Jual Burner AMP Murah

Pusat Burner oil industri Aspalt mixing plant

Burner AMP 800

IMB Boiler merupukan perusahaan yang bergerak dalam sektor sumber engery, dimana perusahaan kami berkebang cepat di bidangnya untuk membantu kebutuhan perindustrian di indonesia. kami menyediakan burner untuk pemanas pada sekelompok komponen pada AMP, aspalt miking plant,  salah satu alat komponen di AMP yang membutuhkan pemanasan dengan temperatur tinggi dan speed kecepatan yang maksimal yaitu drum dyaer, atau ketel dyaer amp untuk pengeringan bahan produksi dari amp tersebut. burner untuk amp sendiri yang kami sediakan berbagi model varian dan kapasitas sesuai ukuran besarnya AMP yang di perlukan. bagaimna drum drayer amp beroprasi, akan sedikit kami bahas di artikel ini.

Selanjutnya Aggregate disimpan dalam Drum Dryer sesuai dengan ukuran yang telah ditentukan. Aggregate tersebut lalu di supply ke Drum Dryer dengan menggunakan Belt Conveyor. Aggregate dalam Drum Dryer (Kiln) dibakar dengan menggunakan Burner dan selama proses pembakaran, Drum Dryer berputar (berotasi). Karena di bagian Drum Dryer dilengkapi dengan Centong / Bucket / Sirip, maka ketika Drum Dryer berotasi maka material akan teraduk sehingga semua bagian aggregate akan terbakar. Suhu aggregate dalam Drum Dryer AMP (Asphalt Mixing Plant) sekitar 150 0C dengan proses pembakaran sekitar 40 detik. Aggregate yang sudah dibakar pada Drum Dryer lalu dimasukkan ke Hot Elevator untuk dibawa menuju Main Frame AMP (Asphalt Mixing Plant)

Dari proses pembakaran aggregate pada Drum Dryer maka akan menimbulkan asap sisa pembakaran. Jika dibiarkan begitu saja, maka asap sisa pembakaran ini akan menimbulkan polusi. Oleh karena itu nanti asap asap tersebut akan dialirkan menuju Dry Cyclone dan Wet Cyclone untuk disaring sehingga asap yang keluar dari AMP (asphalt Mixing Plant) tidak menimbulkan polusi.

Burner AMP riello Light Oil pada Pengering drayer

Burner untuk pengering drayer pada AMP biasa di gunakan berkapasitas besar berkisat 500 kw- 10.000 kw bahan bakar yang di gunakan para industri amp lebih dominan ke light oil solar, atau residu oli bekas. selain bahan bakar tersebut bisa di dapat dengan mudah di lokasi terdekat harga dari bahan bakar tersebut bisa lebih kompetitif di bandingkan dengan Gas.

Riello PRESS GW – PRESS 4G Light Oil Burner

Riello PRESS GW – PRESS 4G merupakan rangkaian light oil burner industri untuk aplikasi boiler, thermal oil heater, hot water boiler, dryer, dan berbagai sistem pemanas industri.

Seri PRESS tersedia dalam beberapa pilihan kapasitas sehingga burner dapat disesuaikan dengan kebutuhan panas dan karakteristik ruang bakar.

Kapasitas Riello PRESS Series

ModelKapasitas Burner
Riello PRESS GW107/178 – 356 kW
Riello PRESS 1G130/190 – 534 kW
Riello PRESS 2G214/356 – 712 kW
Riello PRESS 3G273/534 – 1.168 kW
Riello PRESS 4G415/830 – 1.660 kW

Rentang kapasitas di atas sebaiknya dicocokkan kembali dengan kode/model burner dan firing-rate diagram pada datasheet Riello, karena kemampuan aktual burner juga dipengaruhi oleh tekanan ruang bakar.

Cara Memilih Riello PRESS Burner

Pemilihan burner tidak cukup hanya berdasarkan kapasitas maksimum boiler. Beberapa parameter penting yang perlu diperiksa adalah:

  • Kebutuhan heat input boiler/heater
  • Furnace back pressure
  • Jenis dan spesifikasi bahan bakar
  • Combustion head
  • Panjang blast tube
  • Flange burner
  • Sistem kontrol burner
  • Tegangan dan frekuensi listrik
  • Kebutuhan emisi
  • Pola beban operasi

Sebagai contoh, apabila sebuah thermal oil heater membutuhkan input panas sekitar 650 kW, engineer dapat mengevaluasi PRESS 2G atau model lain yang firing range-nya mencakup titik kerja tersebut. Pemilihan akhir dilakukan dengan memplot kapasitas dan furnace pressure pada firing-rate curve.

Aplikasi

Riello PRESS Series dapat digunakan untuk berbagai equipment pemanas, seperti:

  • Steam Boiler
  • Thermal Oil Heater
  • Hot Water Boiler
  • Industrial Furnace
  • Dryer
  • Oven
  • Process Heater
  • Heat Generator

Pentingnya Commissioning

Setelah burner terpasang, proses commissioning perlu mencakup pemeriksaan tekanan bahan bakar, combustion air, ignition, flame safeguard, safety interlock, serta analisis gas buang.

Setting pembakaran yang tepat membantu menghasilkan flame yang stabil, operasi yang aman, dan efisiensi pembakaran yang sesuai dengan desain boiler atau heater.

Kesimpulan

Riello PRESS GW, PRESS 1G, PRESS 2G, PRESS 3G, dan PRESS 4G menyediakan pilihan light oil burner dengan rentang kapasitas hingga sekitar 1.660 kW berdasarkan data model yang digunakan.

Pemilihan model harus mempertimbangkan tidak hanya kebutuhan kW, tetapi juga furnace back pressure, firing-rate curve, jenis bahan bakar, sistem kontrol, dan kondisi operasi aktual.

Pembakar seri PRESS G mencakup jarak tembak 107 hingga 1660 kW dan memang begitu telah dirancang untuk digunakan dalam instalasi sipil dengan dimensi rata-rata, seperti area bangunan dan kelompok apartemen besar atau untuk digunakan dalam aplikasi industri, seperti pabrik kecil atau menengah. Operasi terdiri dari dua tahap; kepala pembakaran, yang dapat diatur berdasarkan kebutuhan output, memungkinkan kinerja optimal memastikan pembakaran yang baik dan mengurangi konsumsi bahan bakar.

Fitur utama dari burner ini adalah keandalannya karena konstruksinya yang sederhana dan kuat, yang memungkinkan pengoperasian tanpa intervensi pemeliharaan tertentu. Perawatan yang disederhanakan dicapai dengan sistem bilah geser, yang memungkinkan akses mudah ke semua komponen penting dari kepala pembakaran. Semua komponen kelistrikan dengan mudah hanya dapat diakses dengan turun dari panel pelindung, sehingga menjamin yang cepat dan sederhana intervensi pada komponen.

Studi Banding Burner AMP Riello Light Oil pada Dryer

Pada Asphalt Mixing Plant (AMP), burner merupakan komponen utama pada aggregate dryer yang menghasilkan energi panas untuk mengurangi kadar air dan memanaskan agregat hingga temperatur yang dibutuhkan sebelum proses pencampuran dengan aspal.

Untuk AMP dengan kebutuhan panas besar, kapasitas burner dapat berada pada rentang ratusan kW hingga beberapa MW. Sebagai ilustrasi, kebutuhan 500 kW sampai 10.000 kW (10 MW) dapat dijumpai pada skala operasi yang berbeda, tetapi kapasitas aktual harus dihitung berdasarkan kapasitas produksi AMP dan kondisi material.

Burner Riello Light Oil dapat menjadi salah satu pilihan untuk aplikasi yang sesuai dengan firing range dan spesifikasi masing-masing model.

Studi Banding Light Oil, Gas dan Heavy/Waste Oil

Parameter

Light Oil / Solar

Natural Gas

Heavy/Waste Oil*

Penyimpanan di lokasiMembutuhkan tangkiTergantung jaringan/sistem gasMembutuhkan tangki
Sistem fuel pumpYaGas trainYa
Preheating bahan bakarUmumnya tidak serumit heavy oilTidakSering diperlukan
AtomisasiDiperlukanTidak seperti liquid fuelLebih menantang
Kebersihan pembakaranRelatif baik bila setting tepatUmumnya lebih bersihSangat tergantung kualitas fuel
Maintenance burnerSedangRelatif lebih sederhanaCenderung lebih tinggi
Fluktuasi kualitas fuelRelatif rendahRelatif stabil sesuai suplaiDapat tinggi
KetersediaanTergantung lokasiTergantung infrastrukturTergantung sumber dan regulasi
Harga energiTergantung pasarTergantung tarif dan lokasiTidak dapat dinilai dari harga beli saja

*Penggunaan heavy oil, recycled oil, atau waste oil hanya boleh dilakukan apabila burner memang dirancang/diizinkan untuk bahan bakar tersebut dan penggunaannya memenuhi ketentuan lingkungan serta regulasi yang berlaku.

Contoh Kasus AMP

Sebuah AMP membutuhkan burner dengan heat input sekitar 3.000 kW untuk aggregate dryer.

Tiga alternatif bahan bakar dievaluasi:

Alternatif 1 – Light Oil/Solar

Light oil dipilih apabila suplai solar mudah diperoleh dan lokasi tidak memiliki jaringan natural gas. Sistem relatif praktis karena bahan bakar dapat disimpan di dalam storage tank.

Burner tetap membutuhkan fuel pump, filter, nozzle/atomization system, flame safeguard, dan kontrol air-bahan bakar yang tepat.

Alternatif 2 – Natural Gas

Jika tersedia jaringan natural gas dengan tekanan dan flow yang mencukupi, gas burner dapat dipertimbangkan. Sistem membutuhkan gas train yang sesuai, termasuk shut-off valve, pressure regulation, pressure switch, dan perangkat keselamatan lainnya.

Gas sering memberikan pembakaran yang lebih bersih dibandingkan liquid fuel, tetapi keekonomiannya sangat tergantung harga dan ketersediaan gas di lokasi AMP.

Alternatif 3 – Heavy Oil atau Recycled/Waste Oil

Bahan bakar dengan viskositas lebih tinggi membutuhkan sistem burner yang memang dirancang untuk karakteristik tersebut. Fuel treatment, filtration, heating, atomization, dan pengendalian deposit menjadi lebih penting.

Waste oil tidak boleh langsung digunakan pada Riello light-oil burner standar hanya karena sama-sama berbentuk cair. Kompatibilitas burner, karakteristik bahan bakar, emisi, dan ketentuan pengelolaan limbah harus diverifikasi terlebih dahulu.

Perhitungan Konsumsi Bahan Bakar

Sebagai ilustrasi, aggregate dryer membutuhkan heat input:

3.000 kW

Jika nilai kalor light oil diasumsikan sekitar 10 kWh/liter, konsumsi teoritis pada full load adalah:

3.000 ÷ 10 = ±300 liter/jam

Angka tersebut hanya ilustrasi. Konsumsi aktual dipengaruhi oleh nilai kalor bahan bakar, efisiensi pembakaran, moisture agregat, temperatur awal agregat, temperatur target, heat loss, excess air, dan pola produksi AMP.

Faktor yang Sangat Mempengaruhi Kapasitas Burner AMP

Kapasitas burner tidak sebaiknya ditentukan hanya berdasarkan ton/jam produksi AMP.

Engineer perlu memperhitungkan:

  • Kapasitas agregat ton/jam
  • Kadar air agregat
  • Temperatur awal material
  • Temperatur akhir yang dibutuhkan
  • Kondisi cuaca
  • Heat loss dryer
  • Efisiensi perpindahan panas
  • Nilai kalor bahan bakar
  • Furnace/dryer pressure
  • Excess combustion air
  • Margin kapasitas

Kadar air merupakan faktor yang sangat penting. Semakin banyak air yang harus diuapkan dari agregat, semakin besar energi yang diperlukan dryer.

Contoh Perbandingan Operasional

Misalnya AMP beroperasi di daerah yang belum memiliki jaringan natural gas tetapi distribusi solar tersedia dengan baik.

Dalam kondisi tersebut, light oil burner dapat lebih praktis karena perusahaan dapat menyediakan fuel storage sendiri.

Sebaliknya, untuk AMP permanen yang berlokasi dekat jaringan natural gas dengan kapasitas mencukupi, gas burner layak dibandingkan berdasarkan biaya energi per kWh thermal, investasi gas train, maintenance, emisi, dan kontinuitas suplai.

Dengan demikian, bahan bakar yang harga per liter atau per meter kubiknya paling murah belum tentu menghasilkan biaya produksi per ton asphalt yang paling rendah.

Pemilihan Riello Burner untuk AMP

Jika menggunakan Riello Burner, model harus dipilih berdasarkan firing range aktual.

Sebagai contoh, seri Riello PRESS dengan kapasitas hingga sekitar 1.660 kW berdasarkan data model sebelumnya tidak otomatis dapat digunakan untuk kebutuhan AMP sebesar 3 MW, 5 MW, atau 10 MW.

Untuk kapasitas tersebut diperlukan seri burner yang firing range-nya benar-benar mencakup kebutuhan dryer.

Pemilihan dilakukan dengan memeriksa:

Required Heat Input + Dryer Back Pressure → Firing Rate Diagram Burner

Selain kapasitas, perlu diperiksa combustion head, flame dimensions, blast tube, electrical supply, fuel system, control mode, dan kompatibilitas burner dengan combustion chamber dryer.

Kesimpulan

Untuk Burner AMP pada aggregate dryer, light oil/solar dapat menjadi pilihan ketika bahan bakar cair mudah tersedia dan infrastruktur gas terbatas. Natural gas dapat menjadi alternatif menarik ketika pasokan gas tersedia dengan tekanan dan flow yang mencukupi.

Sementara penggunaan heavy oil atau waste oil membutuhkan perhatian lebih terhadap fuel treatment, viskositas, atomisasi, maintenance, emisi, kompatibilitas burner, dan regulasi.

Studi banding yang tepat sebaiknya membandingkan harga energi, konsumsi aktual, kapasitas produksi, kadar air agregat, investasi equipment, maintenance, emisi, serta biaya per ton asphalt, bukan hanya harga bahan bakar.

Workshop
Kawasan Pergudangan Laksana Business Park, Jalan Laksana 6 Blok F 09, Desa laksana Kec. Pakuhaji, Kab. Tangerang, Banten- 15570

PT Indira Mitra Boiler
Ratman Bejo
☎️081388666204

My Website
https://indira.co.id

PT Indira Mitra Boiler


https://hargaboiler.co.id

HERO IMB

Email: info@indira.co.id
Email: idmratman@gmail.com

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top