Jual Plate Boiler Berkualitas Tinggi | Supplier & Distributor Resmi Indonesia

Plate Boiler Berkualitas Tinggi – PT INDIRA MITRA BOILER

 

 Apa Itu Plate Boiler?

Plate Boiler adalah pelat baja (boiler steel plate) yang dirancang khusus untuk pembuatan peralatan bertekanan seperti steam boiler, pressure vessel, heat exchanger, thermal oil heater, economizer, steam drum, hingga tangki bertekanan. Material ini diproduksi dengan standar internasional seperti ASTM, ASME, EN, dan JIS sehingga memiliki kekuatan mekanik tinggi, ketahanan terhadap temperatur tinggi, serta kemampuan pengelasan (weldability) yang sangat baik.

Berbeda dengan pelat baja struktural biasa, Plate Boiler memiliki komposisi kimia dan sifat mekanik yang telah dioptimalkan agar mampu bekerja secara aman pada tekanan dan temperatur tinggi dalam jangka waktu panjang. Oleh karena itu, material ini banyak digunakan pada industri minyak dan gas, petrokimia, pembangkit listrik, makanan dan minuman, tekstil, farmasi, pulp dan kertas, hingga industri kelapa sawit.

Plate Boiler ASTM A516 Grade 70 berkualitas tinggi untuk fabrikasi Steam Boiler, Pressure Vessel, Thermal Oil Heater, Heat Exchanger, dan tangki bertekanan oleh PT Indira Mitra Boiler.
Plate Boiler ASTM A516 Grade 70 berkualitas tinggi untuk Steam Boiler, Pressure Vessel, Thermal Oil Heater, Heat Exchanger, dan berbagai aplikasi industri.

 

Plate Boiler ASTM A516 Grade 70 tersedia dalam berbagai ketebalan mulai 6 mm hingga 100 mm untuk kebutuhan fabrikasi steam boiler, pressure vessel, thermal oil heater, heat exchanger, dan tangki industri. PT Indira Mitra Boiler menyediakan material berkualitas dengan sertifikat material (Mill Test Certificate/MTC).[/caption]

Pengertian Plate Boiler

Plate Boiler merupakan pelat baja karbon atau baja paduan (alloy steel plate) yang diproduksi secara khusus untuk aplikasi bejana tekan (pressure vessel) dan boiler. Material ini harus memenuhi persyaratan standar internasional mengenai komposisi kimia, kekuatan tarik, kekuatan luluh, ketangguhan impak, serta kualitas permukaan.

Beberapa standar material Plate Boiler yang paling banyak digunakan antara lain:

  • ASTM A516 Grade 60
  • ASTM A516 Grade 70
  • ASTM A387 Grade 11
  • ASTM A387 Grade 22
  • ASME SA516
  • ASME SA387
  • EN 10028 P265GH
  • EN 10028 P355GH
  • JIS SB410
  • JIS SB450

Setiap jenis material memiliki karakteristik yang berbeda sesuai dengan tekanan kerja, temperatur operasi, serta lingkungan proses yang akan dihadapi.

Fungsi Plate Boiler

Plate Boiler berfungsi sebagai material utama pembentuk peralatan yang bekerja pada tekanan dan temperatur tinggi. Material ini mampu menahan tekanan internal, perubahan temperatur, beban mekanis, serta siklus pemanasan dan pendinginan yang terjadi selama proses operasi.

Fungsi utama Plate Boiler meliputi:

  • Material utama pembuatan Steam Boiler.
  • Fabrikasi Pressure Vessel.
  • Pembuatan Thermal Oil Heater.
  • Material Heat Exchanger.
  • Pembuatan Steam Drum dan Mud Drum.
  • Fabrikasi Economizer Boiler.
  • Air Receiver Tank.
  • Separator Vessel.
  • Storage Tank bertekanan.
  • Reactor Vessel industri.

Kemampuan menahan tekanan tinggi menjadikan Plate Boiler sebagai material yang memenuhi persyaratan keselamatan pada berbagai aplikasi industri.

Mengapa Plate Boiler Digunakan pada Pressure Vessel

Pressure Vessel bekerja pada kondisi operasi yang jauh lebih berat dibandingkan konstruksi baja biasa. Oleh karena itu, material yang digunakan harus memiliki kekuatan tinggi, ketahanan terhadap deformasi, serta umur pakai yang panjang.

Plate Boiler dipilih karena memiliki berbagai keunggulan, antara lain:

  • Memiliki Yield Strength yang tinggi sehingga mampu menahan tekanan internal.
  • Tensile Strength tinggi untuk mengurangi risiko kegagalan material.
  • Ketahanan terhadap temperatur tinggi hingga ratusan derajat Celsius tergantung jenis material.
  • Ketangguhan (Toughness) yang baik sehingga tidak mudah retak akibat beban dinamis.
  • Memiliki weldability yang sangat baik sehingga memudahkan proses fabrikasi.
  • Tahan terhadap thermal cycling atau perubahan temperatur berulang.
  • Memenuhi persyaratan desain kode ASME Boiler and Pressure Vessel Code.

Dengan karakteristik tersebut, Plate Boiler menjadi pilihan utama dalam pembuatan boiler, pressure vessel, heat exchanger, dan berbagai peralatan proses industri.

Standar Material Plate Boiler

Plate Boiler diproduksi berdasarkan standar internasional untuk memastikan kualitas, keamanan, dan konsistensi performa pada berbagai aplikasi industri.

Standar yang paling umum digunakan meliputi:

ASTM A516

Material baja karbon untuk pressure vessel dengan kemampuan las yang sangat baik dan banyak digunakan pada steam boiler, tangki bertekanan, serta heat exchanger.

ASTM A387

Baja paduan Chromium-Molybdenum (Cr-Mo) yang dirancang untuk aplikasi temperatur tinggi seperti thermal oil heater, furnace, boiler bertekanan tinggi, dan reaktor proses.

ASME SA516

Merupakan adopsi standar ASTM A516 yang digunakan dalam konstruksi boiler dan pressure vessel sesuai ketentuan ASME Boiler and Pressure Vessel Code.

ASME SA387

Digunakan pada pressure vessel temperatur tinggi yang membutuhkan ketahanan terhadap creep, oksidasi, dan tekanan tinggi dalam jangka panjang.

EN 10028

Standar Eropa untuk pressure vessel steel plate yang banyak digunakan pada proyek industri internasional.

JIS SB410 dan SB450

Standar Jepang yang umum digunakan pada industri manufaktur, pembangkit listrik, boiler, dan pressure vessel dengan kualitas material yang konsisten.

Pemilihan standar material harus disesuaikan dengan tekanan desain, temperatur operasi, jenis fluida proses, serta persyaratan kode desain yang digunakan pada proyek agar peralatan dapat beroperasi secara aman, andal, dan memiliki umur layanan yang panjang.

Komposisi Kimia Plate Boiler

Komposisi kimia merupakan faktor utama yang menentukan kualitas, kekuatan mekanik, kemampuan pengelasan (weldability), ketahanan terhadap temperatur tinggi, tekanan, korosi, hingga umur pakai sebuah plate boiler. Setiap standar internasional seperti ASTM, ASME, JIS, maupun EN memiliki batas kandungan unsur kimia yang berbeda sesuai dengan tujuan penggunaannya.

Pada industri manufaktur boiler, material plate harus memenuhi persyaratan standar internasional agar mampu bekerja secara aman pada kondisi operasi tekanan tinggi dan temperatur tinggi selama puluhan tahun. Oleh karena itu, pemilihan grade plate tidak hanya mempertimbangkan harga, tetapi juga sifat mekanik, kemampuan fabrikasi, ketahanan terhadap thermal stress, serta kesesuaian dengan kode desain seperti ASME Section I, ASME Section VIII, dan EN 10028.

Jenis Plate Boiler yang Kami Jual Plate Boiler ASTM A516 Grade 60

ASTM A516 Grade 60 merupakan material pressure vessel steel yang banyak digunakan untuk fabrikasi steam boiler bertekanan rendah hingga menengah. Material ini menawarkan kombinasi kekuatan mekanik yang baik, kemudahan pengelasan (weldability), serta harga yang ekonomis sehingga banyak dipilih untuk shell boiler, drum boiler, economizer, pressure tank, dan heat exchanger.

Karakteristik utama:

  • Yield Strength sekitar 220 MPa
  • Tensile Strength 415–550 MPa
  • Sangat mudah dilas
  • Cocok untuk temperatur menengah
  • Banyak tersedia dalam berbagai ketebalan

Aplikasi:

  • Steam Boiler
  • Hot Water Boiler
  • Pressure Vessel
  • Air Receiver Tank
  • Storage Tank Bertekanan

Plate Boiler ASTM A516 Grade 70

ASTM A516 Grade 70 merupakan grade paling populer di dunia untuk fabrikasi boiler dan pressure vessel. Material ini mempunyai kekuatan tarik lebih tinggi dibanding Grade 60 sehingga mampu bekerja pada tekanan yang lebih besar dengan faktor keamanan yang tinggi.

Keunggulan:

  • Kekuatan tarik tinggi
  • Ketahanan fatigue lebih baik
  • Weldability sangat baik
  • Banyak dipakai pada ASME Boiler
  • Umur pakai panjang

Aplikasi:

  • Steam Boiler Industri
  • Thermal Oil Heater
  • Pressure Vessel
  • Separator Vessel
  • Boiler Drum

Plate Boiler ASTM A387 Grade 11

ASTM A387 Grade 11 merupakan Chromium-Molybdenum Alloy Steel yang dirancang untuk temperatur tinggi.

Komposisi Cr-Mo meningkatkan:

  • ketahanan creep
  • ketahanan oksidasi
  • ketahanan temperatur tinggi

Aplikasi:

  • Superheater
  • Steam Header
  • High Temperature Pressure Vessel
  • Thermal Oil Heater

Plate Boiler ASTM A387 Grade 22

Grade 22 memiliki kandungan Chromium dan Molybdenum lebih tinggi dibanding Grade 11 sehingga digunakan pada aplikasi temperatur yang jauh lebih tinggi.

Keunggulan:

  • Sangat tahan creep
  • Tahan thermal fatigue
  • Tahan tekanan tinggi
  • Umur operasi panjang

Aplikasi:

  • Petrochemical Plant
  • Power Plant
  • High Pressure Boiler
  • Refinery Heater

Plate Boiler ASTM A285 Grade C

ASTM A285 Grade C merupakan carbon steel plate yang digunakan untuk pressure vessel dengan tekanan rendah hingga sedang.

Karakteristik:

  • Harga ekonomis
  • Mudah dibentuk
  • Mudah dilas
  • Cocok untuk tangki dan boiler kecil

Aplikasi:

  • Low Pressure Boiler
  • Feed Water Tank
  • Storage Tank
  • Condensate Tank

Plate Boiler EN 10028 P265GH

EN 10028 P265GH merupakan pressure vessel steel standar Eropa yang banyak digunakan pada boiler, heat exchanger, dan pressure vessel.

Keunggulan:

  • Weldability tinggi
  • Toughness baik
  • Sertifikasi EN
  • Digunakan secara luas di industri Eropa

Plate Boiler EN 10028 P355GH

P355GH mempunyai kekuatan lebih tinggi dibanding P265GH sehingga cocok untuk tekanan yang lebih besar.

Aplikasi:

  • Steam Drum
  • Boiler Shell
  • Reactor Vessel
  • High Pressure Tank

Plate Boiler JIS SB410

JIS SB410 merupakan boiler steel plate berdasarkan standar Jepang.

Karakteristik:

  • Kualitas stabil
  • Permukaan halus
  • Sangat baik untuk fabrikasi boiler Jepang

Aplikasi:

  • Boiler Industri
  • Pressure Vessel
  • Heat Exchanger

Plate Boiler JIS SB450

SB450 memiliki kekuatan lebih tinggi dibanding SB410 sehingga banyak digunakan pada boiler tekanan tinggi.

Keunggulan:

  • Tensile Strength lebih tinggi
  • Ketahanan tekanan baik
  • Umur pakai panjang

Aplikasi:

  • High Pressure Boiler
  • Steam Drum
  • Boiler Tube Sheet

Material Plate Boiler Berdasarkan Standar Internasional.

ASTM

ASTM (American Society for Testing and Materials) merupakan standar material yang paling banyak digunakan dalam industri boiler dan pressure vessel. Standar ini mengatur komposisi kimia, sifat mekanik, proses pengujian, toleransi dimensi, hingga persyaratan kualitas sehingga material memiliki performa yang konsisten.

Contoh material ASTM yang umum digunakan:

  • ASTM A516 Grade 60
  • ASTM A516 Grade 70
  • ASTM A285 Grade C
  • ASTM A387 Grade 11
  • ASTM A387 Grade 22

Keunggulan standar ASTM:

  • Digunakan secara global
  • Mudah memperoleh sertifikat material
  • Mendukung fabrikasi sesuai kode ASME
  • Ketersediaan material sangat luas

ASME SA

Standar ASME SA merupakan adopsi material ASTM yang digunakan khusus dalam konstruksi boiler dan pressure vessel sesuai kode ASME Section II.

Contoh:

  • SA-516 Grade 70
  • SA-285 Grade C
  • SA-387 Grade 22

Material dengan kode SA umumnya digunakan untuk proyek yang membutuhkan sertifikasi ASME dan inspeksi pihak ketiga.

EN 10028

EN 10028 adalah standar Eropa untuk pressure vessel steel plate yang banyak diaplikasikan pada industri energi, kimia, makanan, farmasi, dan manufaktur.

Material populer:

  • P265GH
  • P295GH
  • P355GH
  • 16Mo3

Keunggulan:

  • Toughness tinggi
  • Weldability sangat baik
  • Sesuai dengan regulasi industri Uni Eropa

JIS

JIS (Japanese Industrial Standards) merupakan standar material yang banyak digunakan pada boiler dan pressure vessel buatan Jepang.

Contoh grade:

  • SB410
  • SB450
  • SB480

Karakteristik:

  • Presisi dimensi tinggi
  • Kualitas permukaan sangat baik
  • Cocok untuk proyek dengan spesifikasi Jepang

DIN

DIN (Deutsches Institut für Normung) adalah standar Jerman yang menjadi dasar banyak pengembangan standar Eropa modern.

Material yang masih sering dijumpai antara lain:

  • HII
  • 17Mn4
  • 13CrMo44

Meskipun sebagian besar telah digantikan oleh EN 10028, material DIN masih banyak digunakan pada proyek revamping, retrofit, dan penggantian komponen boiler lama.

Spesifikasi Plate Boiler

Ketebalan Plate Boiler

Plate boiler tersedia dalam berbagai ketebalan untuk memenuhi kebutuhan desain tekanan dan temperatur operasi.

Rentang ketebalan yang umum tersedia:

KetebalanAplikasi
6–12 mmTangki dan boiler kecil
14–25 mmSteam boiler standar
28–40 mmPressure vessel
45–80 mmBoiler tekanan tinggi
90–150 mmHeavy pressure vessel

Lebar Plate Boiler

Lebar plate memengaruhi efisiensi proses fabrikasi karena menentukan jumlah sambungan las yang diperlukan.

Ukuran umum:

  • 1.500 mm
  • 2.000 mm
  • 2.500 mm
  • 3.000 mm

Lebar yang lebih besar dapat mengurangi jumlah joint welding sehingga meningkatkan efisiensi produksi.

Panjang Plate Boiler

Panjang standar yang banyak tersedia di pasaran meliputi:

  • 6.000 mm
  • 9.000 mm
  • 10.000 mm
  • 12.000 mm

Untuk proyek khusus, beberapa pabrikan juga menyediakan panjang sesuai pesanan (custom length).

Berat Plate Boiler

Berat plate ditentukan oleh dimensi dan massa jenis baja karbon sekitar 7.850 kg/m³.

Rumus perhitungan:

Berat (kg) = Panjang (m) × Lebar (m) × Tebal (m) × 7.850

Contoh:

  • Tebal: 20 mm (0,02 m)
  • Lebar: 2 m
  • Panjang: 6 m

Berat = 6 × 2 × 0,02 × 7.850 = 1.884 kg

Perhitungan ini penting untuk menentukan kebutuhan alat angkat, transportasi, dan estimasi biaya logistik.

Toleransi Dimensi

Toleransi dimensi memastikan plate boiler memenuhi spesifikasi desain dan dapat diproses dengan aman selama fabrikasi.

Parameter yang dikontrol meliputi:

  • Toleransi ketebalan
  • Toleransi lebar
  • Toleransi panjang
  • Flatness (kerataan)
  • Edge camber
  • Squareness
  • Surface quality

Seluruh toleransi mengacu pada standar internasional seperti ASTM, ASME, EN 10028, atau JIS sehingga material yang diterima memiliki kualitas dan konsistensi yang sesuai untuk aplikasi boiler serta pressure vessel.

Komposisi Kimia ASTM A516 Grade 60, Grade 65, dan Grade 70

ASTM A516 merupakan material carbon steel pressure vessel plate yang paling banyak digunakan untuk pembuatan steam boiler, hot water boiler, deaerator, pressure vessel, economizer, hingga thermal oil heater. Perbedaan utama Grade 60, Grade 65, dan Grade 70 terletak pada kekuatan tarik (tensile strength) dan yield strength, sedangkan komposisi kimianya relatif serupa dengan sedikit perbedaan pada kandungan karbon.

UnsurGrade 60 (%)Grade 65 (%)Grade 70 (%)Fungsi Utama
Carbon (C)≤ 0.21≤ 0.24≤ 0.27Meningkatkan kekuatan tarik dan kekerasan.
Manganese (Mn)0.60–1.200.85–1.200.85–1.20Meningkatkan kekuatan dan weldability.
Silicon (Si)0.13–0.450.13–0.450.13–0.45Deoxidizer dan meningkatkan ketahanan panas.
Phosphorus (P)≤ 0.035≤ 0.035≤ 0.035Dibatasi agar tidak rapuh.
Sulfur (S)≤ 0.035≤ 0.035≤ 0.035Dikontrol untuk menjaga ketangguhan.

Komposisi Kimia ASTM A285 Grade C

ASTM A285 Grade C adalah carbon steel plate yang dirancang untuk pressure vessel bertekanan rendah hingga sedang. Material ini memiliki kemampuan pembentukan (formability) dan pengelasan yang sangat baik sehingga sering digunakan pada tangki, boiler tekanan rendah, dan bejana tekan sederhana.

UnsurKandungan (%)Fungsi
Carbon (C)≤ 0.28Memberikan kekuatan mekanik.
Manganese (Mn)0.79–1.30Meningkatkan toughness.
Silicon (Si)≤ 0.40Deoxidizer.
Phosphorus (P)≤ 0.035Dibatasi agar tidak getas.
Sulfur (S)≤ 0.035Menjaga kualitas las.

Komposisi Kimia ASTM A387 Grade 11

ASTM A387 Grade 11 merupakan chromium-molybdenum alloy steel yang digunakan pada pressure vessel dan boiler dengan temperatur tinggi. Kandungan Chromium meningkatkan ketahanan oksidasi, sedangkan Molybdenum meningkatkan kekuatan pada temperatur tinggi.

UnsurKandungan (%)
Carbon (C)0.05–0.17
Manganese (Mn)0.40–0.65
Silicon (Si)0.50–1.00
Chromium (Cr)1.00–1.50
Molybdenum (Mo)0.45–0.65
Phosphorus (P)≤0.035
Sulfur (S)≤0.035

Komposisi Kimia ASTM A387 Grade 22

ASTM A387 Grade 22 memiliki kandungan Chromium dan Molybdenum lebih tinggi dibanding Grade 11 sehingga mampu bekerja pada temperatur dan tekanan yang lebih tinggi. Material ini banyak digunakan pada refinery, petrochemical plant, thermal oil heater, heat exchanger, serta high pressure boiler.

UnsurKandungan (%)
Carbon (C)0.05–0.15
Manganese (Mn)0.30–0.60
Silicon (Si)≤0.50
Chromium (Cr)2.00–2.50
Molybdenum (Mo)0.90–1.10
Phosphorus (P)≤0.035
Sulfur (S)≤0.035

Komposisi Kimia JIS SB410

JIS SB410 adalah boiler steel plate menurut standar Jepang yang umum digunakan untuk steam boiler, economizer, pressure vessel, dan heat exchanger. Material ini memiliki kemampuan fabrikasi yang baik serta memenuhi persyaratan untuk pengelasan otomatis maupun manual.

UnsurKandungan (%)
Carbon (C)≤0.26
Manganese (Mn)0.60–1.20
Silicon (Si)0.15–0.35
Phosphorus (P)≤0.035
Sulfur (S)≤0.035

Komposisi Kimia EN P265GH

EN P265GH merupakan pressure vessel steel plate berdasarkan standar Eropa EN 10028-2 yang banyak digunakan pada boiler industri, pressure vessel, heat exchanger, steam drum, dan thermal oil heater. Material ini dikenal memiliki kombinasi kekuatan mekanik, kemampuan pengelasan, dan ketahanan terhadap temperatur sedang hingga tinggi.

UnsurKandungan (%)
Carbon (C)≤0.20
Manganese (Mn)0.80–1.40
Silicon (Si)≤0.40
Phosphorus (P)≤0.025
Sulfur (S)≤0.015

Fungsi Setiap Unsur Kimia pada Plate Boiler

Carbon (C)

Carbon merupakan unsur utama pada baja karbon yang berfungsi meningkatkan kekuatan tarik, kekerasan, dan ketahanan terhadap deformasi. Semakin tinggi kandungan karbon, semakin tinggi pula kekuatan material. Namun, peningkatan karbon juga mengurangi keuletan (ductility) dan kemampuan pengelasan (weldability). Oleh karena itu, material boiler umumnya menggunakan kadar karbon rendah hingga sedang agar tetap mudah dilas serta tahan terhadap retak akibat siklus pemanasan dan pendinginan.

Fungsi CarbonPengaruh
Kekuatan tarikMeningkat
KekerasanMeningkat
WeldabilityMenurun bila kadar terlalu tinggi
DuctilityMenurun bila kadar terlalu tinggi

Manganese (Mn)

Manganese berfungsi meningkatkan kekuatan, ketangguhan (toughness), serta kemampuan pengerasan baja. Unsur ini juga membantu mengikat sulfur menjadi mangan sulfida (MnS), sehingga mengurangi risiko retak panas saat proses pengelasan. Pada pressure vessel plate, mangan berperan penting dalam menjaga keseimbangan antara kekuatan mekanik dan kemudahan fabrikasi.

Fungsi ManganeseManfaat
Meningkatkan kekuatanYa
Meningkatkan toughnessYa
Memperbaiki weldabilityYa
Mengikat sulfurMembentuk MnS

Silicon (Si)

Silicon berfungsi sebagai deoxidizer selama proses pembuatan baja dengan mengurangi kandungan oksigen terlarut dalam logam cair. Selain itu, silicon meningkatkan kekuatan pada temperatur tinggi dan membantu memperbaiki ketahanan terhadap oksidasi ringan. Kandungan silicon pada plate boiler umumnya dijaga dalam batas tertentu agar tidak mengurangi keuletan material.

Phosphorus (P)

Phosphorus merupakan unsur pengotor yang harus dibatasi. Dalam jumlah kecil, fosfor dapat meningkatkan kekuatan tarik, tetapi kandungan yang terlalu tinggi menyebabkan baja menjadi getas (embrittlement), terutama pada temperatur rendah. Oleh karena itu, standar plate boiler menetapkan batas maksimum phosphorus yang sangat rendah untuk menjaga keamanan operasi pressure vessel.

Sulfur (S)

Sulfur juga termasuk unsur yang harus dikendalikan. Kandungan sulfur yang tinggi dapat menyebabkan hot shortness, yaitu kecenderungan baja retak saat diproses pada temperatur tinggi. Dengan bantuan mangan, sulfur akan membentuk mangan sulfida (MnS) sehingga dampaknya terhadap sifat mekanik dapat diminimalkan.

Chromium (Cr)

Chromium (Cr) merupakan salah satu unsur paduan (alloying element) terpenting pada baja tahan panas (heat resistant steel) dan baja untuk bejana tekan temperatur tinggi seperti ASTM A387 Grade 11, ASTM A387 Grade 22, hingga ASTM A387 Grade 91. Penambahan Chromium bertujuan untuk meningkatkan ketahanan material terhadap oksidasi, korosi temperatur tinggi, keausan, serta deformasi akibat operasi jangka panjang pada kondisi panas.

Pada temperatur tinggi, permukaan baja akan bereaksi dengan oksigen membentuk lapisan oksida. Baja karbon biasa menghasilkan lapisan oksida yang mudah retak dan terkelupas sehingga proses oksidasi terus berlanjut hingga mengurangi ketebalan material. Sebaliknya, Chromium membentuk lapisan Chromium Oxide (Cr₂O₃) yang sangat tipis, padat, stabil, dan melekat kuat pada permukaan baja. Lapisan pasif ini berfungsi sebagai pelindung alami yang menghambat difusi oksigen ke dalam material sehingga laju oksidasi menjadi jauh lebih rendah.

Semakin tinggi kandungan Chromium, maka semakin baik kemampuan material dalam mempertahankan kekuatan mekanik pada temperatur tinggi, meningkatkan ketahanan terhadap korosi akibat gas pembakaran, sulfur, maupun lingkungan yang mengandung uap air panas. Oleh karena itu, baja Chromium-Molybdenum banyak digunakan pada boiler tekanan tinggi, superheater, reheater, thermal oil heater, pressure vessel, heat exchanger, furnace, refinery, hingga industri petrokimia.

Fungsi Chromium pada Boiler Plate

  • Meningkatkan ketahanan terhadap oksidasi pada temperatur tinggi.
  • Membentuk lapisan pelindung Chromium Oxide (Cr₂O₃).
  • Meningkatkan ketahanan korosi akibat gas pembakaran.
  • Meningkatkan kekuatan mekanik pada temperatur tinggi.
  • Meningkatkan ketahanan terhadap thermal fatigue.
  • Meningkatkan ketahanan terhadap creep pada operasi jangka panjang.
  • Mengurangi laju scaling (pengelupasan oksida).
  • Meningkatkan umur pakai boiler dan pressure vessel.

Pengaruh Kandungan Chromium

Kandungan ChromiumKarakteristik Material
0%Baja karbon biasa, ketahanan panas rendah.
0,5%Mulai meningkatkan ketahanan aus dan kekuatan.
1–2,5%Ketahanan oksidasi meningkat, cocok untuk boiler temperatur tinggi.
5%Sangat baik terhadap oksidasi dan korosi temperatur tinggi.
9–12%Digunakan pada boiler supercritical dan pembangkit listrik.
>12%Masuk kategori stainless steel dengan ketahanan korosi sangat tinggi.

Contoh Kandungan Chromium pada ASTM A387

GradeChromium (%)Aplikasi
ASTM A387 Grade 111,0 – 1,5Steam Boiler, Thermal Oil Heater
ASTM A387 Grade 222,0 – 2,5Pressure Vessel Suhu Tinggi
ASTM A387 Grade 918,0 – 9,5Superheater, PLTU Supercritical

Keunggulan Chromium pada Material Boiler

Penggunaan Chromium memberikan manfaat yang signifikan terhadap keandalan dan umur pakai boiler. Material dengan kandungan Chromium mampu mempertahankan sifat mekaniknya pada temperatur tinggi dalam waktu lama, sehingga risiko deformasi, retak akibat panas (thermal fatigue), oksidasi, dan korosi dapat dikurangi. Meskipun harga material Chromium-Molybdenum lebih tinggi dibandingkan baja karbon biasa, biaya siklus hidup (Life Cycle Cost) umumnya lebih rendah karena frekuensi perawatan dan penggantian komponen menjadi lebih sedikit.

Pengaruh ChromiumHasil
Oxidation resistanceSangat meningkat
Heat resistanceMeningkat
Corrosion resistanceMeningkat
High-temperature strengthMeningkat

Molybdenum (Mo)

Molybdenum meningkatkan kekuatan material pada temperatur tinggi, ketahanan terhadap creep, serta stabilitas struktur mikro selama operasi jangka panjang. Oleh karena itu, baja Cr-Mo seperti ASTM A387 Grade 11 dan Grade 22 banyak digunakan pada boiler tekanan tinggi, thermal oil heater, heat exchanger, dan reaktor petrokimia.

Nickel (Ni)

Nickel digunakan pada beberapa baja paduan untuk meningkatkan ketangguhan (toughness), ketahanan terhadap retak, dan ketahanan korosi, terutama pada temperatur rendah maupun kondisi siklus termal. Walaupun tidak terdapat dalam jumlah signifikan pada plate carbon steel standar seperti ASTM A516 atau ASTM A285, penambahan nickel pada baja paduan khusus dapat meningkatkan umur pakai pressure vessel yang bekerja pada kondisi ekstrem.

UnsurFungsi UtamaDampak Terhadap Plate Boiler
Carbon (C)Meningkatkan kekuatan dan kekerasanMenentukan strength dan weldability
Manganese (Mn)Meningkatkan toughness dan kekuatanMemperbaiki sifat mekanik serta pengelasan
Silicon (Si)DeoxidizerMeningkatkan kualitas baja
Phosphorus (P)Harus dibatasiMencegah embrittlement
Sulfur (S)Harus dibatasiMencegah hot cracking
Chromium (Cr)Ketahanan panas dan korosiDigunakan pada baja Cr-Mo
Molybdenum (Mo)Creep resistanceMeningkatkan kekuatan temperatur tinggi
Nickel (Ni)Toughness dan corrosion resistanceDigunakan pada alloy steel khusus

&


Perbandingan Seluruh Plate Boiler

Setiap jenis plate boiler memiliki karakteristik mekanik, kemampuan menahan temperatur, ketahanan korosi, serta aplikasi yang berbeda. Pemilihan grade material harus disesuaikan dengan tekanan kerja, temperatur operasi, jenis fluida, standar desain (ASME, ASTM, JIS, EN), serta umur pakai yang diharapkan. Menggunakan material yang sesuai akan meningkatkan faktor keselamatan, memperpanjang umur boiler, serta mengurangi biaya perawatan jangka panjang.

 

Material

Yield Strength (MPa)

Tensile Strength (MPa)

Suhu Maksimum

Ketahanan Panas

Ketahanan Korosi

Kemampuan Las

Aplikasi Utama

ASTM A285 Grade C205380–515400°CBaikSedangSangat BaikLow Pressure Vessel, Tangki, Boiler Tekanan Rendah
ASTM A516 Grade 60220415–550450°CSangat BaikBaikSangat BaikSteam Boiler, Pressure Vessel
ASTM A516 Grade 65240450–585450°CSangat BaikBaikSangat BaikSteam Boiler, Steam Drum
ASTM A516 Grade 70260485–620450°CSangat BaikBaikSangat BaikSteam Boiler, Pressure Vessel, Heat Exchanger
ASTM A387 Grade 11310515–690550°CExcellentBaikBaikThermal Oil Heater, Refinery
ASTM A387 Grade 22310515–690600°CExcellentSangat BaikBaikPetrokimia, Boiler Suhu Tinggi
JIS G3103 SB410225410–550450°CBaikBaikSangat BaikPressure Vessel Jepang
JIS G3103 SB450245450–590500°CSangat BaikBaikSangat BaikSteam Drum, Shell Boiler
EN10028 P265GH265410–530450°CBaikBaikSangat BaikPressure Vessel Eropa
EN10028 P355GH355490–630500°CSangat BaikSangat BaikSangat BaikSteam Boiler, Heat Exchanger

Toleransi Dimensi Plate Boiler

Setiap plate boiler diproduksi dengan toleransi dimensi tertentu sesuai standar ASTM A20, EN10029, atau JIS G3193. Toleransi ini mencakup ketebalan, lebar, panjang, kerataan (flatness), dan kesikuan (squareness). Pengendalian toleransi sangat penting agar proses rolling, fit-up, dan pengelasan pada fabrikasi boiler dapat berjalan dengan baik tanpa memerlukan banyak pekerjaan rework.

ParameterToleransi Umum
Ketebalan±0,3 hingga ±1,5 mm
Lebar±5 mm
Panjang±10 mm
FlatnessSesuai ASTM A20 / EN10029
SquarenessSesuai Standar Pabrik

Berat Plate Boiler

Mengetahui berat plate boiler sangat penting untuk menghitung kebutuhan material, biaya pembelian, kapasitas alat angkat (lifting equipment), biaya pengiriman, hingga estimasi biaya fabrikasi. Berat plate dihitung berdasarkan volume material dikalikan dengan massa jenis baja karbon, yaitu sekitar 7,85 ton/m³ atau 7.850 kg/m³.

Rumus Berat Plate Boiler

Berat (kg) = Tebal (mm) × Lebar (m) × Panjang (m) × 7,85

Rumus di atas berlaku untuk baja karbon dengan densitas rata-rata 7,85 g/cm³. Jika menggunakan material alloy atau stainless steel, faktor densitas dapat sedikit berbeda sehingga hasil perhitungan juga akan berubah.


Contoh Perhitungan Berat Plate Boiler

Contoh 1

  • Ketebalan : 10 mm
  • Lebar : 2 meter
  • Panjang : 6 meter

Berat = 10 × 2 × 6 × 7,85 = 942 kg


Contoh 2

  • Ketebalan : 20 mm
  • Lebar : 2,5 meter
  • Panjang : 12 meter

Berat = 20 × 2,5 × 12 × 7,85 = 4.710 kg


Tabel Berat Plate Boiler Standar (Ukuran 2 m × 6 m)

KetebalanBerat (kg/lembar)
6 mm565 kg
8 mm754 kg
10 mm942 kg
12 mm1.130 kg
16 mm1.507 kg
20 mm1.884 kg
25 mm2.355 kg
32 mm3.014 kg
40 mm3.768 kg
50 mm4.710 kg
60 mm5.652 kg
75 mm7.065 kg
100 mm9.420 kg
120 mm11.304 kg
150 mm14.130 kg
200 mm18.840 kg

Dalam praktik fabrikasi boiler, berat aktual dapat sedikit berbeda akibat toleransi ketebalan, ukuran pemotongan, bevel, lubang nozzle, atau proses machining. Oleh karena itu, perhitungan berat biasanya digunakan sebagai estimasi awal dalam penyusunan Bill of Material (BOM), perencanaan logistik, dan penawaran harga proyek.


FAQ Plate Boiler

Berikut adalah pertanyaan yang paling sering diajukan mengenai plate boiler, mulai dari pemilihan material, standar internasional, aplikasi, sertifikasi, hingga proses pembelian. Informasi ini diharapkan dapat membantu engineer, kontraktor, EPC, maupun pemilik industri dalam memilih material boiler yang tepat sesuai kebutuhan proyek.


1. Apa itu plate boiler?

Plate boiler adalah plat baja khusus (boiler quality steel plate) yang dirancang untuk menahan tekanan tinggi, temperatur tinggi, dan pembebanan jangka panjang pada steam boiler, pressure vessel, heat exchanger, serta berbagai peralatan bertekanan.


2. Apa perbedaan plate boiler dengan plat baja biasa?

Plate boiler memiliki komposisi kimia, sifat mekanik, serta proses produksi yang memenuhi standar internasional seperti ASTM, ASME, JIS, dan EN. Plat baja biasa umumnya tidak dirancang untuk aplikasi bertekanan sehingga tidak memiliki jaminan kekuatan maupun ketahanan temperatur seperti boiler plate.


3. Mengapa ASTM A516 Grade 70 paling banyak digunakan?

ASTM A516 Grade 70 menawarkan kombinasi terbaik antara kekuatan tarik, ketangguhan, kemudahan pengelasan, ketahanan tekanan, dan harga yang ekonomis sehingga menjadi pilihan utama pada steam boiler dan pressure vessel.


4. Apa fungsi Mill Test Certificate (MTC)?

MTC merupakan sertifikat dari pabrik baja yang berisi data komposisi kimia, hasil uji mekanik, nomor heat, dimensi, dan identitas material sebagai bukti bahwa plate memenuhi standar yang dipersyaratkan.


5. Apakah plate boiler dapat digunakan untuk pressure vessel?

Ya. Plate boiler memang dirancang untuk pembuatan pressure vessel seperti steam drum, separator, air receiver tank, LPG tank, heat exchanger, dan berbagai bejana tekan lainnya.


6. Berapa temperatur kerja maksimum ASTM A387 Grade 22?

ASTM A387 Grade 22 umumnya digunakan hingga sekitar 600°C, tergantung kondisi operasi dan ketentuan desain sesuai standar ASME.


7. Apa perbedaan ASTM A516 dan ASTM A285?

ASTM A516 memiliki kekuatan tarik lebih tinggi dan lebih cocok untuk pressure vessel bertekanan tinggi, sedangkan ASTM A285 lebih ekonomis dan banyak digunakan pada tangki atau boiler tekanan rendah hingga menengah.


8. Apa itu normalizing pada plate boiler?

Normalizing adalah proses perlakuan panas untuk memperbaiki struktur mikro baja sehingga meningkatkan kekuatan, ketangguhan, dan keseragaman sifat mekanik.


9. Bagaimana cara menghitung berat plate boiler?

Rumus yang umum digunakan adalah:

Berat (kg) = Tebal (mm) × Lebar (m) × Panjang (m) × 7,85


10. Berapa umur pakai plate boiler?

Dengan desain, pengoperasian, dan perawatan yang baik, plate boiler dapat memiliki umur pakai lebih dari 20 hingga 30 tahun, bahkan lebih lama pada kondisi operasi yang sesuai.


11. Apakah tersedia jasa cutting sesuai gambar?

Ya. Kami melayani pemotongan plate menggunakan CNC Plasma Cutting, Oxy Cutting, maupun Waterjet sesuai gambar teknik dan kebutuhan proyek.


12. Apakah bisa melayani proyek EPC dan fabrikasi boiler?

Bisa. Kami melayani kebutuhan material untuk kontraktor EPC, perusahaan fabrikasi boiler, pressure vessel, thermal oil heater, heat exchanger, dan berbagai proyek industri.


13. Apakah tersedia sertifikat EN10204 3.1?

Ya. Material tertentu tersedia dengan sertifikat EN10204 Type 3.1 maupun Type 3.2 sesuai permintaan proyek.


14. Bagaimana cara memilih ketebalan plate boiler?

Ketebalan ditentukan berdasarkan tekanan desain, temperatur operasi, diameter shell, corrosion allowance, efisiensi sambungan las, dan perhitungan sesuai standar ASME.


15. Berapa lead time pengiriman?

Lead time tergantung jenis material, ukuran, jumlah pesanan, dan ketersediaan stok. Untuk material ready stock, pengiriman biasanya dapat dilakukan dalam beberapa hari kerja.


16. Apa fungsi plate boiler pada steam boiler?

Plate boiler digunakan sebagai material utama shell, furnace, steam drum, mud drum, end plate, tube sheet, dan komponen bertekanan lainnya.


17. Apakah plate boiler tahan terhadap temperatur tinggi?

Ya. Setiap grade memiliki batas temperatur kerja yang berbeda. Material alloy seperti ASTM A387 memiliki ketahanan temperatur lebih tinggi dibanding carbon steel biasa.


18. Apakah plate boiler mudah dilas?

Sebagian besar boiler plate memiliki weldability yang sangat baik apabila menggunakan prosedur pengelasan (WPS) yang sesuai.


19. Apa fungsi unsur karbon pada plate boiler?

Karbon meningkatkan kekuatan tarik dan kekerasan material, namun kadar karbon yang terlalu tinggi dapat menurunkan kemampuan pengelasan.


20. Apa fungsi unsur mangan?

Mangan meningkatkan kekuatan, ketangguhan, serta membantu mengurangi efek negatif sulfur pada baja.


21. Apa fungsi silicon pada boiler plate?

Silicon berfungsi sebagai deoxidizer dan membantu meningkatkan kekuatan material.


22. Mengapa sulfur harus dibatasi?

Kandungan sulfur yang tinggi dapat menyebabkan retak panas saat proses pengelasan.


23. Mengapa phosphorous harus rendah?

Phosphorous yang berlebihan dapat menyebabkan baja menjadi getas sehingga mengurangi ketangguhan material.


24. Apa itu ASME?

ASME adalah standar internasional yang mengatur desain, fabrikasi, inspeksi, dan pengujian boiler serta pressure vessel.


25. Apa itu ASTM?

ASTM merupakan organisasi yang menetapkan standar spesifikasi material, termasuk boiler plate.


26. Apa itu JIS G3103?

JIS G3103 adalah standar Jepang untuk baja pressure vessel.


27. Apa itu EN10028?

EN10028 merupakan standar Eropa untuk pressure vessel steel plate.


28. Apa itu ASTM A387?

ASTM A387 adalah baja paduan Chromium-Molybdenum yang dirancang untuk aplikasi temperatur tinggi.


29. Mengapa Chromium ditambahkan?

Chromium meningkatkan ketahanan terhadap oksidasi dan korosi pada temperatur tinggi.


30. Apa fungsi Molybdenum?

Molybdenum meningkatkan kekuatan pada temperatur tinggi serta ketahanan terhadap creep.


31. Apa itu creep resistance?

Creep resistance adalah kemampuan material mempertahankan bentuknya ketika menerima beban dalam waktu lama pada temperatur tinggi.


32. Apa itu impact test?

Impact test mengukur ketangguhan material terhadap beban kejut menggunakan metode Charpy V-Notch.


33. Apa itu tensile test?

Tensile test digunakan untuk mengetahui yield strength, tensile strength, dan elongation material.


34. Apa itu ultrasonic test?

Ultrasonic Test (UT) digunakan untuk mendeteksi cacat internal tanpa merusak material.


35. Apa itu radiographic test?

Radiographic Test (RT) menggunakan sinar-X atau gamma untuk memeriksa kualitas sambungan las.


36. Apa itu hydrotest?

Hydrotest adalah pengujian tekanan menggunakan air untuk memastikan boiler atau pressure vessel bebas kebocoran.


37. Apakah tersedia plate ukuran khusus?

Ya. Kami dapat menyediakan ukuran khusus sesuai kebutuhan proyek, tergantung ketersediaan dari pabrik.


38. Apakah bisa membeli dalam jumlah kecil?

Bisa. Kami melayani pembelian satu lembar maupun dalam jumlah besar untuk kebutuhan proyek.


39. Apakah tersedia jasa beveling?

Ya. Kami dapat menyediakan layanan beveling untuk mempermudah proses pengelasan.


40. Apakah tersedia jasa rolling plate?

Ya. Kami juga melayani rolling plate untuk fabrikasi shell boiler dan pressure vessel.


41. Apakah platecocok untuk thermal oil heater?

Ya. Grade tertentu seperti ASTM A387 sangat sesuai untuk thermal oil heater yang bekerja pada temperatur tinggi.


42. Bagaimana cara menyimpanNYA?

Simpan di tempat kering, terlindung dari hujan, dan gunakan penyangga agar tidak bersentuhan langsung dengan tanah.


43. Apakah tersedia material impor?

Ya. Kami dapat menyediakan material dari berbagai pabrikan internasional sesuai spesifikasi proyek.


44. Apakah tersedia material lokal?

Tersedia, tergantung grade material dan kebutuhan pelanggan.


45. Apakah semua material memiliki nomor heat?

Ya. Material bersertifikat selalu memiliki heat number yang dapat ditelusuri melalui MTC.


46. Apakah plate bisa digunakan untuk tangki?

Bisa, terutama untuk tangki bertekanan atau tangki yang memerlukan spesifikasi material tertentu.


47. Bagaimana cara memastikan material asli?

Periksa Mill Test Certificate, heat number, marking pada plate, dan lakukan Positive Material Identification (PMI) jika diperlukan.


48. Apakah harga  plate selalu sama?

Tidak. Harga dipengaruhi oleh grade material, ketebalan, ukuran, volume pembelian, kurs mata uang, dan kondisi pasar baja global.


49. Apakah tersedia layanan konsultasi teknis?

Ya. Tim kami siap membantu memilih grade material yang sesuai dengan spesifikasi desain dan kebutuhan aplikasi industri Anda.


50. Mengapa membeli  PT Indira Mitra Boiler?

Kami menyediakan boiler plate berkualitas tinggi dengan sertifikasi resmi, pilihan grade lengkap, harga kompetitif, dukungan teknis, layanan pemotongan sesuai gambar, serta pengiriman ke seluruh Indonesia untuk kebutuhan boiler, pressure vessel, dan proyek industri.

PT Indira Mitra Boiler
Industrial Heating System Specialist
Office:Emerald Residence Sepatan Ruko 8i, Kosambi Tangerang
Phone: (021) 352 95874
WhatsApp : +62 813-8866-6204 (Ratman Bejo)
Workshop : Tangerang – Indonesia
Website : www.indiramitraboiler.co.id
Website : www.burner.co.id
Email : info@indira.co.id | idmratman@gmail.com
YouTube : https://www.youtube.com/@Bejoburnerindonesia

Scroll to Top