JUAL STEAM BOILER 1 TON, 1.5 TON, 2 TON, 2.5 TON, 3 TON/H

JUAL BOILER 1 TON, 1.5 TON, 2 TON, 2.5 TON, 3 TON

Steam Boiler lokal 1.5 ton, 2.5 ton, 3 ton
Steam Boiler lokal 1.5 ton, 2.5 ton, 3 ton

Steam generator atau ketel boiler didefinisikan sebagai alat bejana tertutup tempat air diubah menjadi uap dengan membakar bahan bakar dengan adanya udara, Tipe steam juga bisa di bedakan dari jenis kapasitas mulai dari boiler 1 ton, 1.5 ton, 2 ton, 2.5 ton, dan 3 ton dengan tekanan 1-20 bar dan temperatur 100- 200 drjat, pada suhu dan tekanan yang di hasilkan boiler bisa di gunakan dengan ukuran diinginkan laju aliran /massa.

Boiler Uap yang dihasilkan cocok di manfaatkan untuk tujuan berikut
 Digunakan dalam turbin uap untuk mengembangkan energi listrik
 Digunakan untuk menjalankan mesin uap
 Di industri tekstil, pabrik gula atau di industri kimia sebagai pabrik kogenerasi
 Pemanasan bangunan dalam cuaca dingin
 Memproduksi air panas untuk pasokan air panas

Mengikuti perkembangan teknologi industri boiler kami perusahaan manufactur boiler di indonesia Pt indira mitra boiler juga menyedikan steam boiler dengan beberapa tipe kapasitas dan desain tube, firetube 3 phase model Horizontal, watertube 2 phase model vertikal.

Video ini menerangkan

Kesimpulannya, pemilihan boiler tidak hanya berdasarkan kapasitas 1 ton, 1,5 ton, 2 ton, 2,5 ton atau 3 ton per jam. Kita harus melihat kebutuhan steam aktual, tekanan kerja, jenis bahan bakar, pola produksi, efisiensi, serta kemudahan maintenance.

Untuk kebutuhan steam industri dengan kapasitas moderat, Fire Tube Boiler dapat menjadi pilihan yang ekonomis, stabil, dan mudah dioperasikan. Sedangkan untuk kebutuhan kapasitas dan tekanan yang lebih tinggi, Water Tube Boiler dapat menjadi alternatif yang lebih sesuai.

Jadi, pastikan kapasitas dan spesifikasi boiler sesuai dengan kebutuhan proses produksi agar konsumsi bahan bakar lebih efisien dan operasi boiler tetap aman serta optimal.

IDM Boiler firetube dan Water tube

Ada dua tipe boiler dalam desain ketel uap yang di rancang IDM yaitu Firetube dan Watertube boiler. Sesuai dengan namanya, boiler Firetube memiliki api (gas pembakaran) di dalamnya tabung dan boiler Watertube memiliki air di dalam tabung. Hal ini memungkinkan variasi yang besar dalam desain produk dan pabrikan kami telah memanfaatkan ini untuk menawarkan yang terus berkembang pilihan kepada pelanggan. Selama beberapa tahun terakhir, gaya dasar ini telah diperluas untuk mencakup berbagai macam boiler yang berbeda, dan dengan setiap desain baru muncul peluang untuk menjadi lebih baik pertandingan antara aplikasi yang berbeda dan boiler.

steam boiler 1 tph vertikal dan horizontal
steam boiler 1 tph vertikal dan horizontal

Firetube Boiler :

Boiler Firetube telah menjadi salah satu desain boiler yang mendominasi selama lebih dari satu abad, dan bahkan hari ini mereka mewakili sebagian besar kapasitas pembangkit uap bertekanan tinggi untuk unit dalam kisaran ukuran normal. Tidak semua boiler Firetube dibuat sama. Secara historis, sebagian besar pabrikan menawarkan jenis Firetube boiler (horizontal multi-pass dengan tungku besar) dengan desain dasar yang sama tetapi bervariasi dalam jumlah phase (2 , 3 atau 4 pahase) atau ,konstruksi turnaround tungku (basah atau punggung kering). Desain ini punya rekam jejak yang baik, umur panjang dengan baik efisiensi dan mudah dioperasikan dengan sifat toleran.

Jenis Firetube dibuat dari cangkang silinder yang memiliki tungku mengandung pembakaran dan banyak tabung yang digunakan untuk mengekstraksi panas pembakaran. Ruang turnaround digunakan untuk mundur gas pembakaran dari tungku ke tabung, dan beberapa perputaran dapat digunakan untuk menghasilkan beberapa phase. Firetube biasa boiler dapat memiliki apa saja mulai dari 2 phase hingga 4 phase.

Watertube Boiler :

Watertube boiler memiliki banyak variasi dalam desain, terutama karena pipa berdiameter kecil mudah dibuat menjadi banyak bentuk yang berbeda. Ada desain untuk bahan bakar padat, tapak yang lebih kecil, pemasangan rungan terbatas, biaya lebih rendah, kejutan termal resistensi, startup cepat dan tujuan lainnya.

water tube Boiler ditentukan sebagai unit yang memiliki kapasitas tinggi, tinggi kemampuan tekanan dan kemampuan untuk memberikan panas berlebih. Industri Kemasan Watertube boiler biasanya naik sekitar 300.000 PPH, meskipun boiler lebih besar tidak dapat mengirim sebagai unit lengkap. Watertube boiler memiliki uap dan air di dalam tabung, sehingga kandungan airnya jauh lebih sedikit daripada boiler Firetube. Mereka juga memiliki ruang yang jauh lebih kecil untuk pengumpulan skala dan umumnya membutuhkan lebih baik air umpan karena sejumlah kecil skala dapat memblokir aliran melalui tabung.

Spesifikasi Boiler IDM 1 ton hingga 3 Ton

Pada boiler idm kapasitas 1 ton hingga 3 ton air di panaskan menjadi uap dan di transfer dalam bidang pemanas melalui dinding pipa panas. yang dapat menghasilkan tekanan 1 hingga 25 bar sesusi kebutuhan dan desain boiler yang di sepakati.

Firetube Boiler 1 ton, 2 ton, 3 Ton
Firetube Boiler 1 ton, 2 ton, 3 Ton

Dtail data boiler 1 ton dan 1.5 ton

Kapasitas uap : 1 ton- 1.5 /jam (1500 Kg/h)
Type : Fire tube Horizontal
Merek : IDM – WINSKETEL
Water Content : 1 m3- 1.5 m3
Efisiensi +Economizer : +-93%
Test Pressure : 20 barg
Max Operating : 10-15 Barg
Heat Output : 0,65 – 1.05 MW
Total electrik Power : 2,2- 3 Kw
Permukaan Pemanasan: 14 m2
Pipa Tube : OD 60,3 x 3,2 Grade SA192
Panjang body : 2200- 2400 mm
Lebar Body : 1150-1280 mm
Tinggi Body : 1500-1650mm
Diameter Cerobong :320 mm
Diameter outlet uap : DN 50
Diameter inlet air : DN 25
Katup Pengaman : DN 25
Berat Unit : 1100-1200Kg

Detail data boiler 2 ton dan 2.5 ton

Kapasitas uap : 2 ton- 2.5 /jam
Type : Fire tube Horizontal
Merek : IDM – WINSKETEL
Water Content : 2 m3- 2.5 m3
Efisiensi +Economizer : +-93%
Test Pressure : 20 barg
Max Operating : 10-15 Barg
Heat Output : 1,31 – 1.63 MW
Total electrik Power : 4 – 5 Kw
Permukaan Pemanasan: 25-32 m2
Pipa Tube : OD 76,1 x 3,2 Grade SA192
Panjang body : 2900-3100 mm
Lebar Body : 1400-1550 mm
Tinggi Body : 700 -850 mm
Diameter Cerobong :380 mm
Diameter outlet uap : DN 65
Diameter inlet air : DN 25
Katup Pengaman : DN 25
Berat Unit : 2200-2800 Kg

Detail data boiler 3 ton

Kapasitas uap : 3 ton / (3000 Kg/jam)
Type : Fire tube Horizontal
Merek : IDM – WINSKETEL
Water Content : 3 m3
Efisiensi +Economizer : +-93%
Test Pressure : 25 barg
Max Operating : 20 Barg
Heat Output : 2.09 MW
Total electrik Power : 5.5 Kw
Permukaan Pemanasan: 34 m2
Pipa Tube : OD 76,1 x 3,2 Grade SA192
Panjang body : 4100 mm
Lebar Body : 1750 mm
Tinggi Body : 2200 mm
Diameter Cerobong :380 mm
Diameter outlet uap : DN 65
Diameter inlet air : DN 25
Katup Pengaman : DN 25
Berat Unit : 3400 Kg

Bagian Konstruksi Boiler Fire Tube

IDM Fire Tube Boiler merupakan boiler dengan konstruksi horizontal fire tube, menggunakan sirkulasi air alami (natural circulation) dan sistem natural draft atau induced draft sesuai konfigurasi instalasi. Boiler memiliki beberapa lintasan gas panas melalui multi-tubular fire tube dengan tungku pembakaran yang berada di dalam badan boiler.

Detail Konstruksi Boiler

1. Shell (Badan Boiler)
Shell merupakan badan utama boiler yang berfungsi sebagai tempat air boiler dan ruang uap. Bagian atas shell menyediakan ruang uap (steam space) untuk menampung uap yang dihasilkan dari proses pemanasan.

2. Furnace / Fire Box (Ruang Bakar)
Furnace merupakan ruang tempat terjadinya proses pembakaran bahan bakar. Konstruksinya dirancang untuk menghasilkan ruang pembakaran yang cukup sehingga panas dari pembakaran dapat ditransfer secara optimal ke permukaan pemanas.

3. Fire Grate / Furnace Bed
Pada konfigurasi bahan bakar padat, bagian bawah furnace dilengkapi dengan grate sebagai tempat pembakaran batubara, kayu, atau biomassa. Desain grate dapat disesuaikan dengan jenis dan karakteristik bahan bakar.

4. Combustion Chamber (Ruang Pembakaran)
Ruang pembakaran berfungsi sebagai area berlangsungnya pembakaran dan pengembangan gas panas sebelum masuk ke lintasan fire tube. Bagian tertentu dapat dilengkapi dengan refractory lining untuk melindungi konstruksi boiler dari temperatur tinggi.

5. Smoke Tube / Fire Tube

Sejumlah tabung api horizontal dipasang di dalam shell boiler. Gas panas hasil pembakaran mengalir melalui tabung-tabung tersebut, sedangkan air boiler berada di bagian luar tabung. Perbedaan temperatur antara gas panas dan air menyebabkan terjadinya perpindahan panas sehingga air berubah menjadi uap.

6. Gas Pass / Pipa Gas Buang
Pipa atau saluran gas buang menghubungkan ruang pembakaran dengan lintasan fire tube. Sistem multi-pass memungkinkan gas panas melewati beberapa lintasan sebelum menuju cerobong sehingga panas dapat dimanfaatkan secara lebih optimal.

7. Smoke Box / Smoke Chamber
Smoke box berfungsi mengumpulkan gas hasil pembakaran setelah melewati fire tube sebelum diteruskan menuju sistem cerobong. Pada boiler multi-pass, bagian ini juga berfungsi sebagai ruang pembalik arah aliran gas.

8. Chimney / Cerobong
Cerobong berfungsi mengalirkan gas hasil pembakaran dari boiler ke atmosfer. Ketinggian dan diameter cerobong harus disesuaikan dengan kapasitas boiler, jenis bahan bakar, sistem draft, serta persyaratan lingkungan yang berlaku.

9. Manhole
Manhole disediakan sebagai akses untuk melakukan inspeksi, pemeriksaan, pembersihan, dan perawatan bagian dalam shell boiler. Posisi dan ukuran manhole disesuaikan dengan desain serta standar konstruksi boiler.

Prinsip Kerja Konstruksi Fire Tube

Pada fire tube boiler, air berada di bagian luar tabung sedangkan gas panas hasil pembakaran mengalir di dalam tabung api. Panas dari gas pembakaran ditransfer melalui dinding tabung menuju air boiler hingga menghasilkan uap.

Konfigurasi ini membuat fire tube boiler cocok untuk berbagai kebutuhan industri dengan kapasitas dan tekanan kerja rendah hingga menengah, dengan konstruksi yang relatif sederhana serta mudah dalam pengoperasian dan perawatan.

Catatan: Untuk spesifikasi aktual IDM/Bejo Boiler, istilah seperti natural draft, jumlah pass, jenis furnace, refractory, dan sistem bahan bakar sebaiknya disesuaikan dengan drawing GA dan desain unit yang ditawarkan, supaya tidak terjadi perbedaan antara artikel website dan konstruksi aktual.

Studi Kasus 1 – Boiler 1 Ton/Jam untuk Industri Makanan

Sebuah industri makanan membutuhkan steam sekitar 1.000 kg/jam untuk proses pemasakan, steaming, blanching, dan proses pemanasan lainnya.

Dengan kebutuhan steam yang relatif stabil, Fire Tube Boiler 1 Ton/Jam dapat menjadi pilihan yang praktis karena memiliki konstruksi yang sederhana, mudah dioperasikan, serta relatif mudah dilakukan pemeriksaan dan pembersihan pada sisi gas maupun tube.

Untuk aplikasi seperti ini, boiler dapat dikombinasikan dengan burner gas, diesel, atau bahan bakar sesuai desain unit. Sistem kontrol otomatis dapat digunakan untuk mengatur burner berdasarkan tekanan steam sehingga suplai steam dapat mengikuti kebutuhan produksi.

Rekomendasi:

  • Kapasitas: 1.000 kg steam/jam
  • Tipe: Fire Tube Boiler
  • Tekanan kerja: disesuaikan kebutuhan proses
  • Burner: Gas / Diesel / sesuai desain
  • Sistem kontrol: Automatic Pressure Control
  • Aplikasi: Food processing, cooking, steaming, dan heating

Fire tube boiler pada dasarnya mengalirkan gas panas melalui tube yang dikelilingi air boiler. Konfigurasi ini memberikan konstruksi yang relatif sederhana dan cocok untuk kebutuhan steam dengan kapasitas moderat dan beban yang relatif stabil.

Studi Kasus 2 – Boiler 2 Ton/Jam untuk Industri Tekstil

Sebuah perusahaan tekstil membutuhkan steam sekitar 2.000 kg/jam untuk proses pemanasan, pencelupan, washing, atau proses produksi lainnya.

Dibandingkan boiler berkapasitas 1 ton/jam, kebutuhan steam yang lebih besar membutuhkan heating surface dan kapasitas pembakaran yang lebih tinggi. Fire Tube Boiler 2 Ton/Jam dapat digunakan apabila tekanan dan karakteristik beban masih berada dalam rentang yang sesuai dengan desain fire tube.

Untuk meningkatkan efisiensi sistem, boiler dapat dilengkapi dengan:

  • Automatic burner control
  • Feed water pump
  • Automatic water level control
  • Economizer
  • Blowdown system
  • Safety valve
  • Pressure controller
  • Low water level protection

Penggunaan economizer dapat membantu memanfaatkan panas gas buang untuk memanaskan feedwater sehingga konsumsi bahan bakar dapat ditekan.

Studi Kasus 3 – Boiler 3 Ton/Jam untuk Industri Produksi

Pada industri dengan kebutuhan steam sekitar 3.000 kg/jam, boiler harus mampu menyediakan steam secara stabil selama jam produksi.

Contohnya adalah industri:

  • Food & beverage
  • Pabrik tahu dan makanan
  • Tekstil
  • Laundry industri
  • Pabrik kemasan
  • Pengolahan hasil pertanian
  • Industri kimia tertentu
  • Rubber processing
  • Palm oil processing

Untuk aplikasi dengan kebutuhan sekitar 3 ton/jam dan tekanan moderat, Fire Tube Boiler dapat menjadi pilihan apabila karakteristik beban produksi sesuai.

Hal penting yang perlu diperhatikan bukan hanya kapasitas nominal 3 ton/jam, tetapi juga profil beban steam. Jika konsumsi steam berubah-ubah secara signifikan, sistem burner modulating atau two-stage dapat membantu menyesuaikan input panas dengan kebutuhan aktual.

Studi Banding Fire Tube Boiler 1–3 Ton/Jam

Pemilihan boiler sebaiknya tidak hanya berdasarkan kapasitas. Tekanan kerja, pola konsumsi steam, bahan bakar, kualitas feedwater, ruang instalasi, sistem kontrol, biaya investasi, dan kebutuhan maintenance juga perlu diperhitungkan.

KapasitasKebutuhan SteamAplikasi UmumRekomendasi
1 Ton/Jam±1.000 kg/jamFood, laundry, steamingFire Tube
1,5 Ton/Jam±1.500 kg/jamFood, textile, heatingFire Tube
2 Ton/Jam±2.000 kg/jamTextile, food, chemicalFire Tube
2,5 Ton/Jam±2.500 kg/jamManufacturingFire Tube
3 Ton/Jam±3.000 kg/jamIndustrial processFire Tube / evaluasi Water Tube

Fire Tube vs Water Tube

ParameterFire Tube BoilerWater Tube Boiler
Aliran gasGas panas di dalam tubeGas panas di luar tube
Aliran airAir mengelilingi tubeAir berada di dalam tube
KonstruksiRelatif sederhanaLebih kompleks
MaintenanceRelatif mudahMembutuhkan keahlian lebih tinggi
Respons bebanCenderung lebih lambatLebih cepat
Tekanan tinggiKurang idealLebih sesuai
Kapasitas besarTerbatas dibanding water tubeLebih sesuai
InvestasiUmumnya lebih ekonomis pada kapasitas moderatUmumnya lebih tinggi
AplikasiSteam industri moderatSteam tekanan/kapasitas tinggi

Perbedaan paling mendasar adalah posisi media terhadap tube: pada Fire Tube Boiler, gas pembakaran mengalir di dalam tube sementara air berada di luar tube; sedangkan pada Water Tube Boiler, air mengalir di dalam tube dan gas panas berada di sisi luar tube.

Kapan Memilih Fire Tube Boiler?

Fire Tube Boiler umumnya menarik untuk perusahaan yang membutuhkan:

  • Kapasitas steam sekitar 1–3 ton/jam
  • Tekanan rendah sampai menengah sesuai desain
  • Beban steam relatif stabil
  • Pengoperasian yang sederhana
  • Maintenance yang mudah
  • Investasi awal yang lebih ekonomis
  • Sistem boiler packaged yang relatif compact

Untuk kebutuhan tekanan dan kapasitas yang jauh lebih tinggi, atau proses yang membutuhkan respons beban sangat cepat, Water Tube Boiler dapat menjadi pilihan yang lebih tepat.

Kesimpulan Studi Banding

Tidak ada satu jenis boiler yang selalu paling baik untuk semua industri. Fire Tube Boiler dan Water Tube Boiler memiliki karakteristik dan area aplikasi masing-masing.

Untuk kebutuhan 1 ton, 1,5 ton, 2 ton, 2,5 ton hingga 3 ton steam/jam, Fire Tube Boiler dapat menjadi solusi yang menarik apabila tekanan kerja, pola beban, bahan bakar, dan kebutuhan proses sesuai dengan desain boiler.

Sebelum menentukan kapasitas, pengguna sebaiknya menghitung konsumsi steam aktual, bukan hanya memilih boiler berdasarkan kapasitas mesin produksi. Dengan perhitungan yang tepat, boiler dapat bekerja lebih stabil, konsumsi bahan bakar lebih terkontrol, dan risiko oversizing dapat dikurangi.

Workshop
Kawasan Pergudangan Laksana Business Park, Jalan Laksana 6 Blok F 09, Desa laksana Kec. Pakuhaji, Kab. Tangerang, Banten- 15570

PT Indira Mitra Boiler
Ratman Bejo
☎️081388666204

My Website
https://indira.co.id

PT Indira Mitra Boiler


https://hargaboiler.co.id
https://boilermarine.co.id

Email: info@indira.co.id
Email: idmratman@gmail.com

https://www.youtube.com/@Ratman_Bejo/videos

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top