JUAL ELECTRODE PEMANTIK BURNER

Ignation Electrode Pemantik

Pemantik/electrode adalah alat yang berfungsi untuk membantu terjadinya pembakaran burner mulai percikan api atau cahaya yang di hasilkan dari alat ini, kemudian di gabungkan dengan bahan bakar dan tiupan angin yang nantinya menimbulkan pemabakaran api. dalam bahasa teknik alat ini memiliki istilah nama beragam nama ignation electrode, igantion pemantik, dan busi pemantik, pada dasarnya yang di maksut sama yaitu alat percikan yang memiliki kegunaan membantu proses terjadinya pembakaran burner/boiler.

Ignition Electrode Pemantik Burner Industri

Kami selaku perushaan fabrikasi boiler dan agen burner juga menyedikan/menjual electrode pemantik dengan berbagai ukuran dan model sesuai kebutuhan existing dengan pemesanan custem jika ukuran dan kuantiti di atas standar pasaran. perushaan kami masih di bawah naungan pt indira mitra boiler yang berlokasi di pakuhaji tangerang.

Bahan Matrial elactrode

Electrode pemantik percikan keramik banyak digunakan dalam perangkat pengapian mesin pembakaran, boiler, dengan poin kuat seperti pengapian sensitif, tahan lama, ketahanan penuaan yang kuat, ketahanan suhu tinggi, ketahanan korosi, kekuatan dielektrik tinggi.

Dengan menggunakan keramik Alumina 95% dengan kaca sebagai insulator, memiliki kekuatan mekanik yang unggul dan ketahanan kejut termal yang sangat baik.

Panjang jarum elektroda dapat diproduksi sesuai dengan kebutuhan pelanggan, bagian keramik jarum elektroda dapat dirakit sesuai dengan kebutuhan pelanggan yang berbeda.

Spesifikasi produk:

Produk ini dilengkapi dengan pegas yang mengetuk Ignation untuk ketahanan kejut yang sangat baik. Semua komponen yang digunakan untuk elektroda pemantik ini diperoleh dari vendor terpercaya di industri ini. Untuk memastikan kesempurnaan produk, ini diuji pada berbagai parameter oleh penganalisa kualitas perusahaan kami.

  • Akurasi dimensi
  • Kekuatan tarik tinggi
  • Kehidupan fungsional lebih lama
  • Bahan Keramik
  • Warna Putih
  • Penggunaan/Aplikasi digunakan dalam alat pengapian mesin pembakaran, burner atau boiler
  • Fitur kekuatan dielektrik yang tinggi
  • Perlawanan Ketahanan kejut termal yang sangat baik

Pengaturan Ignition Electrode

Posisi ignition electrode harus diatur dengan tepat terhadap muka burner nozzle. Jarak yang tidak sesuai dapat menyebabkan percikan api tidak berada pada posisi ideal sehingga proses penyalaan burner menjadi sulit, terlambat, atau mengalami ignition failure.

Pengaturan electrode sebaiknya mengikuti ukuran dan toleransi yang tercantum pada manual burner atau gambar teknis dari manufacturer, karena setiap tipe burner dapat memiliki standar jarak yang berbeda.

1. Memeriksa ketinggian dan posisi electrode terhadap nozzle
Tempatkan alat ukur atau electrode setting gauge pada ujung nozzle burner sesuai posisi yang ditunjukkan pada gambar. Periksa ketinggian ujung electrode serta jaraknya terhadap muka nozzle.

2. Memeriksa jarak antar ujung electrode
Putar setting gauge sekitar 90°, kemudian tempatkan kembali pada nozzle. Periksa jarak antara kedua ujung electrode untuk memastikan posisi spark gap sesuai spesifikasi burner.

3. Mengatur posisi electrode
Apabila posisi belum sesuai, kendurkan sedikit sekrup penjepit electrode, kemudian geser atau atur electrode hingga berada pada posisi yang benar. Setelah selesai, kencangkan kembali sekrup penjepit dan lakukan pemeriksaan ulang.

Mengapa Jarak Electrode Harus Tepat?

Pengaturan ignition electrode burner yang benar membantu menghasilkan percikan api yang kuat dan berada pada area penyalaan bahan bakar yang tepat. Posisi electrode yang terlalu dekat atau terlalu jauh dapat menyebabkan:

  • Burner sulit menyala
  • Percikan api lemah atau tidak stabil
  • Terjadi ignition failure dan burner lockout
  • Ujung electrode terlalu dekat dengan nozzle atau komponen logam
  • Proses penyalaan bahan bakar menjadi tidak sempurna

Setelah melakukan penyetelan, pastikan electrode tidak menyentuh nozzle, diffuser, atau bagian logam lainnya. Sebelum pekerjaan adjustment dilakukan, matikan sumber listrik burner dan tutup suplai bahan bakar.

Studi Banding Pengaturan Ignition Electrode Burner

Sebagai studi banding, jarak ignition electrode tidak dapat disamaratakan untuk semua burner. Setiap pabrikan dan model memiliki ukuran electrode gap serta posisi terhadap nozzle yang berbeda. Manual Riello sendiri menunjukkan beberapa konfigurasi berbeda tergantung seri burner.

Referensi BurnerJarak Antar ElectrodePosisi terhadap NozzleCatatan
Riello – beberapa seri oil burner±4 mm±2–2,5 mm pada konfigurasi tertentuHarus mengikuti drawing model
Riello 40 G20S4 ±0,3 mm6,5 ±0,5 mm pada dimensi yang ditunjukkan manualPosisi electrode sangat menentukan ignition
Beckett AFG±4 mm (5/32″)±1,6 mm dari muka nozzle; posisi vertikal juga ditentukanMenggunakan setting khusus burner
Oilon GKP-504 mmDimensi lain 4–5 mmSetting berbeda menurut model
Oilon GKP-904 mmDimensi lain 6–7 mmKapasitas/model memengaruhi setting

Riello 40 G20S, misalnya, mencantumkan dimensi 4 ±0,3 mm dan 6,5 ±0,5 mm pada diagram electrode setting. Beckett AFG menggunakan gap sekitar 5/32 inci (±4 mm), tetapi posisi ujung electrode terhadap muka dan centerline nozzle memiliki ukuran tersendiri. Oilon juga menetapkan dimensi berbeda antara model GKP-50 dan GKP-90.

Kesimpulan Studi Banding

Dari beberapa manufacturer tersebut terlihat bahwa spark gap sekitar 4 mm cukup umum, tetapi tidak boleh dijadikan ukuran universal. Posisi maju-mundur, ketinggian electrode terhadap nozzle, posisi terhadap diffuser disc, dan sudut electrode tetap harus mengikuti manual masing-masing model burner.

Pengaturan yang tepat penting karena ujung electrode harus menghasilkan percikan pada area yang dapat menyalakan campuran bahan bakar dan udara tanpa terkena langsung pola semprotan secara tidak semestinya. Riello juga menekankan bahwa ukuran yang ditentukan pada manual harus dipatuhi.

Untuk pekerjaan service burner, prosedur yang lebih aman adalah:

Identifikasi model burner → periksa manual → periksa nozzle → ukur electrode gap → periksa posisi terhadap nozzle/diffuser → kencangkan electrode → lakukan ignition test → lakukan combustion setting.

Dengan demikian, teknisi sebaiknya tidak mengatur ignition electrode hanya berdasarkan perkiraan visual. Gunakan setting gauge apabila tersedia dan selalu mengacu pada drawing teknis burner yang sedang dikerjakan.

 

  Info Kontak kami :

PT INDIRA MITRA BOILER

Kawasan Pergudangan LAKSANA BUSINESS PARK Blok No. F-009 Jl. Raya Kali Baru, Laksana, Kec. Pakuhaji Tangerang – Banten 15570

Workshop Kawasan Pergudangan Laksana Business Park, Jalan Laksana 6 Blok F 09, Desa laksana Kec. Pakuhaji, Kab. Tangerang, Banten- 15570 PT Indira Mitra Boiler Ratman Bejo ☎️081388666204 My Website https://indira.co.id https://idmboiler.co.id https://hargaboiler.co.id https://boilermarine.co.id Email: info@indira.co.id Email: idmratman@gmail.com https://www.youtube.com/@Ratman_Bejo/videos

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top