JUAL VERTIKAL BOILER 500 KG, 750 KG, 1000 KG
Ketel uap/steam boiler adalah mesin penghasil uap panas dari proses pemanasan air di dalam bejana tekan dengan pembakaran tinggi, air di panaskan menjadi uap steam. yang kemudian hasil dari uap boiler bisa di manfaatkan untuk beberpa proses produksi straimer, sterilisasi, perebusan, pengeringan, pengepressan, penggosokan strika uap, dan aplikasi lain. dimana pada jaman yang canggih ini pemilihan model boiler bisa di sesuaikan dari jenis bahan bakar dan kapasitas sesuai permintaan/kebutuhan.
Ba
gian Komponen Boiler Vertikal
Boiler BEJO model vertikal kapasitas 500 kg/jam, 750 kg/jam, dan 1.000 kg/jam yang diproduksi oleh PT Indira Mitra Boiler menggunakan desain water tube yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan berbagai sektor industri. Desain ini menawarkan perpindahan panas yang lebih cepat, efisiensi tinggi, serta waktu pembentukan uap (steam) yang singkat dibandingkan boiler konvensional.
Dibandingkan dengan boiler horizontal, boiler vertikal memiliki konstruksi yang lebih ringkas, membutuhkan area instalasi yang lebih kecil, serta lebih mudah dalam proses pemasangan dan perawatan. Salah satu keunggulan utamanya adalah kemampuan menghasilkan uap dalam waktu sekitar 5–10 menit sejak proses start-up, sehingga sangat cocok untuk industri yang membutuhkan pasokan uap secara cepat dan berkesinambungan.
Boiler Vertikal BEJO dapat beroperasi pada tekanan kerja 1 hingga 10 bar, dengan sistem kontrol otomatis yang menjaga kestabilan tekanan, level air, dan proses pembakaran. Uap yang dihasilkan dapat dimanfaatkan untuk berbagai aplikasi industri seperti makanan dan minuman, tekstil, laundry, rumah sakit, farmasi, pengolahan karet, kelapa sawit, serta berbagai proses manufaktur lainnya.
Agar proses pembentukan uap berlangsung secara aman, efisien, dan berkelanjutan, Boiler Vertikal BEJO terdiri dari beberapa komponen utama yang saling terintegrasi. Setiap komponen memiliki fungsi penting dalam sistem pembakaran, perpindahan panas, pengisian air, pengendalian tekanan, hingga sistem pengaman boiler.
Adapun bagian-bagian utama Boiler Vertikal meliputi:
- Tangki Air Umpan (Feed Water Tank / Deaerator)
- Feed Water Pump
- Water Level Indicator
- Burner
- Control Panel
- Pipa Water Tube
- Furnace (Ruang Bakar)
- Tangki Bahan Bakar
- Vertical Cylindrical Shell
- Pressure Gauge
- Steam Safety Valve
- Chimney (Cerobong Asap)
- Hand Hole
Seluruh komponen tersebut bekerja secara terpadu untuk menghasilkan uap berkualitas tinggi, menjaga efisiensi boiler di atas 91%, serta memberikan keamanan dan keandalan operasi dalam berbagai aplikasi industri. Dengan desain yang kompak, hemat energi, dan mudah dioperasikan, Boiler Vertikal BEJO menjadi salah satu solusi pembangkit uap yang ideal bagi industri skala kecil hingga menengah di Indonesia.
Bagian Komponen Boiler Vertikal
Boiler Vertikal BEJO by PT Indira Mitra Boiler dirancang dengan efisiensi termal tinggi hingga lebih dari 91%. Efisiensi tersebut dicapai melalui pemanfaatan economizer untuk memanaskan awal air umpan (feed water) menggunakan panas sisa gas buang sebelum dilepaskan melalui cerobong (chimney). Selain itu, sistem automatic blowdown membantu menjaga kualitas air boiler dengan mengontrol konsentrasi TDS (Total Dissolved Solids) dan konduktivitas sehingga menghasilkan uap berkualitas tinggi serta memperpanjang umur peralatan.
Berikut adalah komponen utama pada Boiler Vertikal beserta fungsinya.
A. Tangki Air Umpan (Feed Water Tank / Deaerator)
Tangki air umpan berfungsi sebagai tempat penampungan air sebelum dipompa ke dalam boiler. Pada sistem yang menggunakan deaerator, tangki ini juga menghilangkan kandungan oksigen dan gas terlarut yang dapat menyebabkan korosi pada pipa dan bejana tekan. Selain itu, tangki ini dapat menampung air kondensat yang dikembalikan dari proses produksi sehingga menghemat konsumsi air dan energi.
B. Feed Water Pump
Feed Water Pump merupakan pompa bertekanan yang berfungsi mensuplai air secara terus-menerus ke dalam boiler sesuai kebutuhan operasi. Pompa ini menjaga level air tetap stabil sehingga proses pembentukan uap berlangsung aman dan efisien.
C. Water Level Indicator
Water Level Indicator adalah indikator yang menunjukkan ketinggian air di dalam boiler. Operator dapat memonitor level air secara visual untuk memastikan boiler bekerja dalam batas aman. Level air yang terlalu rendah dapat menyebabkan overheating pada pipa boiler.
D. Burner Boiler
Burner merupakan komponen utama pada boiler yang berfungsi sebagai sumber panas untuk menghasilkan uap (steam). Prinsip kerjanya adalah mencampurkan bahan bakar dengan udara dalam perbandingan yang tepat, kemudian menyalakannya melalui sistem pengapian (ignition) sehingga menghasilkan nyala api yang stabil, efisien, dan aman. Energi panas yang dihasilkan dari proses pembakaran akan ditransfer ke pipa water tube, sehingga air di dalam boiler dipanaskan hingga berubah menjadi uap bertekanan.
Boiler Vertikal BEJO by PT Indira Mitra Boiler dapat menggunakan berbagai jenis burner sesuai dengan kebutuhan proses industri dan jenis bahan bakar yang tersedia, antara lain:
- Solar (HSD / High Speed Diesel)
- Diesel Oil
- Minyak Ringan (Light Oil)
- LPG (Liquefied Petroleum Gas)
- Gas Alam (Natural Gas / NG)
- LNG (Liquefied Natural Gas)
- CNG (Compressed Natural Gas)
- Dual Fuel (Gas dan Solar)
Burner yang digunakan pada Boiler Vertikal BEJO mengadopsi teknologi Forced Draft Burner, yaitu sistem pembakaran yang memanfaatkan blower untuk mensuplai udara bertekanan ke ruang bakar. Metode ini menghasilkan pencampuran udara dan bahan bakar yang lebih homogen sehingga pembakaran menjadi lebih sempurna. Hasilnya adalah efisiensi termal yang lebih tinggi, konsumsi bahan bakar lebih hemat, emisi gas buang lebih rendah, serta nyala api yang lebih stabil.
BEJO Boiler juga mendukung berbagai tipe operasi burner sesuai kebutuhan kapasitas uap dan karakteristik beban produksi, yaitu:
- One Stage (ON/OFF) – Burner bekerja pada kapasitas penuh dan berhenti ketika tekanan uap telah tercapai. Cocok untuk boiler berkapasitas kecil dengan beban relatif konstan.
- Two Stage (Low Fire / High Fire) – Burner memiliki dua tingkat pembakaran sehingga konsumsi bahan bakar lebih efisien dan fluktuasi tekanan uap dapat dikurangi.
- Modulating Burner – Kapasitas pembakaran dapat menyesuaikan kebutuhan beban secara otomatis, umumnya dari 30% hingga 100% kapasitas. Sistem ini memberikan efisiensi energi terbaik, tekanan uap lebih stabil, serta memperpanjang umur komponen boiler.
Untuk meningkatkan keamanan operasi, burner modern dilengkapi dengan berbagai perangkat proteksi dan kontrol otomatis, antara lain:
- Flame Detector (Sensor Api UV atau Ionisasi)
- Ignition Transformer
- Burner Control Box (Automatic Sequence Controller)
- Solenoid Valve Bahan Bakar
- Air Pressure Switch
- Gas Pressure Switch (untuk burner gas)
- Oil Pump (untuk burner minyak)
- Servo Motor Air Damper (pada burner modulating)
Seluruh proses pembakaran dikendalikan secara otomatis, mulai dari pre-purge, ignition, flame monitoring, operasi normal, hingga post-purge setelah burner berhenti bekerja. Apabila sensor mendeteksi kegagalan pembakaran atau api padam (flame failure), sistem kontrol akan segera menghentikan suplai bahan bakar dan mengaktifkan alarm sebagai langkah pengamanan untuk mencegah terjadinya ledakan atau kerusakan pada boiler.
Dengan teknologi pembakaran modern tersebut, Burner BEJO mampu menghasilkan pembakaran yang efisien, konsumsi bahan bakar yang lebih ekonomis, emisi yang lebih ramah lingkungan, serta keandalan operasi yang tinggi. Kombinasi antara Boiler Vertikal BEJO dan burner berkualitas menjadikannya solusi ideal untuk berbagai industri, seperti makanan dan minuman, farmasi, tekstil, rumah sakit, kelapa sawit, kimia, kertas, laundry, dan manufaktur.
Selain itu, burner BEJO tersedia dalam beberapa tipe pengoperasian sesuai kebutuhan kapasitas beban uap:
- One Stage (ON/OFF) – Beroperasi pada kapasitas penuh, cocok untuk boiler berkapasitas kecil.
- Two Stage (Low Fire/High Fire) – Memiliki dua tingkat pembakaran sehingga lebih hemat bahan bakar dibanding sistem ON/OFF.
- Modulating Burner – Kapasitas pembakaran dapat menyesuaikan kebutuhan beban secara bertahap (30–100%), menghasilkan efisiensi tertinggi serta menjaga tekanan uap tetap stabil.
Untuk menjamin keamanan operasi, burner juga dilengkapi berbagai perangkat keselamatan, seperti:
- Flame Detector (Sensor Api UV atau Ionisasi)
- Ignition Transformer
- Solenoid Valve Bahan Bakar
- Air Pressure Switch
- Gas Pressure Switch (untuk burner gas)
- Oil Pump (untuk burner solar)
- Burner Control Box (Automatic Sequence Controller)
- Servo Motor Air Damper (pada tipe modulating)
Dengan sistem kontrol otomatis tersebut, burner mampu melakukan proses pre-purge, ignition, flame monitoring, operasi normal, hingga post-purge secara otomatis. Apabila terjadi kegagalan pembakaran atau api padam, sistem akan langsung menghentikan suplai bahan bakar dan menampilkan alarm untuk menjaga keselamatan boiler.
Burner BEJO dirancang untuk memberikan efisiensi pembakaran tinggi, konsumsi bahan bakar yang lebih hemat, emisi yang rendah, serta keandalan operasi jangka panjang, sehingga sangat cocok digunakan pada Boiler Vertikal untuk industri makanan dan minuman, tekstil, farmasi, kelapa sawit, kertas, kimia, maupun manufaktur.
E. Control Panel
Control Panel adalah pusat kendali seluruh sistem boiler. Panel ini mengatur proses start, stop, monitoring tekanan, temperatur, level air, alarm, hingga sistem proteksi otomatis sehingga operasi boiler menjadi lebih aman.
F. Pipa Tube (Boiler Tubes)
Pipa tube merupakan media perpindahan panas dari hasil pembakaran menuju air boiler. Susunan tube dirancang untuk meningkatkan luas permukaan perpindahan panas sehingga proses pembentukan uap menjadi lebih cepat dan efisien.
G. Furnace
Furnace atau ruang bakar merupakan tempat berlangsungnya proses pembakaran bahan bakar. Temperatur di dalam furnace dapat mencapai lebih dari 1.000°C, sehingga desain ruang bakar harus mampu menahan temperatur tinggi dan mendistribusikan panas secara merata.
H. Tangki Bahan Bakar
Tangki bahan bakar digunakan untuk menyimpan solar, diesel, atau minyak ringan sebelum dialirkan menuju burner. Umumnya tangki ditempatkan sedikit lebih tinggi dari burner agar suplai bahan bakar lebih stabil. Untuk sistem gas, komponen ini digantikan oleh gas train atau sistem distribusi gas.
I. Vertical Cylindrical Shell
Vertical Cylindrical Shell merupakan badan utama boiler berbentuk silinder vertikal yang berfungsi sebagai bejana tekan (pressure vessel). Seluruh komponen penting boiler berada di dalam shell ini. Material shell dibuat sesuai standar industri agar mampu menahan tekanan dan temperatur tinggi.
J. Pressure Gauge
Pressure Gauge digunakan untuk memantau tekanan uap di dalam boiler secara real-time. Operator dapat mengetahui kondisi tekanan kerja sehingga boiler tetap beroperasi dalam batas yang telah ditentukan.
K. Steam Safety Valve
Steam Safety Valve merupakan perangkat pengaman yang akan membuka secara otomatis apabila tekanan boiler melebihi batas maksimum yang telah disetel. Komponen ini sangat penting untuk mencegah terjadinya overpressure yang dapat membahayakan sistem.
L. Chimney
Chimney atau cerobong asap berfungsi mengalirkan gas hasil pembakaran keluar dari boiler. Pada sistem yang menggunakan economizer, sebagian panas gas buang dimanfaatkan terlebih dahulu sebelum dilepaskan ke atmosfer sehingga meningkatkan efisiensi energi.
M. Hand Hole
Hand Hole adalah lubang inspeksi yang digunakan untuk memudahkan proses pemeriksaan, pembersihan, dan perawatan bagian dalam boiler, terutama area tube dan ruang air. Keberadaan hand hole mempermudah kegiatan maintenance berkala sehingga umur boiler menjadi lebih panjang.
Kesimpulan
Setiap komponen Boiler Vertikal memiliki fungsi penting dalam menjaga keamanan, efisiensi, dan keandalan sistem pembangkit uap. Mulai dari feed water tank, pompa air, burner, furnace, pressure gauge, safety valve, hingga chimney, seluruh komponen bekerja secara terintegrasi untuk menghasilkan uap berkualitas tinggi dengan konsumsi bahan bakar yang lebih hemat. Dengan perawatan rutin dan pengoperasian yang benar, Boiler Vertikal BEJO by PT Indira Mitra Boiler mampu memberikan performa optimal untuk berbagai kebutuhan industri seperti makanan dan minuman, tekstil, farmasi, kelapa sawit, karet, kimia, serta manufaktur.
Spesifikasi Boiler Vertikal 500 Kg, 750 kg, 1000 kg
Boiler model vertikal adalah mesin yang biasanya di pakai untuk aplikasi proses pabrik industri dan memiliki desain water tube (desain air di dalam pipa), dengan kontruksi yang tidak perlu ruangan besar serta lebih cepat menghasilkan steam dengan data teknis sebagai berikut.

Boiler Vertikal Cap 500 Kg/H
Boiler Uap : 500 kg/jam
Merk : IDM indonesia
Model : ONCE THROUGH BOILER VERTICAL
Water Content : 50 liter/ 5 menit
Tekanan kerja maksimum : 10 Kg/cm2
Bahan Bakar Gas/Solar : 20-45 Kg/h
Kapasitas Burner : 404.000 kcal/h
Total Power listrik : 1.5 kw
Pipa bakar bersetifikat : Ø 50,8” x 3,2mm
Box Panel Scheneider : IP66 600x400x250mm
Power Source :1000 watt
Luas pemanasan : 3.5 m2
Diameter Body : 1300 mm
Tinggi Body : 1600 mm
Dia. Outlet / Cerobong : 230 mm
Dia. outlet uap : DN 50 PN 16
Dia. inlet air umpan : DN 25 PN 16
Transport Weight : 1200 Kg
Boiler Vertikal Cap 750 Kg/H
Boiler Uap : 750 kg/jam
Merk : IDM indonesia
Model : ONCE THROUGH BOILER VERTICAL
Water Content : 75 liter/ 5 menit
Tekanan kerja maksimum : 10 Kg/cm2
Bahan Bakar Gas/Solar : 25-70 Kg/h
Kapasitas Burner : 550.000 kcal/h
Total Power listrik : 1.5 kw
Pipa bakar bersetifikat : Ø 50,8” x 3,2mm
Box Panel Scheneider : IP66 600x400x250mm
Power Source :2000 watt
Luas pemanasan : 4 m2
Diameter Body : 1500 mm
Tinggi Body : 1600 mm
Dia. Outlet / Cerobong : 230 mm
Dia. outlet uap : DN 50 PN 16
Dia. inlet air umpan : DN 25 PN 16
Transport Weight : 1500 Kg
Boiler Vertikal Cap 1000 Kg/H
Boiler Uap : 1000 kg/jam
Merk : IDM indonesia
Model : ONCE THROUGH BOILER VERTICAL
Water Content : 100 liter/ 5 menit
Tekanan kerja maksimum : 10 Kg/cm2
Bahan Bakar Gas/Solar : 30-95 Kg/h
Kapasitas Burner : 650.000 kcal/h
Total Power listrik : 2.2 kw
Pipa bakar bersetifikat : Ø 60,8” x 3,2mm
Box Panel Scheneider : IP66 600x400x250mm
Power Source :3000 watt
Luas pemanasan : 5.5 m2
Diameter Body : 1700 mm
Tinggi Body : 1900 mm
Dia. Outlet / Cerobong : 280 mm
Dia. outlet uap : DN 50 PN 16
Dia. inlet air umpan : DN 25 PN 16
Transport Weight : 1900 Kg
Kesimpulan Pembahasan
Boiler ketel yang dipasok ke pabrik pemanasberkapasitas 500 kg, 750 kg, 1000 kg, ini telah diproduksi paling banyak prinsip konstruksi terkini dan terbukti, sesuai dengan kode desain dan standar persetujuan disepakati. Dengan demikian, Apembeli memiliki jaminan yang cukup untuk mengambil produk yang memungkinkan upaya telah dilakukan untuk memproduksi dan memasok produk berkualitas tinggi dan umur panjang.
Adapun masa pakai ketel dan aksesorinya terkait erat dan bergantung pada layanan dan pemeliharaan yang tepat dari pabrik boilerl. Oleh karena itu, asalkan rutinitas kontrol dan servis yang konstan, berpengetahuan dan kompeten diterapkan, menjalankan dan memfungsikan boiler dan peralatan dengan benar, akan lebih baik serta menambah usia mesin.
Sebagai produsen boiler, kami telah menjelaskan beberapa hal sperti fungsi boiler, spesifikasi dan peralatan komponen, disediakan oleh Pt indira mitra boiler, harapan kami artikel ini bisa bermanfaat dan membantu, kami juga membuka layanan konsultasi, service, dan fabrikasi boiler dengan kapasitas dan model menyesuaikan. info lebih lanjut bisa hubungi marketing kami di.
Workshop
Kawasan Pergudangan Laksana Business Park, Jalan Laksana 6 Blok F 09, Desa laksana Kec. Pakuhaji, Kab. Tangerang, Banten- 15570
PT Indira Mitra Boiler
Ratman Bejo
☎️081388666204
My Website
https://indira.co.id
https://hargaboiler.co.id
https://boilermarine.co.id
Email: info@indira.co.id
Email: idmratman@gmail.com
https://www.youtube.com/@Ratman_Bejo/videos

