Jual Pompa Burner Danfoss
Pompa danfoos merupan pompa utama dari seba
gian komponon burner dimana pompa untuk mengalirkan bahan bakar dengan tekanan yang di tentukan dan selanjutnya di salurkan ke arah percikan api untuk memancing terjadinya pengabutan, pompa danfoss sendiri berasal dari negara denmark yang di desain untuk fasilitas sektor industri di seluruh dunia salah satunya indonesia, danfos sering kita jumpai di komponen burner sperti olympia, beckett, baite, dan burner lainya.
Pompa oil burner terkuat yang pernah dibuat Dengan seri premium (tahap 1 dan 2), Danfoss menghadirkan pompa yang tak tertandingi di pasar komersial dan industri menengah. Danfoss Diamond direkayasa dengan teknologi Diamond-Like Carbon yang memberikan kekokohan, daya tahan dan kekuatan yang luar biasa karena kombinasi kekerasan berlian dan pelumasan karbon. Hasilnya adalah masa pakai 10 kali lebih lama dalam aplikasi kritis. Kumparan Berlian ekstra tahan lama bertahan lebih dari 5 kali lebih banyak siklus dalam uji tabrak dibandingkan dengan kumparan pompa sebelumnya. Pompa danfoss seri BFP digunakan dengan oli ringan dan berat dengan regulator piston, fungsi pemutus, dan filter bawaan.
Di bidang komponen untuk burner dan boiler, Danfoss menawarkan rangkaian lengkap untuk sebagian besar burner minyak di pasaran, mulai dari burner domestik terkecil hingga burner industri terbesar. Konstruksi pembakar yang tersedia saat ini sangat bervariasi; oleh karena itu tingkat adaptasi yang tinggi dituntut dari masing-masing komponen.
Contoh: Seri baru pompa servis BFP dari Danfoss memberikan kemungkinan fleksibilitas sebesar mungkin dalam hal jangkauan fungsi dan koneksi. Oleh karena itu, pompa ini ideal sebagai unit pengganti untuk pompa Danfoss lama dan pompa dari produsen lain.
Teknikal Data Pompa Danfoss
| BFP 10/11 Size | 3 | 5 | |
| Oil types | Standard fuel gas oil and fuel gas oil acc. EL A Bio-5 (max. 5% FAME) | ||
| Viscosity range (measured in suction inlet) 1) | cSt. (mm2/s ) | (1.3) 1.8 – 12.0 | |
| Filter area/mesh | cm2/µm | 13/200 | |
| Pressure range 2) | bar | 15-Jul | 20-Jul |
| Factory setting | bar | 10 ±1 | |
| Max. pressure in suction inlet/return outlet | bar | 2 | |
| Speed | min-1 | 2400-3450 | 1400-3450 |
| Max. starting torque | Nm | 0.1 | 0.12 |
| Ambient/transport temperature | °C | –20 to- +70 | |
| Temperature of medium | °C | 0 to +70 | |
| Coil power consumption | W | 9 | |
| Rated voltage (other voltages on request) | 220/240V, 50/60 Hz | ||
| Coil enclosure | IP 40 | ||
| Shaft/neck | EN 225 | ||
Menggunakan pompa servis Danfoss BFP 21 L3 dan BFP 21 R3 adalah mungkin untuk mempertahankan 90% dari burner kecil yang ada. Dalam kasus lain, mungkin sulit untuk menemukan pompa servis Danfoss yang benar. Tujuan utama dari tabel konversi adalah untuk mempermudah penggantian pompa tersebut.
Sistem Kerja Pompa danfoss
Pompa danfoss ukuran 3, 5 pompa oli dirancang untuk pembakar minyak domestik berukuran kecil/sedang hingga 42 l/jam.
Dari hisap inlet (S) minyak ditarik melalui filter (H) ke set roda gigi, di mana tekanan ditingkatkan. Ketika tegangan diterapkan ke katup NC (biasanya tertutup), terbuka dan melepaskan minyak ke outlet nozzle. Melalui diafragma (D) dalam tekanan regulator (T) tekanan dijaga konstan pada nilai yang diatur pada sekrup penyetel (P1). Dalam sistem 2-pipa kelebihan minyak dibawa kembali ke outlet kembali (R) dan tangki. Dalam 1-pipa sistem dengan stopkontak kembali terpasang (R) dan mesin cuci bypass (tapal kuda) dipasang di sekrup (A), oli dikembalikan secara internal ke gear set .
Fungsi pemutus
katup solenoid BFP Ketika burner berhenti, tegangan ke NCvalve terputus dan oli mengalir ke nozzle
stop kontak segera terputus.
BFP 10 tidak memiliki katup solenoid.
Dalam sistem menggunakan pompa ini,
katup pemutus terpisah harus dipasang pada saluran nozzle.
Aliran
Dalam sistem 2-pipa pompa self-priming, yaitu Aliran dilakukan melalui penyempitan ke outlet kembali. Dalam sistem 1-pipa dengan stopkontak kembali terpasang, Aliran harus dilakukan melalui outlet nosel atau port pengukur tekanan.
Jaminan
Untuk pompa yang digunakan di luar teknis yang disebutkan data dan digunakan dengan minyak yang mengandung abrasif partikel Danfoss tidak dapat memberikan jaminan apapun. Harap dicatat bahwa katup solenoida harus diganti setelah 250.000 operasi atau 10 tahun .
Danfoss tentu saja akan dengan senang hati membantu dengan konversi yang diuraikan dalam manual servis ini dan membuat pekerjaan menemukan alternatif menjadi lebih mudah. Dengan kata lain, kami akan memudahkan Anda untuk menemukan komponen dan servis yang paling sesuai dari rangkaian Danfoss yang komprehensif.
Studi Kasus Pompa Danfoss untuk Oil Burner Industri
Pompa Danfoss merupakan salah satu komponen penting pada sistem oil burner yang berfungsi mengalirkan bahan bakar minyak dari fuel tank menuju burner dengan tekanan yang sesuai. Tekanan dan debit bahan bakar yang stabil sangat berpengaruh terhadap proses atomisasi, pembentukan flame, dan kestabilan pembakaran.
Dalam aplikasi burner, pompa bekerja sebagai bagian dari fuel supply system. Bahan bakar dipompa menuju nozzle dengan tekanan tertentu sehingga fuel dapat diatomisasi menjadi partikel yang lebih halus sebelum bercampur dengan udara pembakaran dan dinyalakan oleh sistem ignition.
Danfoss merupakan perusahaan asal Denmark yang menyediakan berbagai komponen untuk sistem heating, burner, dan aplikasi industri. Pompa Danfoss dapat ditemukan pada berbagai jenis oil burner, termasuk burner dari berbagai produsen yang menggunakan sistem pompa fuel bertekanan.
Fungsi Pompa Danfoss pada Oil Burner
Pada oil burner, aliran bahan bakar secara sederhana dapat digambarkan sebagai:
Fuel Tank
↓
Strainer / Filter
↓
Danfoss Oil Pump
↓
Pressure Regulation
↓
Solenoid Valve
↓
Nozzle
↓
Atomization
↓
Combustion Chamber
Pompa tidak secara langsung menghasilkan api. Fungsi utamanya adalah menyediakan aliran dan tekanan fuel yang dibutuhkan sistem burner.
Ketika tekanan bahan bakar mencapai kondisi yang sesuai, fuel dialirkan menuju nozzle. Nozzle kemudian mengubah bahan bakar menjadi spray atau kabut halus sehingga lebih mudah bercampur dengan udara pembakaran.
Setelah itu, campuran fuel dan udara dinyalakan oleh ignition system sehingga menghasilkan flame.
Studi Kasus 1 – Pompa Danfoss pada Oil Burner Boiler
Sebuah industri menggunakan fire tube boiler dengan oil burner sebagai sumber pembakaran. Setelah beberapa tahun beroperasi, burner mengalami masalah:
- Flame sulit stabil.
- Burner sering mengalami ignition failure.
- Tekanan fuel tidak stabil.
- Pembakaran terlihat tidak sempurna.
- Burner mengalami lockout.
- Konsumsi fuel meningkat.
Setelah dilakukan pemeriksaan, salah satu komponen yang perlu diperiksa adalah oil pump.
Pemeriksaan Pompa
Teknisi melakukan pemeriksaan:
- Kondisi filter pompa.
- Tekanan fuel.
- Kondisi shaft.
- Kondisi gear/piston internal sesuai tipe pompa.
- Kebocoran fuel.
- Kondisi seal.
- Kondisi coupling.
- Kondisi pressure regulator.
- Kondisi vacuum pada suction line.
Apabila pompa tidak mampu mempertahankan tekanan sesuai kebutuhan burner, proses atomisasi pada nozzle dapat terganggu.
Solusi
Pompa Danfoss yang sesuai dengan spesifikasi burner dapat digunakan sebagai replacement oil pump, dengan tetap memastikan:
- Kapasitas pompa sesuai.
- Tekanan kerja sesuai.
- Jenis fuel sesuai.
- Arah putaran sesuai.
- Shaft/coupling sesuai.
- Port inlet dan outlet sesuai.
- Nozzle dan burner head sesuai.
Setelah pemasangan dilakukan test running dan pressure adjustment sebelum burner dikembalikan ke operasi normal.
Penggantian Pompa Burner Olympia
Pada sebuah burner industri, pompa mengalami penurunan performa setelah digunakan dalam jangka panjang.
Gejala yang ditemukan:
Fuel pressure turun
↓
Spray nozzle tidak optimal
↓
Flame tidak stabil
↓
Burner sering gagal ignition
Pada kondisi tersebut, teknisi tidak hanya mengganti nozzle.
Sistem fuel perlu diperiksa secara keseluruhan:
Tank → Filter → Pump → Valve → Nozzle → Combustion
Jika hasil pemeriksaan menunjukkan pompa sudah tidak mampu menghasilkan tekanan yang diperlukan, penggantian pompa menjadi salah satu solusi.
Pompa Danfoss dapat ditemukan pada berbagai aplikasi oil burner, termasuk burner seperti Olympia dan berbagai burner lain yang menggunakan konfigurasi pompa yang kompatibel.
Pompa Danfoss untuk Burner BAITE
Burner industri dengan bahan bakar diesel/light oil membutuhkan tekanan fuel yang stabil agar nozzle dapat melakukan atomisasi dengan baik.
Pada burner seperti BAITE, pemilihan pompa replacement harus dilakukan berdasarkan spesifikasi unit, bukan hanya berdasarkan merek.
Data yang perlu diperiksa antara lain:
| Parameter | Pemeriksaan |
|---|---|
| Fuel | Light oil / diesel |
| Pump Capacity | Sesuai burner |
| Pressure | Sesuai burner |
| Rotation | Clockwise / counter-clockwise |
| Shaft | Sesuai coupling |
| Inlet | Sesuai piping |
| Outlet | Sesuai fuel line |
| Nozzle | Sesuai kapasitas burner |
| Control | Single / two stage |
Dengan demikian, pompa replacement dapat dipilih berdasarkan kesesuaian teknis, bukan hanya karena memiliki bentuk yang sama.
Pompa Danfoss BFP
Salah satu keluarga pompa yang dikenal pada aplikasi oil burner adalah Danfoss BFP.
Pompa seri BFP digunakan pada aplikasi light oil dan heavy oil sesuai konfigurasi dan spesifikasi modelnya. Beberapa konfigurasi memiliki fitur seperti:
- Pressure regulation
- Shut-off function
- Built-in filter
- Berbagai pilihan koneksi
- Konfigurasi untuk aplikasi burner tertentu
Karena konstruksi burner sangat beragam, fleksibilitas koneksi dan konfigurasi pompa menjadi penting ketika digunakan sebagai replacement pump.
Pompa pengganti harus tetap dipilih berdasarkan model dan data teknis, bukan hanya berdasarkan nama seri.
Mengapa Tekanan Pompa Sangat Penting?
Tekanan fuel memiliki hubungan langsung dengan proses atomisasi.
Secara sederhana:
Tekanan fuel sesuai
→ nozzle menghasilkan spray yang sesuai
→ pencampuran fuel dan udara lebih baik
→ ignition lebih mudah
→ flame lebih stabil
→ pembakaran lebih optimal.
Sebaliknya:
Tekanan fuel tidak sesuai
→ spray nozzle berubah
→ atomisasi tidak optimal
→ flame tidak stabil
→ soot dapat meningkat
→ burner dapat mengalami ignition failure.
Karena itu, ketika oil burner mengalami masalah pembakaran, pemeriksaan tidak boleh hanya dilakukan pada nozzle dan electrode. Pompa fuel juga harus diperiksa.
Troubleshooting Pompa Oil Burner Danfoss
Beberapa gejala dan kemungkinan penyebab:
| Gejala | Kemungkinan Penyebab |
|---|---|
| Fuel pressure rendah | Pump wear, filter tersumbat |
| Burner sulit start | Tekanan fuel tidak tercapai |
| Flame tidak stabil | Pressure atau nozzle bermasalah |
| Fuel bocor | Seal atau fitting bermasalah |
| Pompa berisik | Suction problem / cavitation |
| Kapasitas fuel tidak sesuai | Pump capacity tidak sesuai |
| Burner lockout | Fuel supply atau ignition problem |
| Tekanan naik-turun | Suction line, filter atau pump problem |
Namun, satu gejala dapat memiliki beberapa penyebab. Karena itu troubleshooting harus dilakukan secara sistematis.
Penggantian Pompa Lama dengan Danfoss
Sebuah perusahaan memiliki oil burner yang masih layak secara keseluruhan, tetapi pompa fuel sudah mengalami penurunan performa.
Daripada mengganti seluruh burner, dilakukan pendekatan:
Inspection
→ Pemeriksaan motor
→ Pemeriksaan control box
→ Pemeriksaan ignition transformer
→ Pemeriksaan nozzle
→ Pemeriksaan fuel valve
→ Pemeriksaan oil pump
Hasil pemeriksaan menunjukkan burner masih layak digunakan dan masalah utama berada pada pompa.
Solusi:
Old Oil Pump
→ Remove
→ Install compatible Danfoss pump
→ Pressure adjustment
→ Check leakage
→ Test ignition
→ Check flame
→ Test running
Pendekatan seperti ini dapat menjadi solusi ekonomis apabila komponen burner lainnya masih dalam kondisi baik.
Keunggulan Menggunakan Pompa Replacement yang Tepat
Pemilihan pompa replacement yang sesuai dapat memberikan beberapa keuntungan:
1. Mempertahankan Burner Existing
Tidak perlu langsung mengganti seluruh burner jika masalah hanya terdapat pada fuel pump.
2. Memudahkan Maintenance
Pompa merupakan komponen yang dapat mengalami keausan akibat penggunaan jangka panjang sehingga perlu diperiksa secara berkala.
3. Menjaga Fuel Pressure
Tekanan fuel yang sesuai membantu mempertahankan proses atomisasi.
4. Mendukung Stabilitas Flame
Fuel delivery yang stabil merupakan salah satu faktor dalam menjaga kestabilan flame.
5. Replacement Lebih Fleksibel
Pompa dengan konfigurasi yang sesuai dapat menjadi alternatif replacement untuk unit lama, selama parameter teknis kompatibel.
Checklist Sebelum Membeli Pompa Danfoss
Sebelum membeli pompa Danfoss oil burner, sebaiknya siapkan data:
- Foto nameplate burner.
- Model burner.
- Model pompa lama.
- Jenis bahan bakar.
- Kapasitas burner.
- Tekanan fuel.
- Foto pompa.
- Arah putaran.
- Ukuran shaft.
- Ukuran inlet dan outlet.
- Jenis coupling.
- Sistem single stage atau two stage.
Jangan memilih pompa hanya berdasarkan ukuran fisik.
Dua pompa yang terlihat sama belum tentu mempunyai kapasitas, pressure range, arah putaran, dan konfigurasi internal yang sama.
Kesimpulan
Pompa Danfoss untuk oil burner merupakan komponen penting dalam sistem suplai bahan bakar. Pompa bertugas menyediakan tekanan dan aliran fuel yang diperlukan agar nozzle dapat melakukan atomisasi secara optimal.
Dalam aplikasi boiler, thermal oil heater, oven, dryer, furnace, dan heating system, kondisi pompa perlu diperhatikan karena masalah fuel pressure dapat memengaruhi proses ignition dan kestabilan pembakaran.
Untuk penggantian pompa Danfoss, pemilihan harus berdasarkan model burner, jenis fuel, kapasitas, pressure, arah putaran, koneksi, shaft, dan konfigurasi sistem.
Dengan pemeriksaan yang tepat, penggantian oil pump dapat menjadi solusi untuk memperbaiki performa burner tanpa harus mengganti seluruh unit burner.
Info Kontak Admin kami bisa hubungi :
Workshop
Kawasan Pergudangan Laksana Business Park, Jalan Laksana 6 Blok F 09, Desa laksana Kec. Pakuhaji, Kab. Tangerang, Banten- 15570
PT Indira Mitra Boiler
Ratman Bejo
☎️081388666204
My Website
https://indira.co.id
Email: info@indira.co.id
Email: idmratman@gmail.com
https://www.youtube.com/@Ratman_Bejo/videos
