High-pressure switch
  7. Operating pressure switch
  8. Feedwater pump
  9. Feed check valve
  10. Bottom blowdown valve
  11. Burner lengkap dengan combustion fan
  12. Flame detector
  13. Ignition transformer dan ignition electrode
  14. Fuel solenoid valve
  15. Control panel
  16. Alarm dan safety interlock
  17. Hand hole atau inspection hole
  18. Chimney atau cerobong
  19. Feedwater tank
  20. Chemical dosing system

Keunggulan Boiler Pipa Air Vertikal 750 Kg/Jam

  • Mampu memproduksi uap hingga 750 kg/jam.
  • Desain vertikal menghemat ruang pemasangan.
  • Kandungan air relatif lebih rendah sehingga pemanasan awal lebih cepat.
  • Respons terhadap perubahan beban uap relatif cepat.
  • Pengoperasian burner dan pompa dapat dikontrol secara otomatis.
  • Cocok untuk kebutuhan uap skala kecil hingga menengah.
  • Dapat menggunakan beberapa pilihan bahan bakar.
  • Perawatan dan pemeriksaan dapat dilakukan melalui inspection hole.
  • Dapat dibuat dalam bentuk paket lengkap sehingga pemasangan lebih mudah.

Aplikasi Steam Boiler 750 Kg/Jam

Boiler ini dapat digunakan untuk:

  • Mesin laundry dan setrika uap
  • Pemasakan produk makanan
  • Sterilisasi peralatan
  • Pemanasan air proses
  • Industri tekstil dan garmen
  • Pengolahan tahu dan tempe
  • Industri farmasi dan kosmetik
  • Rumah sakit dan hotel
  • Pemanasan tangki
  • Proses pengeringan

Pemilihan kapasitas harus didasarkan pada jumlah kebutuhan uap seluruh mesin, tekanan yang dibutuhkan, pemakaian secara bersamaan, jam operasional, dan persentase kondensat yang kembali.

Sistem Keselamatan Boiler

Untuk menjaga keamanan pengoperasian, boiler harus memiliki sistem proteksi terhadap:

  • Level air terlalu rendah
  • Tekanan uap terlalu tinggi
  • Kegagalan penyalaan burner
  • Nyala api padam saat beroperasi
  • Gangguan pompa air umpan
  • Gangguan motor burner
  • Tekanan bahan bakar tidak normal
  • Kegagalan sistem kontrol

Ketika salah satu kondisi berbahaya terdeteksi, sistem interlock harus menghentikan burner dan mengaktifkan alarm. Boiler hanya boleh dinyalakan kembali setelah penyebab gangguan diperiksa.

Kapasitas Uap

Kg/h750
Tekanan desaignKg/cm210
Burner Riello Made in ItalyGas 5/2592 KW
Konsumsi bahan bakar  Nm3/h20-50
Pipa boiler Benteler ( Made in Germany)LotØ 60,3” x 3,2mm
Box Panel Scheneider (Made in France)IP66600x400x250mm
Power Sourcewatt2000
Luas pemanasanm26,5
Efisiensi%90 +/-5
Diametermm1200
Tinggimm2200
Diameter Gas outlet / Cerobongmm250
Diameter outlet uap AritaDN50
Diameter inlet air umpan AritaDN25
Transport Weight / Operating Weightkg1200

1.Tangki air harian, Exel Stainless stail 1000 Liter

  • Volume   : 1000 L
  • Diamter  : 990 mm
  • Tinggi     : 1.800 mm

2.Pompa air Boiler 1 Unit (CNP /Grounfoss)

  • Mrek             : Grundfoss/Aquavalen
  • Type              : CR1-25
  • Cap                : 1.8 m3/h
  • Head             : 110 Mter
  • Temperatur : -20 .. 120 °C

3.)Unit Safety Valve

  • Material                     : Grey cast iron,
  • Workpressure           : 16, bar Max
  • Nominal diameter   : DN 25 PN 16
  • Temperature range : -196…+400°C
  • Working position    : Vertical
  • Merk VTV atau Zetkama dan setara

4.)Water softener

  • Type                     : Tangki Pentair 9″X48″ with manual valve softener
  • Include                : Pipa tengah 3/4-inch,strainer atas dan bawah single
  • In/Out                 : 1-inch
  • Pressure tangki : 10 Bar
  • Opening tangki  : 2.5-inch top mount

5.)Chemical dosing pump

  • Type                 : Dosing pump  P 023-358TI
  • Merk                 : LMI-Milton

6.)Cerobong /gas buang boiler

  • Material :Mild Steel  tebal 4mm
  • Pengecatan :Cat tahanpanas
  • Dimensi :OD300xH±6.000mm
  • Aksesories :Penunjuk suhu dan lubang uji emisi

6. Opsional Steam Header 4 Inchi

  • Matrial SCH 80 Seamless
  • Globe Valve DN 25 PN 16
  • Safty Valve DN 15 PN 16,
  • Isolasi Rockwoll Density # 100 x t50 mm
  • Blanket 0.5 mm aluminium

Kesimpulan Vertical Water Tube Boiler

Pada boiler pipa air vertikal, air berada dan bersirkulasi melalui pipa-pipa yang menerima panas dari proses pembakaran. Panas tersebut menaikkan temperatur air hingga terbentuk campuran air dan uap. Uap kemudian dikumpulkan dan dipisahkan pada ruang uap atau steam drum sebelum dialirkan menuju peralatan produksi.

Vertical Water Tube Boiler cocok digunakan untuk kebutuhan uap berkapasitas kecil sampai menengah dengan tekanan kerja yang disesuaikan desain boiler. Aplikasinya antara lain laundry, industri makanan, pengolahan tahu dan tempe, tekstil, farmasi, rumah sakit, serta pemanasan tangki proses.

Bentuknya yang vertikal membuat boiler membutuhkan area pemasangan relatif kecil. Sistem sirkulasi air dan luas permukaan pemanas yang memadai juga memungkinkan pembentukan uap berlangsung lebih cepat.

Karakteristik Boiler Pipa Air Vertikal

  1. Air berada di dalam pipa, sedangkan panas dan gas hasil pembakaran mengalir di sekitar permukaan luar pipa.
  2. Desain vertikal memanfaatkan ruang secara efisien sehingga tidak membutuhkan area pemasangan terlalu luas.
  3. Kandungan air relatif lebih sedikit dibandingkan boiler fire tube dengan kapasitas sebanding.
  4. Waktu pemanasan awal dan pembentukan uap relatif cepat.
  5. Mampu mencapai efisiensi termal yang baik apabila combustion setting dan perpindahan panas bekerja optimal.
  6. Lebih sensitif terhadap kualitas air umpan sehingga membutuhkan sistem water treatment yang tepat.
  7. Dapat menggunakan burner berbahan bakar gas, solar, minyak, atau bahan bakar lain sesuai desain ruang bakar.
  8. Untuk bahan bakar padat seperti biomassa dan batu bara, boiler harus menggunakan furnace, grate, sistem udara pembakaran, serta ash removal yang sesuai.

Air sungai tidak boleh langsung dimasukkan ke dalam boiler. Parameter seperti hardness, pH, TDS, silika, oksigen terlarut, dan kandungan padatan harus diperiksa dan dikendalikan terlebih dahulu.

Keuntungan Vertical Water Tube Boiler

  1. Dapat dirancang untuk bekerja hingga tekanan 10 bar atau sesuai spesifikasi desain.
  2. Bobot dan ukuran relatif lebih ringkas dibandingkan beberapa jenis boiler horizontal.
  3. Tidak membutuhkan ruang pemasangan yang terlalu luas.
  4. Dapat menghasilkan uap dalam waktu relatif singkat.
  5. Respons terhadap perubahan kebutuhan uap lebih cepat.
  6. Pemasangan, pengangkutan, dan penempatan unit relatif lebih mudah.
  7. Cocok untuk proses produksi dengan kebutuhan uap intermiten maupun kontinu.
  8. Perawatan dan pemeriksaan komponen dapat dilakukan melalui hand hole dan inspection hole.
  9. Kapasitas burner dapat disesuaikan dengan kebutuhan produksi uap.
  10. Dapat dibuat sebagai satu paket lengkap bersama burner, panel kontrol, pompa air umpan, tangki air, dan perlengkapan keselamatan.

Perlengkapan Steam Boiler Vertikal 750 Kg/Jam

Paket Steam Boiler Vertical 750 kg/jam dapat dilengkapi dengan komponen berikut:

No.PerlengkapanFungsi
1Main steam stop valveMembuka dan menutup aliran uap utama
2Safety valveMelepaskan tekanan ketika melebihi batas aman
3Pressure gaugeMenunjukkan tekanan uap di dalam boiler
4Water level gaugeMenunjukkan ketinggian air boiler
5Level electrode/controllerMengontrol pompa dan melindungi boiler dari kekurangan air
6Pressure controllerMengontrol operasi burner berdasarkan tekanan
7Feedwater pumpMemasukkan air umpan ke dalam boiler
8Feed check valveMencegah aliran balik dari boiler
9Blowdown valveMembuang lumpur, kerak, dan air berkadar TDS tinggi
10BurnerMenghasilkan energi panas melalui pembakaran
11Flame detectorMendeteksi keberadaan nyala api
12Control panelMengontrol burner, pompa, alarm, dan interlock
13Manhole atau hand holeAkses pemeriksaan dan pembersihan internal
14ChimneyMengalirkan gas hasil pembakaran
15Chemical dosing systemMembantu mengendalikan kualitas air boiler
16Feedwater tankMenampung air umpan dan kondensat
17Steam headerMembagi uap ke beberapa jalur produksi
18Insulation dan claddingMengurangi kehilangan panas dari permukaan boiler

Spesifikasi akhir perlengkapan harus mengikuti kapasitas, tekanan desain, jenis bahan bakar, kebutuhan proses, dan ketentuan keselamatan yang berlaku.

Spare Part Vertical Steam Boiler

PT Indira Mitra Boiler menyediakan spare part boiler vertikal untuk penggantian maupun perawatan berkala, meliputi:

  • Water level gauge
  • Kaca penduga dan gasket
  • Level electrode
  • Pressure gauge
  • Pressure switch
  • Safety valve
  • Steam stop valve
  • Blowdown valve
  • Feed check valve
  • Feedwater pump
  • Burner control
  • Ignition transformer
  • Ignition electrode
  • Flame detector
  • Burner nozzle
  • Solenoid valve
  • Fuel pump
  • Motor burner
  • Fan dan impeller
  • Contactor, relay, dan MCCB
  • Temperature controller
  • Refractory dan insulation
  • Gasket manhole dan hand hole
  • Pipa boiler dan cross tube

Pemilihan spare part harus mengikuti model boiler, tekanan kerja, temperatur, ukuran sambungan, kapasitas burner, dan kondisi aktual di lapangan.

Studi Kasus Steam Boiler Vertikal 750 Kg/Jam

Sebuah industri makanan membutuhkan uap untuk tiga unit mesin produksi:

PeralatanKebutuhan Uap
Tangki pemasakan pertama180 kg/jam
Tangki pemasakan kedua160 kg/jam
Mesin sterilisasi150 kg/jam
Pemanas air proses80 kg/jam
Kehilangan distribusi50 kg/jam
Total kebutuhan uap620 kg/jam

Dengan kebutuhan sekitar 620 kg uap/jam, pemakaian kapasitas boiler adalah:

Beban boiler=620750×100%=82,7%\text{Beban boiler}=\frac{620}{750}\times100\%=82{,}7\%

Steam boiler 750 kg/jam mempunyai cadangan kapasitas:

750−620=130 kg/jam750-620=130\ \text{kg/jam}

Cadangan sekitar 130 kg/jam dapat membantu menjaga kestabilan tekanan ketika beberapa mesin membutuhkan uap secara bersamaan. Namun, perhitungan akhir tetap harus memperhatikan faktor pemakaian bersamaan, tekanan uap, pengembalian kondensat, dan kehilangan panas pada jalur distribusi.

Perawatan dan Troubleshooting Boiler Vertikal

Gangguan yang sering ditemukan pada boiler vertikal antara lain:

  • Tekanan uap sulit naik
  • Burner sering hidup dan mati
  • Produksi uap menurun
  • Pompa air umpan tidak bekerja otomatis
  • Level air tidak stabil
  • Burner mengalami flame failure
  • Asap hitam dari cerobong
  • Konsumsi bahan bakar meningkat
  • Pipa mengalami kerak
  • Safety valve mengalami kebocoran
  • Air terbawa bersama uap
  • Temperatur gas buang terlalu tinggi

Proses troubleshooting perlu dimulai dengan pemeriksaan kualitas air, level air, tekanan, kondisi burner, rasio udara dan bahan bakar, permukaan perpindahan panas, refractory, serta sistem kontrol dan interlock.

After Sales Service PT Indira Mitra Boiler

After Sales Service PT Indira Mitra Boiler merupakan layanan purna jual untuk menjaga boiler, burner, thermal oil heater, dan hot water boiler tetap aman, stabil, serta efisien setelah proses pengadaan dan pemasangan selesai. Dukungan teknis tidak berhenti ketika unit diserahkan kepada pelanggan, tetapi dilanjutkan melalui commissioning, pelatihan operator, pemeliharaan, penyediaan spare part, dan troubleshooting.

PT Indira Mitra Boiler melayani berbagai kebutuhan industri di Indonesia, mulai dari pemeriksaan ringan hingga perbaikan sistem pembakaran dan boiler secara menyeluruh. Dukungan teknis dapat disesuaikan dengan jenis unit, kapasitas, bahan bakar, tekanan kerja, temperatur operasi, dan kondisi lapangan.

Pentingnya Layanan Purna Jual Boiler

Boiler merupakan peralatan bertekanan yang bekerja menggunakan panas dan sistem pembakaran. Gangguan kecil pada level air, tekanan, burner, pompa, atau sistem kontrol dapat menghambat produksi dan meningkatkan risiko kerusakan.

Program after sales membantu perusahaan melakukan pemeriksaan secara terencana. Dengan pemeliharaan yang tepat, beberapa masalah dapat ditemukan sebelum berkembang menjadi kerusakan serius.

Manfaat layanan purna jual meliputi:

  • Menjaga kestabilan produksi uap
  • Mempertahankan efisiensi pembakaran
  • Mengurangi risiko penghentian produksi
  • Memperpanjang masa pakai peralatan
  • Menjaga fungsi perangkat keselamatan
  • Mengurangi konsumsi bahan bakar
  • Memastikan spare part sesuai dengan spesifikasi
  • Meningkatkan kemampuan operator

Commissioning Boiler dan Burner

Commissioning merupakan tahapan penting sebelum boiler digunakan untuk produksi normal. Teknisi memeriksa kesesuaian instalasi, arah putaran motor, sambungan listrik, sistem bahan bakar, suplai air, jalur uap, cerobong, dan perangkat keselamatan.

Tahapan commissioning dapat meliputi:

  1. Pemeriksaan visual unit dan instalasi.
  2. Pemeriksaan kabel panel kontrol.
  3. Pengujian feedwater pump.
  4. Pengujian level controller.
  5. Pemeriksaan pressure switch.
  6. Pengujian safety interlock.
  7. Pemeriksaan sistem bahan bakar.
  8. Pengujian ignition dan flame detector.
  9. Penyalaan burner secara bertahap.
  10. Penyesuaian pembakaran.
  11. Pengujian kenaikan tekanan atau temperatur.
  12. Pencatatan parameter operasi.

Boiler baru tidak sebaiknya langsung dijalankan pada beban maksimum. Proses pemanasan perlu dilakukan secara bertahap agar material boiler, refractory, sambungan pipa, dan komponen lainnya beradaptasi terhadap perubahan temperatur.

Test Combustion dan Setting Burner

Pembakaran yang tidak tepat dapat menimbulkan asap hitam, jelaga, konsumsi bahan bakar tinggi, nyala api tidak stabil, serta temperatur gas buang berlebihan. Karena itu, setting burner boiler menjadi bagian penting dari layanan after sales.

Pemeriksaan burner dapat mencakup:

  • Tekanan bahan bakar
  • Kondisi nozzle
  • Posisi ignition electrode
  • Kondisi flame detector
  • Tekanan gas pada gas train
  • Pengaturan air damper
  • Fungsi servomotor
  • Stabilitas nyala api
  • Kinerja blower
  • Kondisi ruang bakar

Apabila tersedia, teknisi dapat menggunakan combustion analyzer untuk memeriksa kandungan oksigen, karbon monoksida, karbon dioksida, serta temperatur gas buang. Hasil pengukuran digunakan untuk memperoleh pembakaran yang lebih aman dan efisien.

Preventive Maintenance Boiler

Preventive maintenance dilakukan secara berkala berdasarkan jam operasi, kondisi unit, kualitas air, dan rekomendasi pabrikan. Pemeriksaan terjadwal membantu mengurangi risiko kerusakan mendadak.

Pekerjaan pemeliharaan dapat meliputi:

  • Membersihkan permukaan perpindahan panas
  • Membersihkan tube dari jelaga dan kerak
  • Memeriksa kebocoran air, uap, bahan bakar, atau thermal oil
  • Memeriksa safety valve
  • Menguji water level gauge
  • Menguji low-water level cut-off
  • Memeriksa feedwater pump
  • Menguji pressure controller
  • Memeriksa refractory dan insulation
  • Memeriksa gasket manhole dan hand hole
  • Memeriksa kondisi burner
  • Memeriksa panel listrik dan koneksi terminal
  • Melakukan combustion setting
  • Membuat laporan hasil pemeriksaan

Jadwal perawatan dapat dilakukan bulanan, setiap tiga bulan, enam bulan, atau tahunan. Interval aktual perlu mengikuti intensitas pemakaian dan tingkat risiko proses.

Troubleshooting Boiler dan Burner

PT Indira Mitra Boiler memberikan dukungan troubleshooting ketika unit mengalami gangguan operasional. Pemeriksaan dilakukan secara sistematis agar teknisi tidak hanya menghilangkan gejalanya, tetapi juga menemukan penyebab utamanya.

Gangguan yang umum ditemukan antara lain:

  • Boiler sulit menghasilkan tekanan
  • Produksi uap menurun
  • Burner gagal menyala
  • Burner mengalami flame failure
  • Pompa air umpan tidak bekerja
  • Level air tidak stabil
  • Safety valve mengalami kebocoran
  • Burner sering hidup dan mati
  • Asap cerobong berwarna hitam
  • Konsumsi bahan bakar meningkat
  • Temperatur gas buang terlalu tinggi
  • Panel kontrol mengalami trip
  • Thermal oil tidak mencapai temperatur
  • Pompa sirkulasi mengalami gangguan

Sebelum teknisi datang, pelanggan dapat mengirimkan foto nameplate, video gangguan, kode alarm, tekanan kerja, temperatur, dan riwayat perawatan. Informasi tersebut membantu mempercepat analisis awal.

Penyediaan Spare Part Boiler dan Burner

Ketersediaan spare part sangat penting untuk mengurangi downtime. PT Indira Mitra Boiler menyediakan berbagai suku cadang boiler dan burner sesuai kebutuhan pelanggan.

Spare part yang dapat disediakan meliputi:

  • Burner control
  • Flame detector
  • Ignition transformer
  • Ignition electrode
  • Burner nozzle
  • Fuel pump
  • Solenoid valve
  • Gas valve
  • Gas pressure switch
  • Servomotor
  • Blower motor
  • Pressure gauge
  • Pressure switch
  • Safety valve
  • Water level gauge
  • Level electrode
  • Feedwater pump
  • Steam valve
  • Blowdown valve
  • Gasket dan packing
  • Komponen panel kontrol

Sebelum memesan, pelanggan sebaiknya menyampaikan merek, tipe, nomor seri, foto komponen, ukuran sambungan, tegangan listrik, dan data nameplate. Pemeriksaan tersebut membantu menghindari kesalahan pemilihan spare part.

Pelatihan Operator Boiler

Operator memiliki peran penting dalam menjaga keselamatan, kestabilan, dan efisiensi boiler. Kesalahan saat mengoperasikan unit dapat mengakibatkan tekanan tidak stabil, pemborosan bahan bakar, kerusakan komponen, penghentian produksi, bahkan kondisi berbahaya.

Setelah proses pemasangan dan commissioning, PT Indira Mitra Boiler dapat memberikan pelatihan pengoperasian dasar kepada operator. Materi disesuaikan dengan jenis boiler, kapasitas produksi uap, tekanan kerja, sistem burner, bahan bakar, panel kontrol, dan perlengkapan keselamatan yang digunakan.

Pemeriksaan Sebelum Menyalakan Boiler

Sebelum boiler dioperasikan, operator harus melakukan pemeriksaan awal untuk memastikan seluruh sistem dalam kondisi siap dan aman. Pemeriksaan tersebut meliputi:

  • Memastikan level air berada pada batas normal.
  • Memeriksa ketersediaan air di feedwater tank.
  • Memastikan feedwater pump dapat bekerja.
  • Memeriksa posisi seluruh valve.
  • Memastikan blowdown valve tertutup.
  • Memeriksa ketersediaan dan tekanan bahan bakar.
  • Memeriksa kebocoran air, uap, gas, atau minyak.
  • Memastikan area burner bebas dari bahan mudah terbakar.
  • Memeriksa panel kontrol dan suplai listrik.
  • Menguji emergency stop dan perangkat interlock.
  • Memastikan chimney tidak tersumbat.
  • Memeriksa kondisi water level gauge.

Burner tidak boleh dinyalakan apabila level air tidak terlihat, terdapat kebocoran bahan bakar, atau salah satu perangkat keselamatan tidak bekerja.

Prosedur Menyalakan Boiler

Proses menyalakan boiler harus dilakukan sesuai Standard Operating Procedure atau SOP. Operator perlu mengaktifkan sistem secara bertahap dan mengamati setiap perubahan tekanan, temperatur, level air, serta kondisi nyala api.

Urutan pengoperasian secara umum meliputi:

  1. Memastikan pemeriksaan awal telah selesai.
  2. Menghidupkan panel kontrol.
  3. Mengoperasikan feedwater pump.
  4. Mengisi air sampai batas level normal.
  5. Membuka valve yang diperlukan sesuai prosedur.
  6. Mengaktifkan sistem burner.
  7. Menunggu proses pre-purge selesai.
  8. Mengamati proses ignition.
  9. Memastikan api terdeteksi flame detector.
  10. Menaikkan tekanan secara bertahap.
  11. Memeriksa kebocoran dan kondisi abnormal.
  12. Membuka steam stop valve secara perlahan.

Steam stop valve tidak boleh dibuka secara tiba-tiba karena dapat menyebabkan water hammer pada jalur distribusi uap.

Prosedur Menghentikan Boiler

Penghentian normal berbeda dengan penghentian darurat. Saat penghentian normal, beban uap dikurangi secara bertahap sebelum burner dimatikan.

Prosedurnya secara umum meliputi:

  • Mengurangi beban pemakaian uap.
  • Mematikan burner melalui panel kontrol.
  • Menutup suplai bahan bakar sesuai prosedur.
  • Menutup steam stop valve secara perlahan.
  • Memantau tekanan dan level air.
  • Mematikan peralatan pendukung sesuai urutan.
  • Mencatat jam penghentian dan kondisi terakhir.
  • Memeriksa kemungkinan kebocoran.

Boiler yang masih panas tidak boleh langsung dikosongkan karena perubahan temperatur secara cepat dapat menyebabkan thermal shock dan merusak material.

Pemantauan Level Air dan Tekanan

Operator harus memastikan level air tetap berada dalam batas normal. Level terlalu rendah dapat menyebabkan permukaan pemanas mengalami overheating, sedangkan level terlalu tinggi dapat menyebabkan air terbawa bersama uap.

Peralatan yang perlu diperiksa meliputi:

  • Water level gauge
  • Level electrode
  • Level controller
  • Feedwater pump
  • Feed check valve
  • Pressure gauge
  • Operating pressure switch
  • High-pressure switch
  • Safety valve

Apabila level air tidak terlihat pada water level gauge, operator tidak boleh langsung memasukkan air ke boiler yang diduga mengalami overheating. Burner harus dihentikan dan kondisi unit diperiksa oleh personel yang berwenang.

Pemeriksaan Burner

Materi pelatihan operator juga mencakup pemeriksaan dasar burner. Operator perlu mengenali kondisi pembakaran normal dan tanda-tanda gangguan.

Pemeriksaan burner meliputi:

  • Stabilitas nyala api
  • Suara dan getaran burner
  • Kondisi flame detector
  • Tekanan bahan bakar
  • Tekanan gas pada gas train
  • Kondisi nozzle
  • Posisi air damper
  • Warna gas buang
  • Temperatur gas buang
  • Kebocoran bahan bakar
  • Kondisi motor dan blower

Asap hitam dapat menunjukkan kekurangan udara, pembakaran tidak sempurna, nozzle bermasalah, atau kualitas bahan bakar buruk. Setting udara dan bahan bakar sebaiknya dilakukan menggunakan alat analisis pembakaran oleh teknisi yang kompeten.

Pelaksanaan Blowdown Boiler

Blowdown bertujuan mengeluarkan endapan dan mengendalikan konsentrasi zat terlarut di dalam air boiler. Operator akan diberi penjelasan mengenai perbedaan bottom blowdown dan surface blowdown.

Pelaksanaan blowdown harus memperhatikan:

  • Tekanan boiler
  • Posisi dan urutan pengoperasian valve
  • Durasi pembukaan
  • Kondisi blowdown tank
  • Jalur pembuangan
  • Ketentuan keselamatan
  • Hasil pemeriksaan kualitas air

Blowdown berlebihan membuang panas, air, dan bahan kimia. Sebaliknya, blowdown yang terlalu sedikit dapat meningkatkan TDS, pembentukan kerak, foaming, dan carryover.

Tindakan Ketika Alarm Muncul

Operator harus memahami arti setiap lampu indikator, alarm, dan kode gangguan pada panel. Alarm tidak boleh di-reset berulang kali tanpa mengetahui penyebabnya.

Gangguan yang perlu dikenali meliputi:

  • Low-water level
  • High-pressure trip
  • Flame failure
  • Ignition failure
  • Feedwater-pump trip
  • Low fuel pressure
  • High fuel pressure
  • Motor overload
  • High flue-gas temperature
  • Emergency stop aktif

Ketika alarm muncul, operator harus mengamankan boiler, mencatat kode alarm, memeriksa penyebab awal, dan melaporkan kondisi tersebut kepada penanggung jawab.

Pengisian Logsheet Boiler

Logsheet digunakan untuk mencatat kondisi dan perubahan kinerja boiler. Pencatatan yang konsisten membantu perusahaan menemukan penurunan efisiensi atau gangguan sebelum menjadi kerusakan serius.

Parameter yang dapat dicatat meliputi:

ParameterFrekuensi pemeriksaan
Tekanan uapSetiap jam
Level airSetiap jam
Temperatur air umpanSetiap jam
Temperatur gas buangSetiap jam
Tekanan bahan bakarSetiap jam
Konsumsi bahan bakarSetiap shift
Kualitas air boilerSesuai jadwal
Pelaksanaan blowdownSetiap kegiatan
Alarm atau tripSetiap kejadian
Jam operasi burnerSetiap shift

Frekuensi pencatatan dapat disesuaikan dengan SOP dan kondisi operasional perusahaan.

Pemeriksaan Kualitas Air Boiler

Kualitas air berpengaruh langsung terhadap keamanan dan umur boiler. Air yang tidak memenuhi persyaratan dapat menyebabkan kerak, korosi, foaming, dan carryover.

Operator perlu memahami pemeriksaan dasar terhadap:

  • pH
  • Hardness
  • Total Dissolved Solids
  • Alkalinitas
  • Silika
  • Kandungan besi
  • Oksigen terlarut
  • Kondisi air kondensat

Batas kualitas air harus mengikuti rekomendasi pembuat boiler, tekanan operasi, dan program pengolahan air yang digunakan.

Prosedur Keadaan Darurat

Operator harus mengetahui tindakan awal ketika terjadi keadaan darurat, seperti:

  • Level air terlalu rendah
  • Tekanan melebihi batas
  • Kebocoran pipa
  • Kebocoran gas atau minyak
  • Api keluar dari burner
  • Ledakan kecil pada furnace
  • Kegagalan listrik
  • Safety valve tidak bekerja
  • Kebakaran di ruang boiler

Pada kondisi berbahaya, operator harus melakukan emergency shutdown, menghentikan suplai bahan bakar, mengamankan area, dan melaporkan kejadian sesuai prosedur perusahaan. Operator tidak boleh melakukan perbaikan berisiko tanpa kewenangan dan perlengkapan yang sesuai.

Identifikasi Gangguan Awal

Pelatihan membantu operator mengenali perubahan yang menunjukkan adanya masalah, seperti:

  • Tekanan semakin lama mencapai set point
  • Konsumsi bahan bakar meningkat
  • Burner terlalu sering hidup dan mati
  • Pompa mengeluarkan suara abnormal
  • Level air tidak stabil
  • Temperatur gas buang meningkat
  • Asap cerobong berubah warna
  • Getaran motor meningkat
  • Terjadi kebocoran air atau uap
  • Produksi uap menurun

Identifikasi sejak awal membantu mencegah kerusakan lanjutan dan mengurangi downtime produksi.

Batasan Pelatihan Operator

Pelatihan dari PT Indira Mitra Boiler merupakan orientasi pengoperasian dan pemeliharaan dasar terhadap unit yang dipasang atau ditangani. Pelatihan ini tidak menggantikan pendidikan, kompetensi, lisensi, maupun sertifikasi operator boiler yang diwajibkan oleh peraturan.

Pengoperasian pesawat uap tetap harus dilakukan oleh operator yang mempunyai kompetensi dan kewenangan sesuai ketentuan yang berlaku. Seluruh aktivitas juga wajib mengikuti SOP perusahaan, petunjuk pabrikan, hasil pemeriksaan, serta standar keselamatan kerja di lokasi pengguna.

Rekondisi dan Modifikasi Sistem Boiler

Selain menjalankan pemeliharaan rutin, layanan after sales PT Indira Mitra Boiler mencakup rekondisi dan modifikasi sistem boiler. Pekerjaan dilakukan berdasarkan pemeriksaan lapangan, data teknis, riwayat operasi, serta hasil evaluasi kondisi peralatan.

Rekondisi bertujuan mengembalikan fungsi dan performa peralatan yang mengalami penurunan. Sementara itu, modifikasi dilakukan untuk menyesuaikan boiler dengan perubahan kapasitas produksi, jenis bahan bakar, sistem kontrol, standar keselamatan, dan kebutuhan proses terbaru.

Penggantian dan Upgrade Burner

Burner lama dapat diganti ketika kapasitasnya tidak sesuai, konsumsi bahan bakar terlalu tinggi, spare part sulit diperoleh, atau pembakarannya sudah tidak stabil. Penggantian burner harus mempertimbangkan:

  • Kapasitas produksi uap boiler
  • Beban panas ruang bakar
  • Dimensi furnace
  • Tekanan kerja
  • Jenis bahan bakar
  • Tekanan bahan bakar
  • Sistem kontrol boiler
  • Diameter dan panjang blast tube
  • Kemampuan cerobong
  • Sistem keselamatan pembakaran

Pilihan burner meliputi tipe one-stage, two-stage, progressive two-stage, dan modulating. Burner modulating lebih sesuai untuk proses dengan perubahan kebutuhan uap karena kapasitas pembakaran dapat mengikuti tekanan atau temperatur sistem secara otomatis.

Konversi Jenis Bahan Bakar

PT Indira Mitra Boiler melayani konversi bahan bakar boiler, seperti:

  • Solar menjadi gas alam
  • Solar menjadi CNG
  • Solar menjadi LPG
  • Biomassa menjadi gas
  • Batu bara menjadi gas
  • Single fuel menjadi dual fuel
  • Burner lama menjadi burner hemat energi

Konversi bahan bakar bukan sekadar mengganti burner. Sistem harus diperiksa secara menyeluruh, termasuk kapasitas ruang bakar, gas train, tekanan suplai, ventilasi ruang boiler, panel kontrol, sistem interlock, dan karakteristik gas buang.

Setelah pemasangan, burner harus menjalani test commissioning dan combustion setting untuk memastikan nyala api stabil, proses pembakaran aman, serta kapasitas panas sesuai kebutuhan boiler.

Modifikasi Gas Train

Gas train berfungsi mengatur, menyaring, mengontrol, dan mengamankan aliran gas menuju burner. Modifikasi gas train dapat dibutuhkan ketika terjadi perubahan tekanan suplai, kapasitas burner, atau jenis bahan bakar gas.

Pekerjaan pada gas train dapat meliputi:

  • Penggantian gas regulator
  • Pemasangan gas filter
  • Penggantian double solenoid valve
  • Pemasangan low gas-pressure switch
  • Pemasangan high gas-pressure switch
  • Penambahan valve-proving system
  • Penggantian butterfly valve
  • Pemasangan pressure gauge
  • Perubahan ukuran pipa gas
  • Pengujian kebocoran sambungan

Ukuran gas train harus dihitung berdasarkan kapasitas burner, nilai kalor gas, tekanan masuk, pressure drop, dan tekanan minimum yang dibutuhkan pada burner head.

Upgrade Panel Kontrol Boiler

Panel kontrol lama dapat dimodifikasi untuk meningkatkan keandalan, kemudahan pengoperasian, dan perlindungan peralatan. Sistem manual juga dapat ditingkatkan menjadi semiotomatis atau otomatis.

Upgrade panel kontrol dapat mencakup:

  • Penggantian MCCB, kontaktor, dan overload relay
  • Pemasangan PLC
  • Pemasangan HMI touchscreen
  • Penggantian pressure controller
  • Penambahan temperature controller
  • Pemasangan alarm audio dan visual
  • Penambahan emergency stop
  • Sistem kontrol pompa otomatis
  • Sistem kontrol burner bertingkat
  • Pencatatan tekanan dan temperatur
  • Penambahan remote monitoring
  • Upgrade rangkaian safety interlock

Modifikasi panel harus dilengkapi diagram kelistrikan dan identifikasi kabel agar pemeriksaan serta troubleshooting berikutnya dapat dilakukan dengan lebih mudah.

Perbaikan Refractory dan Insulasi

Refractory melindungi struktur boiler dari temperatur tinggi dan membantu mengarahkan panas di dalam ruang bakar. Kerusakan refractory dapat menyebabkan kehilangan panas, temperatur permukaan meningkat, pembakaran tidak stabil, dan kerusakan pada bagian boiler.

Pekerjaan perbaikannya dapat berupa:

  • Pembongkaran refractory yang retak
  • Pembersihan permukaan
  • Penggantian anchor
  • Pemasangan castable refractory
  • Perbaikan fire brick
  • Penggantian ceramic fiber
  • Proses curing dan drying
  • Perbaikan insulasi
  • Pemasangan ulang aluminium atau stainless-steel cladding

Burner tidak boleh langsung dijalankan pada beban maksimum setelah pemasangan refractory baru. Pemanasan harus dilakukan secara bertahap sesuai prosedur drying dan curing material.

Retubing Boiler

Retubing merupakan pekerjaan penggantian pipa boiler yang mengalami penipisan, korosi, kebocoran, deformasi, atau kerusakan akibat overheating. Sebelum retubing, perlu dilakukan pemeriksaan untuk menentukan penyebab kerusakan.

Tahapan retubing dapat meliputi:

  1. Pemeriksaan visual dan pengukuran ketebalan.
  2. Pembongkaran pipa lama.
  3. Pembersihan tube sheet atau header.
  4. Pemeriksaan dimensi dan kondisi dudukan.
  5. Pemasangan pipa baru sesuai spesifikasi.
  6. Tube expanding atau pengelasan.
  7. Pemeriksaan hasil sambungan.
  8. Hydrostatic test.
  9. Perbaikan refractory dan insulasi.
  10. Test commissioning.

Material dan ukuran pipa pengganti harus mengikuti desain boiler. Perubahan diameter, ketebalan, atau material tidak boleh dilakukan tanpa kajian teknis.

Penggantian Valve dan Instrumen

Valve dan instrumen yang aus atau tidak akurat dapat menyebabkan kebocoran, pembacaan salah, serta kegagalan sistem keselamatan. Komponen yang dapat diperiksa atau diganti meliputi:

  • Safety valve
  • Main steam stop valve
  • Blowdown valve
  • Feed check valve
  • Pressure gauge
  • Pressure switch
  • Temperature sensor
  • Water level gauge
  • Level electrode
  • Flow switch
  • Pressure transmitter
  • Temperature transmitter

Kapasitas dan set pressure safety valve harus sesuai dengan kapasitas pembentukan uap serta tekanan desain boiler.

Pemasangan Economizer

Economizer memanfaatkan panas gas buang untuk memanaskan air umpan sebelum masuk ke boiler. Pemasangan perangkat ini berpotensi menurunkan temperatur gas buang dan meningkatkan efisiensi sistem.

Kajian pemasangan economizer harus mempertimbangkan:

  • Temperatur gas buang
  • Volume aliran gas
  • Temperatur air umpan
  • Debit air umpan
  • Pressure drop gas buang
  • Ketahanan material terhadap korosi
  • Risiko kondensasi
  • Kapasitas ID fan atau chimney draft
  • Ruang pemasangan
  • Kemudahan pembersihan

Economizer perlu dilengkapi jalur bypass atau sistem kontrol apabila kondisi operasional boiler sering berubah.

Perbaikan Sistem Feedwater

Sistem air umpan yang tidak stabil dapat menyebabkan level air boiler turun, pompa sering trip, kavitasi, dan gangguan produksi uap. Perbaikan sistem feedwater dapat mencakup:

  • Penggantian feedwater pump
  • Penyesuaian kapasitas dan head pompa
  • Pemasangan pompa utama dan cadangan
  • Perbaikan feedwater tank
  • Pemasangan deaerator
  • Penggantian check valve
  • Pemasangan level controller
  • Perubahan diameter pipa
  • Perbaikan sistem kondensat
  • Penambahan chemical dosing system

Kapasitas pompa air umpan sebaiknya memiliki margin terhadap kapasitas maksimum produksi uap boiler.

Modifikasi Chimney dan Sistem Gas Buang

Cerobong harus mampu membuang gas hasil pembakaran dengan aman dan menghasilkan draft yang sesuai. Modifikasi chimney dapat dilakukan ketika terjadi perubahan burner, bahan bakar, kapasitas boiler, atau tata letak bangunan.

Pekerjaannya dapat meliputi:

  • Perubahan diameter chimney
  • Penambahan tinggi cerobong
  • Penggantian material
  • Penambahan insulasi
  • Pemasangan support
  • Pemasangan guy wire
  • Penambahan inspection door
  • Perbaikan sambungan
  • Pemasangan rain cap
  • Penambahan sampling port

Desain akhir harus memperhatikan temperatur dan volume gas buang, pressure drop, kecepatan aliran, kondisi lingkungan, struktur penyangga, serta ketentuan emisi yang berlaku.

Upgrade Sistem Interlock

Sistem interlock bertugas menghentikan operasi burner ketika terdeteksi kondisi tidak aman. Upgrade dapat dilakukan dengan menambahkan proteksi berikut:

  • Low-water level trip
  • High-high pressure trip
  • Flame-failure protection
  • Low fuel-pressure trip
  • High fuel-pressure trip
  • Low combustion-air trip
  • Feedwater-pump failure alarm
  • High flue-gas temperature trip
  • Low thermal-oil flow trip
  • Emergency shutdown
  • Gas valve leakage detection

Setiap interlock perlu diuji melalui simulasi sebelum boiler diserahkan untuk operasi normal.

Otomatisasi Tekanan dan Temperatur

Sistem otomatisasi memungkinkan kapasitas burner mengikuti perubahan tekanan uap atau temperatur proses. Pengaturan dapat menggunakan pressure transmitter, temperature transmitter, PLC, dan servomotor burner.

Manfaat otomatisasi meliputi:

  • Tekanan uap lebih stabil
  • Temperatur proses lebih terkendali
  • Burner tidak terlalu sering hidup dan mati
  • Konsumsi bahan bakar lebih terkendali
  • Pengoperasian lebih mudah
  • Alarm tercatat dengan baik
  • Risiko kesalahan operator berkurang

Kajian Keselamatan Sebelum Modifikasi

Setiap modifikasi boiler dan burner harus mempertimbangkan tekanan serta temperatur desain, kapasitas ruang bakar, luas perpindahan panas, jenis bahan bakar, kemampuan gas train, sistem kelistrikan, dan kapasitas cerobong.

Peningkatan kapasitas burner tidak otomatis meningkatkan kapasitas produksi uap boiler. Burner yang terlalu besar dapat menyebabkan overheating, temperatur gas buang tinggi, kerusakan refractory, pembakaran tidak stabil, dan peningkatan risiko keselamatan.

Oleh karena itu, PT Indira Mitra Boiler melakukan pemeriksaan teknis sebelum memberikan rekomendasi rekondisi atau modifikasi. Setelah pekerjaan selesai, sistem perlu melalui pemeriksaan, pengujian interlock, test commissioning, dan pencatatan parameter operasi untuk memastikan unit dapat digunakan dengan aman dan stabil.

After Sales untuk Berbagai Peralatan Industri

Layanan teknis PT Indira Mitra Boiler mencakup:

  • Steam boiler
  • Vertical water tube boiler
  • Fire tube boiler
  • Once-through boiler
  • Thermal oil heater
  • Hot water boiler
  • Electric boiler
  • Industrial burner
  • Gas burner
  • Light-oil burner
  • Dual-fuel burner
  • Pompa dan sistem air umpan
  • Panel kontrol boiler
  • Sistem perpipaan
  • Chimney dan economizer

Cakupan pekerjaan disesuaikan dengan hasil survei, kondisi unit, lokasi proyek, dan kebutuhan produksi pelanggan.

Mengapa Memilih PT Indira Mitra Boiler?

PT Indira Mitra Boiler mempunyai pengalaman dalam pengadaan, pemasangan, perbaikan, dan pemeliharaan sistem boiler serta burner untuk berbagai kebutuhan industri.

Pelanggan mendapatkan dukungan berupa konsultasi teknis, pemeriksaan lapangan, rekomendasi perbaikan, penyediaan spare part, test commissioning, dan pelatihan operator. Setiap penanganan diarahkan untuk menjaga keselamatan, keandalan, dan efisiensi sistem.

Hubungi PT Indira Mitra Boiler

Untuk kebutuhan after sales boiler, preventive maintenance, troubleshooting, spare part, pemasangan burner, atau test commissioning, hubungi PT Indira Mitra Boiler.

Agar analisis lebih cepat, siapkan data berikut:

  • Nama dan tipe peralatan
  • Kapasitas boiler atau burner
  • Jenis bahan bakar
  • Tekanan atau temperatur kerja
  • Foto nameplate
  • Foto dan video kondisi unit
  • Kode alarm
  • Lokasi proyek
  • Riwayat gangguan

Tim PT Indira Mitra Boiler akan mempelajari data tersebut dan memberikan rekomendasi penanganan sesuai kondisi peralatan.

Konsultasi dan Layanan Boiler Vertikal

PT Indira Mitra Boiler melayani pengadaan Steam Boiler Vertical 750 kg/jam, penyediaan spare part, pemasangan, perawatan, perbaikan, combustion setting, dan test commissioning.

Untuk kebutuhan unit baru maupun konsultasi troubleshooting, silakan hubungi tim pemasaran kami. Sertakan informasi mengenai kapasitas uap, tekanan kerja, jenis bahan bakar, jam operasi, dan aplikasi penggunaan agar kami dapat memberikan rekomendasi yang tepat.

Workshop
Kawasan Pergudangan Laksana Business Park, Jalan Laksana 6 Blok F 09, Desa laksana Kec. Pakuhaji, Kab. Tangerang, Banten- 15570

PT Indira Mitra Boiler
Ratman Bejo
☎️081388666204

My Website
https://indira.co.id

Email: info@indira.co.id
Email: idmratman@gmail.com

https://www.youtube.com/@Ratman_Bejo/videos

JAM BUKA KERJA
Informasi Kantor
Senin-Jumaat : 08:00 -17:00 WIB
Informasi Personal
Senin-Minggu : 06:00 -22:00 WIB

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top