Hot Water Boiler Industri

Jual Hot water Boiler Untuk Industri

Hot water Boiler industri High temp water Boiler adalah salah satu produk kettle yang memiliki sistem kerja menggunakan media water (air) sebagai penghantar panasnya. Dengan desain dan perhitungan sedemikian rupa, Hot water evaporator kami mampu bekerja untuk panas temperatur 40°C hingga maksimal 120°C tanpa terjadi steam atau uap. High temp water heater bekerja hanya menggunakan tekanan dari pompa sirkulasi dengan pressure pompa sirkulasi kurang dari 4 barg membuat boiling water kettle ini sangat aman untuk dioperasikan. Umur kerja dari high temp water evaporator yang dipergunakan umumnya lebih dari 10 s/d 15 tahun dan tidak diperlukan penambahan apapun selama tidak ada kebocoran pada pipa-pipa atau peralatan pemanas, dan selama itu tidak diperlukan pembersihan karena bagian dalam loop tersirkulasi oleh air panas.

Kami telah merancang Seri Boiler Air Panas high temp water Winskettel kami secara khusus untuk memberikan pemanasan gedung dan industri pengolahan industri dengan Boiler Kualitas Super dengan Keunggulan tiada banding dalam Keselamatan, Layanan Umur Panjang, dan Operasi Ekonomis. Kesederhanaan Sistem tanpa kipas atau katup FGR, memungkinkan administrator evaporator ordinary untuk menyesuaikan dan memperbaiki Sistem. Keterulangan pengulangan tidak tertandingi.

Sistem Hot water Boiler winskettel menawarkan banyak keuntungan dari Emisi NOx Rendah dan CO, distribusi panas yang seragam di seluruh permukaan pemanas dan peningkatan efisiensi. Heater menggabungkan bed burner dari Heavy Duty Metal Fiber Burners (MFB). Melalui bermacam-macam gas premix gas/udara, burner dapat dihubungkan ke blender blower yang sepenuhnya modulasi yang menawarkan kontrol pembakaran yang presisi melalui berbagai modulasi. Sistem Burner tersedia pada evaporator baru atau untuk perbaikan Parker. Sistem Parker Boiler telah terbukti di lapangan pada Parker dan jenis kettle lainnya sebagai alternatif yang efisien, tahan lama, Rendah NOx, efisien.

Keutamaan Hot Water Boiler Winskettel

Fitur dan Keunggulan Hot Water Boiler

Sistem Pembakaran Atmosfer

Hot water boiler dapat dilengkapi dengan atmospheric burner, sistem kontrol otomatis, dan rangkaian evaporator yang dirancang untuk memudahkan pengoperasian.

Panel kontrol membantu operator dalam menjalankan, menghentikan, dan memantau kondisi boiler. Meskipun pengoperasiannya relatif mudah, operator tetap harus mendapatkan pelatihan mengenai prosedur operasi dan sistem keselamatan.

Parallel Positioning Linkageless

Pada konfigurasi tertentu, burner tersedia dengan sistem parallel positioning linkageless. Sistem ini mengatur posisi damper udara dan katup bahan bakar menggunakan actuator terpisah tanpa sambungan mekanis konvensional.

Keunggulan sistem linkageless meliputi:

  • Pengaturan rasio udara dan bahan bakar lebih akurat
  • Proses modulasi lebih stabil
  • Mengurangi kelonggaran pada linkage mekanis
  • Mempermudah penyetelan pada beberapa titik beban
  • Mendukung efisiensi pembakaran
  • Membantu menurunkan kadar oksigen berlebih pada gas buang

Ketersediaan sistem ini bergantung pada tipe burner dan konfigurasi kontrol boiler.

Akses Inspeksi yang Mudah

Pintu kabinet inspeksi dapat dilepas untuk memberikan akses menuju bagian dalam unit. Desain ini mempermudah pemeriksaan terhadap:

  • Drum
  • Tube atau pipa pemanas
  • Header
  • Ruang pembakaran
  • Burner
  • Refractory
  • Permukaan perpindahan panas

Akses yang baik dapat mempercepat proses pemeriksaan, pembersihan, dan pekerjaan maintenance.

Pemeriksaan Internal Header

Header atas dan bawah dirancang agar dapat diperiksa melalui titik akses yang tersedia. Pemeriksaan internal diperlukan untuk mengetahui kondisi:

  • Pembentukan kerak
  • Korosi
  • Endapan
  • Sambungan tube
  • Permukaan bagian dalam header
  • Potensi penyumbatan aliran

Pembersihan bagian dalam dapat dilakukan menggunakan metode mekanis atau chemical cleaning. Pemilihan bahan kimia dan prosedur pembersihan harus disesuaikan dengan material, jenis endapan, dan rekomendasi produsen.

Chemical cleaning sebaiknya dikerjakan oleh tenaga berpengalaman karena penggunaan bahan kimia yang tidak tepat dapat menyebabkan korosi dan kerusakan material.

Kontrol Burner Otomatis

Sistem kontrol burner memberikan perlindungan otomatis selama proses start, ignition, operasi, dan shutdown.

Kelengkapan sistem dapat mencakup:

  • Burner control unit
  • Automatic ignition
  • Flame detector
  • Manual-reset lockout
  • Double electric gas valve
  • Gas pressure regulator
  • Low-gas pressure switch
  • High-gas pressure switch
  • Air-pressure switch
  • High-temperature limit
  • Alarm kegagalan pembakaran

Apabila flame tidak terbentuk atau hilang selama boiler beroperasi, sistem kontrol akan menghentikan suplai gas dan mengaktifkan kondisi lockout. Burner hanya dapat dioperasikan kembali setelah penyebab gangguan diperiksa.

Desain Bent Tube All-Welded

Hot water boiler menggunakan konstruksi bent tube all-welded, yaitu pipa air yang dibentuk melengkung dan disambungkan menggunakan pengelasan.

Desain ini menawarkan beberapa keunggulan:

  • Konstruksi kuat dan tahan lama
  • Mampu mengakomodasi pemuaian termal
  • Mengurangi penggunaan sambungan mekanis
  • Menekan potensi kebocoran pada sambungan
  • Memberikan perpindahan panas yang efektif
  • Mempermudah desain sirkulasi air

Kualitas konstruksi tetap bergantung pada pemilihan material, prosedur pengelasan, kualifikasi welder, pemeriksaan sambungan, dan standar fabrikasi yang digunakan.

Sepesifikasi Hot water Industri 2 Jt Kcal/H (2000 Mcal/h)

 

No.

Description

Unit

Value

1.TypeShell & tube type, Three pass, Smoke tube, Integral Furnace
2.Heat outputkcal/ hr17,22,000
kW2000
3.MediumHot water
4.Hot water outlet temperatureDeg C95
5.Hot water inlet temperatureDeg C65
6.Hot water flow ratem3/hr60
7.Hot water pressure available for usersmLC20
8.Thermal efficiency on NCV%92 ± 2
9.Fuel Diesel
10.NCV*kcal/kg10500
11.Fuel consumption at full loadkg/ hr179
12.QuantityNos.1
13.Recommended water qualitySoft water, pH = 8.5
14.Recommended Header piping size for above Hot water flow rateDN 100, IS 1239, Class B
15.Power Supply415 V, 50 Hz, 3 Ph., AC, 4 Wire System
16.Control Supply230 V AC

MATERIAL OF CONSTRUCTION

1.Furnace Shell, Tube platesSA 516 Gr.70
2.TubesBS 3059 ERW
3.Outer shellIS2062
4.Other peripheral and supportsIS2062

2.2 Circulation Pump dan Motor

Sistem dilengkapi pompa sentrifugal horizontal beserta motor listrik yang sesuai dengan kondisi operasi. Pompa berfungsi mensirkulasikan air panas dari hot water generator menuju peralatan pengguna panas dan mengembalikannya ke unit pemanas.

Pompa disediakan sebanyak dua set dengan konfigurasi:

  • 1 unit beroperasi
  • 1 unit standby

Konfigurasi ini menjaga kelangsungan sirkulasi apabila pompa utama mengalami gangguan atau sedang menjalani perawatan.

Spesifikasi Circulation Pump

ParameterSpesifikasi
Tipe pompaCentrifugal horizontal
Kapasitas aliran65 m³/jam
Head35 mLC
Shaft sealMechanical seal
Daya motor11 kW
Jumlah kutub motor2 poles
Kecepatan motor2.900 rpm
Jumlah2 set
Konfigurasi1 working + 1 standby

Pompa harus dipilih untuk pengoperasian air panas dan menggunakan material serta mechanical seal yang sesuai dengan temperatur kerja sistem.

2.3 Spesifikasi Burner

Burner berfungsi menyediakan energi panas untuk memanaskan air yang bersirkulasi di dalam hot water generator. Unit menggunakan sistem operasi otomatis dengan pengaturan kapasitas pembakaran secara modulating.

Data Teknis Burner

ParameterSpesifikasi
Kapasitas panas burner1.915.000 kcal/jam
Konversi kapasitas±2.227 kW atau 2,23 MW
Bahan bakarHSD
Sistem kontrolStepless modulation
Mode operasiFully automatic
Flame sensorUV flame detector

Sistem stepless modulation memungkinkan kapasitas pembakaran berubah secara bertahap sesuai kebutuhan panas aktual. Burner dapat bekerja pada kapasitas tinggi ketika beban meningkat, kemudian menurunkan firing rate saat temperatur mendekati set point.

UV flame detector digunakan untuk mendeteksi keberadaan nyala api. Apabila flame tidak terbentuk atau hilang selama operasi, sistem kontrol akan menghentikan suplai bahan bakar dan mengaktifkan burner trip.

2.4 Sistem Kelistrikan, Kontrol, dan Keselamatan

Sistem hot water generator dilengkapi rangkaian kontrol dan safety interlock untuk menjaga temperatur, aliran air, tekanan, serta level air di dalam expansion cum make-up tank.

Logika Kontrol dan Safety Interlock

Kondisi yang DipantauFungsi Kontrol
Temperatur supply hot water tinggiBurner melakukan modulasi turun
Temperatur return hot water rendahBurner melakukan modulasi naik
Temperatur supply hot water sangat tinggiAlarm dan burner trip
Aliran air melalui heater rendahAlarm dan burner trip
Level expansion cum make-up tank tinggiAlarm dan burner trip*
Level expansion cum make-up tank sangat rendahAlarm dan burner trip
Level expansion cum make-up tank rendahMake-up pump ON
Level tangki kembali normalMake-up pump OFF

*Logika high-level burner trip perlu dikonfirmasi kembali. Pada banyak sistem, level tinggi umumnya mengaktifkan alarm dan menghentikan pompa make-up, bukan langsung menghentikan burner, kecuali terdapat alasan keselamatan khusus dalam desain.

Urutan Operasi Dasar

Sebelum burner diizinkan menyala, sistem harus memastikan:

  1. Power dan rangkaian kontrol dalam kondisi aktif.
  2. Level air pada expansion tank berada dalam batas aman.
  3. Circulation pump telah beroperasi.
  4. Aliran air melalui heater telah terdeteksi.
  5. Tidak terdapat kondisi high-temperature trip.
  6. Burner control unit siap menjalankan sequence pembakaran.
  7. Sistem bahan bakar berada dalam kondisi normal.

Jika salah satu interlock keselamatan tidak terpenuhi, burner tidak dapat beroperasi atau akan dihentikan secara otomatis.

2.5 Indikator pada Control Panel

Control panel menyediakan indikator visual untuk membantu operator memantau kondisi hot water generator, burner, pompa, temperatur, tekanan, dan level tangki.

Indikator Operasional

  • Power ON
  • Control ON
  • Burner ON
  • Circulation pump ON
  • Circulation pump OFF
  • Circulation pump trip
  • Make-up pump ON/OFF
  • Temperatur return hot water tinggi
  • Level expansion tank rendah
  • Aliran hot water melalui heater rendah
  • Temperatur outlet hot water sangat tinggi
  • Level expansion cum make-up tank tinggi

 Digital dan Instrumen

ParameterJenis Indikator
Temperatur outlet hot waterDigital temperature indicator
Temperatur return hot waterDigital temperature indicator
Tekanan supply hot waterPressure gauge
Tekanan return hot waterPressure gauge
Temperatur outlet gas buangTemperature gauge

 alarm sebaiknya dibedakan menggunakan warna lampu yang sesuai. Alarm kritis juga dapat dilengkapi buzzer dan tombol acknowledge atau reset.

Relay-Based Control Panel

Sistem menggunakan relay-based control panel tipe free-standing yang dipasang di dalam ruang boiler. Panel dirancang dengan akses dari bagian depan untuk memudahkan pemeriksaan dan perawatan komponen.

Spesifikasi Control Panel

ParameterSpesifikasi
TipeRelay-based control panel
KonstruksiFree-standing, front opening
Protection classIP52
Cable entryBagian bawah
Material panelSesuai standar produsen
Tegangan kontrol230 VDC*
Jumlah sumber listrikSingle source
Jumlah panel1 set
Lokasi pemasanganIndoor, di dalam ruang boiler
Jarak maksimum dari unit±10 meter

*Tegangan kontrol 230 VDC perlu dikonfirmasi. Sistem relay-based control panel lebih umum menggunakan 230 VAC atau 24 VDC, bergantung pada desain kelistrikan dan standar proyek.

Panel dapat mencakup komponen berikut:

  • Main circuit breaker
  • Control fuse atau MCB
  • Magnetic contactor
  • Thermal overload relay
  • Auxiliary relay
  • Temperature controller
  • Pump selector switch
  • Indicating lamp
  • Alarm buzzer
  • Emergency stop
  • Terminal block
  • Burner interlock circuit

Expansion Cum Make-Up Water Tank

Sistem dilengkapi expansion cum make-up water tank berkapasitas 1.000 liter. Tangki ini memiliki dua fungsi utama, yaitu:

  1. Menampung pemuaian volume air akibat peningkatan temperatur.
  2. Menyediakan air tambahan untuk menggantikan kehilangan air dari sistem.

Tangki dirancang berdasarkan perkiraan volume penahanan air pada sisi pengguna sebesar 2.000 liter dan total volume air sistem sebesar 15.000 liter. Data total volume sistem harus dikonfirmasi oleh pengguna sebelum desain akhir.

Spesifikasi Expansion Tank

ParameterSpesifikasi
Tipe tangkiVertikal, rectangular
Total system hold-up15.000 liter
Utility-side hold-up2.000 liter
Kapasitas tangki1.000 liter
Temperatur operasi90°C
Temperatur desain95°C
Tekanan operasiAtmosferik/non-pressurized
Material konstruksiIS 2062
AksesoriLevel indicator
LokasiTitik tertinggi sistem

Karena menggunakan desain open expansion tank, tangki harus terbuka ke atmosfer dan ditempatkan pada titik tertinggi jaringan. Posisi ini memberikan static head, menampung pemuaian air, dan membantu pelepasan udara dari sistem.

Kelengkapan yang Direkomendasikan

Expansion cum make-up tank sebaiknya dilengkapi dengan:

  • Level indicator
  • Low-level switch
  • Very-low-level switch
  • High-level switch
  • Make-up water inlet
  • Float valve atau automatic control valve
  • Overflow connection
  • Drain connection
  • Vent
  • Supply dan return connection
  • Manhole atau inspection cover
  • Insulasi termal
  • Support structure

Kapasitas tangki 1.000 liter perlu diverifikasi melalui perhitungan ekspansi termal berdasarkan volume sistem, temperatur pengisian awal, dan temperatur operasi maksimum.

Chimney atau Exhaust Pipe

 berfungsi mengalirkan gas hasil pembakaran dari hot water generator menuju atmosfer pada lokasi pembuangan yang aman.

disediakan dalam beberapa bagian terpisah agar memudahkan proses transportasi dan pemasangan di lokasi.

Spesifikasi Chimney

ParameterSpesifikasi
Total panjang chimney18 meter
Panjang setiap section6 meter
Jumlah section3 bagian
MaterialIS 3589
FinishingHeat-resistant aluminium paint
Kondisi pengirimanLoose supply

Diameter chimney belum dicantumkan dan harus ditentukan berdasarkan:

  • Kapasitas burner 1.915.000 kcal/jam
  • Volume gas hasil pembakaran
  • Temperatur flue gas
  • Jenis bahan bakar HSD
  • Draft yang dibutuhkan
  • Pressure drop
  • Tinggi efektif chimney
  • Konfigurasi elbow dan sambungan

Chimney juga perlu dilengkapi dengan support, flange connection, inspection port, drain, rain cap, dan sampling point untuk pengukuran emisi serta combustion analysis.

Design, Manufacturing and Supplyof Hot Water Generator System consisting of:

SL

DESCRIPTION

QTY

1.Hot Water Generator (Capacity 2000 kW)1 No.
2.Burner assembly1 No.
3.Unit Mounted mounting and accessories set comprising of1 Set
3.1.Temperature Indicating Switch (TIS) at inlet of HWG1 No.
3.2.Temperature Indicating Controller (TIC) at outlet of HWG1 No.
3.3.Differential Pressure Switch with alarm across HWG1 No.
3.4.Temperature Gauge on Flue Gas outlet duct1 No.
3.5.Temperature Sensors (RTD)2 Nos.
3.6.Pressure Gauge at outlet1 No.
3.7.Pressure Relief Safety Valves1 No.
3.8.Drain Valve at drain connection of HWG1 No.
3.9.Vent Valve at Vent Connection of HWG1 No.
4.Circulation Pump Skid assembly (1W+1SB)1 Set
4.1.Circulation Pump (Suitable for 100°C, 65 m3/hr, 30 mLC)2 No.
4.2.Suitable Motor2 No.
4.3.Pressure Gauges at inlet and outlet of Circulation Pump2 Nos.
5.Valves for System1 Set
5.1.Isolation valves of HWG2 Nos.
5.2.Common Isolation valves at Discharge of the circulation pump1 No.
5.3.Isolation valves at Discharge of the circulation pump2 No.
5.4.Non Return Valves at outlet of circulation pump2 No.
5.5.Rapid Filling Valve1 No.
6.Relay based Panel for Hot Water Generator System1 Set
7.Expansion cum Make-up water tank1 No.
8.Exhaust pipe 18m height (loose supply)1 No.

Studi Kasus Hot Water Generator 2,23 MW untuk Pemanasan Proses Industri

Sebuah pabrik membutuhkan sistem air panas untuk mendukung proses produksi yang beroperasi secara berkelanjutan. Temperatur air harus dipertahankan mendekati 90°C, sedangkan perubahan beban terjadi sesuai dengan jumlah peralatan proses yang sedang digunakan.

Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, dipilih hot water generator berkapasitas 1.915.000 kcal/jam atau sekitar 2,23 MW dengan burner HSD stepless modulating.

Data Sistem Hot Water

ParameterData
Kapasitas panas1.915.000 kcal/jam
Kapasitas dalam kW±2.227 kW
Bahan bakarHSD
Sistem burnerStepless modulating
Total volume air sistem±15.000 liter
Volume sisi pengguna±2.000 liter
Temperatur operasi90°C
Temperatur desain95°C
Kapasitas pompa sirkulasi65 m³/jam
Head pompa35 mLC
Motor pompa11 kW
Jumlah pompa2 set
Konfigurasi pompa1 working + 1 standby
Kapasitas expansion tank1.000 liter
Tinggi chimney18 meter

Analisis Kapasitas Pompa Sirkulasi

Hubungan antara kapasitas panas, debit air, dan perbedaan temperatur dapat diperkirakan menggunakan rumus:

Keterangan:

  • = kapasitas panas dalam kW
  • = debit air dalam m³/jam
  • = perbedaan temperatur supply dan return dalam °C

Dengan kapasitas panas 2.227 kW dan debit pompa 65 m³/jam:

Dengan demikian, pada beban maksimum, sistem dapat dirancang dengan selisih temperatur supply dan return sekitar 30°C.

Jika temperatur supply ditetapkan pada 90°C, temperatur return pada beban penuh diperkirakan:

Kondisi desain awalnya menjadi:

  • Temperatur supply: ±90°C
  • Temperatur return: ±60°C
  • Perbedaan temperatur: ±30°C
  • Debit sirkulasi: 65 m³/jam

Nilai aktual tetap bergantung pada beban proses, kondisi perpipaan, pressure drop, dan karakteristik heat exchanger.

Estimasi Waktu Pemanasan Awal

Total volume air sistem diperkirakan sebesar 15.000 liter. Jika temperatur awal air 30°C dan temperatur operasi yang dibutuhkan 90°C, kenaikan temperaturnya adalah 60°C.

Kebutuhan energi teoritis:

Dengan kapasitas panas 1.915.000 kcal/jam:

Secara teoritis, waktu pemanasan adalah sekitar 28 menit. Namun, waktu aktual akan lebih panjang karena terdapat:

  • Kehilangan panas pada perpipaan
  • Massa logam boiler dan peralatan
  • Penyerapan panas oleh heat exchanger
  • Sirkulasi menuju peralatan proses
  • Udara yang terperangkap dalam sistem
  • Pembatasan firing rate saat start-up
  • Kinerja pembakaran aktual

Dengan mempertimbangkan kondisi tersebut, estimasi waktu pemanasan awal yang lebih realistis dapat berada pada kisaran 35–60 menit, bergantung pada kondisi instalasi dan beban yang langsung terhubung.

Estimasi Konsumsi Bahan Bakar HSD

Perkiraan konsumsi HSD dapat dihitung menggunakan:

Dengan asumsi:

  • Kapasitas output: 1.915.000 kcal/jam
  • Nilai kalor HSD: ±8.500 kcal/liter
  • Efisiensi sistem: ±85%

Maka:

Konsumsi HSD pada beban maksimum diperkirakan sekitar 250–270 liter per jam. Ketika burner beroperasi secara modulating, konsumsi bahan bakar akan turun mengikuti kebutuhan panas aktual.

Angka ini merupakan estimasi. Konsumsi aktual harus diverifikasi menggunakan fuel flow meter dan combustion analysis.

Konfigurasi Sistem

Susunan dasar sistem adalah:

Hot Water Generator → Circulation Pump → Supply Header → Heat Exchanger/Peralatan Proses → Return Header → Hot Water Generator

Expansion cum make-up tank ditempatkan pada titik tertinggi sistem. Tangki terhubung ke jaringan untuk menampung pemuaian air sekaligus menyediakan make-up water.

Dua circulation pump dipasang secara paralel dengan konfigurasi duty–standby. Apabila pompa utama mengalami trip, operator dapat mengoperasikan pompa standby. Sistem juga dapat dirancang untuk melakukan pergantian pompa secara otomatis.

Logika Operasi Burner

Burner beroperasi berdasarkan temperatur supply dan return.

Ketika Temperatur Return Rendah

Temperatur return yang rendah menunjukkan bahwa proses sedang menyerap panas dalam jumlah besar. Temperature controller memberikan perintah kepada burner untuk meningkatkan firing rate.

Ketika Temperatur Supply Mendekati Set Point

Ketika temperatur supply mendekati 90°C, burner secara bertahap menurunkan kapasitas pembakaran. Sistem stepless modulation membantu menjaga temperatur tanpa terlalu sering melakukan start dan stop.

Ketika Temperatur Supply Sangat Tinggi

Jika temperatur melampaui batas keselamatan, high-temperature switch akan:

  1. Mengaktifkan alarm.
  2. Menghentikan burner.
  3. Mempertahankan pompa sirkulasi tetap beroperasi untuk membuang panas.
  4. Membutuhkan pemeriksaan sebelum burner dijalankan kembali.

Permasalahan Saat Commissioning

Pada saat commissioning awal, burner beberapa kali mengalami trip meskipun temperatur supply belum mencapai set point.

Hasil pemeriksaan menemukan beberapa masalah:

  • Flow switch tidak mendeteksi aliran secara stabil
  • Udara terperangkap pada jalur supply
  • Strainer mengalami penyumbatan oleh kotoran instalasi
  • Beberapa valve belum terbuka penuh
  • Arah putaran pompa tidak sesuai
  • Setting differential pada flow switch terlalu sempit
  • Sensor temperatur return belum terpasang pada posisi yang representatif

Kondisi tersebut menyebabkan sinyal low water flow aktif dan sistem kontrol menghentikan burner.

Tindakan Perbaikan

Tim commissioning melakukan tindakan berikut:

  1. Memastikan arah putaran motor pompa.
  2. Membuka seluruh valve yang diperlukan.
  3. Membersihkan strainer pada jalur sirkulasi.
  4. Mengeluarkan udara melalui air vent.
  5. Memeriksa tekanan supply dan return.
  6. Menyesuaikan setting flow switch.
  7. Memindahkan sensor temperatur ke titik pengukuran yang sesuai.
  8. Melakukan pengujian pompa working dan standby.
  9. Melakukan tuning pembakaran burner.
  10. Menguji seluruh alarm dan safety interlock.

Setelah perbaikan, flow switch dapat mendeteksi aliran secara stabil dan burner tidak lagi mengalami trip yang tidak diperlukan.

Pengujian Safety Interlock

Pengujian dilakukan terhadap beberapa kondisi keselamatan.

PengujianRespons Sistem
Circulation pump dimatikanLow-flow alarm dan burner trip
Valve sirkulasi ditutup sebagianAlarm ketika aliran turun di bawah batas
Temperatur supply sangat tinggiAlarm dan burner trip
Level expansion tank rendahMake-up pump ON
Level expansion tank sangat rendahAlarm dan burner trip
Flame detector kehilangan sinyalFuel valve menutup dan burner lockout
Pompa utama tripIndikator trip aktif dan pompa standby disiapkan
Emergency stop ditekanBurner dan sistem terkait berhenti

 

Evaluasi Expansion Tank

Expansion cum make-up tank memiliki kapasitas 1.000 liter untuk total volume sistem sekitar 15.000 liter. Kapasitas tersebut setara dengan sekitar:

Persentase tersebut dapat digunakan sebagai pemeriksaan awal, tetapi belum cukup untuk memastikan kecukupan kapasitas tangki.

Kapasitas akhir harus diverifikasi berdasarkan:

  • Volume air aktual
  • Temperatur pengisian
  • Temperatur operasi maksimum
  • Persentase ekspansi air
  • Level operasi minimum dan maksimum
  • Volume cadangan make-up water
  • Ruang bebas untuk mencegah overflow

Karena tangki terbuka ke atmosfer, posisi tangki pada titik tertinggi sistem sangat penting untuk menjaga static head dan memberikan ruang pemuaian.

Hasil Setelah Commissioning

Setelah sistem disetel, hasil operasi yang dicapai adalah:

ParameterHasil Operasi
Temperatur supply88–90°C
Temperatur return60–70°C
Debit sirkulasiMendekati 65 m³/jam
Tekanan supplyStabil sesuai desain
Mode burnerStepless modulation
Pompa utamaBeroperasi normal
Pompa standbySiap digunakan
Sistem level tangkiOtomatis
Safety interlockBerfungsi normal
Kondisi gas buangDisetel melalui combustion tuning

Burner mampu menurunkan kapasitas ketika temperatur mendekati set point. Hal ini mengurangi frekuensi burner start-stop dan membantu mempertahankan temperatur air secara lebih stabil.

Kesimpulan Studi Kasus

Hot water generator berkapasitas 1.915.000 kcal/jam atau 2,23 MW dapat digunakan untuk sistem industri dengan volume air sekitar 15.000 liter dan temperatur operasi hingga 90°C.

Kinerja sistem tidak hanya ditentukan oleh kapasitas burner. Keberhasilan operasi juga bergantung pada:

  • Debit dan head circulation pump
  • Perbedaan temperatur supply–return
  • Volume expansion tank
  • Sistem make-up water
  • Diameter dan konfigurasi perpipaan
  • Pengaturan burner modulating
  • Flow switch
  • Temperature controller
  • Safety interlock
  • Commissioning dan combustion tuning

PT Indira Mitra Boiler
Office: (021) 352 95874
WhatsApp: +62 813-8866-6204 (Ratman Bejo)
www.indiramitraboiler.co.id
www.burner.co.id
info@indira.co.id
idmratman@gmail.com
Workshop: Tangerang – Indonesia
https://www.youtube.com/@Bejoburnerindonesia

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top