Sight Glass Klinger Level Gauge

Jual Level Gauge Klinger

Lavel Guage Klinger 2

Sight glass level gauge klinger adalah alat pengukur cairan atau steam uap yang memiliki bahan dan kualitas yang terjamin, perusahaan kami pt indira mitra boiler selaku perusahaan fabrikasi boiler kami juga menyediakn instrumen dari pada mesin boiler kami salah satunya alat lavel guage klinger, disini klinger sudah teruji untuk fungsi dan kualitas barangnya dimana untuk mesin steam boiler sendiri memiliki air steam yang bertekanan tinggi dan temperatur tinggi.

Pengukur level refleks menawarkan keuntungan besar dalam hal pembelian dan biaya perawatan yang rendah serta terkait dengan pembacaan level yang mudah. Namun, mereka tidak dapat digunakan dalam kasus-kasus tertentu, misalnya ketika tingkat pemisahan antara dua cairan harus dibaca, ketika membedakan warna cairan diperlukan atau ketika uap air bertekanan tinggi harus diukur.

Alat pengukur seperti level Gauge Klinger itu digunakan eksklusif pada ketel uap. Dibuat dengan kuat, aman terhadap pecahan kaca Hingga 32 bar: Pengukur refleks Hingga 120 batang: Transparan, dilindungi mika pengukur Ketel uap lebih sering ditutup turun dan mulai naik dari yang lain bejana tekan.

Kaca harus tahan terhadap panas tekanan yang muncul, badan pengukur karena itu harus stabil dan kaku. Kita badan pengukur dirancang untuk memenuhi: kebutuhan gelas: gelas terletak antara penyegelan dan bantalan gasket dan kecuali untuk area penglihatan adalah benar-benar tertutup oleh logam. Ini adalah salah satu prasyarat untuk keselamatan pengukur kami dalam layanan: bahkan jika gelas pecah, itu tetap terjepit di kaca perumahan. Serpihan kaca tidak bisa meledak.

Pada ketel uap di mana tekanan tidak melebihi 32 bar, pengukur refleks adalah yang terbaik dan paling ekonomis
larutan. Pengukur transparan kami ditawarkan untuk rentang tekanan hingga 120 bar. Pengukur transparan pada ketel uap dilengkapi dengan iluminator untuk memastikan indikasi visual yang sempurna.

Instruksi saat bongkar

Klinger Lavel Guage reaflex

Lepaskan mur segi enam  dan angkat kepala kotak isian A bersama dengan pengukur S dari
ayam pengukur H.

● Lepaskan mur union  dan tarik kepala kotak isian A dari tabung ujung.
● Tempatkan pengukur S secara horizontal menghadap ke bawah – kendurkan baut pengencang .
● Dorong potongan baji  di sepanjang badan pengukur dan angkat ke atas.
● Angkat bagian tengah , kaca refleks  dan sambungan bantalan .
● Bersihkan dengan hati-hati permukaan segel penutup  dan bagian tengah . perakitan
● Masukkan sambungan bantalan baru ke dalam pelat penutup .
● Tempatkan kaca refleks baru di atas (alur menghadap ke bagian tengah) diikuti dengan penyegelan baru sambungan  dan bagian tengah (2).
● Masukkan potongan baji  dan dorong sepanjang bodi pengukur ke posisi yang benar.
● Kencangkan baut segi enam  hingga torsi maksimum 60 Nm, bekerja pada sisi yang berlawanan bergantian.

Instruksi untuk penyimpanan dan part list klinger

Sesuai dengan standar DIN 3230, lembar 1, pengukur harus disimpan di ruangan tertutup dengan atmosfer yang tidak agresif dan terlindung dari kelembaban dan kotoran. Suku cadang seperti kacamata, lengan kemasan, gasket, dll. harus disimpan di ruangan yang kering dan sejuk.

Part. Designation Material
1 Body Steel
2 Centre piece Steel
3 Wedge piece Steel
4 Tightening bolt Steel
5 End tube Steel
6 Reflex glass Special glass
7 Cushion joint K-Sil
8 Sealing joint G-SLS
9 Joint ring 8/14×0,5 mm Soft nickel

Material Komponen Level Gauge Klinger

Level gauge Klinger menggunakan material yang dipilih berdasarkan tekanan, temperatur, dan karakteristik fluida. Body tersedia dalam pilihan ASTM A105 atau AISI 316, sedangkan kaca menggunakan borosilicate glass yang tahan terhadap perubahan temperatur sesuai batas desainnya.

No.KomponenIstilah InggrisMaterial Versi ASTM A105Material Versi AISI 316
1Body level gaugeLevel gauge bodyASTM A105AISI 316
2Cover depanFront coverFe 430Fe 430
3Gasket penyekatSealing gasketKLINGERSIL®KLINGERSIL®
4Gasket bantalanCushion jointKLINGERSIL®KLINGERSIL®
5Kaca tipe ABorosilicate glassBorosilicateBorosilicate
6Baut pengikatBoltsGrade 8.8Grade 8.8
7Pelat berulirThreaded plateFe 430Fe 430

Level Gauge Body ASTM A105

ASTM A105 merupakan material carbon steel forging yang umum digunakan untuk komponen perpipaan dan pressure service. Material ini memiliki kekuatan mekanis yang baik serta dapat digunakan pada layanan air, steam, minyak, dan fluida lain yang kompatibel.

Penggunaannya tetap harus mempertimbangkan:

  • Tekanan dan temperatur desain
  • Corrosion allowance
  • Karakteristik fluida
  • Kondisi lingkungan
  • Standar serta kelas tekanan level gauge

Level Gauge Body AISI 316

AISI 316 stainless steel dapat dipilih ketika dibutuhkan ketahanan korosi yang lebih baik. Material ini sesuai untuk berbagai cairan proses, chemical tertentu, air, condensate, dan lingkungan industri yang membutuhkan perlindungan lebih tinggi terhadap korosi.

Namun, AISI 316 tidak otomatis sesuai untuk semua cairan kimia. Konsentrasi, temperatur, kandungan chloride, dan kondisi operasi harus diperiksa sebelum menentukan material.

Sealing Gasket KLINGERSIL®

Sealing gasket berfungsi mencegah kebocoran antara body, kaca, dan cover level gauge. Sementara itu, cushion joint berfungsi sebagai bantalan agar tekanan dari cover serta baut tidak langsung diterima oleh kaca.

Kedua gasket harus memiliki:

  • Ukuran sesuai tipe level gauge
  • Ketebalan yang tepat
  • Ketahanan terhadap tekanan
  • Ketahanan terhadap temperatur
  • Kompatibilitas dengan fluida
  • Kemampuan sealing yang baik

Gasket yang sudah pernah digunakan sebaiknya tidak dipasang kembali setelah level gauge dibongkar. Gasket lama dapat mengeras, kehilangan elastisitas, atau mengalami perubahan bentuk akibat tekanan dan temperatur.

Borosilicate Glass Tipe A

Kaca borosilicate memiliki ketahanan terhadap temperatur dan thermal shock yang lebih baik dibandingkan kaca biasa. Kaca ini digunakan untuk memberikan tampilan langsung terhadap ketinggian cairan di dalam level gauge.

Sebelum dipasang, kaca harus diperiksa untuk memastikan tidak terdapat:

  • Retakan
  • Goresan
  • Kerusakan pada bagian tepi
  • Permukaan yang terkikis
  • Perubahan bentuk
  • Endapan yang sulit dibersihkan

Gunakan kaca dengan ukuran dan tipe yang sama seperti spesifikasi awal. Perbedaan panjang, lebar, ketebalan, atau tipe permukaan dapat menyebabkan pemasangan tidak tepat dan meningkatkan risiko kerusakan.

Baut Grade 8.8 dan Pelat Berulir Fe 430

Baut grade 8.8 memberikan gaya pengikat pada cover level gauge. Gaya tersebut kemudian diteruskan melalui pelat berulir Fe 430 agar kaca dan gasket terpasang rapat pada body.

Pengencangan baut harus dilakukan secara bertahap menggunakan pola silang. Selain itu, nilai torque harus mengikuti petunjuk produsen. Pengencangan yang tidak merata dapat menyebabkan kebocoran, kerusakan gasket, atau pecahnya kaca.

Catatan: Material, tekanan, temperatur, dan kompatibilitas fluida harus diverifikasi berdasarkan datasheet resmi serta nameplate level gauge. Jangan menggunakan tabel material sebagai satu-satunya dasar penggantian komponen.

Studi Kasus Penggantian Glass dan Gasket Level Gauge Klinger

Sebuah pabrik menggunakan level gauge Klinger untuk menunjukkan ketinggian air pada steam boiler. Unit tersebut memiliki body ASTM A105, cover Fe 430, borosilicate glass tipe A, serta sealing gasket dan cushion joint KLINGERSIL®.

Setelah digunakan dalam waktu lama, operator menemukan rembesan air pada sisi bawah kaca. Tampilan level juga mulai buram sehingga batas antara air dan steam sulit terlihat. Kondisi tersebut menyebabkan operator tidak dapat memeriksa level air boiler dengan cepat.

Permasalahan Level Gauge

Berdasarkan pemeriksaan awal, level gauge mengalami beberapa masalah:

  • Terdapat rembesan pada bagian bawah kaca.
  • Borosilicate glass mulai buram dan tergores.
  • Sealing gasket sudah mengeras.
  • Cushion joint kehilangan elastisitas.
  • Tekanan baut tidak merata.
  • Endapan menempel pada chamber dan permukaan kaca.
  • Permukaan sealing memiliki sisa gasket lama.
  • Pembacaan level air menjadi kurang jelas.

Riwayat pemeliharaan menunjukkan bahwa gasket lama pernah dipasang kembali setelah proses pembersihan. Selain itu, baut dikencangkan tanpa pola dan nilai torque yang terkontrol.

Kondisi tersebut diduga menyebabkan tekanan pada permukaan kaca tidak merata. Akibatnya, sealing tidak bekerja dengan baik dan rembesan mulai muncul ketika level gauge menerima tekanan serta temperatur operasi.

Data Teknis Level Gauge

Data komponen level gauge yang digunakan adalah sebagai berikut:

No.KomponenMaterial
1Level gauge bodyASTM A105
2Front coverFe 430
3Sealing gasketKLINGERSIL®
4Cushion jointKLINGERSIL®
5Glass tipe ABorosilicate glass
6Baut pengikatGrade 8.8
7Threaded plateFe 430

Sebelum komponen pengganti dipesan, teknisi mengukur panjang, lebar, dan ketebalan glass. Tipe permukaan kaca juga diperiksa karena reflex glass dan transparent glass tidak dapat saling menggantikan tanpa memastikan kesesuaian konstruksi.

Selain itu, tekanan kerja, temperatur, jenis fluida, tipe level gauge, dan nomor ukuran kaca diverifikasi berdasarkan nameplate serta dokumen teknis.

Hasil Pemeriksaan Komponen

Level Gauge Body ASTM A105

Body diperiksa untuk mengetahui adanya korosi, erosi, retak, atau kerusakan pada permukaan sealing. Tidak ditemukan retak pada body. Namun, terdapat kerak dan sisa gasket pada area pemasangan kaca.

Permukaan tersebut kemudian dibersihkan secara hati-hati. Teknisi tidak menggunakan alat yang dapat menggores atau mengurangi kerataan sealing surface.

Front Cover Fe 430

Cover diperiksa untuk mengetahui kemungkinan melengkung atau mengalami korosi. Cover yang tidak rata dapat menyebabkan tekanan pada kaca menjadi tidak seimbang.

Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa cover masih dapat digunakan. Meskipun demikian, seluruh lubang baut dibersihkan agar baut dapat dikencangkan dengan lancar.

Sealing Gasket KLINGERSIL®

Sealing gasket lama terlihat keras dan pipih. Material tersebut telah kehilangan sebagian kemampuan untuk mengikuti bentuk permukaan body dan kaca.

Meskipun tidak terlihat sobek, gasket tidak digunakan kembali. Gasket lama dapat mengalami relaksasi akibat tekanan dan temperatur selama operasi.

Cushion Joint KLINGERSIL®

Cushion joint berfungsi melindungi kaca dari kontak langsung dengan cover. Komponen tersebut juga membantu mendistribusikan tekanan pengencangan.

Cushion joint lama memiliki bekas tekanan baut serta perubahan ketebalan. Oleh karena itu, teknisi menggantinya dengan cushion joint baru yang sesuai ukuran.

Borosilicate Glass

Kaca lama memiliki goresan dan permukaan yang mulai terkikis. Kerusakan kecil pada kaca dapat menjadi titik konsentrasi tegangan ketika baut dikencangkan atau saat level gauge menerima tekanan.

Karena alasan keselamatan, kaca lama tidak dipasang kembali. Teknisi menggunakan borosilicate glass baru dengan tipe, ukuran, dan ketebalan yang sama.

Baut Grade 8.8

diperiksa dari kemungkinan korosi, ulir rusak, atau pemanjangan. Baut yang kondisinya tidak memenuhi persyaratan diganti menggunakan grade yang sama.

Penggunaan baut dengan material dan grade berbeda dapat menghasilkan gaya pengencangan yang tidak sesuai dengan desain level gauge.

Proses Penggantian Komponen

Sebelum pekerjaan dilakukan, level gauge diisolasi dari sisi steam dan air. Drain valve kemudian dibuka secara hati-hati untuk memastikan tidak ada tekanan yang terperangkap.

Setelah temperatur turun ke batas yang aman, pekerjaan dilakukan dengan tahapan berikut:

  1. Memastikan upper dan lower gauge valve tertutup.
  2. Mengeluarkan sisa tekanan melalui drain.
  3. Melepas baut cover secara bertahap.
  4. Mengeluarkan kaca dan seluruh gasket lama.
  5. Membersihkan body serta sealing surface.
  6. Memeriksa kerataan body dan cover.
  7. Memeriksa threaded plate serta kondisi ulir.
  8. Memasang sealing gasket KLINGERSIL® baru.
  9. Memasang borosilicate glass tipe A yang baru.
  10. Memasang cushion joint KLINGERSIL® baru.
  11. Memasang front cover.
  12. Mengencangkan baut menggunakan pola silang.
  13. Melakukan pemeriksaan posisi kaca dan gasket.
  14. Melaksanakan leak test sebelum level gauge dioperasikan.

Urutan pemasangan harus mengikuti drawing dan petunjuk produsen. Posisi sealing gasket dan cushion joint tidak boleh tertukar karena keduanya mempunyai fungsi berbeda.

Metode Pengencangan Baut

Baut tidak langsung dikencangkan sampai nilai akhir. Teknisi melakukan pengencangan secara bertahap agar tekanan dapat tersebar merata pada seluruh permukaan kaca.

Pola pengencangan dilakukan dari bagian tengah menuju bagian luar secara silang. Selanjutnya, seluruh baut diperiksa kembali menggunakan nilai torque sesuai rekomendasi produsen.

Pengencangan berlebihan dapat menyebabkan kaca menerima tekanan terlalu besar. Sebaliknya, baut yang terlalu longgar dapat menyebabkan kebocoran saat level gauge diberi tekanan.

Pengujian dan Commissioning

Setelah seluruh komponen terpasang, level gauge diuji sebelum boiler kembali beroperasi. Valve tidak dibuka secara mendadak karena perubahan tekanan dan temperatur dapat menyebabkan thermal shock.

Tahapan commissioning meliputi:

  • Pemeriksaan posisi glass dan gasket
  • Pemeriksaan kekencangan baut
  • Pembukaan valve secara perlahan
  • Pemeriksaan kebocoran pada body dan cover
  • Pengujian drain valve
  • Pengamatan batas level air
  • Perbandingan dengan indikator level pada panel
  • Pemeriksaan setelah temperatur operasi tercapai

Selama pengujian, operator tidak berdiri tepat di depan kaca. Area di sekitar level gauge juga dibatasi untuk mengurangi risiko jika terjadi kebocoran atau kerusakan kaca.

Hasil Setelah Penggantian

Setelah borosilicate glass, sealing gasket, dan cushion joint diganti, rembesan pada level gauge berhasil dihentikan. Tampilan level air juga menjadi lebih jelas.

Beberapa hasil yang diperoleh meliputi:

  • Tidak ditemukan kebocoran pada area glass.
  • Batas air dan steam terlihat lebih jelas.
  • Tekanan baut menjadi lebih merata.
  • Pembacaan lokal lebih mudah dilakukan.
  • Risiko kerusakan kaca akibat gasket lama berkurang.
  • Pemeriksaan harian operator menjadi lebih praktis.
  • Keandalan level gauge meningkat.

Selanjutnya, perusahaan memasukkan pemeriksaan glass, gasket, cover, bolt, gauge valve, dan drain valve ke dalam jadwal preventive maintenance boiler.

Penyebab Utama Masalah

Berdasarkan hasil evaluasi, masalah tidak hanya disebabkan oleh usia kaca. Beberapa faktor yang berpengaruh adalah:

  1. Sealing gasket lama digunakan kembali.
  2. Cushion joint sudah mengalami perubahan bentuk.
  3. Baut dikencangkan secara tidak merata.
  4. Endapan tidak dibersihkan secara menyeluruh.
  5. Kaca yang telah tergores tetap digunakan.
  6. Jadwal inspeksi belum disesuaikan dengan kondisi operasi.

Kasus tersebut menunjukkan bahwa penggantian kaca saja belum tentu menyelesaikan kebocoran. Seluruh komponen assembly harus diperiksa sebagai satu sistem.

Tindakan Pencegahan

Untuk mencegah masalah yang sama, perusahaan menetapkan beberapa tindakan:

  • Mengganti sealing gasket setiap kali level gauge dibongkar.
  • Mengganti cushion joint saat melakukan penggantian glass.
  • Tidak menggunakan kembali kaca yang tergores atau terkikis.
  • Menggunakan spare part sesuai ukuran dan material aslinya.
  • Mengencangkan baut dengan pola serta torque yang benar.
  • Membersihkan sealing surface sebelum pemasangan.
  • Melakukan blowdown sesuai SOP.
  • Mencatat riwayat penggantian komponen.
  • Melakukan leak test sebelum commissioning.
  • Memeriksa level gauge secara rutin selama boiler beroperasi.

Kesimpulan Studi Kasus

Studi kasus ini menunjukkan bahwa kebocoran pada level gauge Klinger dapat berasal dari kombinasi kaca yang sudah rusak, gasket mengeras, cushion joint berubah bentuk, dan tekanan baut yang tidak merata.

Untuk mengembalikan keandalan alat, teknisi mengganti borosilicate glass tipe A, sealing gasket KLINGERSIL®, dan cushion joint KLINGERSIL®. Body ASTM A105, cover Fe 430, threaded plate, serta baut grade 8.8 juga diperiksa sebelum digunakan kembali.

Setelah pemasangan dan commissioning dilakukan dengan benar, level gauge kembali memberikan tampilan level air yang jelas tanpa kebocoran. Dengan demikian, pemeliharaan level gauge tidak boleh hanya berfokus pada kaca. Semua komponen sealing dan pengikat harus diperiksa sebagai satu kesatuan.

Catatan: Tekanan, temperatur, tipe kaca, material gasket, pola pengencangan, dan torque baut harus mengikuti datasheet serta prosedur resmi produsen level gauge. Pekerjaan hanya boleh dilakukan ketika peralatan telah diisolasi, dikosongkan, didinginkan, dan dipastikan tidak bertekanan.

Workshop
Kawasan Pergudangan Laksana Business Park, Jalan Laksana 6 Blok F 09, Desa laksana Kec. Pakuhaji, Kab. Tangerang, Banten- 15570

PT Indira Mitra Boiler
Ratman Bejo
☎️081388666204

My Website
https://indira.co.id

Email: info@indira.co.id
Email: idmratman@gmail.com

https://www.youtube.com/@Ratman_Bejo/videos

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top