Gas Riello R40 Fs 10- Fs 20

Burner Gas Riello R40 FS 10-FS 20 Merupakan alat pembakaran dengan satu nozzle dan berbahan bakar gas, burner riello adalah rangkaian pembakar lengkap produk yang dikembangkan untuk menanggapi setiap permintaan untuk aplikasi industri ringan seperti pembakaran incenerator, pembarakan oven, pembakaran rotary, pembakaran boiler dan industri lainya. burner riello R40 juga di produksi oleh negara italia dimna kualitas dan kuantitas barangnya sudah terjamin di berbagai seluruh industri di dunia salah satunya indonesia, kami selaku perushaan pabrikasi boiler juga menyedikan dan menggunakan burner riello untuk pengoprasian boiler yang kita buat, jadi untuk performa kinerja burner riello dari hasil yang sudah kita gunakan untuk boiler tidak di ragukan lagi.
Burner Gas Riello 40 FS tersedia dalam lima model berbeda, dengan output mulai dari 11 hingga 220 kW, dibagi menjadi empat berbeda struktur. Semua model menggunakan komponen yang sama yang dirancang oleh Riello untuk seri Riello 40 FS. Tingkat kualitas tinggi menjamin kerja yang aman. Burner Riello 40 FS dilengkapi dengan panel kontrol api berbasis mikroprosesor, dengan fungsi diagnostik. Dalam mengembangkan pembakar ini, perhatian khusus diberikan untuk mengurangi kebisingan, untuk kemudahan pemasangan dan penyesuaian, untuk mendapatkan ukuran sekecil mungkin agar sesuai dengan jenis apa pun ketel yang tersedia di pasaran. Semua burner gas Riello 40 FS selalu diuji sebelum di supalai ke pabrik (user).
Tipe Burner Gas Riello R40
Burner riello R40 Fs ini di bagi menjadi lima tipe dari fs 3 hingga fs 20 yang memiliki kapasitas berbeda semua, dari konsumsi bahan bakar, kalori burner yang di kluarkan, tegangan listrik yang di perlukan hinggan Ukuran size dimensi burner juga berbeda, ada pun lima tipe burner gas riello R40 :
| Tipe Burner | Kap. Kcal/h | Konsumsi Nm3/h | Power Motors. Kw | Electrik Ph/Hz/V |
| Riello R40 FS3 | 30.000 Kcal | 0.4-1.4 Nm3/h | 0,100 Kw | 1/50/230 ±10% |
| Riello R40 FS5 | 50.000 Kcal | 0.9-2.2 Nm3/h | 0,110 Kw | 1/50/230 ±10% |
| Riello R40 FS8 | 80.000 Kcal | 0.8-3.6 Nm3/h | 0,130 Kw | 1/50/230 ±10% |
| Riello R40 FS10 | 100.000 Kcal | 2.4-4.6 Nm3/h | 0,130 Kw | 1/50/230 ±10% |
| Riello R40 FS20 | 200.000 Kcal | 3.1-8.5 Nm3/h | 0,250 Kw | 1/50/230 ±10% |
Dari lima tipe gas riello r40 ini yang kita sedikan redy hanya tipe FS 10 dan FS 20, hasil riset dari lapangan indonesia kebutuhan burner tipe di bawahnya agak sulit di jangkau dan tidak menyamai dengan kalori yang merka butuhkan. burner ini juga mengguanakn bahan bakar gas yang di rakit dan di atur sesuai kebutuhan burner stiap kapasitas berikut beberpa alat untuk mengatur bahan bakar gas burner :
Gastrain Burner Riello R40
Pembakar diatur untuk pasokan bahan bakar dari kanan atau sisi kiri. Tergantung pada keluaran gas dan tekanan yang tersedia di jalur suplai, Anda harus memeriksa kereta gas yang benar untuk disesuaikan dengan kebutuhan sistem. rangkaian gas adalah tipe Multiblok, berisi komponen utama dalam satu kesatuan. Kecuali untuk model MBC 65 DLE, kontrol segel katup (sebagai aksesori) dapat dipasang ke rangkaian gas Multiblok. Rangkaian gas MBC 65 DLE Multiblok hanya dapat dipasang di sebelah kiri pembakar
1. Pipa Pengiriman gas
2. Manual valve
3. Vibration damping joint
4. Gas pressure gauge
5. Filter/Gas
6. Gas pressure switch
7. Safety solenoid
8. Adjustment solenoid:
-firing delivery adjustment (rapid opening)
-maximum delivery adjustment (slow opening)
9. Pressure regulator
10. Leak detection control device for valves 7 and 8 (accessory)
11. Gas train-burner adapter
12. Shutter with adjustment screws
13. Pressure regulator setting device
14. Regulation solenoid
15. Combustion head pressure
Panduan Instalasi Gas Burner Riello R40
Riello R40 merupakan gas burner yang dapat digunakan pada berbagai aplikasi pemanasan, seperti boiler, hot water boiler, oven, furnace, dan sistem pemanas industri. Instalasi, commissioning, adjustment, dan maintenance burner harus dilakukan oleh personel yang memiliki kompetensi di bidang gas burner dan combustion system.
Sebelum burner dioperasikan, teknisi perlu memastikan bahwa sistem burner, gas train, sistem kelistrikan, boiler atau equipment, serta seluruh perangkat safety telah terpasang dan berfungsi sesuai persyaratan teknis.
Burner yang berasal dari pabrik umumnya telah memiliki factory setting. Namun, setting tersebut perlu diperiksa dan dapat disesuaikan berdasarkan kondisi aktual di lapangan, terutama terhadap kapasitas boiler, tekanan gas, combustion chamber, kebutuhan udara pembakaran, dan heat load.
Seluruh proses instalasi dan adjustment harus mengikuti technical manual dan instruksi pabrikan yang sesuai dengan model burner.
Tahapan Instalasi Burner Riello R40
Sebelum melakukan start-up, beberapa bagian penting perlu diperiksa.
1. Pemeriksaan Burner
Periksa kondisi:
- Burner body
- Burner head
- Fan
- Air damper
- Ignition system
- Flame detection
- Gas valve
- Electrical connection
- Control box
Pastikan tidak terdapat kerusakan akibat transportasi atau pemasangan.
2. Pemeriksaan Gas Train
Sistem suplai gas harus diperiksa sebelum burner dinyalakan.
Komponen yang perlu diperhatikan antara lain:
- Gas filter
- Gas regulator
- Gas pressure switch
- Automatic gas valve
- Manual shut-off valve
- Pressure test point
- Piping gas
Tekanan gas harus sesuai dengan kebutuhan burner dan kondisi instalasi.
3. Pemeriksaan Sambungan Gas
Seluruh sambungan harus diperiksa untuk memastikan tidak terjadi kebocoran gas.
Pemeriksaan kebocoran merupakan bagian penting dari proses commissioning karena gas leakage dapat menimbulkan risiko keselamatan dan mengganggu kestabilan pembakaran.
Pengaturan Setting Burner Riello R40
Setelah instalasi selesai, burner perlu dilakukan adjustment atau combustion setting berdasarkan kondisi aktual equipment.
Air Damper
Posisi air damper digunakan untuk mengatur jumlah udara pembakaran yang masuk ke burner.
Penyesuaian dilakukan untuk mendapatkan perbandingan udara dan bahan bakar yang sesuai.
Terlalu sedikit udara dapat menyebabkan pembakaran tidak sempurna, sedangkan udara yang terlalu banyak dapat meningkatkan excess air dan heat loss melalui exhaust.
Burner Head
Pengaturan burner head membantu menyesuaikan karakteristik flame dengan kondisi combustion chamber.
Pada burner Riello, pengaturan burner head dibantu dengan graduated scale, sehingga teknisi dapat melakukan adjustment berdasarkan posisi yang sesuai dengan kebutuhan operasi.
Air Pressure Test Point
Titik pengukuran tekanan udara pada burner dapat digunakan sebagai salah satu parameter pemeriksaan ketika melakukan combustion adjustment.
Data tekanan tersebut harus dibaca bersama parameter lainnya dan tidak digunakan sebagai satu-satunya dasar setting burner.
Pengaturan Air Pressure Switch
Pada sistem burner, air pressure switch merupakan bagian dari sistem safety yang berfungsi memonitor kondisi tekanan udara pembakaran.
Untuk burner yang menggunakan pressure switch sesuai konfigurasi dan standar yang berlaku, setting harus dilakukan oleh teknisi berdasarkan kondisi kerja aktual burner.
Pengaturan tidak boleh dilakukan secara sembarangan karena pressure switch berkaitan dengan safety sequence dan flame combustion system.
Start-Up dan Commissioning Riello R40
Setelah instalasi selesai, dilakukan proses start-up dan commissioning.
Tahapan commissioning secara umum meliputi:
- Pemeriksaan instalasi.
- Pemeriksaan tekanan gas.
- Pemeriksaan electrical supply.
- Pemeriksaan interlock.
- Pemeriksaan gas train.
- Pemeriksaan ignition sequence.
- Pemeriksaan flame detection.
- Pemeriksaan low-fire operation.
- Pemeriksaan high-fire operation.
- Combustion adjustment.
- Pemeriksaan flame stability.
- Pemeriksaan temperatur exhaust.
- Pengukuran emisi apabila diperlukan.
- Final inspection.
Tujuan commissioning bukan hanya memastikan burner dapat menyala, tetapi memastikan burner dapat bekerja stabil, aman, dan sesuai dengan kebutuhan thermal equipment.
Maintenance Burner Riello R40
Salah satu keuntungan desain burner Riello adalah akses maintenance yang relatif mudah.
Burner head dapat dibongkar untuk pemeriksaan dan pembersihan tanpa harus melepas seluruh burner dari boiler, tergantung model dan konfigurasi instalasi.
Maintenance berkala dapat mencakup pemeriksaan:
- Burner head
- Electrode
- Ignition system
- Flame sensor
- Fan
- Air damper
- Gas valve
- Filter
- Pressure switch
- Electrical connection
- Control box
- Gasket
- Kabel dan terminal
Komponen yang kotor atau mengalami keausan dapat memengaruhi kestabilan flame dan performa pembakaran.
Mengapa Setting Burner Sangat Penting?
Burner yang kapasitasnya sudah sesuai belum tentu menghasilkan pembakaran optimal apabila setting udara dan bahan bakarnya tidak tepat.
Beberapa gejala setting yang kurang tepat antara lain:
- Flame tidak stabil
- Burner sering lock-out
- Ignition sulit
- Excess air terlalu tinggi
- Pembakaran tidak sempurna
- Konsumsi gas meningkat
- Temperatur proses tidak stabil
- Flame terlalu panjang
- Flame terlalu pendek
- Exhaust temperature terlalu tinggi
Karena itu, burner commissioning dan combustion adjustment merupakan bagian penting setelah instalasi.
Setting Burner Berdasarkan Kapasitas Boiler
Setting burner sebaiknya dilakukan berdasarkan kondisi aktual boiler atau equipment.
Data yang perlu diketahui antara lain:
Kapasitas Boiler → Steam Pressure → Heat Load → Gas Pressure → Furnace Pressure → Burner Capacity
Contohnya, burner yang dipasang pada boiler dengan kapasitas tertentu harus disesuaikan dengan furnace back pressure dan kebutuhan thermal boiler.
Setting burner tidak sebaiknya hanya mengikuti posisi factory setting karena kondisi instalasi setiap boiler dapat berbeda.
Video Panduan Burner Riello
Untuk dokumentasi dan informasi mengenai burner, boiler, instalasi, commissioning, maintenance, dan sistem pembakaran, Anda juga dapat melihat video pada channel:
YouTube Ratman Bejo – Panduan Burner & Boiler
Kesimpulan
Instalasi Gas Burner Riello R40 harus dilakukan dengan memperhatikan keselamatan, sistem gas train, tekanan gas, sistem kelistrikan, combustion chamber, dan interlock equipment.
Setelah pemasangan, burner perlu melalui proses start-up, commissioning, combustion adjustment, dan safety inspection. Pengaturan seperti air damper, burner head, air pressure switch, dan sistem flame detection harus dilakukan berdasarkan model burner dan kondisi aktual di lapangan serta mengikuti petunjuk teknis pabrikan.
Untuk pekerjaan instalasi dan commissioning, sebaiknya digunakan teknisi yang memahami gas combustion system, boiler, burner adjustment, dan gas safety.
PT Indira Mitra Boiler dapat membantu kebutuhan supply burner Riello, instalasi burner, setting burner, commissioning, maintenance, troubleshooting, gas train, dan spare part burner Riello untuk berbagai kebutuhan industri di Indonesia.
PT INDIRA MITRA BOILER
JL. Kali Baru Kawasan Pergudangan Laksana Business Park, Blok F 09, Kec. Pakuhaji, Kab. Tangerang, Banten- 15570
Workshop
Kawasan Pergudangan Laksana Business Park, Jalan Laksana 6 Blok F 09, Desa laksana Kec. Pakuhaji, Kab. Tangerang, Banten- 15570
PT Indira Mitra Boiler
Ratman Bejo
☎️081388666204
My Website
https://indira.co.id
Email: info@indira.co.id
Email: idmratman@gmail.com
https://www.youtube.com/@Ratman_Bejo/videos
JAM BUKA KERJA
Informasi Kantor
Senin-Jumaat : 08:00 -17:00 WIB
Informasi Personal
Senin-Minggu : 06:00 -22:00 WIB
