Jual Burner Riello R40

Pengertian Burner Riello 40 G

Burner Riello 40 G adalah one-stage light oil burner yang dirancang untuk membakar bahan bakar minyak ringan seperti solar pada berbagai peralatan pemanas. Burner ini menghasilkan energi panas melalui proses pembakaran yang terkontrol dan dapat digunakan pada boiler, thermal oil heater, hot water boiler, asphalt heater, oven, furnace, dan berbagai aplikasi industrial heating.

Seri Riello 40 G memiliki beberapa pilihan model dengan firing range yang disesuaikan untuk kebutuhan thermal equipment. Berdasarkan data yang digunakan pada seri ini, kapasitas tersedia mulai dari sekitar 12 kW hingga 240 kW.

Burner Riello 40 G menggunakan konstruksi monoblock forced-draught, dengan fan, fuel pump, combustion head, ignition system, flame detection dan electronic control system yang terintegrasi dalam satu unit.

R40 G3B Bejo Burner Diesel Oil

Apa Fungsi Burner Riello 40 G?

Fungsi utama Riello 40 G adalah menghasilkan panas dari pembakaran light oil atau solar.

Pada sistem boiler, burner menjadi sumber panas untuk memanaskan air hingga menghasilkan steam.

Pada thermal oil heater, panas pembakaran digunakan untuk memanaskan thermal oil.

Sedangkan pada asphalt heater, oven, furnace atau heating equipment, energi panas dari flame digunakan untuk mencapai temperatur proses yang diperlukan.

Riello 40 G untuk Boiler

Riello 40 G dapat digunakan sebagai sumber panas pada boiler berkapasitas kecil hingga menengah, selama firing range burner sesuai dengan kebutuhan boiler.

Beberapa parameter yang perlu diperiksa:

  • Kapasitas boiler
  • Heat load
  • Boiler pressure
  • Boiler back pressure
  • Fuel consumption
  • Fuel pressure
  • Combustion chamber
  • Flame dimension

Burner yang dipilih sebaiknya memiliki firing range yang sesuai dengan kebutuhan aktual boiler, bukan sekadar melihat kapasitas maksimum.

Riello 40 G untuk Thermal Oil Heater

Pada thermal oil heater, burner digunakan untuk menghasilkan panas yang kemudian ditransfer ke thermal oil melalui furnace.

Aplikasi dapat ditemukan pada:

  • Industri makanan
  • Industri kimia
  • Industri tekstil
  • Asphalt heating
  • Process heating
  • Manufacturing

Pemilihan burner harus mempertimbangkan heat duty thermal oil heater, furnace pressure, combustion chamber dan required flame geometry.

Riello 40 G untuk Asphalt Heater

Burner solar Riello juga dapat digunakan pada sistem pemanas asphalt dan equipment yang membutuhkan sumber panas berbahan bakar minyak.

Dalam aplikasi asphalt heating, heat load dipengaruhi oleh:

  • Kapasitas material
  • Temperatur awal
  • Temperatur target
  • Heat loss
  • Insulation
  • Operating hours

Perhitungan heat load diperlukan agar kapasitas burner sesuai dengan kebutuhan proses.

Kapasitas Riello 40 G

Keluarga Riello 40 G memiliki beberapa model:

ModelKapasitas
G323,8–35,5 kW
G3R23,8–35,5 kW
G3RK15–35 kW
G528–60 kW
G5R28–60 kW
G5RK12–60 kW
G729–69 kW
G1054–120 kW
G2095–213 kW
G20S95–240 kW

One Stage Operation

Riello 40 G menggunakan sistem one-stage operation.

Artinya burner bekerja pada satu tingkat firing yang telah ditentukan.

Secara umum sequence operasi meliputi:

  1. Burner menerima perintah start.
  2. Fan melakukan pre-purge.
  3. Ignition system bekerja.
  4. Fuel valve membuka.
  5. Flame terbentuk.
  6. Photocell mendeteksi flame.
  7. Burner masuk ke kondisi normal operation.
  8. Burner berhenti ketika mendapat perintah shutdown atau safety control bekerja.

Sistem one-stage cocok untuk equipment yang memiliki kebutuhan panas relatif stabil.

Konstruksi Monoblock

Salah satu karakteristik Riello 40 G adalah konstruksi monoblock.

Komponen utama berada dalam satu assembly sehingga instalasi lebih compact.

Komponen tersebut meliputi:

  • Fan
  • Electric motor
  • Fuel pump
  • Fuel valve
  • Combustion head
  • Ignition electrode
  • Flame detector
  • Burner control
  • Air damper

Pengurangan Kebisingan

Dalam pengembangan seri Riello 40 G, aspek low noise menjadi salah satu perhatian desain.

Fan dan air intake dirancang untuk menghasilkan operasi yang lebih terkendali dibandingkan konstruksi burner yang tidak menggunakan sistem noise reduction.

Tingkat kebisingan aktual tetap dipengaruhi oleh:

  • Burner output
  • Fan operation
  • Installation
  • Combustion chamber
  • Ducting
  • Room acoustics

Mudah Instalasi dan Adjustment

Riello 40 G dirancang agar instalasi dan adjustment relatif sederhana.

Beberapa bagian yang dapat disesuaikan meliputi:

  • Combustion head
  • Air damper
  • Fuel pressure
  • Nozzle
  • Ignition electrode

Adjustment harus dilakukan berdasarkan firing rate dan kondisi aktual equipment.

Flame dan Combustion Head

Combustion head merupakan komponen penting dalam proses pembakaran.

Bagian ini membantu menciptakan kondisi pencampuran fuel dan combustion air yang sesuai.

Parameter yang perlu diperhatikan:

  • Head position
  • Airflow
  • Fuel pressure
  • Nozzle
  • Flame stability
  • Combustion chamber

Pengaturan yang tepat membantu mendapatkan flame yang stabil dan pembakaran yang lebih baik.

Flame Detection

Riello 40 G menggunakan photocell flame detection.

Photocell mendeteksi keberadaan flame setelah ignition.

Jika flame gagal terbentuk atau hilang saat burner beroperasi, sistem safety dapat menghentikan suplai bahan bakar dan melakukan lockout sesuai sequence control.

Fitur ini merupakan bagian penting dari sistem keselamatan burner.

Standar dan Sertifikasi

Riello 40 G dirancang berdasarkan standar dan persyaratan yang berlaku untuk oil burner.

Seri ini menggunakan standar EN 267 untuk forced draught oil burners.

Dokumentasi produk juga berkaitan dengan persyaratan Eropa mengenai:

  • Electromagnetic Compatibility
  • Low Voltage
  • Machinery
  • Boiler Efficiency

Untuk instalasi baru, standar dan regulasi yang berlaku di lokasi proyek tetap harus diverifikasi sesuai kebutuhan dan peraturan setempat.

Factory Testing

Burner yang telah diproduksi melalui proses pemeriksaan dan pengujian sebelum dikirim.

Factory testing penting untuk memastikan burner dapat beroperasi sesuai konfigurasi dan parameter produksi sebelum digunakan di lapangan.

Namun setelah pemasangan pada boiler atau equipment, tetap diperlukan:

  • Installation check
  • Fuel system check
  • Electrical check
  • Start-up
  • Combustion adjustment
  • Performance test

Karena kondisi combustion chamber dan fuel system di lapangan dapat berbeda dengan kondisi pengujian di pabrik.

Keunggulan Riello 40 G

Beberapa karakteristik yang membuat seri ini menarik untuk aplikasi light oil antara lain:

  • One-stage operation
  • Compact monoblock construction
  • Automatic operation
  • Integrated fuel pump
  • Electronic flame control
  • Photocell flame detection
  • Adjustable combustion air
  • Stainless steel combustion head
  • Low-noise design
  • Berbagai pilihan kapasitas
  • Relatif mudah dalam maintenance

Studi Kasus Pemilihan Riello 40 G20

Misalnya sebuah thermal oil heater membutuhkan heat input:

180 kW

Riello G20 memiliki firing range:

95–213 kW

Secara kapasitas, G20 dapat menjadi salah satu kandidat karena kebutuhan 180 kW berada di dalam firing range.

Namun sebelum dipasang, teknisi harus memeriksa:

  • Furnace pressure
  • Combustion chamber
  • Fuel pressure
  • Nozzle
  • Flame length
  • Heat load
  • Operating profile

Dengan demikian, pemilihan burner dilakukan berdasarkan kecocokan sistem secara keseluruhan.

Kesimpulan

Riello 40 G adalah keluarga one-stage light oil burner untuk pembakaran bahan bakar minyak ringan seperti solar. Seri ini dapat digunakan pada boiler, thermal oil heater, asphalt heater, hot water boiler, oven, furnace dan berbagai aplikasi industrial heating.

Dengan pilihan model seperti G3, G5, G7, G10, G20 dan G20S, pengguna dapat memilih burner berdasarkan kebutuhan heat load dan firing range.

Keberhasilan instalasi tidak hanya bergantung pada kapasitas burner. Fuel pressure, nozzle, combustion air, combustion chamber, furnace pressure, flame geometry dan commissioning juga sangat menentukan performa burner.

Untuk kebutuhan jual, instalasi, commissioning, service dan spare part Riello 40 G, PT Indira Mitra Boiler dapat membantu pemilihan burner sesuai data teknis equipment.

 

One Stage Burners Riello 40 G Series

Riello 40 G Series merupakan keluarga one-stage light oil burner yang dirancang untuk menghasilkan pembakaran bahan bakar minyak secara otomatis pada berbagai aplikasi heating. Seri ini memiliki beberapa pilihan kapasitas mulai dari 12,0 kW hingga 240 kW, sehingga dapat digunakan pada boiler dan equipment pemanasan berkapasitas kecil hingga menengah.

Riello 40 G menggunakan konstruksi monoblock forced draught burner dengan sistem kontrol otomatis, flame detection, fuel pump, ignition system, combustion head, dan air regulation.

Type One Stage Burners Riello 40 G

ModelFiring Range
G323,8–35,5 kW
G3R23,8–35,5 kW
G3RK15,0–35,0 kW
G528,0–60,0 kW
G5R28,0–60,0 kW
G5RK12,0–60,0 kW
G729,0–69,0 kW
G1054,0–120,0 kW
G2095,0–213,0 kW
G20S95,0–240,0 kW

Jika dikonversikan secara pendekatan dengan 1 kW ≈ 860 kcal/h, rentang seri ini berada sekitar 10.320–206.400 kcal/h.

Pemilihan model harus tetap berdasarkan firing range aktual, heat load equipment, furnace pressure, dan data teknis burner.

Apa Itu Riello 40 G?

Riello 40 G adalah automatic one-stage light oil burner dengan sistem pembakaran satu tahap.

One-stage berarti burner bekerja pada satu tingkat firing yang telah ditentukan. Burner akan melakukan proses start, ignition, flame detection, kemudian beroperasi sampai thermostat atau sistem kontrol memberikan perintah berhenti.

Karakteristik ini membuat Riello 40 G sesuai untuk aplikasi yang memiliki kebutuhan panas relatif stabil.

Technical Data Riello 40 G

Riello 40 G menggunakan konstruksi monoblock forced draught burner dengan beberapa komponen utama.

Fan

Burner dilengkapi fan dengan forward-curved blades untuk menyediakan udara pembakaran.

Air Damper

Air damper digunakan untuk mengatur jumlah udara pembakaran dan dirancang dalam kondisi tertutup ketika burner standby.

Pengaturan udara harus disesuaikan dengan kebutuhan combustion.

Electric Motor

Motor listrik menggunakan:

230 V – Single Phase – 50 Hz

Namun konfigurasi kelistrikan harus selalu diperiksa berdasarkan nameplate model burner.

Combustion Head

Combustion head merupakan bagian penting yang menentukan karakteristik flame.

Riello 40 G dilengkapi dengan:

  • Stainless steel head cone
  • Ignition electrode
  • Flame stabilisation disc
  • Light oil nozzle

Stainless steel pada bagian head cone membantu menghadapi temperatur tinggi dan kondisi pembakaran.

Pengaturan combustion head harus disesuaikan dengan kapasitas firing dan kondisi combustion chamber.

Fuel Pump

Riello 40 G dilengkapi fuel pump untuk memasok light oil menuju nozzle.

Fuel pump memiliki beberapa komponen pendukung:

  • Oil filter
  • Pressure regulator
  • Pressure gauge connection
  • Vacuum gauge connection
  • Internal bypass

Internal bypass memungkinkan konfigurasi tertentu menggunakan single-pipe fuel system sesuai dengan instalasi dan konfigurasi burner.

Solenoid Fuel Valve

Sistem fuel dilengkapi fuel supply solenoid valve yang terintegrasi pada pump assembly.

Fungsinya mengatur suplai bahan bakar menuju nozzle berdasarkan sequence kontrol burner.

Ketika burner mendapatkan perintah shutdown atau terjadi kondisi safety fault, sistem kontrol akan menghentikan suplai fuel sesuai sequence safety.

Flame Detection

Riello 40 G dilengkapi photocell untuk flame detection.

Photocell berfungsi mendeteksi keberadaan flame setelah proses ignition.

Jika flame tidak terbentuk atau hilang selama operasi, sistem kontrol burner dapat melakukan safety lockout sesuai sequence kontrol yang digunakan.

Electronic Flame Control

Burner dilengkapi electronic flame control equipment untuk mengatur sequence operasi burner dan memastikan proses pembakaran berlangsung sesuai sistem safety.

Secara umum sequence meliputi:

  1. Burner start command
  2. Pre-purge
  3. Ignition
  4. Fuel valve opening
  5. Flame detection
  6. Normal firing
  7. Shutdown atau safety lockout

Urutan aktual harus mengikuti manual dan konfigurasi model burner.

Light Oil Nozzle

Nozzle berfungsi mengubah light oil menjadi fine spray atau atomized fuel sebelum bercampur dengan udara pembakaran.

Pemilihan nozzle harus mengikuti:

  • Burner model
  • Required firing rate
  • Fuel pressure
  • Nozzle specification
  • Boiler heat load

Nozzle yang tidak sesuai dapat menyebabkan flame tidak stabil, smoke meningkat atau pembakaran tidak sempurna.

Fuel Preheater

Fuel preheater tersedia sebagai aksesori pada konfigurasi tertentu.

Untuk light oil dengan kondisi tertentu, preheating dapat membantu menjaga karakteristik fuel sebelum atomisasi.

Namun penggunaannya harus disesuaikan dengan jenis bahan bakar dan konfigurasi burner, bukan dipasang tanpa perhitungan.

Reduced Ignition Output

Riello 40 G juga memiliki opsi reduced ignition output mechanism pada konfigurasi tertentu.

Tujuannya adalah membantu proses ignition berlangsung pada kondisi firing yang lebih sesuai sehingga transisi penyalaan dapat lebih terkendali.

Burner Standard

Riello 40 G dirancang mengacu pada standar EN 267 untuk oil burner.

Dokumentasi dan conformity produk juga berkaitan dengan persyaratan keselamatan dan kompatibilitas peralatan sesuai konfigurasi dan periode produk.

Untuk proyek baru, standar dan regulasi yang berlaku harus diverifikasi kembali sesuai lokasi instalasi.

Tingkat Perlindungan

Data yang diberikan mencantumkan tingkat perlindungan listrik:

IP40

Perlindungan aktual harus diperiksa kembali berdasarkan model dan nameplate burner yang digunakan.

Peralatan Standar

Peralatan standar dapat mencakup:

  • Dua flexible oil hoses
  • Dua nipple untuk koneksi pump
  • Mounting flange
  • Screws dan nuts
  • Thermal insulation screen
  • 7-pin plug sesuai konfigurasi
  • Maintenance assembly
  • Installation manual
  • Operation manual
  • Maintenance manual
  • Spare parts catalogue

Kelengkapan aktual dapat berbeda menurut model dan konfigurasi produk.

Aksesori Riello 40 G

Beberapa aksesori yang tersedia untuk konfigurasi tertentu antara lain:

Extended Head Kit

Digunakan ketika combustion chamber membutuhkan burner head yang lebih panjang.

Spacer Kit

Digunakan untuk menyesuaikan posisi burner terhadap boiler atau combustion chamber.

Light Oil Filter

Membantu menyaring kontaminan dari fuel sebelum masuk ke sistem burner.

Biodiesel Kit

Digunakan untuk konfigurasi bahan bakar biodiesel yang kompatibel dengan burner.

Remote Control Kit

Dapat digunakan untuk kebutuhan remote operation pada control box tertentu.

Balanced Flue Version

Digunakan untuk konfigurasi sistem flue yang sesuai.

7-Pin Plug Kit

Digunakan untuk konfigurasi electrical connection tertentu.

Hour Counter Kit

Digunakan untuk mencatat jam operasi burner pada control box yang kompatibel.

Aplikasi Riello 40 G

Riello 40 G dapat digunakan untuk berbagai aplikasi light oil heating, antara lain:

  • Hot water boiler
  • Small steam boiler
  • Heating boiler
  • Air heater
  • Small furnace
  • Industrial oven
  • Heating equipment

Untuk aplikasi oven dan furnace, selain kapasitas burner perlu diperiksa flame geometry, furnace volume, furnace pressure, dan required temperature.

Studi Kasus Pemilihan Riello 40 G

Misalnya sebuah boiler membutuhkan heat load:

100 kW

Dari daftar firing range:

Riello G10: 54–120 kW

Secara kapasitas, G10 dapat menjadi kandidat karena kebutuhan 100 kW berada di dalam firing range tersebut.

Namun pemilihan belum selesai.

Perlu diperiksa:

  • Boiler back pressure
  • Combustion chamber
  • Fuel pressure
  • Fuel consumption
  • Nozzle
  • Flame dimension
  • Operating profile

Jika seluruh parameter sesuai, G10 dapat dipertimbangkan untuk aplikasi tersebut.

Contoh Pemilihan G20

Misalnya equipment membutuhkan:

180 kW

Riello G20:

95–213 kW

Secara firing range, kebutuhan 180 kW masih berada dalam rentang G20.

Sedangkan G20S memiliki:

95–240 kW

Keduanya perlu dibandingkan berdasarkan firing curve, combustion chamber, nozzle configuration, dan operating requirement.

Jadi pemilihan tidak hanya berdasarkan kapasitas maksimum.

Keunggulan One Stage Riello 40 G

Beberapa karakteristik yang menjadi pertimbangan:

  • Automatic operation
  • One-stage firing
  • Monoblock construction
  • Forced draught combustion
  • Integrated fuel pump
  • Electronic flame control
  • Photocell flame detection
  • Adjustable combustion air
  • Stainless steel combustion head
  • Compact construction
  • Relatif mudah dalam maintenance
  • Tersedia berbagai pilihan kapasitas

Maintenance Riello 40 G

Preventive maintenance sebaiknya dilakukan secara berkala.

Komponen yang perlu diperiksa antara lain:

Combustion Head

Bersihkan deposit dan periksa kondisi flame stabilisation disc.

Nozzle

Periksa kondisi spray pattern dan lakukan penggantian apabila sudah tidak sesuai.

Ignition Electrode

Periksa posisi, kondisi isolator dan jarak electrode.

Photocell

Bersihkan sensor dan periksa kemampuan mendeteksi flame.

Oil Filter

Bersihkan atau ganti filter sesuai kondisi fuel.

Fuel Pump

Periksa pressure dan kondisi pompa.

Fan

Periksa kondisi fan dan kebersihan air inlet.

Air Damper

Pastikan mekanisme pengaturan udara bekerja dengan baik.

Pemeriksaan Combustion

Setelah maintenance atau commissioning, lakukan combustion test.

Parameter yang dapat diperiksa:

  • O₂
  • CO
  • CO₂
  • Smoke
  • Flue gas temperature
  • Excess air
  • Combustion efficiency

Tujuan adjustment adalah mendapatkan pembakaran yang stabil dengan fuel-air ratio yang sesuai.

Jika udara terlalu sedikit, risiko incomplete combustion dan smoke dapat meningkat.

Jika udara terlalu banyak, excess air dan heat loss melalui flue gas dapat meningkat.

Kesimpulan

Riello 40 G Series merupakan keluarga one-stage light oil burner dengan pilihan kapasitas mulai dari 12,0 hingga 240 kW.

Model yang tersedia meliputi:

G3, G3R, G3RK, G5, G5R, G5RK, G7, G10, G20 dan G20S.

Burner menggunakan konstruksi monoblock forced draught, fuel pump terintegrasi, electronic flame control, photocell flame detection, ignition electrode, adjustable air damper dan combustion head.

Riello 40 G dapat menjadi pilihan untuk boiler, hot water boiler, heating equipment, oven dan aplikasi industrial heating berkapasitas kecil hingga menengah.

Pemilihan model tetap harus berdasarkan heat load, firing range, fuel pressure, nozzle, combustion chamber, boiler back pressure dan flame characteristics.

PT Indira Mitra Boiler
Office: (021) 352 95874
WhatsApp: +62 813-8866-6204 (Ratman Bejo)
www.indiramitraboiler.co.id
www.burner.co.id
info@indira.co.id
idmratman@gmail.com
Workshop: Tangerang – Indonesia
https://www.youtube.com/@Bejoburnerindonesia

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top