JUAL OIL BURNER OLYMPIA OM-0N, OM-1N, OM-2N, OM-3N, OM-4N

Jual Burner Olympia OM-0N,OM-1N,OM-2N,OM-3N,OM-4N

Oil Burner Olympia OM -3N

Oil burner olympia adalah burner pabrikan jepang yang memiliki sistem pembakaran bahan bakar solar (light oil) dengan kinerja yang maksimal dengan beberpa komponen pendungkunya, Olympia juga burner cocok di aplikasikan untuk pabrik industri di semua sektor yang mbutuhkan panas pembakaran sperti aplikasi boiler, incinerator, rotary drayer, oven, pemanas tangki, peleburan dan aplikasi lain.

Burner Seri OM-ON, OM-1N, OM-2N, OM-3N, OM-4N salah satu dari beberpa tipe burner olympia yang banyak di minati di kalngan industri di indonesia, dimana burner seri ini memiliki sistem pembakaran on/of one stage dan Two stage yang mencakup kapasitas dari 81 kw hingga 407 kw, Pembakar Olympia OM-N Series adalah model berukuran kecil hingga sedang yang merupan seri baru dari olympia menggunakan motor penggerak tandem untuk kipas dan pompa bahan bakar untuk meningkatkan kinerja dan mempertimbangkan kemampuan perawatan yang tinggi.

Spesifikasi data Olympia OM Series

Seri olympia OM memiliki beberpa kapaitas dan sepesifikasi yang berbeda di bagi dari tipe OM-0N hingga OM-4N dengan sepesifikasi sebgai berikut :

Burner Olympia OM-0N, OM-1N, OM-2N

OM-0N
Opration : On/of One stage
Output Kalori : 70,000 Kcal.h ( 81 Kw)
Output Fuel : 4-8 L/h
Electrik Motor : 1 phse, 100 W

 OM-1N
Opration : On/of One stage For Two stage
Output Kalori : 100,000 Kcal.h ( 116 Kw)
Output Fuel : 6-12 L/h
Electrik Motor : 1 -3 phse, 150 W

 OM-2N
Opration : On/of One stage For Two stage
Output Kalori : 170,000 Kcal.h ( 198 Kw)
Output Fuel : 10-20 L/h
Electrik Motor : 1 -3 phse, 250 W

 OM-3N
Opration : On/of One stage For Two stage
Output Kalori : 260,000 Kcal.h ( 302 Kw)
Output Fuel : 15-30 L/h
Electrik Motor : 1 -3 phse, 150 W

 OM-4N
Opration : On/of One stage For Two stage
Output Kalori : 350,000 Kcal.h ( 407 Kw)
Output Fuel : 20-40 L/h
Electrik Motor : 1 -3 phse, 400 W

Komponen Oil Burner Olympia OM Series

Olympia OM Series merupakan oil burner yang dirancang dengan mengintegrasikan berbagai komponen utama dalam satu sistem pembakaran. Burner terdiri dari sistem penggerak, suplai bahan bakar, suplai udara, pengapian, deteksi api, hingga sistem kontrol yang bekerja secara terintegrasi.

Pemahaman mengenai komponen oil burner Olympia penting untuk mendukung proses instalasi, pemeriksaan, troubleshooting, dan perawatan berkala.

Bagian Komponen Oil Burner Olympia OM Series

Berikut adalah komponen utama yang terdapat pada Olympia OM Series beserta fungsi umumnya.

1. Control Box / Control Burner

Control box merupakan pusat pengendalian operasi burner. Komponen ini mengatur urutan kerja burner, termasuk proses start, pengapian, pembakaran, dan penghentian berdasarkan sistem kontrol dan pengaman.

2. Electric Motor

Electric motor berfungsi sebagai sumber tenaga mekanis untuk menggerakkan komponen burner, terutama sistem kipas dan pompa bahan bakar sesuai konfigurasi burner.

3. Fan Burner

Fan burner berfungsi menyediakan udara pembakaran. Udara yang dihasilkan kipas dialirkan menuju ruang pembakaran untuk mendukung proses pembakaran bahan bakar.

4. Coupling

Coupling berfungsi menghubungkan sistem penggerak dengan komponen yang digerakkan. Komponen ini membantu meneruskan putaran motor sesuai kebutuhan mekanis burner.

5. Fuel Pump

Fuel pump berfungsi mengalirkan bahan bakar minyak menuju sistem pembakaran dengan tekanan dan debit sesuai kebutuhan burner.

Kondisi pompa bahan bakar perlu diperiksa secara berkala karena performanya berpengaruh terhadap suplai bahan bakar dan kestabilan pembakaran.

6. Flame Detector

Flame detector digunakan untuk mendeteksi keberadaan nyala api. Informasi dari detector diteruskan ke sistem kontrol untuk membantu memastikan proses pembakaran berlangsung sesuai kondisi yang diharapkan.

7. Inspection Window

Inspection window merupakan bagian yang memungkinkan operator atau teknisi melakukan pemeriksaan visual terhadap kondisi area pembakaran tanpa harus membongkar seluruh burner.

8. Cylinder

Cylinder merupakan bagian mekanis pada burner yang digunakan dalam sistem penggerak atau pengaturan komponen tertentu sesuai konfigurasi model.

9. Damper Scale

Damper scale berfungsi sebagai indikator atau skala pengaturan damper. Komponen ini membantu teknisi mengetahui posisi pengaturan aliran udara pada burner.

10. Transformer

Transformer merupakan bagian dari sistem kelistrikan burner yang berkaitan dengan kebutuhan tegangan tertentu. Pada sistem pengapian, transformer dapat digunakan untuk mendukung kebutuhan tegangan tinggi pada elektroda pemantik sesuai desain burner.

11. Cover Body

berfungsi sebagai pelindung sekaligus bagian luar dari konstruksi burner. Cover membantu melindungi komponen internal dari kondisi lingkungan dan kontak yang tidak diinginkan.

12. Electro Bar Support

Electro bar support berfungsi menopang dan menjaga posisi elektroda agar tetap berada pada posisi yang sesuai dengan konfigurasi sistem pengapian.

13. Electrode Pemantik

Electrode pemantik merupakan komponen sistem ignition yang menghasilkan percikan untuk membantu proses penyalaan bahan bakar.

Posisi dan kondisi elektroda perlu diperiksa secara berkala agar proses pengapian dapat berlangsung dengan baik.

14. Fuel Filter

Fuel filter berfungsi menyaring kotoran atau partikel dari bahan bakar sebelum masuk ke sistem burner.

Filter yang kotor atau tersumbat dapat mengganggu aliran bahan bakar sehingga pemeriksaan dan pembersihan perlu dilakukan secara berkala.

15. Diffuser

Diffuser merupakan komponen pada area pembakaran yang berhubungan dengan distribusi aliran udara dan pembentukan karakteristik api. Kondisi diffuser dapat berpengaruh terhadap proses pembakaran.

16. Blower Tube

Blower tube merupakan bagian saluran yang membantu mengarahkan aliran udara dari sistem blower menuju area pembakaran.

17. Gasket

Gasket digunakan sebagai elemen penyekat pada sambungan antarbagian burner. Kondisi gasket perlu diperhatikan untuk membantu mencegah kebocoran dan menjaga sambungan tetap rapat.

Cara Kerja Komponen Oil Burner Olympia

Setiap komponen pada Olympia OM Oil Burner memiliki fungsi yang saling berkaitan. Secara umum, proses kerja burner dimulai ketika control box memberikan perintah untuk menjalankan sistem.

Motor menggerakkan kipas dan sistem pompa sesuai konfigurasi burner. Fuel pump kemudian menyuplai bahan bakar melalui fuel filter, sedangkan fan menyediakan udara pembakaran.

Selanjutnya, electrode pemantik bekerja bersama sistem transformer untuk mendukung proses ignition. Setelah api terbentuk, flame detector memantau keberadaan nyala api dan memberikan informasi kepada sistem kontrol.

Seluruh proses tersebut berlangsung dalam koordinasi sistem kontrol dan komponen mekanis burner untuk menghasilkan pembakaran yang sesuai dengan kebutuhan peralatan pemanas.

Pentingnya Maintenance Komponen Oil Burner

Perawatan berkala diperlukan untuk menjaga performa Olympia Oil Burner. Komponen seperti fuel filter, fuel pump, electrode, flame detector, diffuser, fan, motor, dan gasket perlu diperiksa sesuai jadwal maintenance.

Beberapa pemeriksaan yang dapat dilakukan meliputi:

  • Membersihkan atau mengganti fuel filter.
  • Memeriksa kondisi oil pump.
  • Memeriksa electrode dan posisi pemantik.
  • Membersihkan flame detector.
  • Memeriksa diffuser dan blower tube.
  • Memeriksa fan serta motor.
  • Memeriksa coupling.
  • Memeriksa gasket dan sambungan.
  • Memeriksa control box dan sistem kelistrikan.
  • Memastikan damper berada pada pengaturan yang sesuai.

Penggantian komponen sebaiknya menggunakan spare part yang sesuai dengan tipe dan spesifikasi burner.

Spare Part Olympia Oil Burner

Ketersediaan komponen yang tepat sangat penting untuk mendukung maintenance dan mengurangi risiko downtime. Untuk kebutuhan spare part Olympia Oil Burner, identifikasi model burner terlebih dahulu sebelum melakukan pengadaan komponen.

Informasi seperti model burner, kapasitas, nomor komponen, jenis bahan bakar, dan spesifikasi teknis akan membantu proses identifikasi spare part yang lebih akurat.

Kesimpulan

Olympia OM Series Oil Burner terdiri dari berbagai komponen yang bekerja secara terintegrasi, mulai dari control box, electric motor, fan, coupling, fuel pump, flame detector, inspection window, cylinder, damper scale, transformer, cover body, electro bar support, electrode pemantik, fuel filter, diffuser, blower tube, hingga gasket.

Setiap komponen memiliki fungsi penting dalam mendukung proses suplai bahan bakar, udara, pengapian, deteksi api, dan kontrol burner. Pemeriksaan serta maintenance secara berkala membantu menjaga keandalan, keamanan, dan performa pembakaran Olympia Oil Burner.

Keuntungan Oil Burner Olympia

Olympia Oil Burner dirancang untuk mendukung kebutuhan sistem pemanasan dengan mengutamakan aspek keselamatan, konstruksi yang praktis, pengoperasian sederhana, dan kemudahan perawatan. Berbagai komponen burner dan sistem kontrol dirancang agar dapat bekerja secara terintegrasi untuk mendukung proses pembakaran yang stabil.

Berikut beberapa keuntungan utama Olympia Burner yang dapat menjadi pertimbangan dalam memilih oil burner untuk kebutuhan pemanasan.

1. Desain dengan Fokus pada Keselamatan

Keselamatan merupakan salah satu aspek penting dalam pengoperasian burner. Olympia Burner dirancang dengan mempertimbangkan persyaratan keselamatan untuk peralatan pembakaran.

Pada sistem yang menggunakan pilot burner, sistem pengapian pilot membantu mendukung proses penyalaan bahan bakar secara terkontrol. Sementara itu, beberapa model menggunakan sistem direct ignition sesuai dengan desain dan karakteristik burner masing-masing.

Sistem Non-Premixing

Beberapa burner Olympia menggunakan metode pembakaran non-premixing atau diffusion combustion. Pada metode ini, bahan bakar dan udara tidak dicampurkan sepenuhnya sebelum mencapai area pembakaran.

Konfigurasi tersebut dirancang untuk membantu meminimalkan risiko flashback dan mendukung kestabilan pembakaran.

Sistem Safety dan Control

Sistem pengamanan burner dapat mencakup berbagai perangkat sesuai model, antara lain:

  • Flame sensor atau flame detector
  • Gas pressure switch
  • Air pressure switch
  • Sistem kontrol burner
  • Katup penutup bahan bakar
  • Perangkat pengaman lainnya

Komponen tersebut bekerja bersama sistem kontrol untuk membantu memantau kondisi operasi burner.

Catatan: konfigurasi keselamatan dapat berbeda berdasarkan tipe Olympia Oil Burner. Spesifikasi aktual harus mengacu pada model dan datasheet burner yang digunakan.

2. Konstruksi Kompak

Keunggulan berikutnya adalah konstruksi yang kompak. Tata letak kepala burner, fan, motor, dan sistem kontrol dirancang secara terintegrasi untuk menghasilkan desain yang efisien dalam penggunaan ruang.

Desain compact ini dapat memberikan keuntungan pada instalasi yang memiliki keterbatasan area. Komponen utama tersusun dalam konfigurasi yang praktis sehingga burner dapat dipasang pada sistem pemanas sesuai kebutuhan teknis.

3. Pengoperasian Sederhana

Olympia Burner dirancang untuk mendukung pengoperasian yang praktis. Sistem kontrol dan perangkat keselamatan yang terintegrasi memungkinkan proses operasi burner berlangsung secara otomatis sesuai konfigurasi model.

Operator tidak perlu melakukan pengaturan manual pada setiap tahapan proses pembakaran. Sistem kontrol akan menjalankan urutan operasi burner berdasarkan kondisi dan parameter yang telah ditentukan.

Pengoperasian otomatis juga membantu meningkatkan konsistensi proses pembakaran dan memudahkan pemantauan sistem.

4. Kemudahan Perawatan

Kemudahan maintenance menjadi salah satu pertimbangan penting dalam penggunaan burner untuk sistem pemanasan. Komponen utama pada burner dirancang agar dapat diakses, dilepas, dan dipasang kembali untuk mendukung proses pemeriksaan dan perawatan.

Beberapa pekerjaan maintenance yang dapat dilakukan antara lain:

  • Pemeriksaan burner head
  • Pembersihan komponen pembakaran
  • Pemeriksaan nozzle
  • Pemeriksaan electrode
  • Pemeriksaan flame detector
  • Pemeriksaan fan dan motor
  • Pemeriksaan sistem bahan bakar
  • Pemeriksaan perangkat kontrol dan safety

Desain yang mendukung akses komponen dapat membantu teknisi melakukan pekerjaan perawatan secara lebih praktis.

Mengapa Memilih Olympia Oil Burner?

Dengan menggabungkan sistem keselamatan, konstruksi kompak, pengoperasian otomatis, dan kemudahan perawatan, Olympia Oil Burner dapat menjadi pilihan untuk berbagai kebutuhan pemanasan.

Pemilihan burner tetap harus disesuaikan dengan kapasitas pemanas, jenis bahan bakar, tekanan ruang bakar, kebutuhan proses, dan kondisi instalasi.

Studi Kasus Penggunaan Olympia Oil Burner pada Sistem Pemanasan

Sebuah sistem pemanasan industri membutuhkan oil burner yang mampu bekerja secara stabil, mudah dioperasikan, serta mendukung proses maintenance secara berkala. Selain kapasitas pembakaran, faktor keselamatan, ruang instalasi, sistem kontrol, dan kemudahan perawatan menjadi pertimbangan dalam pemilihan burner.

Berdasarkan kebutuhan tersebut, Olympia Oil Burner dapat dipertimbangkan karena memiliki sejumlah karakteristik yang mendukung kebutuhan operasional sistem pemanasan.

Tantangan di Lapangan

Dalam penggunaan burner untuk aplikasi industri, beberapa masalah yang umum menjadi perhatian antara lain:

  • Keterbatasan ruang pemasangan burner.
  • Proses ignition yang harus berlangsung secara terkontrol.
  • Kebutuhan monitoring nyala api.
  • Pengoperasian burner yang praktis.
  • Pemeriksaan dan pembersihan komponen secara berkala.
  • Kebutuhan sistem safety untuk membantu mencegah kondisi operasi yang tidak sesuai.

Solusi dengan Olympia Oil Burner

Olympia Burner dirancang dengan beberapa fitur yang dapat mendukung kebutuhan tersebut. Sistem kontrol dan perangkat safety bekerja secara terintegrasi untuk membantu mengatur proses operasi burner.

Pada model tertentu, sistem pengapian dan metode pembakaran dirancang untuk mendukung proses pembakaran yang stabil. Sistem flame detector, pressure switch, dan perangkat kontrol juga menjadi bagian dari sistem pengamanan sesuai konfigurasi masing-masing model.

Dari sisi instalasi, konstruksi yang kompak membantu penggunaan ruang secara lebih efisien. Hal ini menjadi pertimbangan khusus ketika burner harus dipasang pada peralatan dengan area instalasi terbatas.

Kemudahan Maintenance

Setelah burner digunakan, kegiatan maintenance menjadi bagian penting untuk mempertahankan performa sistem. Komponen seperti burner head, nozzle, electrode, flame detector, fan, motor, dan sistem bahan bakar perlu diperiksa secara berkala.

Desain komponen yang mudah diakses membantu teknisi melakukan pemeriksaan, pembersihan, dan penggantian spare part sesuai kebutuhan.

Hasil yang Diharapkan

Dengan pemilihan burner berdasarkan kebutuhan teknis yang tepat, penggunaan Olympia Oil Burner diharapkan dapat membantu:

  • Mendukung pembakaran yang stabil.
  • Meningkatkan kemudahan pengoperasian.
  • Mengoptimalkan penggunaan ruang instalasi.
  • Mempermudah proses maintenance.
  • Mendukung sistem keselamatan burner.
  • Menjaga keandalan sistem pemanasan.

Hasil aktual bergantung pada model burner, kondisi peralatan, jenis bahan bakar, instalasi, pengaturan burner, serta prosedur maintenance yang diterapkan.

Kesimpulan Studi Kasus

Studi kasus ini menunjukkan bahwa pemilihan Olympia Oil Burner tidak hanya mempertimbangkan kapasitas pembakaran, tetapi juga aspek keselamatan, konstruksi, kontrol, dan kemudahan perawatan.

Dengan menentukan model berdasarkan kebutuhan sistem, Olympia Burner dapat menjadi salah satu pilihan untuk berbagai aplikasi pemanasan rumah tangga maupun industri.

Info lebih lanjut terkait diskusi maupun kebutuhan unit burner olympia bisa hubungi kontak marketing kami di bawah ini:

Workshop
Kawasan Pergudangan Laksana Business Park, Jalan Laksana 6 Blok F 09, Desa laksana Kec. Pakuhaji, Kab. Tangerang, Banten- 15570

PT Indira Mitra Boiler
Ratman Bejo
☎️081388666204

My Website
https://indira.co.id

PT Indira Mitra Boiler


https://hargaboiler.co.id
https://boilermarine.co.id

Email: info@indira.co.id
Email: idmratman@gmail.com

https://www.youtube.com/@Ratman_Bejo/videos

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top