JUAL BOILER IDM CAP 300 KG/JAM VERTIKAL

Type steam boiler IDM 300 Kg adalah mesin ketel yang dapat memperoleh steam/ uap dengan tekanan hingga 10 bar dengan temperatur 100 hingga 180 drajat sesuai pada kebutuhan, boiler ini memiliki desain kontruksi packet vertikal dan desain pipa watertube (air di dalam pipa). dari hasil uap yang di peroleh boiler dapat di manfaatkan untuk berbagai kebutuhan proses sperti, perebusan air, penghangat ruangan, sterilisasi, pengepresan, streamer, dan aplikasi lain. Jika air di panaskan hingga titik didih jadi steam, volumnya akan meningkat sekitar 1.600 kali, menghasilkan tenaga yang menyerupai bubuk mesiu yang mudah meledak, sehingga boiler merupakan peralatan yang harus di oprasikan dan di awasi oleh operator yang menguasai di bidangnya.
IDM 300 terdiri dari sistem air umpan, sistem steam dan sistem bahan bakar. Sistem air umpan menyediakan air untuk boiler secara otomatis sesuai dengan kebutuhan steam. Berbagai kran disediakan untuk keperluan perawatan dan perbaikan. Sistem steam mengumpulkan dan mengontrol produksi steam dalam boiler. Steam dialirkan melalui sistem pemipaan ke titik pengguna. Pada keseluruhan sistem, tekanan steam diatur menggunakan kran dan dipantau dengan alat pemantau tekanan. Sistem bahan bakar adalah semua peralatan yang digunakan untuk menyediakan bahan bakar untuk menghasilkan panas yang dibutuhkan. Peralatan yang diperlukan pada sistem bahan bakar tergantung pada jenis bahan bakar yang digunakan pada sistem.
SPESIFIKASI DATA IDM BOILER 300 KG
Boiler dengan desain vertikal dan packet memiliki diameter mulai dari 1080 mm dengan tingginya 1950 mm. setiap tabung pipa tube ber diameter 42mm. Oprasi tekanan boiler mulai dari 0-10 barg dengan outlet/Inlet steam mulai dari DN 25 PN16.

Kapasitas Uap = 300 Kg/h
Water kontent = 30 L/5-10 Mnit
Desain tekanan = 15 Bar
Tekanan kerja = 10 Bar
Konsumsi Bahan Bakar = 5-20 Kg/h
Control = ON/OFF & Auto
Pipa tube = Ø 50,8 x 3,2mm
Electrik Power = 1,5 kw, Ph/Hz/V AC 3N/50/400±10%
Panjang = 1650 mm
Lebar = 1080 mm
Tinggi = 1950 mm
Diameter Cerobong = 230 mm
Diameter outlet uap = DN 25
Diameter inlet air umpan = DN 25
Berat Total = 900 Kg
PERALATAN OPERASI BOILER VERTIKAL 300 KG/JAM
Boiler Vertikal 300 kg/jam membutuhkan beberapa peralatan pendukung agar proses pembakaran, pengisian air, pembentukan steam, pengendalian tekanan, dan pembuangan kondensat dapat berjalan dengan aman dan stabil.
Berikut peralatan utama yang digunakan pada sistem Boiler Vertical 300 kg/jam:
1. Control Panel
Control Panel merupakan panel kontrol yang digunakan untuk mengoperasikan, mengendalikan, dan memantau kondisi kerja boiler.
Panel dapat digunakan untuk mengontrol beberapa sistem, seperti:
- Burner
- Pompa feedwater
- Water level control
- Pressure control
- Alarm
- Safety system
- Indikator temperatur dan tekanan
Dengan control panel, operator dapat mengetahui kondisi operasi boiler dengan lebih mudah.
2. Pompa Feedwater Boiler
Pompa feedwater berfungsi untuk mendorong air dari feedwater tank atau tangki air harian menuju boiler.
Kapasitas pompa harus disesuaikan dengan kapasitas boiler, tekanan operasi, dan kebutuhan air pengisian. Pompa feedwater juga harus mampu menghasilkan tekanan yang lebih tinggi dari tekanan operasi boiler agar air dapat masuk ke dalam boiler.
3. Gas Burner / Burner Boiler
Burner merupakan peralatan pembakaran yang berfungsi mencampurkan bahan bakar dan udara kemudian menghasilkan api untuk memanaskan boiler.
Untuk Boiler Vertical 300 kg/jam, burner dapat menggunakan bahan bakar sesuai desain, seperti:
- Natural Gas
- LPG
- Diesel
- Fuel Oil
- Bahan bakar lainnya sesuai konfigurasi boiler
Burner dapat dilengkapi sistem automatic ignition, flame detector, pressure control, dan safety protection.
4. Level Glass
Level Glass atau water level gauge digunakan untuk melihat ketinggian air di dalam boiler secara langsung.
Peralatan ini sangat penting karena operator dapat memantau apakah level air berada pada batas normal, terlalu rendah, atau terlalu tinggi.
Level glass dapat menggunakan tipe reflex, transparent, atau konfigurasi lainnya sesuai desain boiler.
5. Safety Valve
Safety Valve merupakan perangkat keselamatan yang berfungsi melindungi boiler dari tekanan berlebih (overpressure).
Apabila tekanan boiler mencapai tekanan set yang ditentukan, safety valve akan membuka untuk melepaskan tekanan sehingga membantu mencegah kondisi tekanan berlebih.
Safety valve harus dipilih dan disetel sesuai dengan tekanan desain serta persyaratan keselamatan boiler.
6. Water Softener
Water Softener digunakan untuk mengurangi tingkat kesadahan air dengan menurunkan kandungan mineral, terutama kalsium (Ca) dan magnesium (Mg), pada air umpan boiler.
Air dengan tingkat kesadahan yang tinggi dapat menyebabkan terbentuknya scale atau kerak pada permukaan pemanas. Kerak tersebut dapat menghambat perpindahan panas dan menurunkan efisiensi boiler.
Karena itu, penggunaan water softener menjadi salah satu bagian penting dalam sistem water treatment boiler, terutama apabila kualitas air baku memiliki tingkat hardness yang tinggi.
Catatan: Water softener berbeda dengan demineralizer atau deionizer. Softener terutama berfungsi mengurangi ion penyebab kesadahan, sedangkan demineralisasi atau deionisasi mengurangi berbagai ion mineral terlarut dalam air.
7. Deaerator / Sistem Deaerasi
Deaerator merupakan peralatan yang digunakan untuk mengurangi kandungan gas terlarut, terutama oksigen (O₂) dan karbon dioksida (CO₂), dari air umpan boiler.
Gas terlarut dapat mempercepat korosi pada boiler, pipa, feedwater system, dan komponen instalasi lainnya. Oleh karena itu, pengolahan feedwater menjadi bagian penting untuk menjaga keandalan dan umur operasi steam boiler.
Pada sistem boiler tertentu, proses deaerasi dilakukan menggunakan deaerator tank atau feedwater tank yang dilengkapi sistem pemanasan. Pemanasan air membantu mengurangi kelarutan gas sehingga gas terlarut dapat dikeluarkan sebelum air masuk ke boiler.
Dengan sistem deaerasi yang baik, kualitas feedwater dapat lebih terkontrol. Selain itu, risiko korosi pada boiler dan sistem perpipaan dapat dikurangi.
8. Tangki Air Harian / Feedwater Tank
berfungsi sebagai tempat penampungan air sebelum dialirkan menuju boiler menggunakan feedwater pump.
Tangki ini menyediakan persediaan air untuk menjaga kontinuitas pengisian boiler selama proses operasi. Selain itu, feedwater tank dapat menerima air yang telah melalui proses water treatment.
Fungsi utama Feedwater Tank meliputi:
- Menampung air untuk pengisian awal boiler.
- Menyediakan persediaan air selama boiler beroperasi.
- Menampung air hasil proses water treatment.
- Menampung make-up water dari sistem pengolahan air.
- Menerima return condensate, apabila sistem menggunakan pengembalian kondensat.
- Menjadi bagian dari sistem pemanasan feedwater apabila dilengkapi fasilitas pemanas.
Kapasitas feedwater tank harus disesuaikan dengan kapasitas boiler, kebutuhan steam, jumlah make-up water, jumlah kondensat yang dikembalikan, serta pola operasi industri.
Dengan demikian, water softener, deaerator, dan feedwater tank merupakan bagian penting dari sistem pengolahan dan penyediaan air boiler. Ketiganya membantu menjaga kualitas air umpan sehingga steam boiler dapat beroperasi lebih stabil, efisien, dan memiliki umur operasi yang lebih baik.
9. Chemical Dosing System
Chemical dosing system digunakan untuk memasukkan bahan kimia pengolahan air ke dalam sistem boiler atau feedwater.
Tujuannya dapat meliputi:
- Mengontrol pH
- Mengurangi risiko korosi
- Mengendalikan pembentukan kerak
- Mengontrol kualitas air boiler
- Membantu menjaga kondisi boiler tetap optimal
Jenis dan dosis chemical harus ditentukan berdasarkan hasil analisis kualitas air dan program water treatment, bukan diberikan secara sembarangan.
10. Steam Trap
Steam Trap merupakan perangkat penting dalam sistem distribusi steam yang berfungsi untuk mengeluarkan kondensat dan udara dari jalur steam secara otomatis, sekaligus mempertahankan steam agar tidak terbuang secara berlebihan.
Kondensat terbentuk ketika steam kehilangan panas dan berubah kembali menjadi air. Jika kondensat tidak segera dikeluarkan, dapat mengurangi efisiensi perpindahan panas dan meningkatkan risiko water hammer pada sistem perpipaan.
Steam trap umumnya dipasang pada beberapa titik, seperti:
- Steam Header – untuk membuang kondensat yang terkumpul pada jalur utama.
- Steam Piping – dipasang pada titik rendah atau drain point untuk mengeluarkan kondensat.
- Heat Exchanger – membantu membuang kondensat setelah steam memberikan panas ke fluida proses.
- Steam Jacket – mengeluarkan kondensat dari ruang pemanas.
- Process Equipment – menjaga agar peralatan pengguna steam tetap bekerja secara optimal.
Dengan sistem steam trap yang dipilih dan dipasang dengan benar, kondensat dapat dikeluarkan secara efektif. Selain itu, perpindahan panas menjadi lebih optimal, kehilangan steam dapat dikurangi, dan risiko water hammer pada sistem steam dapat diminimalkan.
11. Blowdown System
Blowdown merupakan proses mengeluarkan sebagian air dari boiler untuk mengontrol konsentrasi zat terlarut dan kotoran di dalam air boiler.
Secara umum terdapat:
- Continuous Blowdown – dilakukan secara terus-menerus dengan laju tertentu.
- Intermittent Blowdown – dilakukan secara berkala sesuai kondisi air boiler.
Pengaturan blowdown harus disesuaikan dengan hasil analisis kualitas air boiler agar tidak terjadi pemborosan air dan energi.
12. Chimney / Cerobong
Chimney atau cerobong boiler berfungsi mengalirkan gas hasil pembakaran dari boiler menuju atmosfer.
Cerobong membantu sistem pembuangan gas pembakaran sekaligus mendukung sistem draft boiler.
Ukuran dan tinggi cerobong perlu disesuaikan dengan:
- Kapasitas boiler
- Jenis burner
- Jenis bahan bakar
- Temperatur gas buang
- Sistem draft
- Persyaratan lingkungan yang berlaku
Kesimpulan
Sistem Boiler Vertical 300 kg/jam tidak hanya terdiri dari boiler dan burner. Agar boiler dapat bekerja dengan aman dan stabil, diperlukan berbagai peralatan pendukung seperti control panel, feedwater pump, burner, level glass, safety valve, water softener, feedwater tank, chemical dosing, steam trap, blowdown system, dan chimney.
Setiap peralatan memiliki fungsi yang berbeda. Oleh karena itu, pemilihan dan konfigurasi peralatan harus disesuaikan dengan kapasitas boiler, tekanan operasi, jenis bahan bakar, kualitas air, serta kebutuhan proses produksi.
Bejo Boiler – PT Indira Mitra Boiler menyediakan solusi Boiler Vertical 300 kg/jam beserta sistem pendukungnya untuk berbagai kebutuhan steam boiler industri.
Kelebihan Boiler Vertikal IDM 300 Kg/Jam
Boiler Vertikal IDM 300 kg/jam dirancang sebagai solusi steam boiler industri dengan konstruksi compact, pengoperasian praktis, dan sistem keselamatan yang mendukung kebutuhan produksi. Boiler dapat digunakan untuk berbagai aplikasi yang membutuhkan steam dengan kapasitas sekitar 300 kg/jam.
1. Desain Compact dan Packaged
Boiler memiliki desain vertikal dan compact sehingga kebutuhan area instalasi relatif kecil. Konstruksi packaged juga memudahkan proses instalasi karena sebagian besar komponen utama dapat disiapkan sebagai satu kesatuan sistem.
Selain itu, ukuran yang compact memudahkan penempatan boiler pada area produksi yang memiliki keterbatasan ruang.
2. Start-Up Cepat dan Efisiensi Tinggi
Dengan volume air yang relatif kecil dibandingkan boiler berkapasitas besar, boiler vertical dapat memiliki waktu start-up yang lebih cepat.
Pada kondisi tertentu, steam dapat mulai tersedia dalam waktu sekitar 15 menit, tergantung kondisi awal boiler, tekanan kerja, temperatur feedwater, kapasitas burner, dan kondisi operasi.
Efisiensi termal dapat mencapai sekitar 90%, tergantung konfigurasi boiler, burner, bahan bakar, temperatur feedwater, dan kondisi operasi aktual.
3. Heating Surface dengan Sirip
Boiler dilengkapi desain heating surface dan sirip perpindahan panas yang berfungsi meningkatkan pemanfaatan panas dari gas hasil pembakaran.
Dengan desain perpindahan panas yang baik, energi panas dari pembakaran dapat dimanfaatkan secara lebih optimal sebelum gas buang dialirkan menuju cerobong.
4. Sistem Operasi dan Safety
Untuk mendukung keamanan operasi, boiler dilengkapi dengan berbagai sistem kontrol dan proteksi, seperti:
- Pressure Control
- Water Level Control
- Low Water Level Protection
- Safety Valve
- Flame Failure Protection
- Burner Safety Control
Sistem tersebut membantu menjaga tekanan, temperatur, level air, dan proses pembakaran tetap berada dalam kondisi operasi yang telah ditentukan.
5. Kualitas Steam Tinggi
Boiler dirancang untuk menghasilkan steam dengan kualitas yang sesuai kebutuhan proses industri.
Pada kondisi operasi dan desain yang tepat, steam dryness fraction dapat mencapai lebih dari 96%. Kualitas steam aktual tetap dipengaruhi oleh tekanan operasi, kualitas air, beban boiler, desain separator, serta kondisi sistem steam.
6. Burner Riello atau Baltur
Boiler dapat menggunakan gas atau oil burner dari merek Riello, Baltur, atau setara, sesuai konfigurasi bahan bakar dan kebutuhan kapasitas panas.
Burner berfungsi mengatur proses pencampuran bahan bakar dan udara sehingga pembakaran dapat berlangsung secara stabil.
Sistem burner juga dapat dilengkapi dengan automatic ignition dan flame detection. Apabila terjadi kegagalan api atau kondisi pembakaran tidak normal, sistem proteksi dapat menghentikan burner dan memberikan alarm.
7. Dimensi Compact dan Perawatan Mudah
Salah satu kelebihan Boiler Vertical 300 kg/jam adalah dimensinya yang relatif compact. Karena itu, boiler dapat menjadi pilihan untuk industri yang memiliki keterbatasan ruang.
Selain itu, akses terhadap beberapa komponen utama dapat dirancang agar memudahkan proses inspeksi, cleaning, dan maintenance.
8. Safety Valve dan Proteksi Tekanan
Boiler dilengkapi Safety Valve sebagai perangkat pengaman terhadap tekanan berlebih.
Selain safety valve, sistem boiler juga membutuhkan pressure controller dan perangkat proteksi lainnya untuk menjaga tekanan operasi sesuai batas yang ditentukan.
Catatan: Keselamatan boiler tidak hanya ditentukan oleh volume air yang kecil, tetapi juga oleh desain, material, pressure protection, kontrol, inspeksi, dan sertifikasi boiler.
9. Instalasi Relatif Mudah
Karena menggunakan konsep packaged boiler, proses instalasi dapat menjadi lebih sederhana. Pekerjaan di lokasi terutama meliputi pemasangan boiler, burner, feedwater system, piping steam, fuel line, chimney, listrik, dan sistem pendukung lainnya.
Namun, kebutuhan instalasi tetap harus disesuaikan dengan layout, kondisi lokasi, jenis bahan bakar, tekanan steam, dan persyaratan keselamatan.
10. Pilihan Bahan Bakar Fleksibel
Boiler Vertical IDM 300 kg/jam dapat dikonfigurasikan dengan berbagai pilihan bahan bakar sesuai desain burner dan furnace, antara lain:
- Solar / Diesel
- Fuel Oil
- LPG
- Natural Gas (NG)
Pemilihan bahan bakar sebaiknya mempertimbangkan harga energi, ketersediaan bahan bakar, kebutuhan panas, emisi, sistem burner, dan biaya operasional.
Kesimpulan
Boiler Vertical IDM 300 kg/jam merupakan pilihan untuk industri yang membutuhkan steam boiler compact dengan kapasitas sekitar 300 kg/jam. Desain vertikal membuat kebutuhan area instalasi relatif kecil, sementara sistem burner otomatis dan perangkat safety membantu mendukung pengoperasian yang stabil.
Boiler ini dapat digunakan untuk berbagai aplikasi, seperti food processing, laundry, steaming, heating process, pengolahan hasil pertanian, dan kebutuhan steam industri lainnya.
Bagi perusahaan yang sedang mencari jual boiler vertical 300 kg/jam, kapasitas dapat disesuaikan dengan kebutuhan proses dan tersedia pilihan bahan bakar diesel, fuel oil, LPG, maupun natural gas sesuai konfigurasi unit.
Workshop
Kawasan Pergudangan Laksana Business Park, Jalan Laksana 6 Blok F 09, Desa laksana Kec. Pakuhaji, Kab. Tangerang, Banten- 15570
PT Indira Mitra Boiler
Ratman Bejo
☎️081388666204
My Website
https://indira.co.id
https://hargaboiler.co.id
https://boilermarine.co.id
Email: info@indira.co.id
Email: idmratman@gmail.com
https://www.youtube.com/@Ratman_Bejo/videos
