JUAL STEAM BOILER 1000 KG – 3000 KG LOKAL
Steam boiler Lokal dengan tipe IDM-1000- IDM3000 memiliki desain Vertikal dan horizontal ini yang di pabrikasi oleh PT indira mitra boiler dengan standar Internasional, baik dalam Material dan Instrumen Boiler dengan mempertimbangkan sistem keamanan yang berlapis mengikuti standar Mesin bejana tekan. Boiler di lengkapi dengan sertifikat Depnaker buku izin oprasi yang sudah di stejuai oleh pihak disnaker setempat.
Boiler 1000 kg-3000 kg/jam merupakan alat Pembangkit uap atau ketel steam, bisa didefinisikan sebagai bejana tertutup di mana air diubah menjadi uap yang di hasilkan dari membakar bahan bakar dan udara pada tekanan kerja pompa, dengan kapasitas steam yang di hasilkan mencapai 120 drajat atau lebih tergantung pada kebutuhan yang di inginkan dan kapasitas desain yang di pilih. adapun beberpa komponenen penting pada boiler yang perlu kita tahu untuk di jaga dan memaksimalkan kinerja dari pada boiler sbagai berikut.

KOMPONEN UTAMA STEAM BOILER IDM VERTIKAL
Boiler terdiri dari seperangkat alat atau komponen yang saling terhubung satu sama lain sesuai dengan alur prosesnya. Seluruh komponen boiler itu masing-masing memiliki fungsi yang berbeda satu sama lain. Oleh sebab itu, penting untuk memahami setiap fungsi pada komponen boiler agar dapat memahami seperti apa prinsip kerja boiler dengan baik.
- Pipa tube boiler, sebgai pipa pembakaran antara permukaan air dan api dengan tidak bersentuhan
- Water pump/Pompa air harian boiler, merupakan pompa transfer yang mensuplai air harian secara rutin dengan kapasitas sesuai kebutuhan
- Kompor burner, alat ini berfungsi untuk membakar pipa air di dalam drum dengan tahap pembekaran bahan bakar yang di transfer oleh pompa ke nozzel dan di lanjutkan percikan api yang di timbulkan pada electrode pematik
- Water softener, sebagai alat mekup water yang menyaring air masuk ke dalam boiler dengan memalui intalasi pada softener
- Feed water tank, merupakan tangki penampung air umpan boiler yang mempu mensuplai kebutuhan air bersih pada boiler.
- Sight Glass, dipasang pada drum bagian atas yang berfungsi untuk mengetahui ketinggian air di dalam drum. Tujuannya adalah untuk memudahkan pengontrolan ketinggian air dalam ketel selama boiler sedang beroperasi.
- Safety Valve, Alat pengaman berfungsi untuk membuang uap apabila tekanan uap telah melebihi batas yang telah ditentukan. Katup ini terdiri dari dua jenis, yaitu katup pengaman uap basah dan katup pengaman uap kering. Safety valve ini dapat diatur sesuai dengan aspek maksimum yang telah ditentukan
- Panel control boiler, ini sebagai alat penyalur sumber listrik dari panel utama dan pengendalali on/of burner maupun pompa dengan perintah setingan yang di tentukan
- Economizer, berfungsi menyerap panas dari gas hasil pembakaran setelah melewati superheater. Pemanasan air ini dilakukan agar perbedaan temperatur antara air pengisi dengan air yang ada dalam drum ketel tidak terlalu tinggi, sehingga tidak terjadi thermal stress (tegangan yang terjadi karena adanya pemanasan) di dalam main drum. Selain itu, dengan memanfaatkan gas sisa pembakaran, maka akan meningkatkan efisiensi dari boiler dan proses pembentukan uap lebih cepat.
- Chimney, atau cerobong adalah saluran keluarnya sisa asap atau flue gas dari boiler .
Boiler Vertikal IDM dapat mencapai efisiensi lebih dari 91% dengan memanaskan awal air umpan dengan economizer berkinerja tinggi dengan memanfaatkan sisa Panas yang ada pada Cerobong. Secara otomatis mengukur dan membuang air boiler untuk mempertahankan konsentrasi yang sesuai dan memastikan bahwa konduktivitas tetap dalam toleransi untuk mengamankan penyediaan uap berkualitas tinggi.
Data teknis Boiler IDM 1000 kg-3000 kg
Sistem boiler terdiri dari: sistem air umpan, sistem steam dan sistem bahan bakar. Sistem air umpan menyediakan air untuk boiler secara otomatis sesuai dengan kebutuhan steam. Berbagai kran disediakan untuk keperluan perawatan dan perbaikan. Sistem steam mengumpulkan dan mengontrol produksi steam dalam boiler. Steam dialirkan melalui sistem pemipaan ke titik pengguna. Pada keseluruhan sistem, tekanan steam diatur menggunakan kran dan dipantau dengan alat pemantau tekanan. Sistem bahan bakar adalah semua peralatan yang digunakan untuk menyediakan bahan bakar untuk menghasilkan panas yang dibutuhkan. Peralatan yang diperlukan pada sistem bahan bakar tergantung pada jenis bahan bakar yang digunakan pada sistem.
Spesifikasi teknis :
Tipe Kapasitas : 1 Tph- 3 Tph, 1 Ton-3 Ton
Kapasitas Uap : 1000 kg -3000 Kg/h
Tekanan kerja : 10 Kg/cm2
Test Pressure : 15 Kg/cm2
Kapasitas Thermal kW : 192/465 – 814 kW & 516 kw-2800 kw
Pipa bakar boiler Benteler Germany- Setara : mm Ø 60.3”/Ø 76.1 x 3,2 SA192/P235GH TC
Power Source : 2 kW-5.5 kw
Efisiensi : 90 %
Diameter : 1600 mm-1900 mm
Tinggi : 3050 mm-4000 mm
Diameter Gas outlet / Cerobong : 300 mm- 450 mm
Diameter outlet uap : DN 50-DN 80
Diameter inlet air umpan : DN 25
Transport Weight / Operating Weight : 1500 kg-3500 kg
Jenis-Jenis Boiler IDM Lokal
Boiler merupakan suatu sistem yang digunakan untuk menghasilkan steam (uap), air panas, atau energi panas melalui proses perpindahan energi dari bahan bakar atau sumber energi lainnya ke fluida kerja. Dalam aplikasi industri, boiler banyak digunakan untuk kebutuhan proses produksi, pemanasan, sterilisasi, pengeringan, hingga pembangkitan energi.
Berdasarkan desain dan konstruksi tube, boiler IDM Lokal secara umum dibedakan menjadi dua tipe utama, yaitu:
- Fire Tube Boiler
- Water Tube Boiler
Perbedaan utama kedua jenis boiler tersebut terletak pada jalur aliran gas panas dan air di dalam tube boiler. Pada fire tube boiler, gas hasil pembakaran mengalir di dalam tube sedangkan air berada di luar tube. Sebaliknya, pada water tube boiler, air mengalir di dalam tube dan gas panas berada di sisi luar tube.
1. Fire Tube Boiler
Fire Tube Boiler merupakan jenis boiler di mana gas panas hasil pembakaran dialirkan melalui tube yang dikelilingi oleh air di dalam boiler.
Konstruksi ini relatif sederhana sehingga banyak digunakan untuk kebutuhan steam industri dengan kapasitas kecil hingga menengah.
Karakteristik Fire Tube Boiler IDM Lokal:
- Konstruksi relatif sederhana dan kokoh.
- Gas panas mengalir di dalam tube.
- Air boiler berada di luar tube.
- Perawatan relatif mudah.
- Cocok untuk kebutuhan steam pada tekanan rendah hingga menengah.
- Waktu instalasi relatif sederhana.
- Dapat menggunakan berbagai jenis burner sesuai kebutuhan bahan bakar.
- Cocok digunakan pada industri makanan, tekstil, kimia, laundry, palm oil, dan berbagai proses manufaktur.
2. Water Tube Boiler
Water Tube Boiler merupakan jenis boiler di mana air atau fluida kerja mengalir di dalam tube, sedangkan gas panas hasil pembakaran mengalir di bagian luar tube.
Konstruksi water tube memungkinkan boiler dirancang untuk kapasitas dan tekanan operasi yang lebih tinggi dibandingkan konstruksi fire tube pada aplikasi yang sesuai.
Karakteristik Water Tube Boiler IDM Lokal:
- Air mengalir di dalam tube.
- Gas panas berada di luar tube.
- Cocok untuk kapasitas steam yang lebih besar.
- Dapat digunakan untuk tekanan dan temperatur operasi yang tinggi sesuai desain.
- Memiliki respons perpindahan panas yang baik.
- Konstruksi lebih kompleks dibandingkan fire tube boiler.
- Membutuhkan sistem kontrol, water treatment, dan proteksi keselamatan yang lebih lengkap.
- Cocok untuk industri dengan kebutuhan steam besar dan operasi kontinu.
Perbedaan Fire Tube Boiler dan Water Tube Boiler
Parameter | Fire Tube Boiler | Water Tube Boiler |
|---|---|---|
| Aliran air | Di luar tube | Di dalam tube |
| Aliran gas panas | Di dalam tube | Di luar tube |
| Konstruksi | Lebih sederhana | Lebih kompleks |
| Kapasitas | Kecil–menengah | Menengah–besar |
| Tekanan kerja | Rendah–menengah | Dapat tinggi sesuai desain |
| Perawatan | Relatif mudah | Membutuhkan tenaga teknis lebih tinggi |
| Investasi | Relatif lebih ekonomis | Relatif lebih tinggi |
| Start-up | Relatif lebih lama | Dapat lebih cepat sesuai desain |
| Aplikasi | Proses industri umum | Industri dengan kebutuhan steam besar |
Pemilihan Jenis Boiler IDM
Pemilihan antara Fire Tube Boiler dan Water Tube Boiler tidak hanya berdasarkan kapasitas steam. Beberapa parameter yang perlu diperhatikan antara lain:
- Kapasitas steam yang dibutuhkan.
- Tekanan kerja boiler.
- Temperatur steam.
- Jenis bahan bakar.
- Kualitas dan kapasitas air umpan.
- Pola operasi harian.
- Kebutuhan steam kontinu atau intermittent.
- Ruang instalasi yang tersedia.
- Sistem water treatment.
- Kebutuhan otomatisasi dan kontrol.
- Kemudahan maintenance.
- Biaya investasi dan biaya operasional.
Dengan menentukan tipe boiler berdasarkan kebutuhan proses, sistem dapat dirancang agar memiliki efisiensi pembakaran, kestabilan tekanan steam, keamanan operasi, dan biaya operasional yang optimal.
Boiler IDM Lokal untuk Kebutuhan Industri
PT Indira Mitra Boiler (IDM) menyediakan solusi boiler lokal untuk berbagai kebutuhan industri, termasuk Fire Tube Boiler dan Water Tube Boiler. Sistem dapat disesuaikan dengan kebutuhan kapasitas, tekanan kerja, jenis bahan bakar, burner, sistem kontrol, pompa feed water, water treatment, hingga sistem keselamatan boiler.
Pilihan bahan bakar dapat disesuaikan dengan kondisi di lapangan, seperti solar/HSD, gas alam, LPG, CNG, biomassa, maupun bahan bakar lainnya sesuai hasil engineering dan spesifikasi desain.
Dengan pendekatan engineering berdasarkan kebutuhan proses, boiler IDM dapat digunakan untuk berbagai aplikasi seperti industri makanan dan minuman, tekstil, kimia, palm oil, pengolahan hasil pertanian, laundry, manufaktur, plywood, rubber, dan berbagai industri proses lainnya.
Kesimpulan
Secara sederhana, perbedaan utama antara Fire Tube Boiler dan Water Tube Boiler terletak pada media yang mengalir di dalam tube.
Fire Tube Boiler
Pada Fire Tube Boiler, gas panas hasil pembakaran mengalir di dalam tube. Sementara itu, air boiler berada di luar tube dan menerima panas dari gas hasil pembakaran.
Dengan konstruksi tersebut, Fire Tube Boiler umumnya menjadi pilihan praktis untuk kebutuhan steam kapasitas kecil hingga menengah. Selain itu, konstruksinya relatif sederhana sehingga perawatan dan pemeriksaan dapat dilakukan dengan lebih mudah.
Water Tube Boiler
Sebaliknya, pada Water Tube Boiler, air boiler mengalir di dalam tube. Sementara itu, gas panas hasil pembakaran mengalir di bagian luar tube.
Oleh karena itu, Water Tube Boiler lebih banyak digunakan pada kebutuhan industri dengan kapasitas steam besar, tekanan kerja tinggi, dan operasi kontinu.
Namun, konstruksi water tube boiler lebih kompleks. Karena itu, sistem ini membutuhkan perencanaan engineering yang lebih detail, termasuk sistem kontrol, water treatment, proteksi keselamatan, dan sistem monitoring operasi.
Pemilihan Boiler
Dengan demikian, pemilihan antara Fire Tube Boiler dan Water Tube Boiler harus disesuaikan dengan kebutuhan proses industri. Kapasitas steam memang menjadi faktor utama. Namun, ada beberapa parameter lain yang juga perlu diperhatikan.
Beberapa faktor tersebut meliputi:
- Kapasitas steam
- Tekanan kerja boiler
- Jenis bahan bakar
- Kebutuhan temperatur
- Kualitas air umpan
- Jam operasi
- Kebutuhan proses produksi
- Efisiensi pembakaran
- Sistem kontrol dan monitoring
- Kemudahan maintenance
- Biaya operasional
Selain faktor tersebut, kondisi instalasi dan ruang yang tersedia juga perlu diperhitungkan. Fire Tube Boiler umumnya cocok untuk kebutuhan steam kecil hingga menengah dengan konstruksi yang relatif sederhana. Sebaliknya, Water Tube Boiler lebih sesuai untuk kebutuhan kapasitas steam besar dan tekanan kerja tinggi.
Oleh karena itu, pemilihan boiler IDM Lokal sebaiknya dilakukan berdasarkan kebutuhan proses, bukan hanya berdasarkan harga unit. Dengan tipe dan kapasitas yang tepat, boiler dapat bekerja lebih aman, stabil, efisien, dan ekonomis.
Dengan pemilihan tipe dan kapasitas yang tepat, sistem boiler dapat bekerja secara aman, stabil, efisien, dan ekonomis dalam jangka panjang.

a). Fire Tube Boiler
Pada fire tube boiler, gas panas melewati pipa – pipa dan air umpan boiler adadidalam shell untuk dirubah menjadi steam. Fire tube boiler biasanya digunakanuntuk kapasitas steam yang relatif kecil dengan tekanan steam rendah sampaisedang. Sebagai pedoman, fire tube boiler kompetitif untuk kecepatan kapasitas steam 3000 kg/jam dengan tekanan sampai 18 bar atau lebih. Fire tube boiler dapat menggunakan bahan bakar minyak bakar, gas atau bahan bakar padat dalam operasinya. Untuk alasan ekonomis, sebagian besar fire tube boiler dikonstruksisebagai “paket” boiler (dirakit oleh pabrik) untuk semua bahan bakar.
b). Water Tube Boiler
Pada water tube boiler, air umpan boiler mengalir melalui pipa – pipa masuk ke dalam drum. Air yang tersikulasi dipanaskan oleh gas pembakar membentuk steam pada daerah uap dalam drum. Boiler ini dipilih jika kebutuhan steam dan tekanan steam sangat tinggi seperti pada kasus boiler untuk pembangkit tenaga. Water tube boiler yang sangat modern dirancang dengan kapasitas steam 1000 kg/jam, dengan tekanan rendah. Banyak water tube boiler yang dikonstruksi secara paket jika digunakan bahan bakar minyak bakar dan gas. Untuk water tube boiler yang menggunakan bahan bakar padat, tidak umum dirancang secara paket.
Demikan pembahasan mengenai steam boiler kapasitas 1000 kg- 3000 kg serta komponen dan jenis2 desain boiler, semoga bermanfaat, tentu banyak kekurangan atau salah penuliasan dari artikel ini mohon di maklumi mari kita belajar bersama untuk mengembangkan pengatahuan dan manfaat lain dari industri boiler, apabila ada kebutuhan atau ingin di konsultasikan terkait boiler bisa hubungi kontak marketing kami di bawah ini .
Workshop
Kawasan Pergudangan Laksana Business Park, Jalan Laksana 6 Blok F 09, Desa laksana Kec. Pakuhaji, Kab. Tangerang, Banten- 15570
PT Indira Mitra Boiler
Ratman Bejo
☎️081388666204
My Website
https://indira.co.id
https://hargaboiler.co.id
https://boilermarine.co.id
Email: info@indira.co.id
Email: idmratman@gmail.com
https://www.youtube.com/@Ratman_Bejo/videos
