BURNER GAS RIELLO RS UNTUK BOILER

Boiler hanya bekerja seperti halnya burner berjalan menghasilkan panas. boiler dapat dirancang dengan baik, namun jika memiliki pembakar yang baik juga, tentu akan lebih baik boiler yang dirancang dengan pembakar mengunaka burner gas riello Rs 190 yang efisien. Burner menggabungkan bahan bakar dan gas udara dengan cara yang memaksimalkan efisiensi pembakaran dan meminimalkan emisi. Menurut Departemen Energi AS, “Pembakar gas alam yang efisien hanya membutuhkan 2% hingga 3% kelebihan oksigen, atau 10% hingga 15% udara berlebih dalam gas buang, untuk membakar bahan bakar tanpa membentuk karbon monoksida yang berlebihan. Kebanyakan pembakar gas menunjukkan turndown 20:1 pada minyak dan hingga 35:1 pada gas. Rasio turndown yang lebih tinggi mengurangi permulaan burner, memberikan kontrol beban yang lebih baik, menghemat keausan pada burner, mengurangi keausan refraktori, mengurangi kebutuhan udara bersih, dan memberikan penghematan bahan bakar.”
Ada banyak keuntungan dari pembakaran burner yang efisien vs. pembakaran standar, tetapi perbedaan utama adalah bahwa burner yang efisien memiliki rasio udara-ke-bahan bakar yang tepat selama seluruh rentang laju pembakaran, tanpa penyesuaian yang konstan. Dengan kata lain, burner dengan desain linkage yang kompleks tidak akan mempertahankan pengaturan udara-ke-bahan bakar dari waktu ke waktu. Biasanya, mereka memberikan udara berlebih untuk menebus kurangnya kinerja burner.
Sebagai alternatif, banyak burner baru menggunakan servomotor, yang secara independen menyesuaikan jumlah bahan bakar dan udara yang dibawa ke kepala burner. Plusnya? Kurangnya linkage mencegah histeresis dan memberikan kontrol point-to-point yang akurat. Dengan membeli burner baru yang efisien, ia akan memiliki kontrol yang memberikan kinerja dan keandalan yang konsisten karena burner menjadi terbiasa dengan laju pembakaran yang berbeda. Pembakar yang memiliki kontrol satu titik atau proporsional harus dihindari melalui hubungan harus dihindari. Mengapa? Keausan sambungan linkage tidak dapat dihindari, dan sekrup rod-set dapat mengendur. Slippage menyebabkan penurunan besar dalam efisiensi.
Cara Menentukan Burner Hemat Energi
Pemilihan burner hemat energi tidak cukup hanya berdasarkan harga pembelian atau kapasitas maksimum burner. Efisiensi harus dilihat dari performa pembakaran, kemampuan burner mengikuti beban, konsumsi bahan bakar, dan kondisi boiler secara keseluruhan.
1. Pastikan Kondisi Boiler dan Burner Terawat
Langkah pertama adalah memastikan boiler dan burner berada dalam kondisi optimal sebelum melakukan perbandingan efisiensi.
Periksa dan lakukan maintenance pada:
- Burner head
- Air damper
- Gas valve
- Fuel pressure
- Ignition system
- Flame detector
- Fan
- Gas train
- Boiler combustion chamber
- Heat transfer surface
Burner yang kotor atau boiler dengan heat transfer yang buruk dapat menyebabkan konsumsi bahan bakar meningkat, sehingga hasil pengujian tidak dapat menggambarkan performa burner secara akurat.
2. Lakukan Combustion Efficiency Test
Setelah sistem dalam kondisi baik, lakukan uji efisiensi pembakaran menggunakan combustion analyzer.
Pengujian sebaiknya dilakukan pada beberapa kondisi operasi, terutama:
- Full load
- Partial load
- Low fire
- High fire
Parameter yang dapat diperiksa antara lain:
- O₂ dalam flue gas
- CO₂
- CO
- Flue gas temperature
- Excess air
- Combustion efficiency
- Fuel consumption
Pengujian pada full load dan partial load penting karena burner dapat menunjukkan performa yang berbeda pada setiap tingkat kapasitas.
3. Bandingkan dengan Burner Baru
Setelah mendapatkan data dari burner existing, hasil pengujian dapat dibandingkan dengan performa burner baru.
Contohnya:
| Parameter | Burner Existing | Burner Baru |
|---|---|---|
| Fuel Consumption | Data aktual | Data aktual |
| O₂ | Data aktual | Data aktual |
| CO₂ | Data aktual | Data aktual |
| CO | Data aktual | Data aktual |
| Flue Gas Temperature | Data aktual | Data aktual |
| Combustion Efficiency | Data aktual | Data aktual |
| Heat Output | Data aktual | Data aktual |
Dari data tersebut dapat diketahui apakah penggantian burner benar-benar memberikan peningkatan performa.
Jangan Hanya Melihat Combustion Efficiency
Burner dengan combustion efficiency tinggi belum tentu menghasilkan biaya operasi paling rendah.
Evaluasi juga perlu mempertimbangkan:
Fuel Consumption + Boiler Efficiency + Operating Profile + Heat Load + Maintenance Cost
Sebagai contoh, burner yang mampu menyesuaikan output dengan variasi beban boiler dapat memberikan keuntungan ketika boiler tidak selalu bekerja pada kapasitas maksimum
BURNER GAS RIELLO RS 50- RS 70- RS 100- RS 130- RS 190
Type Riello burner RS 190 memilki kapasitas pembakaran dari 70 hingga 2290 kW, dan telah dirancang untuk digunakan pada suhu rendah atau tinggi yang biasanya di pakai untuk pengoparsian boiler air panas, boiler udara atau uap panas, boiler minyak diatermik, Gas burner riello type RS memiliki “dua tahap progresif”; pembakar dilengkapi dengan panel kontrol mikroprosesor yang memasok indikasi operasi dan diagnosis penyebab kesalahan. Peningkatan kinerja kipas dan kepala pembakaran, menjamin fleksibilitas penggunaan dan kerja yang sangat baik di semua kecepatan putaran. Desain eksklusif memastikan pengurangan dimensi, penggunaan dan perawatan sederhana. Berbagai macam aksesori menjamin peningkatan fleksibilitas kerja.
Two Stage Gas Burner Riello RS Series
Riello RS Series merupakan rangkaian two stage progressive gas burner yang dirancang untuk berbagai aplikasi pemanasan, mulai dari boiler berkapasitas kecil hingga aplikasi industri dengan kebutuhan thermal mencapai lebih dari 2 MW.
Seri ini mencakup beberapa model, yaitu Riello RS 34 MZ, RS 44 MZ, RS 50, RS 64 MZ, RS 70, RS 100, RS 130, RS 150, dan RS 190. Dalam data teknis Riello, rentang kapasitas seri RS berada mulai sekitar 45 kW hingga 2.290 kW, tergantung model dan konfigurasi burner.
Riello RS Series dapat digunakan pada berbagai aplikasi seperti steam boiler, hot water boiler, hot air generator, thermal oil boiler, oven, furnace, dryer, dan industrial heating system, dengan pemilihan model berdasarkan kebutuhan heat load dan kondisi combustion chamber.
Daftar Kapasitas Two Stage Gas Burner Riello
Berikut rentang kapasitas utama Riello RS Series:
| Model Burner | Kapasitas |
|---|---|
| RS 34 MZ | 45/125 – 390 kW* |
| RS 44 MZ | 80/203 – 550 kW* |
| RS 50 | 115/290 – 600 kW* |
| RS 64 MZ | 150/400 – 850 kW |
| RS 70 | 192/465 – 814 kW |
| RS 100 | 232/698 – 1.163 kW |
| RS 130 | 372/930 – 1.512 kW |
| RS 150 | 300/900 – 1.850 kW |
| RS 190 | 470/1.279 – 2.290 kW |
*Nilai minimum dapat berbeda menurut versi datasheet, konfigurasi, dan model yang digunakan. Datasheet Riello yang tersedia mencantumkan RS 34 MZ 45/125–390 kW, RS 44 MZ 80/203–550 kW, dan RS 50 115/290–600 kW.
1. Riello RS 34 MZ
Riello RS 34 MZ merupakan salah satu model dengan kapasitas paling kecil dalam RS Series.
Rentang kapasitas pada data teknis Riello adalah sekitar:
45/125 – 390 kW
Model ini dapat dipertimbangkan untuk aplikasi dengan kebutuhan panas relatif kecil hingga menengah.
Aplikasi dapat meliputi:
- Hot water boiler
- Small steam boiler
- Hot air generator
- Oven
- Heating equipment
RS 34 MZ menggunakan sistem two-stage progressive operation, sehingga burner dapat bekerja pada tingkat pembakaran yang berbeda sesuai kebutuhan sistem.
2. Riello RS 44 MZ
Riello RS 44 MZ memiliki kapasitas sekitar:
80/203 – 550 kW
Burner ini dapat digunakan untuk aplikasi boiler dan heating equipment yang membutuhkan kapasitas thermal lebih besar dibandingkan RS 34 MZ.
Pemilihan RS 44 MZ tetap harus memperhatikan:
- Heat load
- Gas pressure
- Furnace pressure
- Combustion chamber
- Boiler back pressure
- Gas train
- Electrical supply
3. Riello RS 50
Riello RS 50 memiliki kapasitas sekitar:
115/290 – 600 kW
Model ini dapat digunakan untuk aplikasi gas-fired boiler, hot water boiler, oven, furnace, dan industrial heating yang membutuhkan kapasitas hingga sekitar 600 kW.
Dengan sistem two-stage, burner memiliki kemampuan mengatur operasi pada tingkat pembakaran yang berbeda.
4. Riello RS 64 MZ
Riello RS 64 MZ memiliki kapasitas:
150/400 – 850 kW
Model ini mulai masuk ke kelas kapasitas yang lebih besar dan dapat digunakan pada berbagai aplikasi industrial heating.
Riello RS 64 MZ dapat dipertimbangkan untuk:
- Steam boiler
- Hot water boiler
- Hot air generator
- Thermal process
- Industrial furnace
- Oven
- Dryer
5. Riello RS 70
Riello RS 70 memiliki firing range sekitar:
192/465 – 814 kW
Burner ini dapat digunakan untuk sistem pemanasan dengan kebutuhan thermal hingga sekitar 814 kW.
Dalam aplikasi boiler, pemilihan RS 70 harus memperhatikan apakah kapasitas minimum dan maksimum burner sesuai dengan heat load aktual.
Burner yang terlalu besar dapat menyebabkan operasi tidak optimal apabila kebutuhan minimum equipment berada jauh di bawah firing range burner.
6. Riello RS 100
Riello RS 100 merupakan salah satu model yang banyak digunakan untuk aplikasi boiler dan industrial heating dengan kapasitas hingga:
1.163 kW
Rentang firing range:
232/698 – 1.163 kW
Dalam satuan Mcal/h, kapasitas maksimumnya sekitar:
1.000 Mcal/h
atau sekitar:
1.000.000 kcal/h
RS 100 dapat menjadi pilihan untuk aplikasi seperti:
- Steam boiler
- Hot water boiler
- Industrial furnace
- Oven
- Dryer
- Hot air generator
- Thermal process
Riello juga menyediakan berbagai aksesori dan kit untuk RS 100, termasuk vibration reduction kit dan gas maximum pressure switch kit.
7. Riello RS 130
Riello RS 130 memiliki kapasitas:
372/930 – 1.512 kW
Dengan kapasitas maksimum sekitar 1,5 MW, burner ini dapat digunakan pada aplikasi industrial heating yang membutuhkan heat input lebih besar dibandingkan RS 100.
RS 130 dapat dipertimbangkan untuk:
- Steam boiler
- Hot water boiler
- Industrial oven
- Furnace
- Dryer
- Heating system
Untuk aplikasi berkapasitas besar, pemeriksaan furnace pressure dan combustion chamber menjadi semakin penting sebelum menentukan burner.
8. Riello RS 150
Riello RS 150 juga termasuk dalam RS Series dan memiliki firing range sekitar:
300/900 – 1.850 kW
Model ini cocok dipertimbangkan untuk aplikasi industrial heating dengan kebutuhan thermal mendekati 2 MW.
Riello mencantumkan RS 150 bersama RS 190 dalam dokumentasi RS Series.
9. Riello RS 190
Riello RS 190 merupakan salah satu model berkapasitas terbesar dalam RS Series.
Firing range:
470/1.279 – 2.290 kW
atau sekitar:
2,29 MW
Dengan kapasitas tersebut, RS 190 dapat digunakan untuk aplikasi industrial heating dengan kebutuhan thermal tinggi.
Aplikasi potensial meliputi:
- Large steam boiler
- Hot water boiler
- Industrial furnace
- Large oven
- Dryer
- Process heating
Untuk kapasitas di atas 2 MW, desain combustion system harus diperiksa secara menyeluruh, termasuk burner, gas train, furnace, chimney, combustion chamber, dan control system.
Sistem Pembakaran Two Stage Progressive
Salah satu karakteristik utama RS Series adalah sistem two stage progressive gas burner.
Secara sederhana, burner memiliki tingkat operasi pembakaran rendah dan tinggi.
Low Fire
Pada saat kebutuhan panas rendah, burner bekerja pada kapasitas pembakaran yang lebih rendah.
High Fire
Ketika kebutuhan panas meningkat, burner meningkatkan heat input menuju kapasitas operasi yang lebih tinggi.
Sistem ini memungkinkan kapasitas pembakaran lebih sesuai dengan kebutuhan thermal equipment dibandingkan burner single-stage.
Namun, two-stage tidak berarti burner bekerja secara terus-menerus hanya pada dua angka kapasitas. Pengaturan aktual bergantung pada model burner, servomotor, air damper, fuel regulation, dan konfigurasi sistem kontrol.
Dokumentasi Riello menjelaskan RS Series sebagai Two Stage Progressive Gas Burners, dengan sistem pengaturan udara dan fuel output menggunakan servomotor pada konfigurasi seri tersebut.
Gas Burner Riello untuk Boiler
Riello RS Series banyak dipertimbangkan untuk aplikasi gas-fired boiler.
Pada sistem boiler, burner berfungsi menghasilkan energi panas melalui pembakaran gas.
Sistem pendukung burner umumnya mencakup:
- Gas supply
- Gas filter
- Gas regulator atau stabilizer
- Gas pressure switch
- Safety gas valve
- Gas train
- Burner
- Combustion chamber
- Boiler
- Flue gas system
Gas train pada konfigurasi RS Series dapat mencakup filter, stabilizer, minimum gas pressure switch, safety valve, dan komponen kontrol lainnya sesuai kapasitas dan konfigurasi.
Gas Burner Riello untuk Rotary Dryer
Riello RS Series juga dapat dipertimbangkan untuk aplikasi rotary dryer apabila kapasitas dan karakteristik combustion system sesuai.
Dalam aplikasi dryer, burner menghasilkan energi panas yang digunakan untuk menghasilkan hot gas atau hot air.
Parameter yang perlu dihitung:
- Kapasitas material kg/h
- Moisture inlet
- Moisture outlet
- Water evaporation
- Hot air temperature
- Exhaust temperature
- Airflow
- Heat loss
- Thermal efficiency
Sebagai contoh, kebutuhan thermal dryer sekitar 1.000 kW dapat menjadi dasar awal pemilihan burner pada kelas RS 100 atau model lain yang sesuai.
Namun, burner tidak boleh dipilih hanya berdasarkan heat load. Combustion chamber dan furnace pressure harus diperiksa terlebih dahulu.
Cara Memilih Model Riello RS
Pemilihan model dapat dimulai dari kebutuhan thermal.
Contoh sederhana:
Heat Load 300 kW
Dapat dievaluasi pada:
RS 34 MZ / RS 44 MZ
Untuk kebutuhan sekitar:
500 kW
Dapat dibandingkan:
RS 44 MZ / RS 50 / RS 64 MZ
Untuk kebutuhan sekitar:
800 kW
Dapat dievaluasi:
RS 64 MZ / RS 70 / RS 100
Untuk kebutuhan sekitar:
1.000 kW
Model yang dapat dievaluasi:
RS 100
Untuk kebutuhan sekitar:
1.500 kW
Dapat dievaluasi:
RS 130
Untuk kebutuhan sekitar:
2.000 kW
Dapat dievaluasi:
RS 150 / RS 190
Pemilihan final tetap harus berdasarkan firing range, furnace pressure, flame dimension, gas pressure, boiler resistance, dan combustion chamber.
Tabel Perbandingan Riello RS Series
| Model | Max. Capacity | Perkiraan Mcal/h | Kelas Aplikasi |
|---|---|---|---|
| RS 34 MZ | 390 kW | ±336 Mcal/h | Small heating |
| RS 44 MZ | 550 kW | ±473 Mcal/h | Boiler / heating |
| RS 50 | 600 kW | ±516 Mcal/h | Boiler / industrial |
| RS 64 MZ | 850 kW | ±730 Mcal/h | Industrial heating |
| RS 70 | 814 kW | ±700 Mcal/h | Boiler / heating |
| RS 100 | 1.163 kW | ±1.000 Mcal/h | Medium-large boiler |
| RS 130 | 1.512 kW | ±1.300 Mcal/h | Industrial heating |
| RS 150 | 1.850 kW | ±1.590 Mcal/h | Large heating |
| RS 190 | 2.290 kW | ±1.970 Mcal/h | Large industrial |
Nilai Mcal/h di atas merupakan konversi pendekatan dari kapasitas kW; data firing range resmi perlu dijadikan acuan utama untuk pemilihan model. Datasheet Riello mencantumkan RS 100 hingga 1.163 kW, RS 130 hingga 1.512 kW, RS 150 hingga 1.850 kW, dan RS 190 hingga 2.290 kW.
Keuntungan Two Stage Gas Burner Riello
Beberapa keuntungan yang menjadi pertimbangan dalam penggunaan RS Series antara lain:
1. Kapasitas Beragam
Tersedia berbagai model mulai dari kelas ratusan kW hingga lebih dari 2 MW.
2. Two Stage Operation
Burner dapat bekerja pada tingkat pembakaran rendah dan tinggi sesuai kebutuhan sistem.
3. Aplikasi Luas
Dapat digunakan untuk boiler, hot water boiler, oven, furnace, dryer, dan industrial heating sesuai spesifikasi.
4. Combustion Adjustment
Pengaturan burner dapat disesuaikan dengan kondisi furnace dan kebutuhan heat load.
5. Maintenance
Beberapa model RS dilengkapi slide bars untuk membantu proses instalasi dan maintenance.
6. Sistem Kontrol dan Safety
Konfigurasi RS Series mencakup flame control, minimum air pressure switch, serta komponen gas train dan safety sesuai model dan konfigurasi.
Kesimpulan
Riello RS Series Two Stage Progressive Gas Burner merupakan rangkaian gas burner untuk kebutuhan pemanasan dari kapasitas kecil hingga aplikasi industrial dengan kapasitas mencapai sekitar 2.290 kW.
Model RS 34 MZ, RS 44 MZ, RS 50, RS 64 MZ, RS 70, RS 100, RS 130, RS 150, dan RS 190 memiliki firing range yang berbeda sehingga pemilihan burner harus dilakukan berdasarkan kebutuhan thermal aktual.
Untuk boiler dan industrial heating, pemilihan burner sebaiknya mempertimbangkan:
Heat Load, Burner Capacity, Gas Pressure, Furnace Pressure, Combustion Chamber, Gas Train, Flame Dimension, Boiler Back Pressure, dan Chimney System.
PT Indira Mitra Boiler dapat membantu kebutuhan supply gas burner Riello, pemilihan model, gas train, instalasi, commissioning, combustion adjustment, maintenance, troubleshooting, dan spare part burner Riello.
Spesifikasi dan Kelebihan Burner Gas Riello RS 190
Riello RS 190 merupakan forced draught monoblock gas burner dengan sistem operasi two-stage progressive yang dirancang untuk aplikasi boiler dan sistem pemanasan industri dengan kebutuhan kapasitas thermal tinggi.
Riello RS 190 memiliki firing range hingga sekitar 2.290 kW, sehingga dapat dipertimbangkan untuk aplikasi seperti steam boiler, hot water boiler, industrial furnace, oven, dryer, hot air generator, dan process heating sesuai dengan kebutuhan thermal serta karakteristik combustion chamber.
Dalam pemilihan burner, kapasitas bukan satu-satunya parameter yang harus diperhatikan. Faktor seperti gas pressure, furnace pressure, combustion chamber, flame dimension, gas train, boiler back pressure, electrical supply, dan sistem kontrol juga perlu dianalisis.
Spesifikasi Produk Riello RS 190
Riello RS 190 menggunakan konstruksi monoblock forced draught gas burner dengan operasi otomatis dan sistem pembakaran two-stage progressive.
Beberapa komponen utama burner meliputi sistem udara pembakaran, fan, air damper, burner head, ignition system, flame detection, gas control system, serta microprocessor-based flame control.
1. Air Intake Circuit
Sistem penghisapan udara dirancang untuk mengarahkan udara pembakaran menuju fan.
Pada konfigurasi tertentu, bagian air intake dilengkapi material yang membantu mengurangi tingkat kebisingan selama pengoperasian burner.
2. Fan
Fan berfungsi menyediakan udara pembakaran yang dibutuhkan selama proses combustion.
Pada keluarga RS Series, desain fan dapat berbeda menurut model burner. Untuk model tertentu digunakan reverse-curved blades, sedangkan konfigurasi model lainnya menggunakan desain blade yang berbeda sesuai konstruksi burner.
Pada RS 190, karakteristik fan harus disesuaikan dengan kebutuhan airflow dan furnace pressure.
3. Air Damper
Air damper digunakan untuk mengatur jumlah udara pembakaran.
Pengaturan udara sangat penting karena rasio udara dan bahan bakar memengaruhi:
- Flame stability
- Combustion efficiency
- Excess air
- Flue gas temperature
- Emission
- Fuel consumption
Setting air damper harus dilakukan berdasarkan kondisi aktual burner dan equipment.
4. Fuel Regulation
Sistem pengaturan bahan bakar mengatur keluaran gas pada tahap operasi burner.
Pada sistem two-stage progressive, pengaturan gas dan udara bekerja secara terkoordinasi untuk menghasilkan heat input yang sesuai dengan kebutuhan equipment.
5. Motor
Burner menggunakan motor listrik untuk menggerakkan fan.
Konfigurasi motor bergantung pada model burner dan spesifikasi electrical supply. Untuk RS Series tertentu digunakan motor tiga fase dengan sistem kelistrikan sesuai spesifikasi teknis pabrikan.
Data electrical harus diperiksa sebelum instalasi, termasuk:
- Voltage
- Phase
- Frequency
- Motor power
- Starting current
- Protection system
6. Adjustable Combustion Head
Combustion head dapat disesuaikan berdasarkan kebutuhan output dan karakteristik combustion chamber.
Pengaturan burner head membantu menyesuaikan bentuk dan karakteristik flame dengan furnace.
Komponen combustion head dapat mencakup:
- Stainless steel end cone
- Ignition electrodes
- Ionization probe
- Gas distributor
- Flame stability disc
Stainless Steel End Cone
End cone menggunakan material yang dirancang untuk menghadapi temperatur tinggi dan lingkungan pembakaran.
Ignition Electrodes
Electrode digunakan untuk menghasilkan percikan listrik pada proses ignition.
Ionization Probe
Ionization probe digunakan sebagai bagian dari sistem flame detection untuk mendeteksi keberadaan api.
Gas Distributor
Gas distributor membantu mendistribusikan bahan bakar gas menuju area pembakaran sesuai desain burner.
Flame Stability Disc
Flame stability disc membantu menjaga karakteristik dan kestabilan flame selama proses pembakaran.
7. Minimum Air Pressure Switch
Minimum air pressure switch merupakan bagian dari sistem safety burner.
Komponen ini memonitor kondisi tekanan udara pembakaran.
Apabila tekanan udara tidak mencapai kondisi yang diperlukan, sistem kontrol burner dapat menghentikan operasi sesuai dengan sequence safety yang telah ditentukan.
Fungsi tersebut membantu mencegah burner beroperasi pada kondisi udara pembakaran yang tidak mencukupi.
8. Microprocessor-Based Flame Control
Riello RS 190 menggunakan sistem kontrol flame berbasis elektronik/mikroprosesor sesuai konfigurasi burner.
Sistem kontrol berfungsi mengatur dan memonitor sequence operasi burner, termasuk fungsi diagnostik.
Parameter yang dipantau dapat berkaitan dengan:
- Ignition sequence
- Flame detection
- Safety interlock
- Burner lockout
- Operating sequence
- Diagnostic information
Sistem diagnostik membantu teknisi ketika melakukan troubleshooting dan maintenance burner.
9. Burner On/Off Selector
Burner dilengkapi sistem kontrol operasi untuk mengatur kondisi ON dan OFF sesuai konfigurasi panel kontrol.
Kontrol ini terintegrasi dengan sistem safety dan interlock equipment.
10. Manual Stage 1 dan Stage 2
Sistem two-stage progressive memungkinkan burner bekerja pada tingkat kapasitas yang berbeda.
Secara umum:
Stage 1
Burner beroperasi pada tingkat kapasitas lebih rendah.
Stage 2
Burner meningkatkan heat input sesuai kebutuhan thermal.
Pengaturan aktual bergantung pada konfigurasi burner, servomotor, fuel regulation, dan sistem kontrol.
11. Flame Inspection Window
Flame inspection window memungkinkan operator atau teknisi melakukan pemeriksaan visual terhadap kondisi flame tanpa harus membongkar burner.
Pemeriksaan visual dapat membantu mengetahui kondisi umum pembakaran, tetapi evaluasi combustion tetap sebaiknya dilakukan menggunakan instrumen pengukuran yang sesuai.
12. Sliding Bars
Salah satu fitur yang membantu proses maintenance adalah sliding bars.
Sistem ini memungkinkan burner head ditarik atau digeser sehingga akses menuju bagian combustion head menjadi lebih mudah.
Keuntungan tersebut dapat membantu pekerjaan:
- Inspection
- Cleaning
- Electrode checking
- Flame detector inspection
- Burner head maintenance
- Combustion adjustment
13. Radio Interference Protection
Burner dilengkapi perlindungan terhadap gangguan interferensi radio sesuai konfigurasi kelistrikan produk.
Hal ini menjadi bagian dari desain electrical system burner.
14. Electrical Protection IP44
Pada konfigurasi yang tercantum dalam dokumentasi produk, tingkat perlindungan electrical enclosure dapat mencapai IP44.
IP rating harus dipahami berdasarkan kondisi instalasi aktual dan tidak berarti burner dapat dipasang tanpa perlindungan tambahan pada lingkungan yang memiliki paparan air atau kondisi ekstrem.
Gas Train Riello RS 190
merupakan bagian penting dari sistem instalasi gas burner,berfungsi mengatur, menyaring, mengontrol, dan mengamankan suplai gas sebelum masuk ke burner.
Konfigurasi gas train dapat menggunakan sistem Multibloc atau Composed, tergantung kapasitas dan kebutuhan instalasi.
Komponen gas train dapat meliputi:
- Gas filter
- Gas stabilizer/regulator
- Minimum gas pressure switch
- Safety gas valve
- Valve seal control pada konfigurasi tertentu
- Working gas valve
- Gas ignition pressure regulation
Untuk burner dengan kapasitas tertentu, valve seal control dapat menjadi bagian dari konfigurasi safety gas train sesuai persyaratan sistem.
Fungsi Gas Train pada Riello RS 190
Gas train bukan hanya jalur pipa gas menuju burner.
Sistem ini memiliki beberapa fungsi penting:
Gas Filter
Menyaring partikel dan kotoran dari suplai gas.
Gas Regulator atau Stabilizer
Menjaga tekanan gas agar berada pada kondisi yang sesuai dengan kebutuhan burner.
Minimum Gas Pressure Switch
Memantau tekanan minimum gas sebelum burner beroperasi.
Safety Gas Valve
Berfungsi sebagai bagian dari sistem penghentian suplai gas ketika kondisi safety mengharuskan burner melakukan shutdown.
Working Gas Valve
Mengatur suplai gas sesuai kebutuhan operasi burner.
Konfigurasi aktual gas train harus disesuaikan dengan model burner, gas pressure, capacity, fuel type, dan regulasi instalasi yang berlaku.
Peralatan Standar Riello RS 190
Peralatan standar yang dapat disertakan sesuai konfigurasi produk antara lain:
- Gas train gasket
- Flange gasket
- Burner mounting screws
- Thermal screen
- Boiler flange mounting screws
- Instruction manual
- Spare parts catalogue
Untuk konfigurasi tertentu, dapat tersedia komponen tambahan seperti sliding bar extensions.
Isi paket harus dikonfirmasi berdasarkan model, konfigurasi, dan purchase specification.
Aksesori Riello RS 190
Beberapa aksesori yang dapat tersedia secara terpisah antara lain:
- Extended head kit
- Spacer kit
- Continuous ventilation kit
- Post-ventilation kit
- Soundproof box
- LPG kit
- Town gas kit
- Vibration reduction kit
- Status panel kit
- Earth fault interruption kit
- Flange connection kit
- PC interface device
- Gas train adapter
- Valve seal control kit
- Stabilising springs
Ketersediaan aksesori harus diperiksa berdasarkan model burner dan konfigurasi instalasi.
Kelebihan Burner Gas Riello RS 190
Selain mempertimbangkan kapasitas burner, pengguna juga perlu memperhatikan aspek operasi, maintenance, safety, spare part, dan service support.
Berikut beberapa keunggulan yang menjadi pertimbangan dalam penggunaan Riello RS 190.
1. Pengoperasian Otomatis
Riello RS 190 dirancang sebagai burner otomatis dengan sequence pembakaran yang dikendalikan oleh sistem kontrol burner.
Dengan sistem otomatis, proses seperti:
- Pre-purge
- Ignition
- Flame detection
- Fuel opening
- Stage operation
- Safety shutdown
dapat dilakukan berdasarkan sequence kontrol burner dan interlock equipment.
2. Two Stage Progressive Operation
Sistem two-stage progressive memungkinkan burner menyesuaikan heat input dengan kebutuhan thermal.
Hal ini sangat berguna pada boiler atau equipment yang memiliki variasi beban panas.
Burner dapat beroperasi pada tingkat kapasitas yang lebih rendah ketika kebutuhan panas rendah dan meningkatkan output ketika kebutuhan panas meningkat.
3. Maintenance Lebih Praktis
Desain sliding bar memberikan akses yang lebih mudah menuju combustion head.
Hal ini membantu teknisi dalam melakukan:
- Cleaning
- Inspection
- Electrode checking
- Flame detector inspection
- Burner head adjustment
- Maintenance
Maintenance yang mudah dapat membantu mengurangi waktu pekerjaan ketika burner membutuhkan pemeriksaan.
4. Dokumentasi Teknis
Salah satu keunggulan dalam penggunaan Burner Gas Riello RS 190 adalah tersedianya dokumentasi teknis yang membantu proses instalasi, pengoperasian, maintenance, troubleshooting, dan identifikasi spare part.
Dokumentasi teknis sangat penting terutama untuk burner berkapasitas besar karena setiap komponen harus dipasang, diatur, dan dirawat sesuai dengan konfigurasi burner.
Dokumen yang perlu diperhatikan antara lain:
- Installation Manual – sebagai panduan pemasangan burner, gas train, electrical connection, dan komponen pendukung.
- Operating Manual – sebagai panduan pengoperasian burner dan sequence pembakaran.
- Maintenance Information – membantu teknisi melakukan inspeksi, cleaning, adjustment, dan preventive maintenance.
- Spare Parts Catalogue – digunakan untuk mengidentifikasi kode dan posisi komponen ketika membutuhkan penggantian spare part.
Penting untuk Instalasi dan Maintenance
Dalam proses commissioning Riello RS 190, dokumentasi teknis dapat digunakan sebagai referensi untuk memastikan pemasangan sesuai dengan spesifikasi burner.
Dokumentasi juga membantu teknisi dalam melakukan pemeriksaan terhadap:
- Burner head
- Air damper
- Servomotor
- Ignition electrode
- Ionization probe
- Air pressure switch
- Gas valve
- Flame control
- Fan motor
- Gas train
- Electrical connection
Untuk pengadaan spare part Riello RS 190, identifikasi sebaiknya dilakukan berdasarkan model burner, serial number, kode komponen, dan konfigurasi unit. Hal ini penting karena beberapa komponen dapat memiliki perbedaan berdasarkan versi atau konfigurasi burner.
Dengan dokumentasi teknis yang lengkap, proses instalasi, commissioning, troubleshooting, dan maintenance Burner Riello RS 190 dapat dilakukan secara lebih terstruktur dan mengurangi risiko kesalahan identifikasi komponen.
5. Ketersediaan Spare Part
Riello memiliki lini produk burner yang digunakan pada berbagai aplikasi heating dan combustion.
Ketersediaan spare part harus tetap disesuaikan dengan model burner, serial number, kode komponen, dan tahun produksi.
Komponen yang umum diperiksa dalam maintenance burner antara lain:
- Control box
- Ignition transformer
- Electrodes
- Flame detector
- Servomotor
- Gas valve
- Air pressure switch
- Fan motor
- Burner head components
- Gasket
6. Aplikasi Industri yang Beragam
Dengan kapasitas hingga sekitar 2.290 kW, RS 190 dapat dipertimbangkan untuk berbagai aplikasi dengan kebutuhan heat input tinggi.
Contohnya:
- Steam boiler
- Hot water boiler
- Industrial furnace
- Industrial oven
- Rotary dryer
- Hot air generator
- Process heating
- Heating equipment
Pemilihan akhir harus tetap berdasarkan hasil perhitungan heat load dan karakteristik combustion chamber.
7. Service dan Technical Support
Penggunaan burner industri membutuhkan dukungan teknis tidak hanya pada saat pembelian, tetapi juga selama masa operasi.
PT Indira Mitra Boiler dapat membantu kebutuhan:
- Pemilihan burner
- Supply Riello RS 190
- Gas train
- Instalasi burner
- Commissioning
- Burner adjustment
- Combustion setting
- Troubleshooting
- Maintenance
- Spare part
Mengapa Memilih Riello RS 190?
Riello RS 190 dapat dipertimbangkan ketika sistem membutuhkan gas burner dengan kapasitas tinggi, operasi two-stage progressive, automatic burner control, serta sistem combustion yang dapat diintegrasikan dengan boiler dan industrial heating equipment.
Namun, pemilihan burner tidak boleh hanya berdasarkan angka 2.290 kW.
Beberapa parameter penting yang harus diperiksa adalah:
Heat Load
Kebutuhan panas aktual equipment.
Gas Pressure
Tekanan gas yang tersedia di lokasi.
Furnace Pressure
Back pressure dari combustion chamber atau boiler.
Flame Dimension
Panjang dan diameter flame harus sesuai dengan combustion chamber.
Gas Train
Konfigurasi gas train harus sesuai dengan kapasitas dan tekanan gas.
Electrical Supply
Voltage, phase, frequency, dan motor power harus sesuai dengan instalasi.
Control System
Burner harus dapat terintegrasi dengan boiler control panel dan safety interlock.
Kesimpulan
Riello RS 190 merupakan forced draught monoblock gas burner dengan sistem two-stage progressive operation yang dapat digunakan untuk aplikasi boiler dan industrial heating dengan kebutuhan kapasitas tinggi.
Dengan kapasitas maksimum sekitar 2.290 kW, burner ini dapat dipertimbangkan untuk steam boiler, hot water boiler, furnace, oven, dryer, hot air generator, dan process heating.
Beberapa karakteristik yang menjadi pertimbangan adalah automatic operation, adjustable combustion head, air pressure safety switch, flame control system, sliding bars, two-stage operation, gas train system, serta dukungan maintenance dan spare parts.
Untuk mendapatkan performa optimal, instalasi dan commissioning harus dilakukan berdasarkan manual pabrikan, kondisi equipment, gas pressure, furnace pressure, combustion chamber, gas train, dan sistem safety.
PT Indira Mitra Boiler menyediakan solusi Riello RS 190 dan gas burner untuk kebutuhan industri, termasuk pemilihan model, supply burner, gas train, instalasi, commissioning, combustion adjustment, maintenance, troubleshooting, dan spare part.
Kelebihan Burner Gas Riello Rs 190
Selain memperhitungkan kapasitas dan model burner yang akan di pakai kita perlu mempertimbangkan kelebihan dan keunggulan dari burner yang akan kita gunakan, dimana nanti berdampak saat pengoprasian di proses kita dan sistem perawtan yang di lakukan oleh oprator lebih mudah. ada pun beberpa kelebihan burner gas Riello type RS 190 sebagai berikut :
- Pengoprasian Burner Otomatis
- Peongoprsaian yang mudah
- Panduan Manual book yang lengkap
- Brand produk burner riello lesensi Itali-Eropa barat
- Komponen/ Sprepart mudah di dapat
- Harga Yang kompetitif
- Layanan service yang terjamin
CATALOGE RIELLO RS 34- RS 190
Demikian pemabhasan manfaat burner riello untuk boiler dan jenis jenis riello yang menggunakan bahan bakar gas, info diskusi terkait kebutuhan burner bisa hubungi kami atau tanya2 dulu di
Workshop
Kawasan Pergudangan Laksana Business Park, Jalan Laksana 6 Blok F 09, Desa laksana Kec. Pakuhaji, Kab. Tangerang, Banten- 15570
PT Indira Mitra Boiler
Ratman Bejo
☎️081388666204
My Website
https://indira.co.id
Email: info@indira.co.id
Email: idmratman@gmail.com
https://www.youtube.com/@Ratman_Bejo/videos
