Jual Burner Riello Press GW- Press 4G Solar

Burner Riello Press GW– Press 1G, Press 2G, Press 3G dan press 4 G merupakan alat bakar kompor industri yang memiliki sitem oprasi control yang canggih dan mampu bekerja untuk enegry kapasitas besar di dunia industri. burner riello adalah burner berlesensi italia yang identik dengan bentuk fisik warna mereh dan menggunakan pompa oil suntec untuk burner solar, dan gas multiblok dungs untuk burner gas, dimana untuk sprepart riello menggunakan brand jerman juga sperti pompa oil, dan gas multibloknya.
Pernah kita jumpai burner riello type press gw- press 4 G yang sangat banyak di gunakan untuk boiler, incenerator, oven, dan rotary drayer, riello press gw sendiri jika untuk thermal oil boiler kapasitas 300.000 kcal,Press 1 G untuk boiler oil 400.000 kcal, press 2 G untuk boiler oil 600.000 kcal dan riello press 3G atau 4 G untuk boiler 1 juta kcal, berikut data kapasitas burner riello untuk series press Gw- Press 4 G.
Spesifikasi Riello Press GW-Press 4 G
Type burner Press Gw hingga Riello press 4 G mencakup jarak tembak dari 107 hingga 1660 kW dan mereka telah dirancanguntuk digunakan dalam instalasi sipil dengan dimensi rata-rata,seperti area bangunan dan grup apartemen besar atau untuk digunakan dalam aplikasi industri, seperti kecil atau menengah tanaman. Operasi adalah dua tahap, sehingga membuat ini pembakar yang cocok untuk instalasi yang memiliki variabel tetapi persyaratan pemanasan yang dapat diprediksi.
Variabel kepala pembakaran geometri memungkinkan optimal kinerja melalui kontrol kecepatan udara, memastikan puncak pembakaran dan penghematan konsumsi bahan bakar. Penghematan energi diizinkan juga dari aslinya solusi ram ganda, disediakan untuk semua versi, yang menghindari aliran udara dingin dengan menutup peredam udara saat berhenti. disederhanakan pemeliharaan dicapai oleh sistem bilah geser yang dirancang Riello, yang memungkinkan akses mudah ke semua yang penting komponen kepala pembakaran. Semua komponen listrik mudah diakses hanya dengan melepas pelindung panel, sehingga menjamin intervensi cepat dan sederhana pada komponen.
Model | PRESS GW | PRESS 1G | PRESS 2G | PRESS 3G | PRESS 4G | ||
| Burner operation mode | Two stage | ||||||
| Modulation ratio at max. output | 2 ¸ 1 | ||||||
| Servomotor | type | — | |||||
| run time | s | — | |||||
| Heat output | kW | 107/178¸356 | 130/190¸534 | 214/356¸712 | 273/534¸1168 | 415/830¸1660 | |
| Mcal/h | 92/153¸306 | 112/163¸459 | 184/306¸612 | 235/459¸1004 | 357/714¸1428 | ||
| kg/h | 9/15¸30 | 11/16¸45 | 18/30¸60 | 23/45¸100 | 35/70¸140 | ||
| Working temperature | ° C min./max. | 0/40 | |||||
| Net calorific value | kWh/kg | 11,8 | |||||
| kcal/kg | 10200 | ||||||
| Viscosity | mm2/s (cSt) | 4 ¸ 6 (at 20°C) | |||||
| Pump | type | AN 67 | AN 77 | AN 77 | J 6 | J 7 | |
| delivery | kg/h | 65 (12 bar) | 90 (12 bar) | 90 (12 bar) | 164 (12 bar) | 244 (12 bar) | |
| Atomised pressure | bar | 12 | |||||
| Fuel temperature | Max. °C | 50 | |||||
| Fuel pre-heater | NO | ||||||
| Fan | type | Centrifugal with forward curve blades | |||||
| Air temperature | Max. °C | 60 | |||||
| Electrical supply | Ph/Hz/V | 1/50/230~(±10%) | 3N/50/400~(±10%) 3/50/230~(±10%) | ||||
| Auxiliary electrical supply | Ph/Hz/V | 1/50/230~(±10%) | |||||
| Control box | type | RMO | |||||
| Total electrical power | kW | 0,43 | 0,6 | 1,07 | 2,05 | 3,8 | |
| Auxiliary electrical power | kW | 0,18 | 0,15 | 0,3 | 0,5 | 0,8 | |
| Protection level | IP | 40 | |||||
| Pump motor electrical power | kW | — | |||||
| Rated pump motor current | A | — | |||||
| Pump motor start up current | A | — | |||||
| Pump motor protection level | IP | — | |||||
| Fan motor electrical power | kW | 0,25 | 0,45 | 0,75 | 1,5 | 3 | |
| Rated fan motor current | A | 2,1 | 1,9 – 1,1 | 2,9 – 1,7 | 6 – 3,5 | 10,5 – 6 | |
| Fan motor start up current | A | 4,8 | 9,5 – 5,5 | 14 – 8 | 28 – 16 | 55 – 32 | |
| Fan motor protection level | IP | 54 | |||||
| Ignition transformer | type | — | |||||
| V1 – V2 | 230 V – 8 kV | ||||||
| I1 – I2 | 1,8 A – 30 mA | ||||||
Operation | Intermittent | ||||||
| Sound pressure | dBA | 75,5 | 78 | 81,5 | 83 | 85 | |
| Sound power | W | — | |||||
| CO emission | mg/kWh | < 110 | |||||
| Grade of smoke indicator | N° Bach. | < 1 | |||||
| CxHy emission | mg/kWh | < 10 (after the first 20 s) | |||||
| NOx emission | mg/kWh | < 250 | |||||
| Directive | 73/23 – 89/336 – 98/37 – 92/42 EEC | ||||||
| Conforming to | EN 267 | ||||||
| Certification | — | ||||||
Fitur Riello PRESS GW 4 G
Riello PRESS GW 4 G merupakan forced draught monoblock oil burner dengan sistem pembakaran two-stage yang dirancang untuk aplikasi boiler dan sistem pemanasan industri berbahan bakar minyak. Burner menggabungkan sistem suplai udara, fuel pump bertekanan tinggi, combustion head, flame detection, sistem kontrol, serta perangkat safety dalam satu unit.
Dengan konstruksi monoblock, beberapa komponen utama burner terintegrasi dalam satu assembly sehingga memudahkan proses instalasi, inspection, adjustment, dan maintenance.
1. Forced Draught Monoblock Oil Burner
Riello PRESS GW 4 G menggunakan sistem forced draught, yaitu udara pembakaran disuplai oleh fan secara paksa menuju combustion head.
Sistem ini membantu menyediakan airflow yang diperlukan untuk proses pembakaran dan memungkinkan jumlah udara disesuaikan dengan kebutuhan output burner.
Konfigurasi monoblock membuat komponen utama seperti fan, motor, fuel pump, combustion head, dan sistem kontrol berada dalam satu unit burner.
2. Two Stage Operation
Riello PRESS GW 4 G menggunakan sistem operasi two-stage.
Burner dapat bekerja pada dua tingkat pembakaran:
- Stage 1: kapasitas pembakaran rendah
- Stage 2: kapasitas pembakaran tinggi
Sistem two-stage memungkinkan heat input burner menyesuaikan kebutuhan thermal boiler. Ketika kebutuhan panas rendah, burner dapat bekerja pada tahap pertama. Ketika kebutuhan panas meningkat, burner dapat berpindah ke tahap kedua.
Pengaturan aktual harus disesuaikan dengan kapasitas boiler, fuel pressure, combustion chamber, dan hasil combustion adjustment.
3. Air Intake Circuit
Air intake circuit berfungsi mengalirkan udara dari lingkungan menuju fan burner.
Ketersediaan udara pembakaran yang cukup sangat penting untuk menjaga kualitas combustion. Instalasi burner harus memiliki ventilasi ruang boiler yang memadai sesuai kebutuhan udara pembakaran dan ketentuan keselamatan yang berlaku.
4. Forward Curved Fan
Burner dilengkapi fan dengan forward curved blades untuk menghasilkan airflow dan tekanan udara pembakaran.
Fan merupakan salah satu komponen utama yang menentukan jumlah udara yang tersedia pada combustion head.
Kondisi fan perlu diperiksa secara berkala karena debu, kotoran, kerusakan bearing, atau gangguan motor dapat memengaruhi airflow dan performa pembakaran.
5. Air Damper dengan Hydraulic Ram
Air damper digunakan untuk mengatur jumlah udara yang masuk ke combustion head.
Pada Riello PRESS GW 4 G, pengaturan air damper menggunakan hydraulic ram sesuai konfigurasi burner.
Pengaturan air harus seimbang dengan suplai bahan bakar. Air yang terlalu sedikit dapat menyebabkan pembakaran tidak sempurna, sedangkan excess air yang terlalu tinggi dapat meningkatkan kehilangan panas melalui flue gas.
6. Motor Burner 2.850 RPM
Motor digunakan untuk menggerakkan fan pembakaran. Pada konfigurasi yang disebutkan, motor memiliki putaran sekitar 2.850 rpm.
Sebelum instalasi, data electrical harus diperiksa, meliputi:
- Voltage
- Phase
- Frequency
- Motor power
- Rotation
- Electrical protection
Spesifikasi aktual harus mengikuti nameplate burner dan dokumentasi teknis model yang digunakan.
Combustion Head Riello PRESS GW 4 G
7. Adjustable Combustion Head
Combustion head merupakan bagian penting dalam proses pembakaran. Posisi dan pengaturannya dapat disesuaikan berdasarkan output burner dan karakteristik combustion chamber.
Pengaturan combustion head membantu mendapatkan karakteristik flame yang sesuai dengan boiler.
Komponen combustion head meliputi beberapa bagian penting.
Stainless Steel End Cone
Stainless steel end cone dirancang untuk bekerja pada lingkungan dengan temperatur tinggi dan memberikan ketahanan terhadap korosi.
Material combustion head harus tetap diperiksa secara berkala karena bekerja secara langsung di area dengan temperatur tinggi.
Ignition Electrode
Ignition electrode digunakan untuk menghasilkan percikan listrik pada saat proses penyalaan burner.
Kondisi electrode, posisi, dan jaraknya harus diperiksa secara berkala karena dapat memengaruhi keberhasilan ignition.
Flame Stability Disc
Flame stability disc membantu menjaga kestabilan flame di area combustion head.
Kondisi flame stability disc perlu diperiksa ketika melakukan maintenance combustion head.
High Pressure Fuel Pump
8. Gear Pump untuk Bahan Bakar Minyak
Riello PRESS GW 4 G dilengkapi gear pump untuk menyuplai bahan bakar minyak dengan tekanan yang dibutuhkan sistem pembakaran.
Fuel pump merupakan komponen penting karena tekanan bahan bakar berpengaruh terhadap proses atomisasi dan kestabilan flame.
Fuel Filter
Filter membantu menyaring kotoran atau partikel dari bahan bakar sebelum masuk ke sistem pump dan burner.
Filter yang kotor dapat menyebabkan:
- Tekanan bahan bakar turun
- Fuel flow berkurang
- Burner sulit start
- Flame tidak stabil
- Konsumsi bahan bakar meningkat
Pressure Regulator
Pressure regulator digunakan untuk mengatur tekanan bahan bakar sesuai dengan kebutuhan burner.
Tekanan harus diperiksa menggunakan alat ukur yang sesuai pada saat commissioning dan maintenance.
Pressure Gauge Connection
Pompa dilengkapi koneksi untuk pemasangan pressure gauge.
Pressure gauge membantu teknisi memeriksa tekanan bahan bakar selama burner beroperasi.
Vacuum Gauge Connection
Koneksi vacuum gauge dapat digunakan untuk memeriksa kondisi suction side fuel pump.
Nilai vacuum yang tidak normal dapat mengindikasikan masalah pada:
- Fuel filter
- Suction pipe
- Fuel tank
- Valve
- Fuel viscosity
- Jalur suplai bahan bakar
Internal By-Pass
Internal by-pass memungkinkan konfigurasi fuel system tertentu menggunakan sistem single-pipe installation, sesuai dengan konfigurasi dan petunjuk teknis burner.
Oil Safety Valve
9. Double Oil Safety Valve
Riello PRESS GW 4 G menggunakan oil safety valve pada fuel outlet sesuai konfigurasi burner.
Safety valve merupakan bagian dari sistem pengamanan bahan bakar.
Ketika burner mengalami kondisi abnormal atau safety shutdown, sistem kontrol dapat menghentikan suplai bahan bakar sesuai dengan sequence keselamatan burner.
Sistem safety sangat penting pada oil burner untuk mencegah bahan bakar terus masuk ketika flame tidak terbentuk atau kondisi operasi tidak memenuhi persyaratan.
Hydraulic Ram
10. Hydraulic Ram untuk Air Damper
Hydraulic ram digunakan untuk mengontrol posisi air damper.
Pengaturan posisi damper memungkinkan airflow disesuaikan dengan perubahan kapasitas burner antara Stage 1 dan Stage 2.
Kombinasi:
Fuel Flow + Airflow + Combustion Head
harus disesuaikan untuk mendapatkan flame yang stabil dan pembakaran yang baik.
Flame Detection
11. Photocell untuk Deteksi Api
Riello PRESS GW 4 G dilengkapi photocell flame detection.
Photocell berfungsi mendeteksi keberadaan flame setelah proses ignition.
Apabila flame tidak terbentuk atau hilang selama operasi, sistem kontrol burner dapat menjalankan sequence safety dan menghentikan suplai bahan bakar sesuai konfigurasi burner.
Flame detection merupakan salah satu komponen penting dalam sistem keselamatan oil burner.
Burner Control Panel
12. Panel Kontrol Api
digunakan untuk mengatur dan memonitor sequence pengoperasian.four-position selector switch untuk mendukung prosedur start-up dan pengoperasian burner sesuai konfigurasi model.
Panel kontrol berhubungan dengan berbagai fungsi seperti:
- Burner start
- Ignition
- Flame detection
- Safety sequence
- Burner shutdown
- Stage operation
- Operating indication
Hour Counter
Konfigurasi burner juga dapat dilengkapi hour counter untuk mencatat waktu operasi burner.
Data jam operasi dapat membantu operator menentukan jadwal preventive maintenance.
Three Nozzle System
13. Tiga Nozzle Pembakaran
Riello PRESS GW 4 G menggunakan konfigurasi three-nozzle sesuai desain model.
Nozzle berfungsi mengatomisasi bahan bakar minyak menjadi partikel yang lebih kecil sehingga dapat bercampur dengan udara pembakaran.
Kondisi nozzle sangat penting dalam menentukan kualitas spray pattern dan flame.
Nozzle yang kotor atau mengalami keausan dapat menyebabkan:
- Flame tidak stabil
- Ignition sulit
- Spray pattern berubah
- Pembakaran tidak sempurna
- Konsumsi fuel meningkat
- Smoke meningkat
Karena itu, nozzle perlu diperiksa dan dibersihkan secara berkala.
Burner ON/OFF Switch
14. Sakelar Burner
Burner dilengkapi sakelar ON/OFF untuk mengatur kondisi operasi burner.
Pengoperasian sakelar tetap terintegrasi dengan sistem kontrol dan safety interlock burner.
Operator harus mengikuti prosedur pengoperasian yang tercantum dalam instruction manual.
Flame Inspection Window
15. Jendela Inspeksi Flame
Flame inspection window memungkinkan operator atau teknisi melakukan pemeriksaan visual terhadap kondisi flame selama burner beroperasi.
Pemeriksaan visual dapat memberikan indikasi awal mengenai:
- Warna flame
- Stabilitas flame
- Bentuk flame
- Kondisi ignition
- Indikasi pembakaran abnormal
Namun, pemeriksaan visual tidak menggantikan combustion analysis. Untuk mengetahui kualitas pembakaran secara akurat, teknisi dapat melakukan pengukuran O₂, CO₂, CO, flue gas temperature, dan parameter lainnya menggunakan combustion analyzer.
Sliding Bars
16. Sliding System untuk Maintenance
Sliding bars membantu mempermudah pemasangan, inspection, dan maintenance burner.
Sistem ini memberikan akses lebih mudah ke bagian combustion head sehingga teknisi dapat melakukan:
- Pemeriksaan nozzle
- Pembersihan combustion head
- Pemeriksaan electrode
- Pemeriksaan flame stability disc
- Pemeriksaan photocell
- Cleaning
- Combustion adjustment
Fitur ini dapat mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk melakukan pekerjaan maintenance pada burner.
Radio Interference Protection
17. Filter Perlindungan Gangguan Radio
Burner dilengkapi filter untuk perlindungan terhadap radio interference sebagai bagian dari sistem kelistrikan burner.
Komponen ini membantu mengurangi gangguan elektromagnetik yang dapat memengaruhi sistem electrical dan kontrol.
Electrical Protection IP40
18. Tingkat Perlindungan IP40
Riello PRESS GW 4 G memiliki tingkat perlindungan electrical IP40 sesuai konfigurasi produk.
IP40 memberikan perlindungan terhadap benda padat berukuran tertentu, tetapi bukan perlindungan terhadap masuknya air.
Karena itu, lokasi pemasangan burner harus mempertimbangkan kondisi lingkungan, kelembapan, debu, dan kemungkinan paparan air.
Peralatan Standar Riello PRESS GW 4 G
Peralatan standar yang disediakan bersama burner dapat mencakup:
- 2 flexible hoses
- 2 gasket untuk flexible hoses
- 2 nipple untuk flexible hoses
- Thermal insulation screen
- 4 screws untuk pemasangan burner flange ke boiler
- Installation, operation and maintenance manual
- Spare parts catalogue
Untuk konfigurasi tertentu, tersedia pula komponen seperti gasket atau adapter yang disesuaikan dengan sistem fuel installation.
Peralatan yang termasuk dalam paket pembelian sebaiknya dikonfirmasi berdasarkan model burner, konfigurasi unit, dan purchase specification.
Aplikasi Riello PRESS GW 4 G
Dengan sistem forced draught dan two-stage operation, burner jenis ini dapat digunakan pada berbagai aplikasi pemanasan berbahan bakar minyak, sesuai dengan kapasitas dan spesifikasi teknis unit.
Aplikasi dapat meliputi:
- Steam Boiler
- Hot Water Boiler
- Industrial Boiler
- Thermal Process
- Industrial Heating
- Oven
- Furnace
- Hot Air Generator
Pemilihan burner harus mempertimbangkan heat load, fuel type, fuel pressure, combustion chamber, furnace pressure, boiler capacity, dan operating condition.
Kesimpulan Fitur Riello PRESS GW 4 G
Riello PRESS GW 4 G memiliki berbagai fitur yang mendukung pengoperasian oil burner two-stage, mulai dari forced draught fan, hydraulic air damper, adjustable combustion head, high-pressure gear pump, oil safety valve, photocell flame detection, control panel, three-nozzle system, hingga sliding bars untuk mempermudah maintenance.
Kombinasi fitur tersebut membuat sistem burner dapat dikontrol berdasarkan kebutuhan pembakaran dan kondisi aktual boiler.
Untuk mendapatkan performa optimal, instalasi, commissioning, combustion adjustment, dan maintenance harus dilakukan oleh teknisi yang memahami sistem oil burner dan mengikuti dokumentasi teknis pabrikan.
Nozzle Burner
| Nozzles type 60° B | |||
Burner | GPH | Rated output (kg/h)* | Nozzle code |
| PRESS GW – 1G | 2,00 | 8,5 | 3042126 |
| PRESS GW – 1G | 2,50 | 10,6 | 3042140 |
| PRESS GW – 1G | 3,00 | 12,7 | 3042158 |
| PRESS GW – 1G | 3,50 | 14,8 | 3042162 |
| PRESS GW – 1G – 2G | 4,00 | 17 | 3042172 |
| PRESS 1G – 2G | 4,50 | 19,1 | 3042182 |
| PRESS 1G – 2G | 5,00 | 21,2 | 3042192 |
| PRESS 1G – 2G | 5,50 | 23,3 | 3042202 |
| PRESS 2G – 3G | 6,00 | 25,5 | 3042212 |
| PRESS 2G – 3G | 6,50 | 27,6 | 3042222 |
| PRESS 2G – 3G | 7,00 | 29,7 | 3042232 |
| PRESS 3G | 7,50 | 31,8 | 3042242 |
| PRESS 3G | 8,00 | 33,9 | 3042252 |
| PRESS 3G | 8,50 | 36,1 | 3042262 |
| PRESS 3G – 4G | 9,50 | 40,3 | 3042282 |
| PRESS 3G – 4G | 10,00 | 42,4 | 3042292 |
| PRESS 3G – 4G | 11,00 | 46,7 | 3042312 |
| PRESS 3G – 4G | 12,00 | 50,9 | 3042322 |
| PRESS 4G | 13,00 | 55,1 | 3042332 |
| PRESS 4G | 14,00 | 59,4 | 3042352 |
| PRESS 4G | 15,00 | 63,6 | 3042362 |
| PRESS 4G | 16,00 | 67,9 | 3042382 |
| PRESS 4G | 17,00 | 72,1 | 3042392 |
| PRESS 4G | 18,00 | 76,4 | 3042412 |
Studi Kasus Fitur Riello PRESS GW 4 G
Riello PRESS GW 4 G merupakan monoblock forced draught oil burner dengan sistem operasi two-stage yang dirancang untuk aplikasi pemanasan dengan kebutuhan kapasitas thermal menengah hingga besar.
Burner ini menggunakan sistem pembakaran otomatis dengan kombinasi fan, air damper, hydraulic ram, combustion head, high-pressure gear pump, oil safety valve, flame detection, dan burner control panel.
Konstruksi tersebut membuat burner dapat digunakan pada berbagai aplikasi seperti steam boiler, hot water boiler, thermal process, industrial heating, oven, furnace, dan equipment berbahan bakar light oil, sesuai dengan kapasitas dan karakteristik ruang bakar.
Fitur Utama Riello PRESS GW 4 G
1. Monoblock Forced Draught Oil Burner
Riello PRESS GW 4 G menggunakan konstruksi monoblock forced draught burner.
Pada konstruksi monoblock, komponen utama burner seperti fan, motor, fuel pump, combustion head, sistem kontrol, dan komponen pembakaran ditempatkan dalam satu unit burner.
Forced draught system menggunakan fan untuk menyediakan udara pembakaran sesuai kebutuhan proses.
Sistem ini memungkinkan jumlah udara pembakaran dikontrol sehingga proses combustion dapat disesuaikan dengan kebutuhan burner dan boiler.
2. Two Stage Operation
Salah satu fitur penting Riello PRESS GW 4 G adalah two-stage operation.
Burner memiliki dua tingkat kapasitas pembakaran:
Stage 1 – Low Fire
Burner bekerja pada kapasitas pembakaran lebih rendah ketika kebutuhan panas boiler relatif kecil.
Stage 2 – High Fire
Burner meningkatkan kapasitas pembakaran ketika kebutuhan panas meningkat.
Sistem two-stage dapat membantu menyesuaikan heat input dengan kebutuhan thermal boiler sehingga burner tidak harus selalu bekerja pada kapasitas maksimum.
Pengaturan aktual tetap harus dilakukan berdasarkan kondisi boiler, heat load, fuel pressure, combustion chamber, dan hasil combustion adjustment.
3. Air Intake Circuit
Air intake circuit berfungsi mengarahkan udara dari lingkungan menuju fan burner.
Udara yang masuk kemudian digunakan sebagai udara pembakaran.
Kondisi air intake perlu diperhatikan karena udara yang tidak mencukupi dapat menyebabkan:
- Flame tidak stabil
- Pembakaran tidak sempurna
- CO meningkat
- Burner mengalami lockout
- Efisiensi pembakaran menurun
Karena itu, area sekitar burner harus memiliki suplai udara pembakaran yang memadai.
4. Fan dengan Forward Curved Blades
Riello PRESS GW 4 G menggunakan fan dengan forward curved blades untuk menghasilkan aliran udara pembakaran.
Fan berfungsi menyediakan:
- Combustion air
- Air pressure
- Airflow
sesuai dengan kebutuhan burner.
Kondisi fan harus diperiksa secara berkala karena debu, kotoran, bearing, atau masalah motor dapat memengaruhi airflow dan tekanan udara.
5. Air Damper dengan Hydraulic Ram
Sistem air damper digunakan untuk mengatur jumlah udara pembakaran.
Pada PRESS GW 4 G, pengaturan air damper menggunakan hydraulic ram.
Sistem hydraulic ram memungkinkan posisi damper disesuaikan dengan kebutuhan operasi burner.
Pengaturan udara yang tepat sangat penting karena hubungan antara fuel flow dan combustion air menentukan kualitas pembakaran.
Jika udara terlalu sedikit, pembakaran dapat menjadi tidak sempurna.
Jika udara terlalu banyak, excess air meningkat dan sebagian energi panas dapat terbuang melalui flue gas.
6. Motor Burner
berfungsi menggerakkan fan untuk menyediakan udara pembakaran.
pada konfigurasi burner bekerja pada putaran sekitar 2.850 rpm, sesuai dengan spesifikasi model.
Sebelum instalasi, teknisi harus memastikan:
- Voltage
- Phase
- Frequency
- Motor power
- Rotation direction
- Electrical protection
sesuai dengan data teknis burner.
7. Adjustable Combustion Head
Combustion head merupakan salah satu bagian penting dalam sistem pembakaran.
Posisi combustion head dapat disesuaikan berdasarkan kebutuhan output burner.
Pengaturan ini membantu menyesuaikan karakteristik flame dengan combustion chamber boiler.
Komponen combustion head terdiri dari beberapa bagian penting.
Stainless Steel End Cone
End cone menggunakan material stainless steel yang dirancang untuk menghadapi temperatur tinggi dan lingkungan pembakaran.
Material tersebut memberikan ketahanan terhadap korosi dan temperatur operasi.
Ignition Electrodes
Ignition electrode menghasilkan percikan listrik yang digunakan untuk proses penyalaan bahan bakar.
Kondisi electrode perlu diperiksa dalam maintenance karena jarak dan posisi electrode dapat memengaruhi keberhasilan ignition.
Flame Stability Disc
Flame stability disc membantu mempertahankan kestabilan flame selama burner beroperasi.
Kondisi flame harus diperiksa setelah burner dinyalakan dan setelah combustion adjustment dilakukan.
8. High Pressure Gear Pump
Riello PRESS GW 4 G dilengkapi gear pump untuk menyediakan bahan bakar minyak dengan tekanan yang diperlukan oleh sistem burner.
Fuel pump merupakan komponen penting karena kestabilan tekanan bahan bakar sangat memengaruhi proses atomisasi dan pembakaran.
Pompa dilengkapi dengan beberapa fitur pendukung.
Fuel Filter
Filter membantu menyaring kotoran dari bahan bakar sebelum masuk ke sistem pump dan burner.
Filter yang kotor dapat menyebabkan penurunan fuel flow dan tekanan bahan bakar.
Regulator
Pressure regulator digunakan untuk mengatur tekanan bahan bakar sesuai kebutuhan burner.
Gauge Connection
Pompa memiliki koneksi untuk pemasangan pressure gauge sehingga teknisi dapat melakukan pemeriksaan tekanan bahan bakar.
Vacuum Gauge Connection
Koneksi vacuum gauge dapat digunakan untuk memeriksa kondisi suction side pompa.
Data vacuum dapat membantu teknisi mengetahui apakah terdapat masalah pada:
- Fuel filter
- Suction piping
- Fuel tank
- Fuel viscosity
- Fuel supply
Internal By-Pass
Internal by-pass memungkinkan konfigurasi tertentu menggunakan single-pipe fuel system sesuai dengan desain instalasi.
Konfigurasi fuel piping harus mengikuti manual dan spesifikasi burner.
9. Oil Safety Valve
Sistem fuel outlet dilengkapi dengan oil safety valve.
Safety valve berfungsi sebagai bagian dari sistem pengamanan suplai bahan bakar.
Apabila terjadi kondisi abnormal atau burner masuk ke kondisi safety shutdown, suplai bahan bakar dapat dihentikan sesuai dengan sequence kontrol burner.
Sistem safety sangat penting pada oil burner karena bahan bakar tetap harus dikontrol selama proses ignition dan operasi.
10. Hydraulic Ram untuk Air Damper
Selain berfungsi mengatur air damper, hydraulic ram menjadi bagian penting dalam pengaturan udara antara operasi low fire dan high fire.
Dengan pengaturan posisi damper, jumlah udara pembakaran dapat disesuaikan dengan perubahan fuel input.
Keseimbangan antara:
Fuel Flow + Airflow + Combustion Head
menjadi faktor penting dalam menghasilkan flame yang stabil.
11. Photocell Flame Detection
Riello PRESS GW 4 G menggunakan photocell untuk mendeteksi keberadaan flame.
Setelah proses ignition, photocell memonitor keberadaan api.
Apabila flame tidak terbentuk atau hilang selama operasi, sistem kontrol burner dapat menjalankan tindakan safety sesuai dengan sequence burner.
Flame detection merupakan bagian penting dari sistem burner karena mencegah suplai bahan bakar terus berlangsung ketika flame tidak tersedia.
12. Burner Control Panel
Burner dilengkapi dengan control panel untuk mengatur sequence operasi.
Panel kontrol mencakup komponen untuk:
- Start-up sequence
- Flame monitoring
- Safety shutdown
- Burner operation
- Stage operation
- Operating indication
Konfigurasi tertentu dilengkapi four-position selector switch untuk membantu pengoperasian dan pemeriksaan burner.
13. Three-Nozzle Configuration
Konfigurasi burner menggunakan sistem three nozzle sesuai desain model.
Nozzle berfungsi mengatomisasi bahan bakar minyak menjadi partikel kecil agar dapat bercampur dengan udara pembakaran secara lebih efektif.
Kondisi nozzle sangat penting.
Nozzle yang kotor atau mengalami keausan dapat menyebabkan:
- Spray pattern berubah
- Flame tidak stabil
- Ignition sulit
- Pembakaran tidak sempurna
- Fuel consumption meningkat
Karena itu, nozzle perlu diperiksa dan dibersihkan secara berkala.
14. Burner ON/OFF Switch
Burner dilengkapi sakelar untuk mengatur kondisi operasi burner.
Sistem ON/OFF tetap terintegrasi dengan burner control sequence dan safety interlock.
Operator harus mengoperasikan burner sesuai dengan prosedur yang tercantum dalam manual.
15. Flame Inspection Window
Flame inspection window memungkinkan operator melakukan pemeriksaan visual terhadap flame.
Dari kondisi flame, teknisi dapat memperoleh indikasi awal mengenai kondisi combustion.
Namun, pemeriksaan visual sebaiknya dilengkapi dengan combustion analysis menggunakan alat ukur yang sesuai untuk mengetahui O₂, CO₂, CO, flue gas temperature, dan parameter pembakaran lainnya.
16. Sliding Bars
Riello PRESS GW 4 G dilengkapi sliding bars untuk mempermudah instalasi dan maintenance.
Sistem ini membantu teknisi mendapatkan akses menuju bagian combustion head tanpa harus melakukan pembongkaran burner secara keseluruhan.
Hal ini sangat membantu ketika melakukan:
- Nozzle cleaning
- Electrode inspection
- Flame detector inspection
- Combustion head cleaning
- Burner maintenance
- Adjustment
17. Radio Interference Protection
Burner dilengkapi filter untuk membantu mengurangi gangguan radio interference pada sistem kelistrikan.
Perlindungan ini menjadi bagian dari electrical design burner.
18. Electrical Protection IP40
Riello PRESS GW 4 G memiliki tingkat perlindungan listrik IP40 sesuai konfigurasi produk.
IP rating harus menjadi pertimbangan dalam menentukan lokasi pemasangan burner.
Apabila burner ditempatkan pada area dengan kondisi lingkungan yang memiliki debu tinggi, kelembapan, atau paparan air, perlu dipertimbangkan perlindungan instalasi tambahan sesuai kebutuhan.
Peralatan Standar Riello PRESS GW 4 G
Peralatan standar yang dapat disertakan bersama burner meliputi:
- 2 flexible hoses
- 2 gasket untuk flexible hoses
- 2 nipple untuk flexible hoses
- Thermal insulation screen
- 4 burner flange mounting screws
- Installation manual
- Operating manual
- Maintenance instructions
- Spare parts catalogue
Studi Kasus Riello PRESS GW 4 G pada Steam Boiler
Misalnya sebuah industri menggunakan steam boiler berbahan bakar light oil.
Boiler membutuhkan heat input yang berubah-ubah berdasarkan kebutuhan steam produksi.
Pada kondisi produksi rendah, boiler tidak membutuhkan kapasitas pembakaran maksimum.
Dalam kondisi tersebut, sistem two-stage operation memungkinkan burner bekerja pada kapasitas yang lebih rendah.
Ketika kebutuhan steam meningkat, burner dapat meningkatkan output menuju kapasitas tahap kedua.
Dengan sistem tersebut, heat input burner dapat lebih sesuai dengan kebutuhan thermal boiler.
Maintenance Riello PRESS GW 4 G
Misalnya operator menemukan gejala:
Burner sulit ignition dan flame tidak stabil.
Pemeriksaan dapat dimulai dari:
Fuel System
Periksa:
- Fuel tank
- Fuel filter
- Oil pump
- Fuel pressure
- Fuel piping
Ignition System
Periksa:
- Ignition electrode
- Ignition transformer
- Electrode position
Combustion System
Periksa:
- Nozzle
- Burner head
- Flame stability disc
- Air damper
- Fan
Flame Detection
Periksa:
- Photocell
- Kondisi flame
- Wiring
- Control panel
Dengan pendekatan tersebut, troubleshooting dapat dilakukan secara sistematis.
Studi Kasus Burner Tidak Hemat Bahan Bakar
Jika konsumsi fuel meningkat, jangan langsung menyimpulkan bahwa burner mengalami kerusakan.
Beberapa penyebab yang perlu diperiksa antara lain:
- Nozzle kotor
- Fuel pressure tidak sesuai
- Air damper tidak tepat
- Combustion head tidak sesuai setting
- Excess air terlalu tinggi
- Boiler heat transfer surface kotor
- Chimney draft tidak sesuai
- Fuel quality berubah
Karena itu, combustion efficiency test sangat penting untuk mengetahui kondisi aktual pembakaran.
Parameter yang dapat diukur:
- O₂
- CO₂
- CO
- Flue gas temperature
- Excess air
- Combustion efficiency
- Fuel consumption
Kelebihan Riello PRESS GW 4 G
Beberapa karakteristik yang menjadi pertimbangan dalam penggunaan Riello PRESS GW 4 G antara lain:
1. Two Stage Operation
Memungkinkan burner bekerja pada dua tingkat kapasitas pembakaran.
2. Forced Draught System
Fan menyediakan udara pembakaran secara paksa untuk mendukung proses combustion.
3. Hydraulic Air Damper Control
Pengaturan airflow dilakukan melalui hydraulic ram sesuai konfigurasi burner.
4. High Pressure Gear Pump
Sistem fuel pump menyediakan tekanan bahan bakar yang diperlukan untuk proses pembakaran.
5. Flame Detection
Photocell digunakan untuk memonitor keberadaan flame.
6. Adjustable Combustion Head
Combustion head dapat disesuaikan dengan kebutuhan output dan karakteristik furnace.
7. Maintenance Access
Sliding bars membantu mempermudah akses ke bagian combustion head.
8. Technical Documentation
Installation manual, maintenance information, dan spare parts catalogue membantu proses instalasi dan pemeliharaan.
Kesimpulan
Riello PRESS GW 4 G merupakan forced draught monoblock oil burner dengan two-stage operation yang menggabungkan sistem udara pembakaran, hydraulic air damper, high-pressure gear pump, oil safety valve, combustion head, photocell flame detection, dan automatic control system.
Fitur seperti adjustable combustion head, hydraulic ram, gear pump dengan pressure regulation, flame detection, three-nozzle system, inspection window, dan sliding bars mendukung proses pengoperasian dan maintenance burner.
Untuk mendapatkan performa optimal, instalasi dan commissioning harus dilakukan berdasarkan manual pabrikan, kapasitas boiler, fuel pressure, combustion chamber, air supply, dan hasil combustion analysis.
PT Indira Mitra Boiler dapat membantu kebutuhan Riello oil burner, supply burner, instalasi, commissioning, combustion adjustment, maintenance, troubleshooting, dan spare part untuk aplikasi boiler dan industrial heating di Indonesia.
Workshop
Kawasan Pergudangan Laksana Business Park, Jalan Laksana 6 Blok F 09, Desa laksana Kec. Pakuhaji, Kab. Tangerang, Banten- 15570
PT Indira Mitra Boiler
Ratman Bejo
☎️081388666204
My Website
https://indira.co.id
Email: info@indira.co.id
Email: idmratman@gmail.com
https://www.youtube.com/@Ratman_Bejo/videos
